Musnad Penduduk Makkah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15473
قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي أُسَيْدٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ الْأَنْصَارِ بَنُو النَّجَّارِ ثُمَّ بَنُو عَبْدِ الْأَشْهَلِ ثُمَّ بَنُو الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ ثُمَّ بَنُو سَاعِدَةَ وَفِي كُلِّ الْأَنْصَارِ خَيْرٌحَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَرْبٌ يَعْنِي ابْنَ شَدَّادٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا أُسَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَيْرُ دِيَارِ الْأَنْصَارِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Zinad} dari {Abu Salamah} dari {Abu Usaid} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik orang Anshar adalah Bani Najjar, kemudian Bani Abdul Asyhal, kemudian Bani Al Harits bin Khazraj, kemudian Bani Sa’idah dan pada setiap orang Anshar adalah baik”. Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} budak Bani Hasyim, berkata telah menceritakan kepada kami {Harb} yaitu Ibnu Syaddad, berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} mendengar {Abu Usaid} mendengar Nabi saw. bersabda: “Sebaik-baik rumah Anshar” lalu menyebutkan hadis secara sempurna.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15474
قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنِي عَطَاءٌ رَجُلٌ كَانَ يَكُونُ بِالسَّاحِلِ عَنْ أَبِي أُسَيْدٍ أَوْ أَبِي أَسِيدِ بْنِ ثَابِتٍ شَكَّ سُفْيَانُأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُوا الزَّيْتَ وَادَّهِنُوا بِالزَّيْتِ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abdullah bin ‘Isa} berkata telah menceritakan kepadaku {‘Atha`} orang yang berada di tepi pantai, dari {Abu Usaid} atau Abu Asid bin Tsabit, Sufyan ragu, Nabi saw. bersabda: “Makanlah buah zaitun dan dan pakailah minyak rambut dari buah zaitun, karena buah itu dari pohon yang berbarakah”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15475
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ عَطَاءٍ الشَّامِيِّ عَنْ أَبِي أَسِيدٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُوا الزَّيْتَ وَادَّهِنُوا بِهِ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abdullah bin ‘Isa} dari {‘Atho`Asy-Syami} dari {Abu Asid} dengan Rasulullah saw. bersabda: “Makanlah buah zaitun dan dan pakailah minyak rambut dari buah zaitun, karena buah itu dari pohon yang berbarakah”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15476
قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ أَنَّ أَبَا أُسَيْدٍ كَانَ يَقُولُأَصَبْتُ يَوْمَ بَدْرٍ سَيْفَ ابْنِ عَابِدٍ الْمَرْزُبَانِ فَلَمَّا أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَرُدُّوا مَا فِي أَيْدِيهِمْ أَقْبَلْتُ بِهِ حَتَّى أَلْقَيْتُهُ فِي النَّفْلِ قَالَ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَمْنَعُ شَيْئًا يُسْأَلُهُ قَالَ فَعَرَفَهُ الْأَرْقَمُ بْنُ أَبِي الْأَرْقَمِ الْمَخْزُومِيُّ فَسَأَلَهُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُ إِيَّاهُقَالَ قُرِئَ عَلَى يَعْقُوبَ فِي مَغَازِي أَبِيهِ أَوْ سَمَاعٌ قَالَ ابْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ قَالَ حَدَّثَنِي بَعْضُ بَنِي سَاعِدَةَ عَنْ أَبِي أُسَيْدٍ مَالِكِ بْنِ رَبِيعَةَ قَالَ أَصَبْتُ سَيْفَ بَنِي عَابِدٍ الْمَخْزُومِيِّينَ الْمَرْزُبَانِ يَوْمَ بَدْرٍ فَلَمَّا أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسَ أَنْ يُؤَدُّوا مَا فِي أَيْدِيهِمْ مِنْ النَّفْلِ أَقْبَلْتُ بِهِ حَتَّى أَلْقَيْتُهُ فِي النَّفْلِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَمْنَعُ شَيْئًا يُسْأَلُهُ فَعَرَفَهُ الْأَرْقَمُ بْنُ أَبِي الْأَرْقَمِ فَسَأَلَهُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُ إِيَّاهُ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} berkata telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Abu Bakar} {Abu Usaid} pernah berkata saya pada waktu Perang Badar mendapatkan pedang Ibnu ‘Abid Al Marzuban. Ketika Rasulullah saw. memerintahkan untuk mengembalikan semua yang telah diambil, saya menemuinya dengan membawa pedang tersebut dan saya melemparkannya ke dalam harta rampasan perang. (Abu Usaid) berkata Rasulullah saw. tidak melarang barang rampasan untuk diminta. (Abu Usaid) berkata ketika Al Arqam bin Arqam Al Makhzumi mengetahui pedang tersebut, langsung dia meminta Rasulullah saw., dan beliau memberikan pedang itu. (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata dibacakan atas {Ya’qub} dari kitab Al Maghazi {bapaknya} atau secara sama’ (memperdengarkan). {Ibnu Ishaq} berkata telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Abu Bakar} berkata telah menceritakan kepadaku {sebagian kaum Bani Sa’idah} dari {Abu Usaid, Malik bin Rabi’ah} berkata Aku mendapatkan pedang Bani ‘Abid Al Makhzumi Al Marzuban pada waktu Perang Badar. Ketika Rasulullah saw. meminta orang-orang untuk menyerahkan semua barang yang telah diambil dari harta rampasan perang, aku menemuinya dengan pedang tersebut dan mengumpulkannya dalam harta rampasan perang, dan Rasulullah saw. tidak melarang harta rampasan perang untuk diminta. Arqam bin Arqam mengetahui pedang tersebut, lalu dia meminta kepada Rasulullah saw. dan beliau memberikan pedang itu.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15477
قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حُمَيْدٍ وَأَبَا أُسَيْدٍ يَقُولَانِقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir} berkata telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Bilal} dari {Rabi’ah bin Abu Abdurrohman} dari {Abdul Malik bin Sa’id bin Suwaid Al Anshari}, berkata saya mendengar {Abu Humaid} dan {Abu Usaid} keduanya berkata Rasulullah saw. bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid hendaklah membaca, ‘ALLAHUMMAFTAH LI ABWABA RAHMATIKA’ (Ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) dan apabila keluar hendaklah dia berdoa, ‘ALLAHUMMA INNI ASA`LUKA MIN FADZLIK’ (Ya Allah, aku memohon dari keutamaAn Mu) “.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15478
قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ وَعَنْ أَبِي أُسَيْدٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا سَمِعْتُمْ الْحَدِيثَ عَنِّي تَعْرِفُهُ قُلُوبُكُمْ وَتَلِينُ لَهُ أَشْعَارُكُمْ وَأَبْشَارُكُمْ وَتَرَوْنَ أَنَّهُ مِنْكُمْ قَرِيبٌ فَأَنَا أَوْلَاكُمْ بِهِ وَإِذَا سَمِعْتُمْ الْحَدِيثَ عَنِّي تُنْكِرُهُ قُلُوبُكُمْ وَتَنْفِرُ أَشْعَارُكُمْ وَأَبْشَارُكُمْ وَتَرَوْنَ أَنَّهُ مِنْكُمْ بَعِيدٌ فَأَنَا أَبْعَدُكُمْ مِنْهُ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir} berkata telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Bilal} dari {Rabi’ah bin Abu Abdurrahman} dari {Abdul Malik bin Sa’id bin Suwaid} dari {Abu Humaid} dan dari {Abu Usaid} Nabi saw., bersabda: “Jika kalian mendengar sebuah hadis dariku, hati kalian membenarkan dan perasaan kalian menjadi halus serta kalian memandang hadis tersebut dekat dengan kalian maka aku menjadi dekat dengan kalian. Tapi jika kalian mendengar hadis dariku dan hati kalian mengingkarinya, perasaan kalian menjadi keras karenanya dan kalian memandang hadis sebagai sesuatu yang jauh dari kalian, maka aku akan jauh dari kalian”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15479
قَالَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْغَسِيلِ قَالَ حَدَّثَنِي أَسِيدُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَلِيِّ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ أَبِي أُسَيْدٍ صَاحِبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ بَدْرِيًّا وَكَانَ مَوْلَاهُمْ قَالَ قَالَ أَبُو أُسَيْدٍبَيْنَمَا أَنَا جَالِسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ بَقِيَ عَلَيَّ مِنْ بِرِّ أَبَوَيَّ شَيْءٌ بَعْدَ مَوْتِهِمَا أَبَرُّهُمَا بِهِ قَالَ نَعَمْ خِصَالٌ أَرْبَعَةٌ الصَّلَاةُ عَلَيْهِمَا وَالِاسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَإِنْفَاذُ عَهْدِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيقِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِي لَا رَحِمَ لَكَ إِلَّا مِنْ قِبَلِهِمَا فَهُوَ الَّذِي بَقِيَ عَلَيْكَ مِنْ بِرِّهِمَا بَعْدَ مَوْتِهِمَا
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdurrohman bin Al Ghasil} berkata telah menceritakan kepadaku {Asid bin ‘Ali} dari {bapaknya, ‘Ali bin ‘Ubaid} dari {Abu Usaid}, sahabat Rasulullah saw., Ahli Badar, dan dia termasuk maula mereka, berkata Abu Usaid berkata Ketika aku duduk di samping Rasulullah saw., tiba-tiba seorang laki-laki Anshar datang dan berkata Wahai Rasulullah saw. apakah masih tersisa kewajiban atasku untuk berbuat baik kepada orang tuaku setelah kematian mereka berdua?. Beliau menjawab ‘Ya’, masih tersisa empat perkara yaitu: mendoakan untuk mereka berdua, meminta ampunan mereka, memenuhi janji mereka yang belum terselesaikan dan memuliakan temAn teman mereka serta silaturrahim yang sebenarnya tidak berhubungan dengan kamu kecuali dari jalur mereka. Itulah semua yang tersisa dari kewajibanmu untuk berbuat kebaikan kepada orang tuamu setelah mereka meninggal ”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15480
قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْغَسِيلِ عَنْ عَبَّاسِ بْنِ سَهْلٍ عَنْ حَمْزَةَ بْنِ أَبِي أُسَيْدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَلَمَّا الْتَقَيْنَا نَحْنُ وَالْقَوْمُ يَوْمَ بَدْرٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ لَنَا إِذَا أَكْثَبُوكُمْ يَعْنِي غَشُوكُمْ فَارْمُوهُمْ بِالنَّبْلِ وَأُرَاهُ قَالَ وَاسْتَبْقُوا نَبْلَكُمْ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Az Zubair} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdurrahman bin Al Ghasil} dari {‘Abbas bin Sahl} dari {Hamzah bin Abu Usaid} dari {bapaknya} berkata Pada waktu Perang Badr, ketika bertemu dengan musuh, Rasulullah saw. bersabda: “Hari itu adalah kemenangan bagi kita, karenanya dekatilah musuh, lemparilah mereka dengan panah kalian dan usahakanlah panah kalian tidak kehabisan”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15481
قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الزُّبَيْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْغَسِيلِ عَنْ حَمْزَةَ بْنِ أَبِي أُسَيْدٍ عَنْ أَبِيهِ وَعَبَّاسِ بْنِ سَهْلٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَامَرَّ بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابٌ لَهُ فَخَرَجْنَا مَعَهُ حَتَّى انْطَلَقْنَا إِلَى حَائِطٍ يُقَالُ لَهُ الشَّوْطُ حَتَّى انْتَهَيْنَا إِلَى حَائِطَيْنِ مِنْهُمَا فَجَلَسْنَا بَيْنَهُمَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْلِسُوا وَدَخَلَ هُوَ وَقَدْ أُوتِيَ بِالْجَوْنِيَّةِ فِي بَيْتِ أُمَيْمَةَ بِنْتِ النُّعْمَانِ بْنِ شَرَاحِيلَ وَمَعَهَا دَايَةٌ لَهَا فَلَمَّا دَخَلَ عَلَيْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ هَبِي لِي نَفْسَكِ قَالَتْ وَهَلْ تَهَبُ الْمَلِكَةُ نَفْسَهَا لِلسُّوقَةِ قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْكَ قَالَ لَقَدْ عُذْتِ بِمُعَاذٍ ثُمَّ خَرَجَ عَلَيْنَا فَقَالَ يَا أَبَا أُسَيْدٍ اكْسُهَا رَازِقِيَّتَيْنِ وَأَلْحِقْهَا بِأَهْلِهَاقَالَ وَقَالَ غَيْرُ أَبِي أَحْمَدَ امْرَأَةٌ مِنْ بَنِي الْجَوْنِ يُقَالُ لَهَا أَمِينَةُ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallhu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah Az Zubairi} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman Al Ghasil} dari {Hamzah bin Abu Usaid} dari {bapaknya} dan {‘Abbas bin Sahal} dari {bapaknya} mereka berdua berkata Rasulullah saw. dan para sahabatnya melewati mereka, lalu kami ikut keluar bersama mereka hingga berhenti di sebuah kebun yang disebut Syauth dan kami berhenti dan duduk di antara dua kebun tersebut. Rasulullah saw. bersabda: “Duduklah kalian!” Dan beliau diserahi seorang perempuan (untuk dinikahi) dari Kabilah Jaun di rumah Umaimah binti An Nu’man bin Syarahbil, dan perempuan bidan. Ketika Rasulullah saw. menemuinya, beliau bersabda: “Serahkanlah dirimu untukku” perempuan itu menjawab, “Apakah seorang ratu perempuan menyerahkan dirinya untuk laki-laki jelata?” dan berkata “Aku berlindung kepada Allah dari dirimu”. (Rasulullah saw.) menjawab, “Sesungguhnya engkau telah berlindung kepada Sang Pelindung”, kemudian (Rasulullah saw.) menemui kami dan berkata “Wahai Abu Usaid pakaikanlah untuknya dua lapis pakaian yang berwarna putih dan pulangkanlah dia kepada keluarganya”. (‘Abbas bin Sahal) berkata selain Abu Ahmad berkata seorang wanita dari Bani Al Jaun yang bernama Aminah.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15482
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي حَازِمٍ قَالَ سَمِعْتُ سَهْلًا يَقُولُأَتَى أَبُو أُسَيْدٍ السَّاعِدِيُّ فَدَعَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي عُرْسِهِ فَكَانَتْ امْرَأَتُهُ خَادِمَهُمْ يَوْمَئِذٍ وَهِيَ الْعَرُوسُ قَالَ تَدْرُونَ مَا سَقَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْقَعَتْ تَمَرَاتٍ مِنْ اللَّيْلَةِ فِي تَوْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Ya’qub bin Abdurrahman} dari {Abu Hazm} berkata saya mendengar {Sahal} berkata Abu Usaid As-Sai’di datang dan memanggil Rasulullah saw. di tempat pelaminannya, adapun istri Abu Usaid membantu mereka pada hari ketika dia menjadi pengantin. (Sahal) berkata ‘Apakah kalian mengetahui apa yang perempuan itu tuangkan kepada Rasulullah saw.? sesungguhnya dia memasukkan kurma dalam sebuah kuali untuk direndam”