Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14931
حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ قَالَمَا مِنْ شَيْءٍ كَانَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا وَقَدْ رَأَيْتُهُ إِلَّا شَيْئًا وَاحِدًا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُقَلَّسُ لَهُ يَوْمَ الْفِطْرِقَالَ جَابِرٌ هُوَ اللَّعِبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nadlroh} telah menceritakan kepada kami {Isro’il} dari {Jabir} dari {‘Amir} dari {Qais bin Sa’d ‘Ubadah} berkata tidak ada sesuatu yang ada pada masa Rasulullah saw. kecuali saya telah melihatnya, kecuali satu hal. Rasulullah saw., (pernah dimainkan sebuah permainan pedang dan anak panah di hadapan Rasulullah saw.) pada Hari Idul Fithri. Jabir berkata itu adalah permainan.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14932
حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ سَمِعْتُ مَنْصُورَ بْنَ زَاذَانَ يُحَدِّثُ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَأَنَّ أَبَاهُ دَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْدُمُهُ فَأَتَى عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ صَلَّيْتُ رَكْعَتَيْنِ قَالَ فَضَرَبَنِي بِرِجْلِهِ وَقَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ قُلْتُ بَلَى قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Wahb bin Jarir} telah menceritakan kepada kami {bapakku} berkata saya telah mendengar {Manshur bin Zadzan} menceritakan dari {Maimun bin Abu Syabib} dari {Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah} bapaknya menyerahkan (Qais bin Sa’d Radhiyallahu’anhu) kepada Nabi saw. sebagai pembantunya. Lalu Nabi saw. datang kepadaku setelah saya shalat dua rekaat. (Qais bin Sa’d Radhiyallahu’anhu) berkata lalu (Rasulullah saw.) menendangku dengan kakinya dan bersabda: maukah kamu saya tunjukkan salah satu pintu dari pintu surga? saya menjawab, Ya. (Rasulullah saw.) bersabda: LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan ijin Allah).
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14933
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زَحْرٍ عَنْ بَكْرِ بْنِ سَوَادَةَ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ رَبِّي تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَرَّمَ عَلَيَّ الْخَمْرَ وَالْكُوبَةَ وَالْقِنِّينَ وَإِيَّاكُمْ وَالْغُبَيْرَاءَ فَإِنَّهَا ثُلُثُ خَمْرِ الْعَالَمِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} berkata telah mengabarkan kepadaku {Yahya bin Ayyub} dari {‘Ubaidullah bin Zahr} dari {Bakr bin Sawadah} dari {Qais bin Sa’dengan bin ‘Ubadah} Rasulullah saw. bersabda: Robku Tabaaroka wa Ta’ala mengharamkan padaku arak, gendang dan judi. Jauhilah kalian Al ghubairo’ (arak yang terbuat dari jagung) karena itu adalah sepertiga arak di dunia.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14934
حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنِيهِ ابْنُ هُبَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ شَيْخًا مِنْ حِمْيَرَ يُحَدِّثُ أَبَا تَمِيمٍ الْجَيْشَانِيَّ أَنَّهُ سَمِعَ قَيْسَ بْنَ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ الْأَنْصَارِيَّ وَهُوَ عَلَى مِصْرٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ كِذْبَةً مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَضْجَعًا مِنْ النَّارِ أَوْ بَيْتًا فِي جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} berkata telah menceritakannya kepadaku {Ibnu Hubairoh} berkata saya telah mendengar {seseorang dari Himyar} menceritakan kepada {Abu Tamim Al Jaisyani} telah mendengar {Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah Al Anshori} ketika berada di Mesir berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang berdusta sekali dengan sengaja maka bersiaplah menempati tempat tidurnya di neraka atau rumahnya di Jahannam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14935
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ أَتَى عَطْشَانًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَلَا فَكُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ وَإِيَّاكُمْ وَالْغُبَيْرَاءَقَالَ هَذَا الشَّيْخُ ثُمَّ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو بَعْدَ ذَلِكَ يَقُولُ مِثْلَهُ فَلَمْ يَخْتَلِفَا إِلَّا فِي بَيْتٍ أَوْ مَضْجَعٍ
Terjemahan: Saya (Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah Radhiyallahu’anhu) telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang meminum arak, maka pada Hari Kiamat dalam keadaan haus. Ketahuilah setiap yang memabukkan adalah arak. Jauhilah Al Ghubaira’.” Demikian yang dikatakan syaikh tersebut, lalu saya (Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah Radhiyallahu’anhu) telah mendengar {Abdullah bin ‘Amr} setelah itu berkata sama dengan di atas, dan keduanya tidak ada perbedaan kecuali dalam perkataan di rumah atau tempat tidur.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14936
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى بْنِ عُمَارَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ قَالَ حَدَّثَنِي عَمِّي وَاسِعُ بْنُ حَبَّانَ عَنْ وَهْبِ بْنِ حُذَيْفَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرَّجُلُ أَحَقُّ بِمَجْلِسِهِ وَإِنْ قَامَ مِنْهُ ثُمَّ رَجَعَ أَيْ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid} yaitu Ibnu Abdullah, berkata telah menceritakan kepada kami {‘Amr bin Yahya bin ‘Umarah} dari {Muhammad bin Yahya bin Habban} berkata telah menceritakan kepadaku {pamanku, Wasi’ bin Habban} dari {Wahb bin Hudzaifah} Nabi saw. bersabda: “Seorang lebih berhak dengan tempat duduknya (yang telah ia tempati), jika dia berdiri kemudian kembali lagi maka juga lebih berhak terhadapnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14937
حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْوَاسِطِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى عَنْ عَمِّهِ وَاسِعِ بْنِ حَبَّانَ عَنْ وَهْبِ بْنِ حُذَيْفَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَامَ الرَّجُلُ مِنْ مَجْلِسِهِ فَرَجَعَ إِلَيْهِ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ وَإِنْ كَانَتْ لَهُ حَاجَةٌ فَقَامَ إِلَيْهَا ثُمَّ رَجَعَ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid Al Wasithi} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Amr bin Yahya} dari {Muhammad bin Yahya} dari {pamannya, Wasi’ bin Habban} dari {Wahb bin Hudzaifah} dari Nabi saw. bersabda: “Jika seseorang berdiri dari tempat duduknya (yang telah ia tempati), lalu kembali lagi maka dia lebih berhak terhadapnya, walau dia memiliki keperluan yang dia tinggalkan. Jika dia kembali lagi maka dia lebih berhak.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14938
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ حَدَّثَنَا شُرَحْبِيلٌ عَنْ عُوَيْمِ بْنِ سَاعِدَةَ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّهُ حَدَّثَهُأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَاهُمْ فِي مَسْجِدِ قُبَاءَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَدْ أَحْسَنَ عَلَيْكُمْ الثَّنَاءَ فِي الطُّهُورِ فِي قِصَّةِ مَسْجِدِكُمْ فَمَا هَذَا الطُّهُورُ الَّذِي تَطَّهَّرُونَ بِهِ قَالُوا وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا نَعْلَمُ شَيْئًا إِلَّا أَنَّهُ كَانَ لَنَا جِيرَانٌ مِنْ الْيَهُودِ فَكَانُوا يَغْسِلُونَ أَدْبَارَهُمْ مِنْ الْغَائِطِ فَغَسَلْنَا كَمَا غَسَلُوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} telah menceritakan kepada kami {Syurohbil} dari {‘Uwaim bin Sa’idah Al Anshori} dia menceritakannya, Nabi saw. pernah mendatangi mereka di masjid Quba, lalu bersabda: ” Allah telah memperbagus pujian-Nya pada kalian dalam hal bersuci, dalam kisah masjid kalian ini, bagaimana kalian bersuci selama ini?” Mereka menjawab, Demi Allah, wahai Rasulullah, kami tidak mengetahuinya kecuali kami memiliki tetangga Yahudi, yang mencuci dubur mereka setelah buang air besar lalu kami ikut mencucinya seperti yang mereka kerjakan.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14939
حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي أَخِي الْحَكَمُ بْنُ الْمُطَّلِبِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ قُهَيْدِ بْنِ مُطَرِّفٍ الْغِفَارِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَهُ سَائِلٌ إِنْ عَدَا عَلَيَّ عَادٍ فَأَمَرَهُ أَنْ يَنْهَاهُ ثَلَاثَ مِرَارٍ قَالَ فَإِنْ أَبَى فَأَمَرَهُ بِقِتَالِهِ قَالَ فَكَيْفَ بِنَا قَالَ إِنْ قَتَلَكَ فَأَنْتَ فِي الْجَنَّةِ وَإِنْ قَتَلْتَهُ فَهُوَ فِي النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir, Abdul Malik bin ‘Amr} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Al Muthalib bin Abdullah} berkata telah menceritakan kepadaku {saudaraku, Al Hakam bin Al Muthalib} dari {Bapaknya} dari {Quhaid bin Mutharrif Al Ghifari} Rasulullah saw. pernah ditanya oleh seseorang, bagaimana jika ada orang yang menganiaya diriku? (Rasulullah saw.) menyuruh agar melarangnya tiga kali, (seseorang tersebut) berkata jika dia enggan? maka beliau menyuruh untuk memeranginya, (dia berkata) lalu bagaimana dengan posisi kami? (Rasulullah saw.) bersabda: “Jika dia membunuhmu, kamu berada di surga, jika kamu membunuhnya maka dia berada di neraka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14940
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُطَّلِبِ الْمَخْزُومِيُّ عَنْ أَخِيهِ الْحَكَمِ بْنِ الْمُطَّلِبِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ قُهَيْدٍ الْغِفَارِيِّقَالَ سَأَلَ سَائِلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنْ عَدَا عَلَيَّ عَادٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكِّرْهُ وَأَمَرَهُ بِتَذْكِيرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَإِنْ أَبَى فَقَاتِلْهُ فَإِنْ قَتَلَكَ فَإِنَّكَ فِي الْجَنَّةِ وَإِنْ قَتَلْتَهُ فَإِنَّهُ فِي النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Al Muthalib Al Makhzumi} dari {saudaranya, Al Hakam bin Al Muthalib} dari {Bapaknya} dari {Quhaid Al Ghifari} berkata ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah saw., bagaimana jika ada orang yang menganiaya diriku? Rasulullah saw. bersabda: “Ingatkanlah dia” dan beliau menyuruh agar mengingatkannya tiga kali, “Jika dia menolak, maka perangilah, jika dia membunuhmu, kamu di surga, jika kamu membunuhnya maka dia di neraka.”