Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15042
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَجُلًا كَانَ يَأْتِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ ابْنٌ لَهُ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتُحِبُّهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَحَبَّكَ اللَّهُ كَمَا أُحِبُّهُ فَفَقَدَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي مَا فَعَلَ ابْنُ فُلَانٍ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَاتَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَبِيهِ أَمَا تُحِبُّ أَنْ لَا تَأْتِيَ بَابًا مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ إِلَّا وَجَدْتَهُ يَنْتَظِرُكَ فَقَالَ الرَّجُلُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَهُ خَاصَّةً أَمْ لِكُلِّنَا قَالَ بَلْ لِكُلِّكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Mu’awiyah bin Qurrah} dari {Bapaknya} berkata ada seseorang laki-laki mendatangi Nabi saw. dengan membawa anak laki-lakinya. Nabi saw. bersabda: “Apakah kamu mencintainya?”. dia menjawab, Wahai Rasulullah, Semoga Allah mencintaimu sebagaimana saya mencintainya. Di kemudian hari Nabi saw. kehilangan orang itu. Lalu beliau bertanya kepadaku (Qurrah Radhiyallahu’anhu) ‘Bagaimana keadaan anak Fulan?. Mereka menjawab, ‘Wahai Rasulullah, dia telah meninggal.’ Nabi saw. bersabda kepada bapaknya, ‘Tidakkah kau suka jika kau mendatangi salah satu pintu surga, lalu kau dapatkan anakmu telah menunggumu?. Lalu orang itu berkata Wahai Rasulullah, apakah itu khusus baginya atau untuk semua kita?. Beliau bersabda: “Untuk kalian semuanya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15043
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا فَسَدَ أَهْلُ الشَّامِ فَلَا خَيْرَ فِيكُمْ وَلَا يَزَالُ أُنَاسٌ مِنْ أُمَّتِي مَنْصُورِينَ لَا يُبَالُونَ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Mu’awiyah bin Qurrah} dari {Bapaknya} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika penduduk Syam telah rusak maka tidak ada kebaikan pada kalian. Dan akan tetap senantiasa dari umatku yang mendapat pertolongan, mereka tidak mempedulikan orang yang merendahkannya sampai Kiamat tiba.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15044
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ قُرَّةَ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا فَسَدَ أَهْلُ الشَّامِ فَلَا خَيْرَ فِيكُمْ وَلَنْ تَزَالَ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي مَنْصُورِينَ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Syu’bah} berkata telah menceritakan kepadaku {Mu’awiyah bin Qurrah} dari {Bapaknya} dari Nabi saw. bersabda: “Jika penduduk Syam telah rusak maka tidak ada kebaikan pada kalian. Akan tetap ada di kalangan umatku sekelompok orang yang mendapat pertolongan, orang yang merendahkan mereka tidak bakalan mengganggu mereka sampai Hari Kiamat tiba.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15045
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَأَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ شَبَبَةٌ مُتَقَارِبُونَ فَأَقَمْنَا مَعَهُ عِشْرِينَ لَيْلَةً قَالَ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَحِيمًا رَفِيقًا فَظَنَّ أَنَّا قَدْ اشْتَقْنَا أَهْلَنَا فَسَأَلَنَا عَمَّنْ تَرَكْنَا فِي أَهْلِنَا فَأَخْبَرْنَاهُ فَقَالَ ارْجِعُوا إِلَى أَهْلِيكُمْ فَأَقِيمُوا فِيهِمْ وَعَلِّمُوهُمْ وَمُرُوهُمْ إِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ ثُمَّ لِيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Malik bin Al Huwarits} berkata kami menemui Rasulullah saw. saat kami masih muda yang umurnya sebaya, lalu kami tinggal bersama beliau selama dua puluh malam. Rasulullah saw. adalah orang yang sangat penyayang dan baik hati. Beliau menyangka kami telah merindukan keluarga kami, sehingga beliau bertanya kami tentang keluarga yang kami tinggalkan, lalu kami mengabarinya, lalu beliau bersabda: “Pulanglah kepada keluarga kalian, tinggallah bersama mereka, ajarilah mereka, perintahkan mereka jika telah datang waktu shalat, hendaklah diantara kalian adzan, kemudian yang dewasa menjadi imamnya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15046
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَجَاءَ أَبُو سُلَيْمَانَ مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ إِلَى مَسْجِدِنَا فَقَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُصَلِّي وَمَا أُرِيدُ الصَّلَاةَ وَلَكِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي قَالَ فَقَعَدَ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى حِينَ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السَّجْدَةِ الْأَخِيرَةِ ثُمَّ قَامَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} {Abu Qilabah} berkata datang {Abu Sulaiman, Malik bin Al Huwarits} ke masjid kami lalu berkata demi Allah saya hendak Shalat namun bukan shalat yang sebenarnya, saya hanya ingin memperlihatkan kepada kalian bagaimana saya melihat Nabi saw. Shalat. (Abu Qilabah Radhiyallahu’anhu) berkata lalu dia duduk pada rekaat yang pertama ketika mengangkat kepalanya dari sujud akhir lalu berdiri.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15047
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ نَصْرِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِأَنَّهُ رَأَى نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ فِي صَلَاتِهِ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ رُكُوعِهِ وَإِذَا سَجَدَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ سُجُودِهِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهَا فُرُوعَ أُذُنَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abu ‘Adi} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Nashr bin ‘Ashim} dari {Malik bin Al Huwarits} dia melihat Nabiyullah saw. mengangkat kedua tangannya dalam shalatnya ketika beliau mengangkat kepalanya dari rukuk, ketika sujud dan jika mengangkat kepalanya dari sujudnya sampai mendekati ujung kedua telinganya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15048
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ وَلِصَاحِبٍ لَهُ إِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَأَذِّنَا وَأَقِيمَا وَقَالَ مَرَّةً فَأَقِيمَا ثُمَّ لِيَؤُمَّكُمَا أَكْبَرُكُمَاقَالَ خَالِدٌ فَقُلْتُ لِأَبِي قِلَابَةَ فَأَيْنَ الْقِرَاءَةُ قَالَ إِنَّهُمَا كَانَا مُتَقَارِبَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Khalid Al Hadza’} dari {Abu Qilabah} dari {Malik bin Al Huwarits} Nabi saw. bersabda kepada kepada dia dan temannya ‘Jika datang waktu shalat, agar ada yang mengumandangkan adzan dan beriqamatlah.’ Pada kesempatan lain beliau berkata ‘Beriqamatlah, lalu yang paling dewasa diantara kalian menjadi imam.’ Khalid berkata saya bertanya kepada Abu Qilabah, ‘Bagaimana panjang bacaan keduanya? Dia menjawab, keduanya nyaris sama.’
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15049
حَدَّثَنَا أَبُو عُبَيْدَةَ يَعْنِي الْحَدَّادَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبَانُ قَالَ الْعَطَّارُ عَنْ بُدَيْلٍ عَنْ أَبِي عَطِيَّةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَزَارَنَا فِي مَسْجِدِنَا قَالَ فَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَقَالُوا أُمَّنَا رَحِمَكَ اللَّهُ فَقَالَ لَا يُصَلِّي رَجُلٌ مِنْكُمْ قَالَ فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا زَارَ رَجُلٌ قَوْمًا فَلَا يَؤُمَّهُمْ يَؤُمُّهُمْ رَجُلٌ مِنْهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Ubaidah} yaitu Al Haddad, berkata telah menceritakan kepada kami {Aban} berkata Al ‘Athor dari {Budail} dari {Abu ‘Athiyyah} dari {Malik bin Al Huwarits} berkata Pernah seseorang mengunjungi kami ketika kami berada di masjid, lalu dilaksanakan Shalat. Mereka berkata ‘Jadilah imam kepada kami semoga Allah merahmatimu.’ Lalu dia berkata tidak, yang menjadi imam hendaklah salah seorang diantara kalian. Tatkala selesai Shalat dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang berkunjung kepada suatu kaum maka janganlah menjadi imam mereka, tapi yang menjadi imam adalah dari mereka (yang dikunjungi) “.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15050
حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ الْعَطَّارُ عَنْ بُدَيْلِ بْنِ مَيْسَرَةَ الْعُقَيْلِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عَطِيَّةَ مَوْلًى مِنَّا عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَكَانَ يَأْتِينَا فِي مُصَلَّانَا فَقِيلَ لَهُ تَقَدَّمْ فَصَلِّ فَقَالَ لِيُصَلِّ بَعْضُكُمْ حَتَّى أُحَدِّثَكُمْ لِمَ لَمْ أُصَلِّ بِكُمْ فَلَمَّا صَلَّى الْقَوْمُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا زَارَ أَحَدُكُمْ قَوْمًا فَلَا يُصَلِّ بِهِمْ لِيُصَلِّ بِهِمْ رَجُلٌ مِنْهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Aban bin Zaid, Al ‘Athor} dari {Budail bin Maisaroh Al ‘Uqaili} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu ‘Athiyyah} salah budak dari kami, dari {Malik bin Al Huwarits} berkata Pernah seseorang datang di tempat Shalat kami, lalu diantara kami ada yang berkata ‘Majulah dan Shalatlah.’ Lalu dia berkata Hendaklah yang menjadi imam sebagian diantara kalian sehingga saya ceritakan kenapa saya tidak mau mengimami kalian. Tatkala orang-orang telah melaksanakan Shalat, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian sedang mengunjungi satu kaum maka janganlah menjadi imam kepada mereka, tapi hendaklah yang menjadi imam mereka adalah orang dari mereka”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15051
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ نَصْرِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِأَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السُّجُودِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهِمَا فُرُوعَ أُذُنَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Nashr bin ‘Ashim} dari {Malik bin Al Huwarits} dia melihat Rasulullah saw. mengangkat kedua tangannya ketika hendak rukuk, ketika mengangkat kepalanya dari rukuk dan ketika mengangkat kepalanya dari sujud sehingga mendekati kedua telinganya.