Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15203
حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا الْمُسْتَلِمُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا خُبَيْبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُرِيدُ غَزْوًا أَنَا وَرَجُلٌ مِنْ قَوْمِي وَلَمْ نُسْلِمْ فَقُلْنَا إِنَّا نَسْتَحْيِي أَنْ يَشْهَدَ قَوْمُنَا مَشْهَدًا لَا نَشْهَدُهُ مَعَهُمْ قَالَ أَوَ أَسْلَمْتُمَا قُلْنَا لَا قَالَ فَإِنَّا لَا نَسْتَعِينُ بِالْمُشْرِكِينَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ قَالَ فَأَسْلَمْنَا وَشَهِدْنَا مَعَهُ فَقَتَلْتُ رَجُلًا وَضَرَبَنِي ضَرْبَةً وَتَزَوَّجْتُ بِابْنَتِهِ بَعْدَ ذَلِكَ فَكَانَتْ تَقُولُ لَا عَدِمْتَ رَجُلًا وَشَّحَكَ هَذَا الْوِشَاحَ فَأَقُولُ لَا عَدِمْتِ رَجُلًا عَجَّلَ أَبَاكِ النَّارَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Mustalim bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Khubaib bin Abdurrahman} dari {Bapaknya} dari {kakeknya} berkata saya menemui Rasulullah saw. ketika beliau hendak berperang, saya bersama dengan salah seorang dari kaumku. Ketika itu kami belum masuk Islam. Kami berkata kami malu kalau kaum kami mengikuti sebuah peristiwa sebaliknya kami tidak mengikutinya bersama mereka. Beliau bertanya, apakah kalian telah masuk Islam?. kami menjawab, belum. Beliau bersabda: “Kami tidak akan meminta tolong kepada orang musyrik untuk memerangi orang musyrik”. Kami pun masuk Islam dan kami ikut bersama beliau. Lalu saya membunuh seorang laki-laki dan dia memukulku satu pukulan, lalu saya menikahi anak perempuanya setelah itu. Wanita itu menolak seraya mengatakan ‘Tidak, kamu telah menghilangkan (membunuh) seseorang yang memberimu pedang.’ Saya menjawab ‘Tidak, engkau telah menghilangkan (menolak kesempatan diperistri) seseorang yang mempercepat ayahmu ke neraka.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15204
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدٍ عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَبِيهِ وَابْنُ نُمَيْرٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدٍ عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ طَعَامًا فَلَعِقَ أَصَابِعَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Abdurrahman bin Sa’d} dari {Ibnu Ka’ab bin Malik Al Anshori} dari {Bapaknya} dan {Ibnu Numair} dari {Hisyam} dari {Abdurrahman bin Sa’d} dari {Ibnu Ka’ab bin Malik} dari {Bapaknya} Nabi saw. memakan makanan lalu menjilati jari-jarinya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15205
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ جَارِيَةً لِكَعْبٍ كَانَتْ تَرْعَى غَنَمًا لَهُ بِسَلْعٍ فَعَدَا الذِّئْبُ عَلَى شَاةٍ مِنْ شَائِهَا فَأَدْرَكَتْهَا الرَّاعِيَةُ فَذَكَّتْهَا بِمَرْوَةٍ فَسَأَلَ كَعْبُ بْنُ مَالِكٍ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَهُ بِأَكْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Usamah bin Zaid} dari {Az Zuhri} dari {Ibnu Ka’ab bin Malik}, pembantu perempuan milik Ka’b mengembala kambing miliknya. Ada seekor serigala menyerang salah satu kambingnya, wanita itu mendapatkan kambingnya (yang belum tewas) dan menyembelihnya dengan memakai batu tajam. Lalu {Ka’ab bin Malik} bertanya kepada Nabi saw., dan beliau menyuruh untuk memakannya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15206
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا زَمْعَةُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِهِ وَهُوَ مُلَازِمٌ رَجُلًا فِي أُوقِيَّتَيْنِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلرَّجُلِ هَكَذَا أَيْ ضَعْ عَنْهُ الشَّطْرَ قَالَ الرَّجُلُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلرَّجُلِ أَدِّ إِلَيْهِ مَا بَقِيَ مِنْ حَقِّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Zam’ah} dari {Az Zuhri} dari {Ibnu Ka’ab bin Malik} dari {Bapaknya}, Nabi saw. pernah melewatinya ketika dia sedang menagih hutang seorang laki-laki sebesar dua uqiyah (empat puluh dirham perak). Nabi saw. bersabda kepada laki-laki itu ‘Lakukanlah begini’ maksudnya lunasilah separoh hutangnya. Laki-laki itu berkata ya Wahai Rasulullah. Lalu Nabi saw. bersabda kepada laki-laki itu, ‘Besok penuhilah separoh haknya lagi.’
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15207
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سَعْدِ عَنْ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَلْعَقُ أَصَابِعَهُ الثَّلَاثَ مِنْ الطَّعَامِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Sa’d} dari {Ibnu Ka’ab bin Malik} dari {Bapaknya} berkata saya melihat Rasulullah saw. menjilati ketiga jarinya dari bekas-bekas makanan.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15208
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ جَارِيَةً لَهُمْ سَوْدَاءَ ذَكَّتْ شَاةً لَهُمْ بِمَرْوَةٍ فَسَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَأَمَرَهُ بِأَكْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dari {Nafi’} dari {Ibnu Ka’ab bin Malik} dari {Bapaknya} budak wanitanya yang berwarna hitam menyembelih seekor kambing mereka dengan batu tajam. Dia bertanya kepada Nabi saw. tentang hal itu, dan beliau menyuruh untuk memakannya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15209
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سَعْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَوْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ هُوَ شَكَّ يَعْنِي سُفْيَانَ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِ كَمَثَلِ الْخَامَةِ مِنْ الزَّرْعِ تُقِيمُهَا الرِّيَاحُ تَعْدِلُهَا مَرَّةً وَتَصْرَعُهَا أُخْرَى حَتَّى يَأْتِيَهُ أَجَلُهُ وَمَثَلُ الْكَافِرِ مَثَلُ الْأَرْزَةِ الْمُجْذِيَةِ عَلَى أَصْلِهَا لَا يُقِلُّهَا شَيْءٌ حَتَّى يَكُونَ انْجِعَافُهَا يَخْتَلِعُهَا أَوْ انْجِعَافُهَا مَرَّةً وَاحِدَةً شَكَّ عَبْدُ الرَّحْمَنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Sa’d} dari {Abdullah} atau {Abdurrahman bin Ka’ab bin Malik} Abdurrahman berkata Sufyan ragu dari {Bapaknya} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Permisalan seorang mukmin seperti dahan yang masih basah dalam pohon, terkadang angin menjadikannya berdiri, lurus dan terkadang bengkok sampai tiba ajalnya. Sebaliknya permisalan orang kafir seperti tanaman padi yang senantiasa berdiri tegak pada akarnya, tidak ada yang bisa menggoyahkannya sesuatupun, hingga sekali ia jatuh, ia langsung roboh. Atau roboh secara langsung –Abdurrahman ragu kepastian redaksinya–.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15210
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ كَعْبَ بْنَ مَالِكٍ لَمَّا تَابَ اللَّهُ عَلَيْهِ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ لَمْ يُنْجِنِي إِلَّا بِالصِّدْقِ وَإِنَّ مِنْ تَوْبَتِي إِلَى اللَّهِ أَنْ لَا أَكْذِبَ أَبَدًا وَإِنِّي أَنْخَلِعُ مِنْ مَالِي صَدَقَةً لِلَّهِ تَعَالَى وَرَسُولِهِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْسِكْ عَلَيْكَ بَعْضَ مَالِكَ فَإِنَّهُ خَيْرٌ لَكَ قَالَ فَإِنِّي أُمْسِكُ سَهْمِي مِنْ خَيْبَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} berkata telah mengabarkan kepadaku {Ibnu Syihab} dari {Abdurrahman bin Abdullah bin Ka’ab bin Malik}, {Ka’ab bin Malik} ketika Allah menerima taubatnya, dia menemui Rasulullah saw. lalu berkata Allah tidak menyelamatkanku kecuali dengan kejujuran, dan termasuk dari taubatku kepada Allah, saya tidak akan berdusta selamanya, saya akan melepaskan hartaku sebagai sedekah kepada Allah Ta’ala dan Rasulullah-Nya. Lalu Rasulullah saw. bersabda kepadanya: tahanlah sebagian hartamu, itu lebih baik bagimu. (Ka’ab bin Malik Radhiyallahu’anhu) berkata lalu saya menahan sahamku dari Khaibar.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15211
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ كَثِيرِ بْنِ أَفْلَحٍ قَالَ قَالَ كَعْبُ بْنُ مَالِكٍمَا كُنْتُ فِي غَزَاةٍ أَيْسَرَ لِلظَّهْرِ وَالنَّفَقَةِ مِنِّي فِي تِلْكَ الْغَزَاةِ قَالَ لَمَّا خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ أَتَجَهَّزُ غَدًا ثُمَّ أَلْحَقُهُ فَأَخَذْتُ فِي جَهَازِي فَأَمْسَيْتُ وَلَمْ أَفْرُغْ فَقُلْتُ آخُذُ فِي جَهَازِي غَدًا وَالنَّاسُ قَرِيبٌ بَعْدُ ثُمَّ أَلْحَقُهُمْ فَأَمْسَيْتُ وَلَمْ أَفْرُغْ فَلَمَّا كَانَ الْيَوْمُ الثَّالِثُ أَخَذْتُ فِي جَهَازِي فَأَمْسَيْتُ فَلَمْ أَفْرُغْ فَقُلْتُ أَيْهَاتَ سَارَ النَّاسُ ثَلَاثًا فَأَقَمْتُ فَلَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَعَلَ النَّاسُ يَعْتَذِرُونَ إِلَيْهِ فَجِئْتُ حَتَّى قُمْتُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَقُلْتُ مَا كُنْتُ فِي غَزَاةٍ أَيْسَرَ لِلظَّهْرِ وَالنَّفَقَةِ مِنِّي فِي هَذِهِ الْغَزَاةِ فَأَعْرَضَ عَنِّي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَرَ النَّاسَ أَنْ لَا يُكَلِّمُونَا وَأُمِرَتْ نِسَاؤُنَا أَنْ يَتَحَوَّلْنَ عَنَّا قَالَ فَتَسَوَّرْتُ حَائِطًا ذَاتَ يَوْمٍ فَإِذَا أَنَا بِجَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ فَقُلْتُ أَيْ جَابِرُ نَشَدْتُكَ بِاللَّهِ هَلْ عَلِمْتَنِي غَشَشْتُ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يَوْمًا قَطُّ قَالَ فَسَكَتَ عَنِّي فَجَعَلَ لَا يُكَلِّمُنِي قَالَ فَبَيْنَا أَنَا ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ سَمِعْتُ رَجُلًا عَلَى الثَّنِيَّةِ يَقُولُ كَعْبًا كَعْبًا حَتَّى دَنَا مِنِّي فَقَالَ بَشِّرُوا كَعْبًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} berkata telah mengabarkan kepada kami {Ibnu ‘Aun} dari {‘Umar bin Katsir bin Aflah} berkata {Ka’ab bin Malik} berkata saya tidak menjumpai peperangan yang lebih ringan untuk mendapatkan kendaraan dan bekal daripada perang Khaibar. Ketika Rasulullah saw. hendak berangkat, saya berkata ‘Saya akan mempersiapkannya besok. Saya akan menyusul setelah mengambil bekalku. Namun sampai masuk waktu sore, saya belum juga melakukannya. Saya berkata saya akan mengambil bekalku besok. Orang-orang masih dekat, saya akan menyusul mereka. Pada waktu sore, saya belum juga selesai mempersiapkannya. Pada hari ketiga, saya mempersiapkan bekalku, sampai sore hari dan saya belum selesai. Saya berkata lagi, Aduh, manusia telah pergi selama tiga hari dan saya masih tetap tertinggal. Tatkala Rasulullah saw. datang, maka orang-orang memberikan alasan kepada beliau, lalu saya datang sampai saya berada di depan beliau. Saya berkata tidak ada perang yang lebih mudah bagiku untuk mendapatkan kendaraan dan bekal kecuali pada perang ini. Lalu Rasulullah saw. berpaling dan menyuruh orang-orang untuk tidak berbicara kepada kami dan menyuruh isteri kami agar meninggalkan kami (Ka’ab bin Malik Radhiyallahu’anhu) berkata lalu saya memanjat kebun pada suatu hari, ternyata saya temui Jabir bin Abdullah. Saya berkata Wahai Jabir, demi Allah apakah kau mengetahuiku, saya telah menipu Allah dan Rasul-Nya pada hari itu? (Ka’ab bin Malik Radhiyallahu’anhu) berkata lalu dia mendiamkanku dan tidak berbicara kepadaku sedikitpun. Pada suatu hari saya mendengar seorang, di atas bukit Tsaniyah berkata bergembiralah wahai Ka’ab, bergembiralah wahai Ka’ab, sampai dia mendekatiku dan berkata berilah kabar gembira kepada Ka’ab.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15212
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ أَحَدُ الثَّلَاثَةِ الَّذِينَ تِيبَ عَلَيْهِمْ أَنَّ كَعْبَ بْنَ مَالِكٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ بَدَأَ بِالْمَسْجِدِ فَسَبَّحَ فِيهِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ فَجَلَسَ فِي مُصَلَّاهُ فَيَأْتِيهِ النَّاسُ فَيُسَلِّمُونَ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits} berkata telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab} dari {Ibnu Ka’ab bin Malik} salah seorang yang diterima taubatnya. {Ka’ab bin Malik} berkata Rasulullah saw. jika baru datang dari suatu perjalanan, beliau terlebih dahulu mendatangi masjid, shalat dua rekaat, mengucapkan salam dan duduk di tempat shalatnya, lalu datanglah orang-orang dan mengucapkan salam kepada beliau.