Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15088
حَدَّثَنَا حَسَنٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ كَانَ صَائِمًا وَعَادَ مَرِيضًا وَشَهِدَ جَنَازَةً غُفِرَ لَهُ مِنْ بَأْسٍ إِلَّا أَنْ يُحْدِثَ مِنْ بَعْدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa lalu mengunjungi orang yang sakit dan mengantar jenazah maka dia akan diampuni dari kejelekannya kecuali yang dikerjakannya setelahnya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15089
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَأَنْ أُشَيِّعَ مُجَاهِدًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأَكُفَّهُ عَلَى رَاحِلَةٍ غَدْوَةً أَوْ رَوْحَةً أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: sungguh saya menyiarkan kepergian seorang yang berjihad di jalan Allah, lalu saya membelanya di atas kendaraannya pada awal siang atau pada akhir siang itu lebih saya sukai daripada dunia seisinya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15090
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ السَّالِمَ مَنْ سَلِمَ النَّاسُ مِنْ يَدِهِ وَلِسَانِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Orang yang selamat adalah orang yang manusia selamat dari tangan dan lisannya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15091
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ نَبَتَ لَهُ غَرْسٌ فِي الْجَنَّةِ وَمَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَأَكْمَلَهُ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ أَلْبَسَ وَالِدَاهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَاجًا هُوَ أَحْسَنُ مِنْ ضَوْءِ الشَّمْسِ فِي بُيُوتٍ مِنْ بُيُوتِ الدُّنْيَا لَوْ كَانَتْ فِيهِ فَمَا ظَنُّكُمْ بِالَّذِي عَمِلَ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Barangsiapa membaca SUBHANA ALLAHIL ADZIM, maka tanaman di surga akan tumbuh baginya. Dan barangsiapa yang membaca Al-Quran, lalu dia melengkapinya dan mengamalkannya maka pada Hari Kiamat dia memasang sebuah mahkota untuk kedua orang tuanya yang lebih baik daripada cahaya matahari yang masuk ke rumah- rumah di dunia. Kalau demikian, bagaimana tanggapan kalian mengeanai yang mengamalkannya?”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15092
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ مَرَّ عَلَى قَوْمٍ وَهُمْ وُقُوفٌ عَلَى دَوَابَّ لَهُمْ وَرَوَاحِلَ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ارْكَبُوهَا سَالِمَةً وَدَعُوهَا سَالِمَةً وَلَا تَتَّخِذُوهَا كَرَاسِيَّ لِأَحَادِيثِكُمْ فِي الطُّرُقِ وَالْأَسْوَاقِ فَرُبَّ مَرْكُوبَةٍ خَيْرٌ مِنْ رَاكِبِهَا هِيَ أَكْثَرُ ذِكْرًا لِلَّهِ تَعَالَى مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau melewati suatu kaum yang mereka sedang berhenti pada hewan tunggangan dan binatang muatan mereka. Lalu Rasulullah saw. bersabda kepada mereka, “Naikilah dengan nyaman, atau tinggalkanlah dengan nyaman, dan janganlah kalian menjadikannya sebagai kursi pembicaraan kalian di jalan-jalan atau di pasar-pasar. Bisa jadi yang dinaiki itu lebih baik daripada yang menaiki dan lebih banyak dzikirnya kepada Allah Tabaraka Wa Ta’ala daripadanya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15093
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ خَيْرِ بْنِ نُعَيْمٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْضُلُ الذِّكْرُ عَلَى النَّفَقَةِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِسَبْعِ مِائَةِ أَلْفِ ضِعْفٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin ‘Isa} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Khair bin Nu’aim Al Hadhrami} dari {Sahl bin Mu’adz bin Anas Al Juhani} dari {Bapaknya} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Orang laki-laki mempunyai keutamaan daripada nafkah di jalan Allah Tabaraka Wa Ta’ala dengan tujuh ratus ribu kali lipat”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15094
حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَسِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْخَثْعَمِيِّ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ مُجَاهِدٍ اللَّخْمِيِّ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَنَزَلْنَا عَلَى حِصْنِ سِنَانٍ بِأَرْضِ الرُّومِ مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ فَضَيَّقَ النَّاسُ الْمَنَازِلَ وَقَطَعُوا الطَّرِيقَ فَقَالَ مُعَاذٌ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا غَزَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزْوَةَ كَذَا وَكَذَا فَضَيَّقَ النَّاسُ الطَّرِيقَ فَبَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنَادِيًا فَنَادَى مَنْ ضَيَّقَ مَنْزِلًا أَوْ قَطَعَ طَرِيقًا فَلَا جِهَادَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Asid bin Abdurrahman Al Khos’ami} dari {Farwah bin Mujahid Al Lakhmi} dari {Sahl bin Mu’adz bin Anas Al Juhani} dari {Bapaknya} berkata berkata kami berhenti pada Benteng Sinan di Romawi, bersama Abdullah bin Abdul Malik, lalu orang-orang mempersempit camp-camp pengungsian yang ada, dan mereka juga melakukan blokade jalan. Mu’adz terus mengajukan protes ‘Wahai manusia, kami pernah berperang bersama Rasulullah saw. pada perang ini dan itu, lalu orang-orang melakukan blokade jalan-jalan yang ada, lalu Nabi saw. mengutus seorang juru seru untuk menyerukan ‘Barangsiapa siapa yang mempersempit camp-camp pengungsian atau melakukan blokade jalan, maka dia tidak ada jihad padanya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15095
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ وَيَعْمَرُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ أَحْمَدُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَقَالَ يَعْمَرُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ أَنَّ إِسْمَاعِيلَ بْنَ يَحْيَى الْمَعَافِرِيَّ أَخْبَرَهُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَمَى مُؤْمِنًا مِنْ مُنَافِقٍ يَعِيبُهُ بَعَثَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى مَلَكًا يَحْمِي لَحْمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ وَمَنْ بَغَى مُؤْمِنًا بِشَيْءٍ يُرِيدُ بِهِ شَيْنَهُ حَبَسَهُ اللَّهُ تَعَالَى عَلَى جِسْرِ جَهَنَّمَ حَتَّى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Al Hajjaj} dan {Ya’mar bin Bisyr} {Ahmad} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} dan {Ya’mar} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah} berkata telah mengabarkan kepadaku {Yahya bin Ayyub} dari {Abdullah bin Sulaiman} {Isma’il bin Yahya Al Ma’arifi} telah menghabarinya dari {Sahl bin Mu’adz Al Juhani} dari {Bapaknya} dari Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa menjaga seorang mukmin dari orang munafik yang membongkar aib-aibnya, niscaya Allah Tabaraka Wa Ta’ala mengirim Malaikat yang menjaga dagingnya pada Hari Kiamat dari sambaran neraka Jahannam. Dan Barangsiapa berniat menjumpai orang mukmin dengan tujuan membongkar kejelekan-kejelekannya, Allah menahannya di jembatan jahannam hingga keluar dari apa yang diucapkannya.’.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15096
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنِ ابْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَتَّخِذُوا الدَّوَابَّ كَرَاسِيَّ فَرُبَّ مَرْكُوبَةٍ عَلَيْهَا هِيَ أَكْثَرُ ذِكْرًا لِلَّهِ تَعَالَى مِنْ رَاكِبِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abu Habib} dari {Ibnu Mu’adz bin Anas} dari {Bapaknya} Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian menjadikan hewan tunggangan sebagai kursi (maksudnya diduduki dalam keadaan berhenti), sebab berapa banyak hewan tunggangan lebih banyak berdzikir kepada Allah Ta’ala’ daripada penunggangnya.’
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15097
حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو وَأَبُو سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا السَّائِبُ بْنُ حُبَيْشٍ الكَلَاعِيُّ عَنْ أَبِي الشَّمَّاخِ الْأَزْدِيِّ عَنِ ابْنِ عَمٍّ لَهُ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَأَتَى مُعَاوِيَةَ فَدَخَلَ عَلَيْهِ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ وَلِيَ أَمْرًا مِنْ أَمْرِ النَّاسِ ثُمَّ أَغْلَقَ بَابَهُ دُونَ الْمِسْكِينِ وَالْمَظْلُومِ أَوْ ذِي الْحَاجَةِ أَغْلَقَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى دُونَهُ أَبْوَابَ رَحْمَتِهِ عِنْدَ حَاجَتِهِ وَفَقْرِهِ أَفْقَرُ مَا يَكُونُ إِلَيْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin ‘Amr} dan {Abu Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Za’idah} berkata telah menceritakan kepada kami {As Sa’ib bin Hubaisy Al Kala’i} dari {Abu Asy-Syammah Al Azdi} dari {anak pamannya} salah seorang sahabat Nabi saw., dia menemui Mu’awiyah lalu berkata saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mewenangi suatu urusan dari kalangan manusia lalu dia menutup pintunya untuk orang miskin, orang yang teraniaya atau orang yang butuh kepadanya, niscaya Allah Tabaraka Wa Ta’ala menutup pintu rahmAt Nya ketika dia membutuhkannya ketika kefakirannya menjadi sangat memerlukan rahmAt Nya.