Adzan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 653

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ وَهُوَ ابْنُ أَبِي خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّهُ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجَمْعٍ بِإِقَامَةٍ وَاحِدَةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Abu Khalid} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Ishaq} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu ‘Umar} bahwa dia shalat bersama Rasulullah saw. di Muzdalifah dengan satu Iqamah.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 654

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ وَكِيعٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَعَ بَيْنَهُمَا بِالْمُزْدَلِفَةِ صَلَّى كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بِإِقَامَةٍ وَلَمْ يَتَطَوَّعْ قَبْلَ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا وَلَا بَعْدُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dari {Waki’} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Dzi’b} dari {Az-Zuhri} dari {Salim} dari {Bapaknya} bahwa Rasulullah saw. menjama’ antara dua shalat di Muzdalifah, beliau mengerjakan setiap shalat dengan iqamah tanpa ada shalat sunah baik sebelum maupun sesudahnya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 655

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَشَغَلَنَا الْمُشْرِكُونَ يَوْمَ الْخَنْدَقِ عَنْ صَلَاةِ الظُّهْرِ حَتَّى غَرَبَتْ الشَّمْسُ وَذَلِكَ قَبْلَ أَنْ يَنْزِلَ فِي الْقِتَالِ مَا نَزَلَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ وَكَفَى اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ الْقِتَالَ }فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلَالًا فَأَقَامَ لِصَلَاةِ الظُّهْرِ فَصَلَّاهَا كَمَا كَانَ يُصَلِّيهَا لِوَقْتِهَا ثُمَّ أَقَامَ لِلْعَصْرِ فَصَلَّاهَا كَمَا كَانَ يُصَلِّيهَا فِي وَقْتِهَا ثُمَّ أَذَّنَ لِلْمَغْرِبِ فَصَلَّاهَا كَمَا كَانَ يُصَلِّيهَا فِي وَقْتِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Dzi’b} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu Sa’id} dari {‘Abdurrahman bin Abu Sa’id} dari {Bapaknya} dia berkata “Orang-orang musyrik menyibukkan kami dari shalat Zhuhur saat perang Khandaq hingga matahari terbenam, kejadian ini sebelum turunnya ayat tentang perang, maka Allah Azza wa Jalla menurunkan firman-Nya, ‘Dan Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan’ (Al Ahzab: 26). Lalu Rasulullah saw. memerintahkan Bilal mengumandangkan iqamah untuk shalat Zhuhur, lantas beliau shalat Zhuhur sebagaimana beliau shalat pada waktunya. Kemudian iqamah untuk shalat Ashar dan beliau mengerjakan shalat Ashar sebagaimana beliau mengerjakan shalat Ashar pada waktunya. Setelah itu adzan Maghrib lalu shalat Maghrib sebagaimana shalat Maghrib pada waktunya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 656

أَخْبَرَنَا هَنَّادٌ عَنْ هُشَيْمٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِإِنَّ الْمُشْرِكِينَ شَغَلُوا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَرْبَعِ صَلَوَاتٍ يَوْمَ الْخَنْدَقِ فَأَمَرَ بِلَالًا فَأَذَّنَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الظُّهْرَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الْعَصْرَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الْعِشَاءَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hannad} dari {Husyaim} dari {Abu Az Zubair} dari {Nafi’ bin Jubair} dari {Abu “Ubaidah} dia berkata {‘Abdullah} berkata “Orang-orang musyrik telah menyibukkan Nabi saw. dari empat waktu shalat saat perang Khandaq. Beliau menyuruh Bilal adzan dan melakukan iqamah, lantas beliau shalat Zhuhur. Kemudian melaksanakan iqamah lagi dan beliau segera shalat Ashar. Kemudian iqamah lagi, lalu beliau shalat Maghrib, dan terakhir ia melakukan iqamah lagi kemudian shalat Isya’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 657

أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ دِينَارٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ أَنَّ أَبَا الزُّبَيْرِ الْمَكِّيَّ حَدَّثَهُمْ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرٍ أَنَّ أَبَا عُبَيْدَةَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ حَدَّثَهُمْ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ قَالَكُنَّا فِي غَزْوَةٍ فَحَبَسَنَا الْمُشْرِكُونَ عَنْ صَلَاةِ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ فَلَمَّا انْصَرَفَ الْمُشْرِكُونَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنَادِيًا فَأَقَامَ لِصَلَاةِ الظُّهْرِ فَصَلَّيْنَا وَأَقَامَ لِصَلَاةِ الْعَصْرِ فَصَلَّيْنَا وَأَقَامَ لِصَلَاةِ الْمَغْرِبِ فَصَلَّيْنَا وَأَقَامَ لِصَلَاةِ الْعِشَاءِ فَصَلَّيْنَا ثُمَّ طَافَ عَلَيْنَا فَقَالَ مَا عَلَى الْأَرْضِ عِصَابَةٌ يَذْكُرُونَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ غَيْرُكُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al-Qasim bin Zakaria bin Dinar} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Husain bin ‘Ali} dari {Zaidah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam} bahwasanya {Abu Az Zubair Al Makki} menceritakan kepada mereka dari {Nafi’ bin Jubair} bahwasanya {Abu ‘Ubaidah bin ‘Abdullah bin Mas’ud} menceritakan kepada mereka bahwasanya {‘Abdullah bin Mas’ud} berkata kami dalam suatu peperangan, sehingga orang-orang Musyrik menghalangi kami dari melaksanakan Shalat zhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Tatkala orang-orang Musyrik telah pergi, Rasulullah saw. menyuruh Mu’adzin untuk adzan dan melakukan iqamah untuk shalat Zhuhur, lalu kami shalat. Kemudian melaksanakan iqamah lagi untuk shalat Ashar, lalu kami shalat Ashar. Kemudian iqamah lagi untuk shalat Maghrib, lalu kami shalat Maghrib dan terakhir dia melakukan iqamah lagi untuk shalat Isya, dan kamipun shalat Isya’.” Kemudian Beliau saw. berkeliling diantara kami dan bersabda: Di muka bumi ini tidak ada sekelompok manusia yang mengingat Allah Azza wa Jalla selain kalian.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 658

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّ سُوَيْدَ بْنَ قَيْسٍ حَدَّثَهُ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ حُدَيْجٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى يَوْمًا فَسَلَّمَ وَقَدْ بَقِيَتْ مِنْ الصَّلَاةِ رَكْعَةٌ فَأَدْرَكَهُ رَجُلٌ فَقَالَ نَسِيتَ مِنْ الصَّلَاةِ رَكْعَةً فَدَخَلَ الْمَسْجِدَ وَأَمَرَ بِلَالًا فَأَقَامَ الصَّلَاةَ فَصَلَّى لِلنَّاسِ رَكْعَةًفَأَخْبَرْتُ بِذَلِكَ النَّاسَ فَقَالُوا لِي أَتَعْرِفُ الرَّجُلَ قُلْتُ لَا إِلَّا أَنْ أَرَاهُ فَمَرَّ بِي فَقُلْتُ هَذَا هُوَ قَالُوا هَذَا طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Al-Laits} dari {Yazid bin Abu Habib} bahwasanya {Suwaid bin Qais} menceritakan kepadanya dari {Mu’awiyah bin Hudaij} bahwa pada suatu hari Rasulullah saw. mengerjakan shalat lalu salam, dan ada satu rakaat yang ketinggalan. Ada seorang laki-laki yang mengetahuinya, maka dia berkata, “Wahai Rasulullah saw., engkau lupa satu rakaat” Nabi saw. lalu segera masuk masjid dan memerintahkan Bilal untuk iqamah, lalu beliau shalat satu rakaat dengan orang-orang. Kemudian hal ini aku kabarkan kepada orang-orang, maka mereka berkata kepadaku, “Apakah kamu tahu siapa laki-laki tersebut?” Aku menjawab, “Tidak, kecuali jika aku melihatnya.” Lalu dia lewat di depanku, maka segera kukatakan, “Betul, Inikah orangnya?.” Mereka (para sahabat) berkata, “Ya Ini, Thalhah bin Ubaidillah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 659

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رُبَيِّعَةَأَنَّهُ كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَسَمِعَ صَوْتَ رَجُلٍ يُؤَذِّنُ فَقَالَ مِثْلَ قَوْلِهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ هَذَا لَرَاعِي غَنَمٍ أَوْ عَازِبٌ عَنْ أَهْلِهِ فَنَظَرُوا فَإِذَا هُوَ رَاعِي غَنَمٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Manshur} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdurrahman} dari {Syu’bah} dari {Al-Hakim} dari {Ibnu Abu Laila} dari {‘Abdullah bin Rubai’ah}, bahwa dia pernah bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan, lalu beliau saw. mendengar suara seorang laki-Iaki sedang adzan, maka beliau saw. mengucapkan seperti yang dia kumandangkan, kemudian bersabda, “Ini Adzannya pengembala kambing atau seorang laki-laki yang jauh dari istrinya.” Lalu mereka melihatnya, ternyata dia seorang pengembala kambing.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 660

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ أَنَّ أَبَا عُشَّانَةَ الْمَعَافِرِيَّ حَدَّثَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَعْجَبُ رَبُّكَ مِنْ رَاعِي غَنَمٍ فِي رَأْسِ شَظِيَّةِ الْجَبَلِ يُؤَذِّنُ بِالصَّلَاةِ وَيُصَلِّي فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي هَذَا يُؤَذِّنُ وَيُقِيمُ الصَّلَاةَ يَخَافُ مِنِّي قَدْ غَفَرْتُ لِعَبْدِي وَأَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {‘Amr bin Al-Harits} bahwasanya {Abu ‘Usysyanah Al-Ma’afiri} menceritakan kepadanya dari {‘Uqbah bin ‘Amir} dia berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Rabbrnu kagum kepada seorang pengembala kambing yang berada di puncak gunung, dia mengumandangkan adzan untuk shalal lalu dia shalat, maka Allah Azza wa Jalla berfirman, “Lihatlah kepada hamba-Ku ini, dia mengumandangkan adzan dan iqamah lalu shalat karena takut kepada-Ku. Aku telah mengampuni hamba-Ku ini dan memasukkannya ke surga.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 661

أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَلِيِّ بْنِ يَحْيَى بْنِ خَلَّادِ بْنِ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ الزُّرَقِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَا هُوَ جَالِسٌ فِي صَفِّ الصَّلَاةِ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ali bin Hujr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Isma’il} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin ‘Ali bin Yahya bin Khallad bin Rifa’ah bin Rafi’ Az-Zuraqi} dari {bapaknya} dari {kakeknya} dari {Rifa’ah bin Rafi’} “Rasulullah saw. bersama kita dan beliau duduk di shaf shalat…” (Al hadis)

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 662

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ تَمِيمٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا جَعْفَرٍ مُؤَذِّنَ مَسْجِدِ الْعُرْيَانِ عَنْ أَبِي الْمُثَنَّى مُؤَذِّنِ مَسْجِدِ الْجَامِعِ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَعَنْ الْأَذَانِ فَقَالَ كَانَ الْأَذَانُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثْنَى مَثْنَى وَالْإِقَامَةُ مَرَّةً مَرَّةً إِلَّا أَنَّكَ إِذَا قُلْتَ قَدْ قَامَتْ الصَّلَاةُ قَالَهَا مَرَّتَيْنِ فَإِذَا سَمِعْنَا قَدْ قَامَتْ الصَّلَاةُ تَوَضَّأْنَا ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Abdullah bin Muhammad bin Tamim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dari {Syu’bah} dia berkata aku mendengar {Abu Ja’far} – mu’adzin masjid Al ‘Uryan- dari {Abu Al Mutsanna} -mu’adzin masjid jami’- dia berkata “Aku pernah bertanya kepada {Ibnu ‘Umar} tentang adzan, lalu beliau menjawab, ‘Adzan pada zaman Rasulullah saw. adalah dua-dua dan iqamah sekali-sekali, kecuali ketika mengucapkan, “Qad qaamatish-shalah”.’ -diucapkannya dua kali-. Ketika kami mendengar ‘Qad qaamatish-shalah” kami telah berwudhu, kemudian segera shalat.”