Jenazah
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1473
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي مَاجِدَةَ الْحَنَفِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجِنَازَةُ مَتْبُوعَةٌ وَلَيْسَتْ بِتَابِعَةٍ لَيْسَ مِنْهَا مَنْ تَقَدَّمَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin ‘Abdah} berkata, telah memberitakan kepada kami {Abdul Wahid bin Ziyad} dari {Yahya bin Abdullah At Taimi} dari {Abu Majidah Al Hanafi} dari {Abdullah bin Mas’ud} ia berkata, “Rasulullah saw.: “Jenazah itu diikuti dan tidak mengikuti. Maka tidak boleh ada yang mendahuluinya. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1474
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحَزَوَّرِ عَنْ نُفَيْعٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ الْحُصَيْنِ وَأَبِي بَرْزَةَ قَالَاخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جِنَازَةٍ فَرَأَى قَوْمًا قَدْ طَرَحُوا أَرْدِيَتَهُمْ يَمْشُونَ فِي قُمُصٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبِفِعْلِ الْجَاهِلِيَّةِ تَأْخُذُونَ أَوْ بِصُنْعِ الْجَاهِلِيَّةِ تَشَبَّهُونَ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ أَدْعُوَ عَلَيْكُمْ دَعْوَةً تَرْجِعُونَ فِي غَيْرِ صُوَرِكُمْ قَالَ فَأَخَذُوا أَرْدِيَتَهُمْ وَلَمْ يَعُودُوا لِذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdah} berkata, telah memberitakan kepada kami {Amru bin An Nu’man} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ali bin Al Hazawwar} dari {Nufai’} dari {Imran bin Hushain} dan {Abu Barzah} keduanya berkata “Kami bersama Rasulullah saw. mengantar jenazah. Lalu Beliau melihat sekelompok orang yang melepaskan mantel-mantel mereka dan berjalan dengan gamis, beliau bersabda: “Apakah tingkah laku jahiliyyah yang kalian praktikkan atau kalian meniru perbuatan jahiliyah? Sungguh, aku berkeinginan sekali mendo’akan kalian (laknat) hingga kalian kembali bukan dengan wajah-wajah kalian. ” Imran berkata, “Kemudian mereka mengambil kembali mantel-mantel mereka dan tidak mengulanginya lagi. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1475
حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْجُهَنِيُّ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ عُمَرَ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُؤَخِّرُوا الْجِنَازَةَ إِذَا حَضَرَتْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Harmalah bin Yahya} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Wahb} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Sa’id bin Abdullah Al Juhani} bahwa {Muhammad bin Umar bin Ali bin Abu Thalib} menceritakan kepadanya dari {Bapaknya} dari kakeknya {Ali bin Abu Thalib} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian akhirkan jenazah jika telah tiba. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1476
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّنْعَانِيُّ أَنْبَأَنَا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى الْفُضَيْلِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ أَبِي حَرِيزٍ أَنَّ أَبَا بُرْدَةَ حَدَّثَهُ قَالَأَوْصَى أَبُو مُوسَى الْأَشْعَرِيُّ حِينَ حَضَرَهُ الْمَوْتُ فَقَالَ لَا تُتْبِعُونِي بِمِجْمَرٍ قَالُوا لَهُ أَوَ سَمِعْتَ فِيهِ شَيْئًا قَالَ نَعَمْ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la Ash Shan’ani} berkata, telah memberitakan kepada kami {Mu’tamar bin Sulaiman} ia berkata aku telah membacakan di hadapan {Al Fudlail bin Maisarah} dari {Abu Hariz} bahwa {Abu Burdah} menceritakan kepadanya, ia berkata “Menjelang kematiannya {Abu Musa Al Asy’ari} berwasiat, “Janganlah kalian mengiringi aku dengan dupa api. ” Orang-orang bertanya: “Apakah engkau mendengar sesuatu (hadits) tentang itu?” ia menjawab, “Ya, dari Rasulullah saw. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1477
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ أَنْبَأَنَا شَيْبَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ مِائَةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ غُفِرَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} berkata, telah memberitakan kepada kami {Syaiban} dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa seratus orang kaum muslimin menshalatkan jenazahnya, maka ia akan diampuni. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1478
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ الْحِزَامِيُّ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ سُلَيْمٍ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ زِيَادٍ الْخَرَّاطُ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَهَلَكَ ابْنٌ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ فَقَالَ لِي يَا كُرَيْبُ قُمْ فَانْظُرْ هَلْ اجْتَمَعَ لِابْنِي أَحَدٌ فَقُلْتُ نَعَمْ فَقَالَ وَيْحَكَ كَمْ تَرَاهُمْ أَرْبَعِينَ قُلْتُ لَا بَلْ هُمْ أَكْثَرُ قَالَ فَاخْرُجُوا بِابْنِي فَأَشْهَدُ لَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ أَرْبَعِينَ مِنْ مُؤْمِنٍ يَشْفَعُونَ لِمُؤْمِنٍ إِلَّا شَفَّعَهُمْ اللَّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim Ibnul Mundzir Al Hizami} berkata, telah menceritakan kepada kami {Bakr bin Muslim} berkata, telah menceritakan kepadaku {Humaid bin Ziyad Al Kharrath} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Kuraib} mantan budak Abdullah bin Abbas, ia berkata, “Anak Abdullah bin Abbas meninggal, lalu ia ({Abdullah bin Abbas}) berkata kepadaku, “Wahai Kuraib, berdiri dan lihatlah, apakah sudah ada yang berkumpul untuk (menshalati) anakku meskipun hanya seorang?” aku menjawab, “Ya, ” ia berkata, “Celaka kamu, berapa orang yang kami lihat, empat puluh orang?” aku menjawab, “Tidak, bahkan jumlah mereka lebih banyak. ” Ia berkata, “kalau begitu keluarlah dengan (jenazah) anakku, aku bersaksi bahwa aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah empat puluh orang mukmin memintakan syafa’at untuk seorang mukmin, kecuali Allah akan memberi syafa’at kepada mereka. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1479
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ عَنْ مَالِكِ بْنِ هُبَيْرَةَ الشَّامِيِّ وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌ قَالَكَانَ إِذَا أُتِيَ بِجِنَازَةٍ فَتَقَالَّ مَنْ تَبِعَهَا جَزَّأَهُمْ ثَلَاثَةَ صُفُوفٍ ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا وَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا صَفَّ صُفُوفٌ ثَلَاثَةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ عَلَى مَيِّتٍ إِلَّا أَوْجَبَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Numair} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Martsad bin Abdullah Al Yazani} dari {Malik bin Hubairah Asy Syami} -ia adalah seorang sahabat- berkata, “Jika Malik bin Hubairah didatangkan jenazah kepadanya dan hanya sedikit orang yang akan menshalatkannya, maka ia membagi shaf menjadi tiga baris kemudian shalat. Setelah itu ia berkata, “Rasulullah saw. pernah bersabda: “Tidaklah tiga shaf kaum muslimin berjajar menshalati jenazah, kecuali telah wajib (pengampunan Allah atas mayit). ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1480
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَمُرَّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجِنَازَةٍ فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا خَيْرًا فَقَالَ وَجَبَتْ ثُمَّ مُرَّ عَلَيْهِ بِجِنَازَةٍ فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا شَرًّا فَقَالَ وَجَبَتْ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْتَ لِهَذِهِ وَجَبَتْ وَلِهَذِهِ وَجَبَتْ فَقَالَ شَهَادَةُ الْقَوْمِ وَالْمُؤْمِنُونَ شُهُودُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Tsabit} dari {Anas bin Malik} berkata Ada satu jenazah yang melintas di hadapan Nabi saw., lalu jenazah itu dipuji dengan suatu kebaikan, maka beliau pun bersabda: “Telah wajib (baginya surga). ” Setelah itu ada lagi jenazah lain yang lewat di hadapannya, lalu jenazah tersebut dipuji dengan suatu keburukan, maka beliau pun bersabda: “Telah wajib (baginya neraka). ” lalu ditanyakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, engkau katakan untuk jenazah ini, “Telah wajib, ” dan untuk jenazah ini, “Telah wajib! ” beliau menjawab: “Persaksian orang-orang dan kaum muslimin adalah persaksian Allah di muka bumi. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1481
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَمُرَّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجِنَازَةٍ فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا خَيْرًا فِي مَنَاقِبِ الْخَيْرِ فَقَالَ وَجَبَتْ ثُمَّ مَرُّوا عَلَيْهِ بِأُخْرَى فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا شَرًّا فِي مَنَاقِبِ الشَّرِّ فَقَالَ وَجَبَتْ إِنَّكُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ali bin Mushir} dari {Muhammad bin Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Ada satu jenazah lewat di hadapan Nabi saw., lalu jenazah tersebut dipuji dengan suatu kebaikan, maka beliau pun bersabda: “Telah wajib (baginya surga). ” Setelah itu ada lagi jenazah lain yang lewat di hadapannya, lalu jenazah tersebut dipuji dengan suatu keburukan, maka beliau pun bersabda: “Telah wajib (baginya neraka). Sesungguhnya kalian adalah para saksi Allah di muka bumi. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1482
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ الْحُسَيْنُ بْنُ ذَكْوَانَ أَخْبَرَنِي عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ الْأَسْلَمِيِّ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ الْفَزَارِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَى امْرَأَةٍ مَاتَتْ فِي نِفَاسِهَا فَقَامَ وَسَطَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Al Husain bin Dzakwan} dari {Abdullah bin Buraidah Al Aslami} dari {Samurah bin Jundub Al Fazari} berkata, “Rasulullah saw. menshalati seorang wanita yang meninggal di saat nifas, lalu beliau berdiri di tengah-tengahnya. ”