Musnad Penduduk Makkah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14841

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ وَجَدْتُ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّ يَدِهِ حَدَّثَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ رَجُلٍ مِنْ ثَقِيفٍ هُوَ الْحَكَمُ بْنُ سُفْيَانَ أَوْ سُفْيَانُ بْنُ الْحَكَمِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَالَ ثُمَّ يَعْنِي نَضَحَ فَرْجَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah berkata saya telah mendapatkan dalam kitab bapakku dengan tulisan tangannya, telah menceritakan kepada kami {Ya’la bin ‘Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Mujahid} dari seorang laki-laki dari Tsaqif, yaitu Al Hakam bin Sufyan atau {Sufyan bin Al Hakam} berkata saya pernah melihat Rasulullah saw. kencing lalu memerciki kemaluannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14842

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ وَحَسْنُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ طَلْحَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ الْبَيْتَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وِجَاهَكَ حِينَ تَدْخُلُ بَيْنَ السَّارِيَتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dan {Hasan bin Musa} berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Bapaknya} dari {‘Utsman bin Thalhah} Nabi saw. masuk Baitullah, lalu Shalat dua rekaat menghadap ke kamu ketika kamu masuk di antara dua tiang.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14843

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا خَالِدٌ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ رَبِيعَةَ بْنِ جَوْشَنٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ أَوْسٍ عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ فَقَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ نَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ قَالَ هُشَيْمٌ مَرَّةً أُخْرَى الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ أَلَا إِنَّ كُلَّ مَأْثَرَةٍ كَانَتْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ تُعَدُّ وَتُدَّعَى وَكُلَّ دَمٍ أَوْ دَعْوَى مَوْضُوعَةٌ تَحْتَ قَدَمَيَّ هَاتَيْنِ إِلَّا سِدَانَةَ الْبَيْتِ وَسِقَايَةَ الْحَاجِّ أَلَا وَإِنَّ قَتِيلَ خَطَإِ الْعَمْدِ قَالَ هُشَيْمٌ مَرَّةً بِالسَّوْطِ وَالْعَصَا وَالْحَجَرِ دِيَةٌ مُغَلَّظَةٌ مِائَةٌ مِنْ الْإِبِلِ مِنْهَا أَرْبَعُونَ فِي بُطُونِهَا أَوْلَادُهَا وَقَالَ مَرَّةً أَرْبَعُونَ مِنْ ثَنِيَّةٍ إِلَى بَازِلِ عَامِهَا كُلُّهُنَّ خَلِفَةٌحَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ رَبِيعَةَ أَنَّهُ قَالَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ وَإِنَّ قَتِيلَ خَطَإِ الْعَمْدِ بِالسَّوْطِ وَالْعَصَا وَالْحَجَرِ مِائَةٌ مِنْ الْإِبِلِ مِنْهَا أَرْبَعُونَ فِي بُطُونِهَا أَوْلَادُهَا فَمَنْ ازْدَادَ بَعِيرًا فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَاهِلِيَّةِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَرِيبٍ مِنْ ذَلِكَ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ مِائَةٌ مِنْ الْإِبِلِ ثَلَاثُونَ حِقَّةً وَثَلَاثُونَ جَذَعَةً وَثَلَاثُونَ بَنَاتُ لَبُونٍ وَأَرْبَعُونَ ثَنِيَّةً خَلِفَةً إِلَى بَازِلِ عَامِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah mengabarkan kepada kami {Khalid} dari {Al Qasim bin Rabi’ah bin Jausyan} dari {‘Uqbah bin Aus} dari {seorang laki-laki sahabat Nabi saw.}, Nabi saw. pernah berkhutbah pada Fathu Makkah, Beliau bersabda: “LAA ILAAHA ILLA ALLAHU WAHDAH NASHORO ‘ABDAH WAHAZAMAL AHZAABA WAHDAH (tiada Ilah selain Allah semata yang menolong hamba-Nya serta yang menghancurkan tentara musuh semata).” Husyaim berkata (dalam riwayatnya) suatu kali: ALHAMDULILLAHIL LADZI SHODAQO WA’DAH WANASHORO ‘ABDAH. Ketahuilah bahwasanya setiap kebanggaan jahiliyah yang selalu dibangga-banggakan dan diagung-agungkan, dan setiap darah dan klaim-klaim jahiliyah, harus ditumpas dibawah telapak kakiku ini, kecuali kepengurusan Baitul Haram dan memberi minuman orang yang haji. Ketahuilah, pembunuh yang tidak disengaja, -Hisyam berkata (dalam riwayatnya): “Dengan cemeti, tongkat dan batu, ada diyat yang mugholladzoh (diyat pembunuh seperti yang disengaja) adalah seratus unta, empat puluh dalam keadaan hamil, dan pada suatu kali berkata empat puluh yang sudah berumur dua tahun sampai sembilan tahun, semuanya hamil. Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah mengabarkan kepada kami {Humaid} dari {Al Qasim bin Rabi’ah} dia berkata dalam hadits ini, pembunuh yang tidak disengaja dengan cambuk, tongkat dan batu diatnya adalah seratus unta, empat puluh di antaranya yang sedang hamil, siapa yang menambahi dengan unta maka itu termasuk orang Jahiliyyah. Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah mengabarkan kepada kami {Yunus} dari {Al Qasim bin Rabi’ah} dari Nabi saw. yang mendekati hal itu kecuali tambahan, seratus unta, tiga puluh diantara hiqqoh (unta betina yang memasuki tahun ke empat), tiga puluh diantara jadza’ah (unta yang berumur antara enam bulan sampai satu tahun) dan tiga puluh diantara banat labun (unta yang memasuki umur tiga tahun) dan empat puluh di antaranya unta yang masuk tahun ke enam dan hamil sampai umur sembilan tahun.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14844

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ السَّائِبِ بْنِ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِأَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ السَّائِبِ كَانَ يَقُودُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ وَيُقِيمُهُ عِنْدَ الشِّقَّةِ الثَّالِثَةِ مِمَّا يَلِي الْبَابَ مِمَّا يَلِي الْحَجَرَ فَقُلْتُ يَعْنِي الْقَائِلُ ابْنُ عَبَّاسٍ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُومُ هَاهُنَا أَوْ يُصَلِّي هَاهُنَا فَيَقُولُ نَعَمْ فَيَقُومُ ابْنُ عَبَّاسٍ فَيُصَلِّي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Sa’ib bin ‘Umar} berkata telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Abdullah bin Sa’ib} {Abdullah bin Sa’ib} pernah menuntun Abdullah bin ‘Abbas, lantas menghentikannya pada sisi yang ketiga (dari Ka’bah) yang menghadap pintu dan menghadap Hajar Aswad. Lalu saya (Ibnu ‘Abbas) berkata kepada Abdillah bin Sa’ib, apakah Rasulullah saw. Shalat berdiri di sini atau Shalat di sini? Lalu Abdullah berkata Ya. Ibnu Abbas berdiri lalu Shalat.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14845

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى يَوْمَ الْفَتْحِ فَوَضَعَ نَعْلَيْهِ عَنْ يَسَارِهِقَالَ عَبْد اللَّهِ سَمِعْتُ هَذَا الْحَدِيثَ مِنْ أَبِي ثَلَاثَ مِرَارٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Ibnu Juraij} berkata telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin ‘Abbad bin Ja’far} dari {Abdullah bin Sufyan} dari {Abdullah bin As-Sa’ib} Rasulullah saw. pada saat Fathu Makkah mengerjakan Shalat, beliau meletakkan kedua sandalnya di sisi kirinya. Abdullah berkata saya telah mendengar hadits ini dari Bapakku tiga kali.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14846

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادٍ الْمَخْزُومِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَتَحَ الصَّلَاةَ يَوْمَ الْفَتْحِ فِي الْفَجْرِ فَقَرَأَ بِسُورَةِ الْمُؤْمِنِينَ فَلَمَّا بَلَغَ ذِكْرَ مُوسَى وَهَارُونَ أَصَابَتْهُ سَعْلَةٌ فَرَكَعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {Muhammad bin ‘Abbad Al Makhzumi} dari {Abdullah bin As-Sa’ib} Nabi saw. membuka Shalat pada saat Fathu Makkah dalam Shalat fajar dengan surat Al Mukminun, tatkala sampai penyebutan Musa dan Harun maka beliau batuk lalu ruku’.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14847

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ سُفْيَانَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُسَيَّبِ الْعَابِدِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الصُّبْحَ بِمَكَّةَ قَالَ فَافْتَتَحَ سُورَةً فَلَمَّا انْتَهَى إِلَى ذِكْرِ مُوسَى وَهَارُونَ أَوْ ذِكْرِ عِيسَى مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ يَشُكُّ فَاخْتَلَفُوا عَلَيْهِ أَخَذَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَعْلَةٌ فَرَكَعَقَالَ وَابْنُ السَّائِبِ حَاضِرُ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} berkata {Ibnu Juraij} berkata saya telah mendengar {Muhammad bin ‘Abbad bin Ja’far} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Salamah bin Sufyan} dan {Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash} dan {Abdullah bin Al Musayyab Al ‘Abidi} dari {Abdullah bin As-Sa’ib} Nabi saw. Shalat subuh di Makkah. (Abdullah bin As-Sa’ib Radhiyallahu’anhu) berkata beliau membuka dengan suatu surat, tatkala sampai kata Musa dan Harun atau kata ‘Isa, Muhammad bin ‘Abbad ragu, lalu mereka berselisih atasnya, Nabi saw. batuk lalu ruku’. (Abdullah bin Al Musayyab Radhiyallahu’anhu) berkata Ibnu As-Sa’ib melihat hal itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14848

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَرَوْحٌ قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ سُفْيَانَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو قَالَ رَوْحٌ ابْنُ الْعَاصِ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُسَيَّبِ الْعَابِدِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ قَالَصَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصُّبْحَ بِمَكَّةَ فَاسْتَفْتَحَ سُورَةَ الْمُؤْمِنِينَ حَتَّى إِذَا جَاءَ ذِكْرُ مُوسَى وَهَارُونَ أَوْ ذِكْرُ عِيسَى قَالَ رَوْحٌ مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ يَشُكُّ وَاخْتَلَفُوا عَلَيْهِ أَخَذَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَعْلَةٌ فَحَذَفَ فَرَكَعَقَالَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ السَّائِبِ حَاضِرُ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} dan {Rauh} berkata telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} berkata saya telah mendengar {Muhammad bin ‘Abbad bin Ja’far} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Salamah bin Sufyan} dan {Abdullah bin ‘Amr} {Rauh bin Al ‘Ash} dan {Abdullah bin Al Musayyab Al ‘Abidi} berkata dari {Abdullah bin As-Sa’ib} berkata Rasulullah saw. Shalat subuh bersama kami di Makkah lalu membukanya dengan surat Al Mukminin sampai pada penyebutan Musa dan Harun atau ‘Isa. {Rauh} berkata Muhammad bin ‘Abbad ragu dan mereka saling berselisih, Nabi saw. batuk lalu beliau memotong dan ruku’. (Abdullah bin Al Musayyab Radhiyallahu’anhu) berkata {Ibnu As-Sa’ib} melihat hal itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14849

حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ بْنُ أَبِي الْوَضَّاحِ عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي قَبْلَ الظُّهْرِ بَعْدَ الزَّوَالِ أَرْبَعًا وَيَقُولُ إِنَّ أَبْوَابَ السَّمَاءِ تُفْتَحُ فَأُحِبُّ أَنْ أُقَدِّمَ فِيهَا عَمَلًا صَالِحًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Daud Ath-Thoyalisi}, berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Muslim bin Abu Al Wadloh} dari {Abdul Karim} dari {Mujahid} dari {Abdullah bin As-Sa’ib} berkata Rasulullah saw. Shalat sebelum dhuhur setelah tergelincirnya matahari empat rekaat, beliau bersabda: “Pintu-pintu langit dibuka, dan saya senang mempersembahkan amalan sholeh ketika itu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14850

حَدَّثَنَا هَوْذَةُ بْنُ خَلِيفَةَ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ حَدَّثَنِي حَدِيثًا رَفَعَهُ إِلَى أَبِي سَلَمَةَ بْنِ سُفْيَانَ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ قَالَحَضَرْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْفَتْحِ وَصَلَّى فِي قِبَلِ الْكَعْبَةِ فَخَلَعَ نَعْلَيْهِ فَوَضَعَهُمَا عَنْ يَسَارِهِ ثُمَّ اسْتَفْتَحَ سُورَةَ الْمُؤْمِنِينَ فَلَمَّا جَاءَ ذِكْرُ عِيسَى أَوْ مُوسَى أَخَذَتْهُ سَعْلَةٌ فَرَكَعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Haudzan bin Khalifah} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} berkata {Muhammad bin ‘Abbad} telah menceritakan kepadaku sebuah hadits yang di marfu’kan sampai pada {Abu Salamah bin Sufyan} dan {Abdullah bin ‘Amr} dari {Abdullah bin As-Sa’ib} berkata saya menghadiri Rasulullah saw. pada Fathu Makkah pada arah Ka’bah, lalu beliau melepas kedua sandalnya, lalu meletakkan keduanya di sebelah kirinya. Beliau membaca surat Al Mukminun. Tatkala sampai pada penyebutan Musa dan Harun (Nabi saw.) batuk lalu ruku’.