Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15438
قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا ضَمْرَةُ بْنُ رَبِيعَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ أَبِي عَبْلَةَ عَنِ الْغَرِيفِ الدَّيْلَمِيِّ قَالَأَتَيْنَا وَاثِلَةَ بْنَ الْأَسْقَعِ اللَّيْثِيَّ فَقُلْنَا حَدِّثْنَا بِحَدِيثٍ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتَيْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَاحِبٍ لَنَا قَدْ أَوْجَبَ فَقَالَ أَعْتِقُوا عَنْهُ يُعْتِقْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِكُلِّ عُضْوٍ عُضْوًا مِنْهُ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepada kami {Dlamrah bin Rabi’ah} dari {Ibrahim bin Abu ‘Ablah} dari {Al Gharif Ad-Dailami} berkata kami menemui {Watsilah bin Al Asyqa’ Al Laitsi} lalu kami berkata tolong ceritakan kepada kami suatu hadis yang kau dengar dari Rasulullah saw.!. Dia berkata kami mendatangi Nabi saw. tentang seorang sahabat kami yang melakukan dosa besar. Lalu (Rasulullah saw.) bersabda: “Bebaskanlah untuknya (seorang budak), niscaya Allah Azzawajalla akan membebaskan anggota tubuhnya dari neraka dari setiap anggota tubuh budak yang dimerdekakannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15439
حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو جَعْفَرٍ يَعْنِي الرَّازِيَّ عَنْ يَزِيْدَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سِبَاعٍ قَالَاشْتَرَيْتُ نَاقَةً مِنْ دَارِ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ فَلَمَّا خَرَجْتُ بِهَا أَدْرَكَنَا وَاثِلَةُ وَهُوَ يَجُرُّ رِدَاءَهُ فَقَالَ يَا عَبَد اللَّهِ اشْتَرَيْتَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ هَلْ بَيَّنَ لَكَ مَا فِيهَا قُلْتُ وَمَا فِيهَا قَالَ إِنَّهَا لَسَمِينَةٌ ظَاهِرَةُ الصِّحَّةِ قَالَ فَقَالَ أَرَدْتَ بِهَا سَفَرًا أَمْ أَرَدْتَ بِهَا لَحْمًا قُلْتُ بَلْ أَرَدْتُ عَلَيْهَا الْحَجَّ قَالَ فَإِنَّ بِخُفِّهَا نَقْبًا قَالَ فَقَالَ صَاحِبُهَا أَصْلَحَكَ اللَّهُ أَيْ هَذَا تُفْسِدُ عَلَيَّ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَحِلُّ لِأَحَدٍ يَبِيعُ شَيْئًا إِلَّا يُبَيِّنُ مَا فِيهِ وَلَا يَحِلُّ لِمَنْ يَعْلَمُ ذَلِكَ إِلَّا يُبَيِّنُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nadlr} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Ja’far} yaitu Ar-Razi dari {Yazid bin Abu Malik} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Siba’} berkata saya membeli unta dari perkampungan {Watsilah bin Al Asyqa’}, ketika kami keluar dari perkampungan itu, kami mengetahui Watsilah sedang membentangkan selendangnya, lalu dia berkata “Wahai hamba Allah, engkau membeli unta itu?” Abu Siba’ menjawab, “Ya”. Watsilah bertanya, “Apakah pemilik unta menjelaskan kepadamu segala hal ihwal unta itu?” saya bertanya, “Memangnya kenapa”? Pemilik unta menjawab, “Unta tersebut gemuk dan kelihatan sehat”. Watsilah bertanya kepadaku, “Unta tersebut memangnya hendak kau pergunakan untuk apa, digunakan untuk perjalanan atau diambil dagingnya”? Saya (Abu Siba’) menjawab, “Bukan, tapi saya gunakan untuk keperluan haji” Watsilah berkata “Maaf ya, kaki unta itu berlubang, ” pemilik unta tersebut berkata “Kiranya Allah membereskanmu -Maksud pemilik unta, ucapan Watsilah menjadikan jual belinya gagAl -“, (Watsilah bin Al Asyqa’) berkata Maaf saja, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Tidak halal bagi seseorang untuk menjual sesuatu kecuali dia menjelaskan segala hal ihwal (cacat) barangnya, dan tidak halal bagi seseorang yang mengetahui hal tersebut kecuali harus menjelaskannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15440
قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ لَيْثٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى عَنْ أَبِي مَلِيحِ بْنِ أُسَامَةَ عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ قَالَشَهِدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ وَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا مِنْ حُدُودِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَأَقِمْ فِيَّ حَدَّ اللَّهِ فَأَعْرَضَ ثُمَّ أَتَاهُ الثَّانِيَةَ فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ قَالَهَا الثَّالِثَةَ فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ أَتَاهُ الرَّابِعَةَ فَقَالَ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا مِنْ حُدُودِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَأَقِمْ فِيَّ حَدَّ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ فَدَعَاهُ فَقَالَ أَلَمْ تُحْسِنْ الطُّهُورَ أَوْ الْوُضُوءَ ثُمَّ شَهِدْتَ الصَّلَاةَ مَعَنَا آنِفًا قَالَ بَلَى قَالَ اذْهَبْ فَهِيَ كَفَّارَتُكَ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Nadlr} berkata telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Laits} dari {Abu Burdah bin Abu Musa} dari {Abu Malih bin Usamah} dari {Watsilah bin Al Asyqa’} berkata Suatu hari aku menyaksikan Rasulullah saw. didatangi seorang laki-laki berkata “Wahai Rasulullah saw., saya telah melanggar salah satu hukum Allah Azzawajalla, maka tegakkanlah kepadaku hukuman atas hal tersebut”. (Rasulullah saw.) berpaling, lalu (pemuda itu) datang untuk kedua kalinya, beliau berpaling darinya, lalu mengatakan yang ketiga kalinya namun beliau tetap menolaknya kembali. Kemudian didirikanlah shalat, setelah shalat ditunaikan, pemuda tersebut kembali datang keempat kalinya, dia berkata saya telah melanggar hukum Allah Azzawajalla, maka lakukanlah hukuman terhadap diriku”. Beliau memanggilnya dan bersabda: “Bukankah kamu telah menyempurnakan wudhu, dan kamu ikut shalat bersama kami?” (pemuda tersebut) berkata “Ya”. (Rasulullah saw.) bersabda: “Pergilah, apa yang telah kamu kerjakan tadi menjadi penebus dari kesalahanmu”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15441
قَالَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ قَالَ حَدَّثَنِي رَبِيعَةُ بْنُ يَزِيدَ الدِّمَشْقِيُّ قَالَ سَمِعْتُ وَاثِلَةَ بْنَ الْأَسْقَعِ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَعْظَمَ الْفِرْيَةِ ثَلَاثٌ أَنْ يَفْتَرِيَ الرَّجُلُ عَلَى عَيْنَيْهِ يَقُولُ رَأَيْتُ وَلَمْ يَرَ وَأَنْ يَفْتَرِيَ عَلَى وَالِدَيْهِ يُدْعَى إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ وَأَنْ يَقُولَ قَدْ سَمِعْتُ وَلَمْ يَسْمَعْ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Habhab} berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Shalih} berkata telah menceritakan kepadaku {Rabi’ah bin Yazid Ad-Dimasyqi} berkata saya mendengar {Watsilah bin Al Asyqa’} berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sebesar-besarnya kebohongan ada tiga, kebohongan seseorang terhadap kedua matanya, ia berkata ‘saya melihat’ padahal tidak, kebohongan seseorang dengan menasabkan diri kepada selain kedua orang tuanya, lalu ia dipanggil dengan nasab selain nama bapaknya, dan seseorang berkata bahwa ia mendengar dariku (Rasulullah saw.) padahal tidak.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15442
قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنِ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْوَلِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ يَعْنِي ابْنَ أَبِي السَّائِبِ قَالَ حَدَّثَنِي حَيَّانُ أَبُو النَّضْرِ قَالَدَخَلْتُ مَعَ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ عَلَى أَبِي الْأَسْوَدِ الْجُرَشِيِّ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ وَجَلَسَ قَالَ فَأَخَذَ أَبُو الْأَسْوَدِ يَمِينَ وَاثِلَةَ فَمَسَحَ بِهَا عَلَى عَيْنَيْهِ وَوَجْهِهِ لِبَيْعَتِهِ بِهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ وَاثِلَةُ وَاحِدَةٌ أَسْأَلُكَ عَنْهَا قَالَ وَمَا هِيَ قَالَ كَيْفَ ظَنُّكَ بِرَبِّكَ قَالَ فَقَالَ أَبُو الْأَسْوَدِ وَأَشَارَ بِرَأْسِهِ أَيْ حَسَنٌ قَالَ وَاثِلَةُ أَبْشِرْ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي فَلْيَظُنَّ بِي مَا شَاءَ قَالَحَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَهِشَامُ بْنُ الْغَازِ أَنَّهُمَا سَمِعَاهُ مِنْ حَيَّانَ أَبِي النَّضْرِ يُحَدِّثُ بِهِ وَلَا يَأْتِيَانِ عَلَى حِفْظِ الْوَلِيدِ بْنِ سُلَيْمَانَ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} berkata telah menceritakan kepadaku {Al Walid bin Sulaiman} yaitu Ibnu Abu Sa`ib, berkata telah menceritakan kepadaku {Hayyan Abu Nadhar} berkata saya bersama {Watsilah bin Al Asyqa’} mengunjungi Abu Aswad Al Jurasy ketika sakit yang menyebabkan kematiannya, (Watsilah bin Al Asyqa’) memberi salam untuknya dan duduk. Abul Aswad menggandeng tangan kanan Watsilah dan mengusapkanya pada kedua mata dan wajahnya untuk berbaiat Rasulullah saw. Watsilah berkata padanya, “Ada satu hal yang ingin saya tanyakan” Dia berkata “Apakah itu?” (Watsilah bin Al Asyqa’) berkata “Apa prasangkamu terhadap Rab-mu”? Maka Abu Al Aswad memberi isyarat dengan kepalanya yang artinya prasangkanya baik, Watsilah berkata bergembiralah, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Allah berfirman: ‘Aku pada prasangka hamba-Ku terhadap-Ku, maka terserah dia untuk berprasangka terhadap-Ku'”. (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} berkata telah menceritakan kepada kami {Said bin Abdul Aziz} dan {Hisyam bin Ghaz} mereka berdua mendengar dari {Hayyan, Abu Nadzar} menceritakannya, dan mereka berdua tidak mendatangi hafalan Al Walid bin Sulaiman
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15443
قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ بَحْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ جَنَاحٍ عَنْ يُونُسَ بْنِ مَيْسَرَةَ بْنِ حَلْبَسٍ عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ أَنَّهُسَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَلَا إِنَّ فُلَانَ بْنَ فُلَانٍ فِي ذِمَّتِكَ وَحَبْلِ جِوَارِكَ فَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ أَنْتَ أَهْلُ الْوَفَاءِ وَالْحَقِّ اللَّهُمَّ فَاغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Bahr} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} berkata telah menceritakan kepada kami {Marwan bin Jannah} dari {Yunus bin Maisarah bin Halbas} dari {Watsilah bin Al Asyqa’} mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Bukankah fulan bin fulan berada dalam tanggunganmu dan berada dalam tali kekerabatanmu. Jagalah dia dari fitnah kubur dan siksa neraka. Kamu adalah orang yang selalu menepati janji dan kebenaran. Ya Allah, ampunilah dosanya dan kasihanilah ia Engkau adalah Maha pengampun dan Maha Penyayang”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15444
قَالَ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي شَيْبَةَ يَحْيَى بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ الْوَهَّابِ الْمَكِّيِّ عَنْ عَبْدِ الْوَاحِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ النَّصْرِيِّ عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمُسْلِمُ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَعِرْضُهُ وَمَالُهُ الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَالتَّقْوَى هَاهُنَا وَأَوْمَأَ بِيَدِهِ إِلَى الْقَلْبِ قَالَ وَحَسْبُ امْرِئٍ مِنْ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyash} dari {Abu syaibah, Yahya bin Yazid} dari {Abdul Wahab Al Maki} dari {Abdul Wahid bin Abdullah An Nashri} dari {Watsilah bin Al Asyqa’} berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Seorang muslim atas muslim lainya adalah haram darahnya, kehormatanya dan hartanya. Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya, tidak diperkenankan mendzaliminya dan menghinanya. Taqwa adalah di sini tempatnya”, sambil beliau menunjuk hatinya dengan tangannya, dan beliau bersabda: “Cukuplah seseorang itu disebut bertindak kejahatan, ketika dia menghina saudara muslim”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15445
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الزُّبَيْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ خَالِدٍ الْقَارِظِيِّ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ عَبَّادٍ الدِّيلِيِّ أَنَّهُ قَالَرَأَيْتُ أَبَا لَهَبٍ بِعُكَاظٍ وَهُوَ يَتْبَعُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَقُولُ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ هَذَا قَدْ غَوَى فَلَا يُغْوِيَنَّكُمْ عَنْ آلِهَةِ آبَائِكُمْ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفِرُّ مِنْهُ وَهُوَ عَلَى أَثَرِهِ وَنَحْنُ نَتْبَعُهُ وَنَحْنُ غِلْمَانُ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهِ أَحْوَلَ ذَا غَدِيرَتَيْنِ أَبْيَضَ النَّاسِ وَأَجْمَلَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami {Mush’ab bin Abdullah Az Zubairi} berkata telah menceritakan kepadaku {Abdul Aziz bin Muhammad bin Abu ‘Ubaid} dari {Ibnu Abu dzi`b} dari {Sa’id bin Khalid Al Qarizhi} dari {Rabi’ah bin ‘Abbad Ad-Dili} dia melihat Abu Lahab di pasar ‘Ukazh mengikuti Rasulullah saw. dengan berseru, “Wahai manusia, orang ini telah sesat. Janganlah kalian tersesat olehnya sehingga meninggalkan tuhAn tuhan bapak kalian” Rasulullah saw. pun menjauh darinya, namun Abu Lahab tetap mengikutinya. Kami pada waktu itu masih anak-anak membuntuti (Abu lahab) yang aku melihatnya seakAn akan aku melihat orang yang juling, yang rambutnya di kepang dua, kulitnya sangat putih dan sangat tampan di antara mereka”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15446
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ بُنْدَارٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ عَبَّادٍ قَالَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذِي الْمَجَازِ يَدْعُو النَّاسَ وَخَلْفَهُ رَجُلٌ أَحْوَلُ يَقُولُ لَا يَصُدَّنَّكُمْ هَذَا عَنْ دِينِ آلِهَتِكُمْ قُلْتُ مَنْ هَذَا قَالُوا هَذَا عَمُّهُ أَبُو لَهَبٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basyar, bundar} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahab} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amr} dari {Muhammad Al Munkadir} dari {Rabi’ah bin ‘Abbad} berkata saya melihat Nabi saw. di Dzil Majaz, menyeru orang-orang masuk Islam dan di belakangnya seorang laki-laki juling dan berkata jangan sesekali laki-laki ini menghalangi kalian dari agama nenek moyang kalian”. Saya (Rabi’ah bin ‘Abbad) bertanya, siapakah ini?, mereka menjawab, pamannya Abu Lahab.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15447
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي سُرَيْجُ بْنُ يُونُسَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ عَبَّادٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ عَبَّادٍ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَدْعُو النَّاسَ إِلَى الْإِسْلَامِ بِذِي الْمَجَازِ وَخَلْفَهُ رَجُلٌ أَحْوَلُ يَقُولُ لَا يَغْلِبَنَّكُمْ هَذَا عَنْ دِينِكُمْ وَدِينِ آبَائِكُمْ قُلْتُ لِأَبِي وَأَنَا غُلَامٌ مَنْ هَذَا الْأَحْوَلُ الَّذِي يَمْشِي خَلْفَهُ قَالَ هَذَا عَمُّهُ أَبُو لَهَبٍقَالَ عَبَّادٌ أَظُنُّ بَيْنَ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو وَبَيْنَ رَبِيعَةَ مُحَمَّدَ بْنَ الْمُنْكَدِرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepadaku {Suraij bin Yunus} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abbad bin ‘Abbad} dari {Muhammad bin ‘Amr} dari {Rabi’ah bin ‘Abbad} berkata saya melihat Rasulullah saw. menyeru manusia kepada Islam di Dzil Majaz dan di belakangnya ada seorang yang juling yang berkata ‘Jangan sesekali orang ini mengalahkan kalian dari agama kalian dan agama nenek moyang kalian.’ Saya bertanya kepada bapakku, waktu itu saya ada seorang pemuda, siapakah orang juling yang mengikuti di belakangnya?. Dia menjawab, orang itu adalah pamannya, Abu Lahab. ‘Abbad berkata sepengetahuanku antara Muhammad bin ‘Amr dan Rabi’ah bin ‘Abbad ada {Muhammad bin Munkadir}.