Udhiyah (Sembelihan)

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1898

أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السَّبُعِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Makhlad} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Abu Idris Al Khaulani} dari {Abu Tsa’labah Al Khusyani}, ia berkata Rasulullah saw. melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1899

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ ابْنُ عَمِّ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَطْفَةِ وَالْمُجَثَّمَةِ وَالنُّهْبَةِ وَعَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Maslamah} telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} sepupu Malik bin Anas dari {Az Zuhri} dari {Abu Idris Al Khaulani} dari {Abu Tsa’labah Al Khusyani}, ia berkata Rasulullah saw. melarang memakan bagian (anggota badan) dari hewan yang diterkam oleh binatang buas, sedangkan hewan tersebut masih hidup, menjadikan hewan sebagai sasaran hingga mati, dan mengambil harta yang diambil bukan karena haknya, serta memakan setiap binatang buas yang bertaring.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1900

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَكُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Hammad} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Abu Bisyr} dari {Maimun bin Mahran} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring, dan setiap burung yang memiliki cakar (kuku yang tajam).”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1901

أَخْبَرَنَا يَعْمَرُ بْنُ بِشْرٍ عَنْ ابْنِ الْمُبَارَكِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ جُلُودِ السِّبَاعِ أَنْ تُفْتَرَشَ أَخْبَرَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’mur bin Bisyr} dari {Ibnu Al Mubarak} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Abu Al Malih} dari {Ayahnya} bahwa Rasulullah saw. melarang menjadikan kulit binatang buas sebagai permadani.” Telah mengabarkan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Abu Al Malih} dari {Ayahnya} dari Nabi saw. seperti hadits di atas.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1902

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَعْلَةَ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ الْأَسْقِيَةِ فَقَالَ مَا أَدْرِي مَا أَقُولُ لَكَ غَيْرَ أَنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَيُّمَا إِهَابٍ دُبِغَ فَقَدْ طَهُرَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dari {Sufyan} dari {Zaid bin Aslam} dari {Abdurrahman bin Wa’lah}, ia berkata aku bertanya kepada {Ibnu Abbas} mengenai wadah minuman, Ibnu Abbas berkata aku tidak tahu apa yang akan kukatakan kepadamu, hanya saja aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Kulit apapun yang telah disamak, maka ia menjadi suci.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1903

حَدَّثَنَا يَعْلَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَعْلَةَ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ جُلُودِ الْمَيْتَةِ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دِبَاغُهَا طَهُورُهَا قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللَّهِ تَقُولُ بِهَذَا قَالَ نَعَمْ إِذَا كَانَ يُؤْكَلُ لَحْمُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Al Qa’qa’ bin Hakim} dari {Abdurrahman bin Wa’lah}, ia berkata aku pernah bertanya kepada {Ibnu Abbas} mengenai kulit bangkai. Lalu ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Kulit binatang yang disamak, maka ia suci.” Abu Muhammad ditanya “Apakah anda berpendapat dengan hal ini?” Dia menjawab “Ya, apabila daging hewan tersebut boleh dimakan.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1904

أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ قُسَيْطٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُسْتَمْتَعَ بِجُلُودِ الْمَيْتَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Makhlad} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Yazid bin Qusaith} dari {Muhammad bin Abdurrahman bin Tsauban} dari {ibunya} dari {‘Aisyah}, ia berkata Rasulullah saw. memerintahkan untuk memanfaatkan kulit bangkai.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1905

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَاتَتْ شَاةٌ لِمَيْمُونَةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ اسْتَمْتَعْتُمْ بِإِهَابِهَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهَا مَيْتَةٌ قَالَ إِنَّمَا حُرِّمَ أَكْلُهَا أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ هَذَا الْحَدِيثِ قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ مَا تَقُولُ فِي الثَّعَالِبِ إِذَا دُبِغَتْ قَالَ أَكْرَهُهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hassan} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata “Kambing Maimunah mati, maka Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya kalian memanfaatkan kulitnya.” Mereka berkata “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kambing tersebut telah menjadi bangkai?.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya yang diharamkan adalah memakannya.” Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mushaffa} telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} dari {Az Zuhri} dari {Az Zubaidi} dari {‘Ubaidullah} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw. seperti hadits di atas. Abu Muhammad ditanya “Apa pendapat anda mengenai musang apabila disamak kulitnya? Ia menjawab “Aku tidak menyukainya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1906

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ الْحَسَنِ وَعَبْدِ اللَّهِ ابْنَيْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِمَا عَنْ عَلِيٍّ أَنَّ عَلِيًّا قَالَ لِابْنِ عَبَّاسٍ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ مُتْعَةِ النِّسَاءِ يَوْمَ خَيْبَرَ وَعَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Az Zuhri} dari {Al Hasan} dan {Abdullah} keduanya adalah anak Muhammad, dari {ayah mereka} dari {Ali} bahwa Ali berkata kepada Ibnu Abbas “Rasulullah saw. telah melarang nikah mut’ah dan memakan daging keledai jinak pada saat perang Khaibar.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1907

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَامَ رَجُلٌ يَوْمَ خَيْبَرَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُكِلَتْ الْحُمُرُ أَوْ أُفْنِيَتْ الْحُمُرُ ثُمَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُفْنِيَتْ الْحُمُرُ أَوْ أُكِلَتْ الْحُمُرُ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا فَنَادَى إِنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يَنْهَيَانِكُمْ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ فَإِنَّهَا رِجْسٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dari {Sufyan} dari {Hisyam} dari {Ibnu Sirin} dari {Anas bin Malik}, ia berkata “Pada waktu perang Khaibar, seorang laki-laki berdiri dan berkata “Wahai Rasulullah, daging keledai telah dimakan, atau telah dihabisi. Kemudian dia berkata lagi “Wahai Rasulullah, daging keledai telah dihabiskan atau telah dimakan.” Lantas Rasulullah saw. memerintahkan seseorang supaya menyeru: “Sesungguhnya Allah dan Rasulul-Nya telah melarang kalian memakan daging keledai, karena sesungguhnya daging tersebut najis.”