Musnad Penduduk Makkah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15052

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ يَعْنِي عَبْدَ اللَّهِ بْنَ وَهْبٍ الْمِصْرِيَّ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ هَارُونَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَسْلَمَ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ هُبَيْبِ بْنِ مُغْفِلٍ الْغِفَارِيِّأَنَّهُ رَأَى مُحَمَّدًا الْقُرَشِيَّ قَامَ يَجُرُّ إِزَارَهُ فَنَظَرَ إِلَيْهِ هُبَيْبٌ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ وَطِئَهُ خُيَلَاءَ وَطِئَهُ فِي النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Makruf} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} yaitu Abdullah bin Wahb Al Misri berkata Abdullah dan saya telah mendengarnya dari {Harun} telah menceritakan kepada kami {‘Amr bin Abu Habib} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Aslam Abu ‘Imran} dari {Hubaib Mughfil Al Ghifari} dia pernah melihat Muhammad Al Qurasyi berdiri dengan menyeret sarungnya lalu Huhaib melihatnya, lantas berkata ‘Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Siapa yang menginjak kainnya karena sombong, dia telah menginjak neraka”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15053

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَسْلَمُ أَبُو عِمْرَانَ عَنْ هُبَيْبٍ الْغِفَارِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ وَطِئَ عَلَى إِزَارِهِ خُيَلَاءَ وَطِئَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Abu Habib} berkata telah mengabarkan kepadaku {Aslam Abu ‘Imron} dari {Hubaib Mughfil Al Ghifari} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang menginjak sarungnya karena sombong, maka dia menginjak Neraka Jahannam”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15054

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَسْلَمَ أَنَّهُ سَمِعَ هُبَيْبَ بْنَ مُغْفِلٍ صَاحِبَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَوَرَأَى رَجُلًا يَجُرُّ رِدَاءَهُ خَلْفَهُ وَيَطَؤُهُ فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ وَطِئَهُ مِنْ الْخُيَلَاءِ وَطِئَهُ فِي النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Aslam} dia telah mendengar {Hubaib bin Mughfil} salah seorang sahabat Nabi saw., dia melihat seorang laki-laki yang memanjangkan kainnya sampai kebelakangnya dan menginjaknya. Dia berkata Maha Suci Allah, Saya pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang menginjak kainnya karena sombong, dia telah menginjaknya di neraka”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15055

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ حَدَّثَنَا كُرَيْبُ بْنُ الْحَارِثِ بْنِ أَبِي مُوسَى عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ قَيْسٍ أَخِي أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ فَنَاءَ أُمَّتِي فِي سَبِيلِكَ بِالطَّعْنِ وَالطَّاعُونِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahid bin Ziyad} telah menceritakan kepada kami {‘Ashim Al Ahwal} telah menceritakan kepada kami {Kuraib bin Al Harits bin Abu Musa} dari {Abu Burdah bin Qais, saudara Abu Musa Al ‘Asyari} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Ya Allah, jadikanlah habisnya umatku berada pada jalan-Mu dengan meninggal dalam perang dan karena penyakit Tha’un”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15056

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ وَحَسَنٌ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ زَبَّانَ قَالَ حَسَنٌ فِي حَدِيثِهِ حَدَّثَنَا زَبَّانُ بْنُ فَائِدٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَخَطَّى الْمُسْلِمِينَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ اتُّخِذَ جِسْرًا إِلَى جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} budak Bani Hasyim dan {Hasan} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Zabban} {Hasan} berkata dalam haditsnya, telah menceritakan kepada kami {Zabban bin Fa’id} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa melangkahi kaum muslimin pada Hari Jum’at, dibuatkan baginya jembatan ke neraka Jahannam”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15057

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنَا زَبَّانُ بْنُ فَائِدٍ الْحَبْرَانِيُّ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ حَتَّى يَخْتِمَهَا عَشْرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللَّهُ لَهُ قَصْرًا فِي الْجَنَّةِ فَقَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ إِذَنْ أَسْتَكْثِرَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُ أَكْثَرُ وَأَطْيَبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} berkata dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghailan} telah menceritakan kepada kami {Risydin} telah menceritakan kepada kami {Zabban bin Fa’id Al Habrani} dari {Sahl bin Mu’adz bin Anas Al Juhani} dari {Bapaknya, Mu’adz bin Anas Al Juhani} salah seorang sahabat Nabi saw. dari Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa membaca QUL HUWA ALLAHU AHAD, sampai sepuluh kali, Allah membangunkan istana di surga baginya”. Umar bin Khattab berkata ‘Kalau begitu saya akan memperbanyak Wahai Rasulullah!.’ Rasulullah saw. bersabda: ” Istana Allah mebih banyak dan lebih bagus”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15058

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنِي رِشْدِينُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ أَلْفَ آيَةٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُتِبَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghoilan} berkata telah menceritakan kepadaku {Risydin bin Sa’d} dari {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa membaca seribu ayat di jalan Allah Tabaroka Wa Ta’ala maka pada Hari Kiamat akan ditulis bersama pada Nabi, orang yang dipercaya, para syuhada’ dan orang yang shalih, mereka itulah sebaik-baik teman INSYA’ALLAH”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15059

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ حَرَسَ مِنْ وَرَاءِ الْمُسْلِمِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى مُتَطَوِّعًا لَا يَأْخُذُهُ سُلْطَانٌ لَمْ يَرَ النَّارَ بِعَيْنَيْهِ إِلَّا تَحِلَّةَ الْقَسَمِ فَإِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَقُولُ{ وَإِنْ مِنْكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghailan} telah menceritakan kepadaku {Risydin} dari {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Barangsiapa yang menjaga dari belakang kaum muslimin di jalan Allah Tabaraka Wa Ta’ala secara sukarela, bukan karena diperintah oleh penguasa, niscaya matanya tidak akan melihat neraka kecuali Tahillatal Qosam (yaitu sebatas melewati jembatan Jahannam karena sumpah firman Allah Azzawajalla Surat Maryam ayat tujuh puluh satu). Allah Tabaraka Wa Ta’ala, berfirman, Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15060

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الذِّكْرَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تَعَالَى يُضَعَّفُ فَوْقَ النَّفَقَةِ بِسَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ يَحْيَى فِي حَدِيثِهِ بِسَبْعِ مِائَةِ أَلْفِ ضِعْفٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} berkata dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghailan} berkata telah menceritakan kepada kami {Risydin} dari {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: ” Dzikir di jalan Allah Ta’ala akan dilipatgandakan di atas nafkah dengan tujuh ratus kali lipatnya. {Yahya} berkata dalam haditsnya, “Tujuh ratus ribu lipat”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 15061

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَهُ فَقَالَ أَيُّ الْجِهَادِ أَعْظَمُ أَجْرًا قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى ذِكْرًا قَالَ فَأَيُّ الصَّائِمِينَ أَعْظَمُ أَجْرًا قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى ذِكْرًا ثُمَّ ذَكَرَ لَنَا الصَّلَاةَ وَالزَّكَاةَ وَالْحَجَّ وَالصَّدَقَةَ كُلُّ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى ذِكْرًا فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ لِعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ يَا أَبَا حَفْصٍ ذَهَبَ الذَّاكِرُونَ بِكُلِّ خَيْرٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجَلْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. ada seorang yang bertanya kepada beliau, jihad apakah yang paling besar pahalanya? Beliau menjawab, orang yang paling banyak berdzikir kepada Allah Tabaraka Wa Ta’ala. Dia bertanya lagi, ‘Puasa apakah yang paling banyak pahalanya? Beliau menjawab, ‘Orang yang paling banyak berdzikir kepada Allah Tabaraka Wa Ta’ala.’ Lalu beliau menyebutkan Shalat, zakat, haji dan sedekah kepada kami. Kesemuanya Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang paling banyak berdzikir kepada Allah Tabaraka Wa Ta’ala”. Abu Bakar Radhiyallahu’anhu berkata kepada Umar Radhiyallahu’anhu, ‘Wahai Abu Hafs, orang yang berdzikir membawa semua kebaikan?. Rasulullah saw. bersabda: “Ya”.