Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15082
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ النَّاسُ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghoilan} telah menceritakan kepada kami {Risydin} dari {Zabban} dari {Sahl} dari {Bapaknya} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Seorang muslim sejati adalah orang yang manusia lainnya selamat dari lidah dan tangannya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15083
حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ عَنْ زَبَّانَ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عِبَادًا لَا يُكَلِّمُهُمْ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ قِيلَ لَهُ مَنْ أُولَئِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مُتَبَرٍّ مِنْ وَالِدَيْهِ رَاغِبٌ عَنْهُمَا وَمُتَبَرٍّ مِنْ وَلَدِهِ وَرَجُلٌ أَنْعَمَ عَلَيْهِ قَوْمٌ فَكَفَرَ نِعْمَتَهُمْ وَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} berkata telah menceritakan kepada kami {Risydin} dari {Zabban} dari {Sahl} dari {Bapaknya} dari Nabi saw. beliau bersabda: ” Allah Tabaraka Wa Ta’ala memiliki hamba-hamba, yang Allah tidak mengajak berbicara kepada mereka, tidak mensucikan dan tidak melihat kepada mereka.” Ditanyakan kepada beliau, siapakah mereka itu Wahai Rasulullah? Beliau bersabda: “Seseorang yang berlepas diri dari kedua orangtuanya dan membenci keduanya, seseorang yang berlepas diri dari anaknya, dan seseorang yang pernah diberi kenikmatan oleh suatu kaum, lantas ia mengufurinya dan berlepas diri dari kebaikan-kebaikan mereka.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15084
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ حَدَّثَنَا أَبُو مَرْحُومٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ مِنْ أَيِّ الْحُورِ شَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Abu Marhum} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang menahan marah padahal dia mampu untuk melampiaskannya, niscaya Allah Tabaraka Wa Ta’ala memanggilnya di tengah kerumunan manusia sehingga dia bebas memilih bidadari yang dia sukai”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15086
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنِ ابْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَأَنَّهُ ذَكَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ارْكَبُوا هَذِهِ الدَّوَابَّ سَالِمَةً وَابْتَدِعُوهَا سَالِمَةً وَلَا تَتَّخِذُوهَا كَرَاسِيَّحَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنِي زَبَّانُ بْنُ فَائِدٍ عَنِ ابْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah mengabarkan kepada kami {Laits bin Sa’d} berkata telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Ibnu Mu’adz bin Anas} dari {Bapaknya} dia adalah salah satu sahabat Nabi saw. Dia menyebutkan Rasulullah saw. bersabda: “Naikilah kendaraan ini dengan nyaman, dan tinggalkanlah dalam keadaan nyaman. Janganlah kalian menjadikannya tempat duduk”. Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits} berkata telah menceritakan kepadaku {Zabban bin Fa’id} dari {Ibnu Mu’adz bin Anas} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw., seperti di atas.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15087
قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنِ ابْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ارْكَبُوا هَذِهِ الدَّوَابَّ سَالِمَةً وَابْتَدِعُوهَا سَالِمَةً وَلَا تَتَّخِذُوهَا كَرَاسِيَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Walid Ath-Thayalisi} berkata telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Ibnu Mu’adz bin Anas} dari {Bapaknya} dia adalah salah seorang sahabat, berkata Rasulullah saw. bersabda: “Naikilah kendaraan ini dengan nyaman, dan tinggalkanlah dalam keadaan nyaman. Janganlah kalian menjadikannya tempat duduk”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15088
حَدَّثَنَا حَسَنٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ كَانَ صَائِمًا وَعَادَ مَرِيضًا وَشَهِدَ جَنَازَةً غُفِرَ لَهُ مِنْ بَأْسٍ إِلَّا أَنْ يُحْدِثَ مِنْ بَعْدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa lalu mengunjungi orang yang sakit dan mengantar jenazah maka dia akan diampuni dari kejelekannya kecuali yang dikerjakannya setelahnya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15089
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَأَنْ أُشَيِّعَ مُجَاهِدًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأَكُفَّهُ عَلَى رَاحِلَةٍ غَدْوَةً أَوْ رَوْحَةً أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: sungguh saya menyiarkan kepergian seorang yang berjihad di jalan Allah, lalu saya membelanya di atas kendaraannya pada awal siang atau pada akhir siang itu lebih saya sukai daripada dunia seisinya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15090
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ السَّالِمَ مَنْ سَلِمَ النَّاسُ مِنْ يَدِهِ وَلِسَانِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Orang yang selamat adalah orang yang manusia selamat dari tangan dan lisannya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15091
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ نَبَتَ لَهُ غَرْسٌ فِي الْجَنَّةِ وَمَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَأَكْمَلَهُ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ أَلْبَسَ وَالِدَاهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَاجًا هُوَ أَحْسَنُ مِنْ ضَوْءِ الشَّمْسِ فِي بُيُوتٍ مِنْ بُيُوتِ الدُّنْيَا لَوْ كَانَتْ فِيهِ فَمَا ظَنُّكُمْ بِالَّذِي عَمِلَ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Barangsiapa membaca SUBHANA ALLAHIL ADZIM, maka tanaman di surga akan tumbuh baginya. Dan barangsiapa yang membaca Al-Quran, lalu dia melengkapinya dan mengamalkannya maka pada Hari Kiamat dia memasang sebuah mahkota untuk kedua orang tuanya yang lebih baik daripada cahaya matahari yang masuk ke rumah- rumah di dunia. Kalau demikian, bagaimana tanggapan kalian mengeanai yang mengamalkannya?”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15092
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ مَرَّ عَلَى قَوْمٍ وَهُمْ وُقُوفٌ عَلَى دَوَابَّ لَهُمْ وَرَوَاحِلَ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ارْكَبُوهَا سَالِمَةً وَدَعُوهَا سَالِمَةً وَلَا تَتَّخِذُوهَا كَرَاسِيَّ لِأَحَادِيثِكُمْ فِي الطُّرُقِ وَالْأَسْوَاقِ فَرُبَّ مَرْكُوبَةٍ خَيْرٌ مِنْ رَاكِبِهَا هِيَ أَكْثَرُ ذِكْرًا لِلَّهِ تَعَالَى مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Zabban} dari {Sahl bin Mu’adz} dari {Bapaknya} dari Rasulullah saw. beliau melewati suatu kaum yang mereka sedang berhenti pada hewan tunggangan dan binatang muatan mereka. Lalu Rasulullah saw. bersabda kepada mereka, “Naikilah dengan nyaman, atau tinggalkanlah dengan nyaman, dan janganlah kalian menjadikannya sebagai kursi pembicaraan kalian di jalan-jalan atau di pasar-pasar. Bisa jadi yang dinaiki itu lebih baik daripada yang menaiki dan lebih banyak dzikirnya kepada Allah Tabaraka Wa Ta’ala daripadanya”.