Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14881
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ وَقَالَ نَافِعُ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ بِشْرِ بْنِ سُحَيْمٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ فِي يَوْمِ التَّشْرِيقِ قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ فِي أَيَّامِ الْحَجِّ فَقَالَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا نَفْسٌ مُسْلِمَةٌ وَإِنَّ هَذِهِ الْأَيَّامَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} berkata telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dan {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Habib bin Abu Tsabit} berkata dan {Nafi’ bin Jubair bin Muthim} berkata dari {Bisyr bin Suhaim} Nabi saw. berkhutbah pada Hari Tasyriq. Abdur Rahman berkata di sekitar Hari Haji, bersabda: “Tidak akan masuk surga melainkan orang Islam dan hari-hari ini adalah hari makan dan minum.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14882
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ بَعَثَ بِشْرَ بْنَ سُحَيْمٍ فَأَمَرَهُ أَنْ يُنَادِيَ أَلَا إِنَّهُ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا نَفْسُ مُؤْمِنٍ وَإِنَّهَا أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ يَعْنِي أَيَّامَ التَّشْرِيقِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amr bin Dinar} dari {Nafi’ Bin Jubair Bin Muth’im} dari {salah seorang sahabat Nabi saw.} dari Nabi saw. beliau mengutus Bisyr bin Suhaim, lalu beliau menyuruhnya untuk menyiarkan bahwa tidak masuk surga kecuali seorang mukmin, dan hari itu yaitu hari makan dan minum, yaitu Hari Tasyriq.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14883
حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ أَنَّهُ سَمِعَ نَافِعَ بْنَ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ يُحَدِّثُ عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَالُ لَهُ بِشْرُ بْنُ سُحَيْمٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ فَقَالَ إِنَّهُ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا مُؤْمِنٌ وَإِنَّ هَذِهِ الْأَيَّامَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bahz} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata telah mengabarkan kepadaku {Habib bin Abu Tsabit} telah mendengar {Nafi’ Bin Jubair Bin Muth’im} menceritakan dari salah seorang sahabat Nabi saw. yang bernama {Bisyr bin Suhaim}, Nabi saw. berkhutbah lalu beliau bersabda: “Tidak masuk surga kecuali seorang mukmin, dan hari-hari ini adalah hari makan dan minum.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14884
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ الْأَسْوَدِ بْنِ خَلَفٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ الْأَسْوَدَرَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبَايِعُ النَّاسَ يَوْمَ الْفَتْحِ قَالَ جَلَسَ عِنْدَ قَرْنِ مَسْقَلَةَ فَبَايَعَ النَّاسَ عَلَى الْإِسْلَامِ وَالشَّهَادَةِ قَالَ قُلْتُ وَمَا الشَّهَادَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْأَسْوَدِ بْنِ خَلَفٍ أَنَّهُ بَايَعَهُمْ عَلَى الْإِيمَانِ بِاللَّهِ وَشَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrozaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin ‘Utsman bin khutsaim} {Muhammad bin Al ‘Aswad bin Khalaf} mengabarinya, ayahnya yaitu {Al Aswad} melihat Nabi saw. membaiat manusia pada hari Penaklukan Makkah. Dia berkata (Rasulullah saw.) duduk di Qarn Masqalah, beliau membaiat orang-orang atas Islam dan syahadat. (Ibnu Juraij Radhiyallahu’anhu) berkata saya bertanya, apa itu syahadah? (Abdullah bin ‘Utsman bin Khutsaim Radhiyallahu’anhu) berkata Muhammad bin Al Aswad bin Khalaf mengabariku (Rasulullah saw.) membaiat mereka atas Iman kepada Allah dan syahadat LAA ILAAHA ILLA ALLAH WA ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASULUH saw.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14885
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَنْ عُثَيْمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّهُ جَاءَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ قَدْ أَسْلَمْتُ فَقَالَ أَلْقِ عَنْكَ شَعَرَ الْكُفْرِ يَقُولُ أَحْلِقْ قَالَ وَأَخْبَرَنِي آخَرُ مَعَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِآخَرَ أَلْقِ عَنْكَ شَعَرَ الْكُفْرِ وَاخْتَتِنْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrozaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} berkata telah mengabarkan kepadaku, dari {‘Utsaim bin Kulaib} dari {Bapaknya} dari {kakeknya} dia datang kepada Nabi saw. dan berkata saya telah masuk Islam. (Rasulullah saw.) bersabda: “Buanglah bulu-bulu kekafiran darimu” Dan bersabda: “Cukurlah.” (‘Utsaim Radhiyallahu’anhu) berkata telah mengabarinya orang lain yang bersamanya, Nabi saw. bersabda kepada orang lain itu, “Buanglah bulu-bulu kekafiran darimu dan berkhitanlah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14886
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مَنْ سَمِعَمُنَادِيَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ قَامَتْ الصَّلَاةُ أَوْ حِينَ حَانَتْ الصَّلَاةُ أَوْ نَحْوَ هَذَا أَنْ صَلُّوا فِي رِحَالِكُمْ لِمَطَرٍ كَانَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nua’im} telah menceritakan kepada kami {Mis’ar} dari {‘Amr bin Dinar} berkata saya telah mendengar {‘Amru bin Aus} berkata telah mengabarkan kepadaku {orang yang pernah mendengar Muaddzin Rasulullah saw.} ketika Shalat ditegakkan atau ketika tiba waktu Shalat atau yang seperti itu, menyerukan, “Shalatlah kalian di rumah kalian”, karena turun hujan.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14887
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا ثَابِتٌ قَالَ عَفَّانُ بْنُ زَيْدٍ أَبُو زَيْدٍ حَدَّثَنَا هِلَالُ بْنُ خَبَّابٍ عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَرِيفٌ مِنْ عُرَفَاءِ قُرَيْشٍ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّهُ سَمِعَ مِنْ فَلْقِ فِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَشَوَّالًا وَالْأَرْبِعَاءَ وَالْخَمِيسَ وَالْجُمُعَةَ دَخَلَ الْجَنَّةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdusshamad} dan {‘Affan} berkata telah menceritakan kepada kami {Tsabit} berkata {‘Affan} bin Zaid, Abu Zaid telah menceritakan kepada kami {Hilal bin Khabbab} dari {‘Ikrimah bin Khalid} berkata telah menceritakan kepadaku {salah seorang pemimpin Quraisy}, telah menceritakan kepadaku {Bapakku} dia telah mendengar dari majlis subuh Rasulullah saw., “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan, Syawwal, Rabu dan Kamis serta Jum’at maka akan masuk surga.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14888
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عِكْرِمَةُ بْنُ خَالِدٍ الْمَخْزُومِيُّ عَنْ أَبِيهِ أَوْ عَنْ عَمِّهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ إِذَا وَقَعَ الطَّاعُونُ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلَا تَخْرُجُوا مِنْهَا وَإِذَا وَقَعَ وَلَسْتُمْ بِهَا فَلَا تَقْدَمُوا عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} telah mengabarkan kepada kami {‘Ikrimah bin Khalid Al Mahzumi} dari {Bapaknya} atau {pamannya} dari {kakeknya} Rasulullah saw. bersabda pada Perang Tabuk, “Jika terjadi penyakit Thaun pada suatu tempat, dan kalian sedang bermukim disana, janganlah kalian meninggalkannya, namun jika sedang terjadi suatu tempat dan kalian tidak berdiam disana, janganlah mendatanginya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14889
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ يَعْنِي ابْنَ خَالِدٍ عَنْ أَبِيهِ أَوْ عَنْ عَمِّهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ إِذَا وَقَعَ الطَّاعُونُ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلَا تَخْرُجُوا مِنْهَا وَإِذَا كَانَ بِأَرْضٍ وَلَسْتُمْ بِهَا فَلَا تَقْرَبُوهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdusshamad} telah menceritakan kepada kami {Hammad} yaitu Ibnu Salamah, dari {‘Ikrimah} yaitu Ibnu Khalid dari {Bapaknya} atau {Pamannya} dari {kakeknya} Rasulullah saw. bersabda pada Perang Tabuk: “Jika terjadi penyakit Thaun pada suatu tempat, dan kalian sedang kalian berdiam disana, janganlah kalian meninggalkannya, namun jika sedang terjadi suatu tempat dan kalian tidak berdiam disana, janganlah mendekatinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14890
حَدَّثَنَا أَزْهَرُ بْنُ الْقَاسِمِ الرَّاسِبِيُّ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ إِسْحَاقَ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شُمَيْلَةَ عَنْ أَبِي طَرِيفٍ قَالَكُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ حَاصَرَ الطَّائِفَ وَكَانَ يُصَلِّي بِنَا صَلَاةَ الْعَصْرِ حَتَّى لَوْ أَنَّ رَجُلًا رَمَى لَرَأَى مَوْقِعَ نَبْلِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Azhar bin Al Qasim Ar-Rosi} telah menceritakan kepada kami {Zakariya bin Ishaq} dari {Al Walid bin Abdullah bin Syumailah} dari {Abu Tharif} berkata saya bersama Rasulullah saw. ketika pengepungan Thaif, maka (Rasulullah saw.) Shalat asar bersama kami hingga jikalau orang melempar anak panah maka dia masih bisa melihat tempat anak panahnya (karena keadaan masih terang).