Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15253
وَأَصَابَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهْبًا فَنَدَّ بَعِيرٌ مِنْهَا فَسَعَوْا فَلَمْ يَسْتَطِيعُوهُ فَرَمَاهُ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ بِسَهْمٍ فَحَبَسَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِهَذِهِ الْإِبِلِ أَوْ النَّعَمِ أَوَابِدَ كَأَوَابِدِ الْوَحْشِ فَإِذَا غَلَبَكُمْ شَيْءٌ مِنْهَا فَاصْنَعُوا بِهِ هَكَذَا
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Rafi’ bin Khudaij} Rasulullah saw. mendapatkan rampasan namun untanya lari, mereka mengejarnya namun mereka tidak mampu. Ada seseorang yang melemparnya dengan anak panah dan mengenainya. Rasulullah saw. bersabda: ” unta ini”, atau “hewan ternak ini mempunyai sifat-sifat liar sebagaimana binatang buas. Jika kalian menjumpai hal seperti itu maka perlakukankanlah demikian”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15254
قَالَوَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْعَلُ فِي قَسْمِ الْغَنَائِمِ عَشْرًا مِنْ الشَّاءِ بِبَعِيرٍقَالَ شُعْبَةُ وَأَكْثَرُ عِلْمِي أَنِّي قَدْ سَمِعْتُ مِنْ سَعِيدٍ هَذَا الْحَرْفَ وَجَعَلَ عَشْرًا مِنْ الشَّاءِ بِبَعِيرٍ وَقَدْ حَدَّثَنِي سُفْيَانُ عَنْهُ قَالَ مُحَمَّدٌ وَقَدْ سَمِعْتُ مِنْ سُفْيَانَ هَذَا الْحَرْفَ
Terjemahan: {Rafi’ bin Khadij} Radhiyallahu’anhu berkata Rasulullah saw. membagi ghanimah dengan perbandingan sepuluh kambing dengan satu unta. Syu’bah berkata dan menurut yang saya ketahui saya mendengar dari Sa’id dengan redaksi sedemikian, ” Beliau menjadikan sepuluh kambing sebanding dengan satu unta”. Sungguh telah menceritakan kepada kami Sufyan darinya, Muhammad berkata saya h mendengarnya dari Sufyan kesalahan redaksi ini.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15255
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ قَالَسَرَقَ غُلَامٌ لِنُعْمَانَ الْأَنْصَارِيِّ نَخْلًا صِغَارًا فَرُفِعَ إِلَى مَرْوَانَ فَأَرَادَ أَنْ يَقْطَعَهُ فَقَالَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُقْطَعُ فِي الثَّمَرِ وَلَا فِي الْكَثَرِقَالَ قُلْتُ لِيَحْيَى مَا الْكَثَرُ قَالَ الْجُمَّارُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Muhammad bin Yahya bin Habban} berkata budak laki-laki milik Nu’man Al Anshari mencuri sebuah pohon kurma kecil. Kasus itu dilaporkan kepada Marwan, dia hendak memotong (tangan) nya. {Rafi’ bin Khadij} mengajukan protes dengan berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada potong tangan dalam pencurian buah dan juga tidak pula pada mayang kurma”. (Rafi’ bin Khadij Radhiyallahu’anhu) berkata saya bertanya kepada Yahya, apakah Al katsar? Dia menjawab, yaitu bagian atas pada pohon kurma.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15256
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ أُسَيْدِ بْنِ ظُهَيْرٍ ابْنُ أَخِي رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَكَانَ أَحَدُنَا إِذَا اسْتَغْنَى عَنْ أَرْضِهِ أَعْطَاهَا بِالثُّلُثِ وَالرُّبُعِ وَالنِّصْفِ وَيَشْتَرِطُ ثَلَاثَ جَدَاوِلَ وَالْقُصَارَةَ وَمَا سَقَى الرَّبِيعُ وَكَانَ الْعَيْشُ إِذْ ذَاكَ شَدِيدًا وَكَانَ يُعْمَلُ فِيهَا بِالْحَدِيدِ وَمَا شَاءَ اللَّهُ وَيُصِيبُ مِنْهَا مَنْفَعَةً فَأَتَانَا رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَاكُمْ عَنْ أَمْرٍ كَانَ لَكُمْ نَافِعًا وَطَاعَةُ اللَّهِ وَطَاعَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْفَعُ لَكُمْ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَاكُمْ عَنْ الْحَقْلِ وَيَقُولُ مَنْ اسْتَغْنَى عَنْ أَرْضِهِ فَلْيَمْنَحْهَا أَخَاهُ أَوْ لِيَدَعْ وَيَنْهَاكُمْ عَنْ الْمُزَابَنَةِ وَالْمُزَابَنَةُ أَنْ يَكُونَ الرَّجُلُ لَهُ الْمَالُ الْعَظِيمُ مِنْ النَّخْلِ فَيَأْتِيهِ الرَّجُلُ فَيَقُولُ قَدْ أَخَذْتُهُ بِكَذَا وَسْقًا مِنْ تَمْرٍحَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ أُسَيْدِ بْنِ ظُهَيْرٍ قَالَ كَانَ أَحَدُنَا إِذَا اسْتَغْنَى عَنْ أَرْضِهِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ وَقَالَ يَشْتَرِطُ ثَلَاثَ جَدَاوِلَ وَالْقُصَارَةُ مَا سَقَطَ مِنْ السُّنْبُلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} berkata telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Mujahid} dari {Usaid bin zhuhair, anak laki-laki saudara Rafi’ bin Khadij} dari {Rafi’ bin Khadij} berkata salah seorang dari kami jika merasa cukup dengan tanahnya, maka ia serahkan kepada seseorang dengan perjanjian mendapat sepertiga, seperempat, dan atau setengah hasilnya dan menambah syarat untuk dibuatkan tiga anak sungai, mendapat qushara (sisa biji-bijian yang masih di dalam tangkainya setelah dipanen) dan sesayuran yang terairi oleh sungai kecil. Kehidupan kami ketika itu sedemikian keras dan dengan cara itu kami mendapatkan manfaat. Di kemudian hari Rafi’ bin Khadij mendatangi kami dan berkata Rasulullah saw. melarang sesuatu yang mendatangkan manfaat bagi kalian namun taat kepada Allah dan Rasulullah saw. jauh lebih bermanfaat. Hal itu baik bagi kalian. Beliau melarang Al haql (menjual makanan yang masih di dalam tangkainya dengan gandum). Siapa yang memiliki tanah, maka berikanlah kepada saudaranya atau tinggalkanlah. Beliau melarang kami muzabanah, yaitu seseorang yang mempunyai kurma yang masih dalam pohon yang belum jelas takarannya, lantas ditukar dengan beberapa wasaq kurma masak yang jelas takarannya. Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Walid}, berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Mujahid} dari {Usaid bin Zhuhair} mengatakan, salah seorang dari kami jika tidak lagi membutuhkan pekarangannya, lantas dia menyebutkan hadis, dan ia katakan, dengan menyaratkan memperoleh tiga aliran sungai, biji-bijian sisa, dan biji yang terjatuh.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15257
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ سَمِعْتُ مُجَاهِدًا يُحَدِّثُ عَنْ أُسَيْدِ بْنِ ظُهَيْرٍ قَالَكَانَ أَحَدُنَا إِذَا اسْتَغْنَى عَنْ أَرْضِهِ أَوْ افْتَقَرَ إِلَيْهَا أَعْطَاهَا بِالنِّصْفِ وَالثُّلُثِ وَالرُّبُعِ وَيَشْتَرِطُ ثَلَاثَ جَدَاوِلَ وَالْقُصَارَةَ وَمَا سَقَى الرَّبِيعُ وَكُنَّا نَعْمَلُ فِيهَا عَمَلًا شَدِيدًا وَنُصِيبُ مِنْهَا مَنْفَعَةً فَأَتَانَا رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَمْرٍ كَانَ لَكُمْ نَافِعًا وَطَاعَةُ اللَّهِ وَطَاعَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرٌ لَكُمْ نَهَاكُمْ عَنْ الْحَقْلِ وَقَالَ مَنْ كَانَتْ لَهُ أَرْضٌ فَلْيَمْنَحْهَا أَخَاهُ أَوْ لِيَدَعْهَا وَنَهَانَا عَنْ الْمُزَابَنَةِ وَالْمُزَابَنَةُ الرَّجُلُ يَكُونُ لَهُ الْمَالُ الْعَظِيمُ مِنْ النَّخْلِ فَيَجِيءُ الرَّجُلُ فَيَأْخُذُهَا بِكَذَا وَكَذَا وَسْقًا مِنْ تَمْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} mengatakan, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} mengatakan pernah aku mendengar {Mujahid} menceritakan hadis dari {Usaid bin Zhuhair} mengatakan Salah seorang dari kami jika dahulu jika tidak memerlukan lagi ladangnya, ia menyerahkannya kepada seseorang dengan syarat mendapatkan bagian separoh, sepertiga, atau seperempatnya, dan juga mensyaratkan memperoleh tiga anak sungai, sisa-sisa hasil panen, dan sesayuran yang tumbuh karena musim semi. Ketika itu kami harus bekerja ekstra keras sehingga kami hitung dengan cara itu mendapat manfaat. Di kemudian hari {Rafi’ bin Khudaij} mendatangi kami seraya mengatakan ‘Rasulullah saw. melarang suatu hal yang mendatangkan manfaat bagi kalian namun pada saat yang sama ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya lebih baik bagi kalian. Rasul melarang kalian jual beli buah-buahan yang masih dalam tangkai untuk ditukar buah masak dalam ukuran tertentu, dan beliau bersabda Siapa yang mempunyai pekarangan, berikan saja kepada saudaranya, atau tinggalkan saja. Rasul juga melarang kami muzabanah, dan maksud muzabanah, seseorang yang mempunyai kurma masih dalam pohon, kemudian didatangi tengkulak, ia mengajukan penawaran agar kurmanya ditukar dengan beberapa wasaq kurma masak.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15258
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ قَالَ يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ قَالَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يُكْرِي الْمَزَارِعَ فَبَلَغَهُ أَنَّ رَافِعًا يَأْثِرُ فِيهِ حَدِيثًا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجَ إِلَيْهِ ابْنُ عُمَرَ إِلَى الْبَلَاطِ فَسَأَلَهُ فَأَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ فَتَرَكَ عَبْدُ اللَّهِ كِرَاءَهَا قَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ فِي حَدِيثِهِ فَذَهَبَ إِلَيْهِ ابْنُ عُمَرَ وَذَهَبْتُ مَعَهُوَكَذَا قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَاه مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ أَيْضًا قَالَ فَذَهَبَ ابْنُ عُمَرَ وَذَهَبْتُ مَعَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dan {Ibnu Numair} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah} berkata {Yahya} dari {‘Ubaidullah} telah mengabarkan kepadaku {Nafi’} berkata Ibnu ‘Umar pernah menyewakan tanah lalu sampai berita kepadanya bahwa {Rafi’} menyampaikan kepadanya suatu hadis dari Rasulullah saw. Kontan Ibnu ‘Umar menemuinya ke istana lalu bertanya kepadanya, lalu dia (Rafi’ bin Khadij Radhiyallahu’anhu) mengabarinya bahwa Rasulullah saw. melarang persewaan tanah. Lalu Abdullah meninggalkan persewaannya. {Ibnu Numair} berkata dalam hadisnya, Ibnu ‘Umar menemuinya dan saya pergi bersamanya. Demikian juga bapakku berkata Telah menceritakannya kepada kami {Muhammad bin ‘Ubaid} juga, dia berkata Ibnu ‘Umar pergi dan saya pergi bersamanya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15259
حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ عَجْلَانَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيدٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَزِيدُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَصْبِحُوا بِالصُّبْحِ فَإِنَّهُ أَعْظَمُ لِلْأَجْرِ أَوْ لِأَجْرِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} berkata telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ishaq} berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Ajlan} dari {‘Ashim bin ‘Umar} dari {Mahmud bin Labid} dari {Rafi’ bin Khadij} dari Nabi saw. bersabda. Yazid berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Bersegeralah dalam shalat subuh karena shalat subuh terdapat pahala yang besar atau besar pahalanya”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15260
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَبَايَةَ بْنِ رِفَاعَةَ عَنْ جَدِّهِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَإِنَّ جِبْرِيلَ أَوْ مَلَكًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا تَعُدُّونَ مَنْ شَهِدَ بَدْرًا فِيكُمْ قَالُوا خِيَارُنَا قَالَ كَذَلِكَ هُمْ عِنْدَنَا خِيَارُنَا مِنْ الْمَلَائِكَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Yahya bin Sa’id} dari {‘Abayah bin Rifa’ah} dari {kakeknya, Rafi’ bin Khadij} berkata Jibril atau Malaikat datang kepada Nabi saw. seraya berkata bagaimana penilaian kalian terhadap para sahabat yang mengikuti Perang Badar? beliau menjawab, “Mereka adalah orang yang terbaik di antara kami”. (Jibril alaihissalam) berkata “Malaikat yang mengikuti perang itu, adalah juga malaikat-malaikat terpilih diantara kami.’
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15261
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَأَبُو كَامِلٍ قَالَا حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ زَرَعَ أَرْضًا بِغَيْرِ إِذْنِ أَهْلِهَا فَلَهُ نَفَقَتُهُ قَالَ أَبُو كَامِلٍ فِي حَدِيثِهِ وَلَيْسَ لَهُ مِنْ الزَّرْعِ شَيْءٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dan {Abu Kamil} berkata telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Abu Ishaq} dari {‘Atha’ bin Abu Rabah} dari {Rafi’ bin Khadij} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bercocok tanam pada sebuah ladang tanpa seizin pemiliknya, pemiliknya lah yang berhak atas hasilnya”. Abu Kamil berkata dalam hadisnya, orang tersebut tidak mendapatkan apapun dari hasil cocok tanam tersebut.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15262
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ ذَرٍّ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَجَاءَنَا مِنْ عِنْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَمْرٍ كَانَ يَرْفُقُ بِنَا وَطَاعَةُ اللَّهِ وَطَاعَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْفَقُ بِنَا نَهَانَا أَنْ نَزْرَعَ أَرْضًا إِلَّا أَرْضًا يَمْلِكُ أَحَدُنَا رَقَبَتَهَا أَوْ مِنْحَةَ رَجُلٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {‘Umar bin Dzar} dari {Mujahid} dari {Ibnu Rafi’ bin Khadij} dari {Bapaknya} berkata Seseorang mendatangi kami, ia baru saja dari (Rasulullah saw.), lantas orang tadi mengatakan ‘Rasulullah melarang kita suatu hal yang menurut kita mendatangkan kemaslahatan, namun taat kepada Allah dan rasul-Nya jauh lebih mendatangkan kemaslahatan, Rasul melarang kita untuk bercocok tanam kecuali pada lahan yang dimiliki sendiri ataupun yang merupakan pemberian orang lain.