Udhiyah (Sembelihan)
Sunan Darimi | Hadits No. : 1903
حَدَّثَنَا يَعْلَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَعْلَةَ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ جُلُودِ الْمَيْتَةِ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دِبَاغُهَا طَهُورُهَا قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللَّهِ تَقُولُ بِهَذَا قَالَ نَعَمْ إِذَا كَانَ يُؤْكَلُ لَحْمُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Al Qa’qa’ bin Hakim} dari {Abdurrahman bin Wa’lah}, ia berkata aku pernah bertanya kepada {Ibnu Abbas} mengenai kulit bangkai. Lalu ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Kulit binatang yang disamak, maka ia suci.” Abu Muhammad ditanya “Apakah anda berpendapat dengan hal ini?” Dia menjawab “Ya, apabila daging hewan tersebut boleh dimakan.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1904
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ قُسَيْطٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُسْتَمْتَعَ بِجُلُودِ الْمَيْتَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Makhlad} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Yazid bin Qusaith} dari {Muhammad bin Abdurrahman bin Tsauban} dari {ibunya} dari {‘Aisyah}, ia berkata Rasulullah saw. memerintahkan untuk memanfaatkan kulit bangkai.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1905
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَاتَتْ شَاةٌ لِمَيْمُونَةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ اسْتَمْتَعْتُمْ بِإِهَابِهَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهَا مَيْتَةٌ قَالَ إِنَّمَا حُرِّمَ أَكْلُهَا أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ هَذَا الْحَدِيثِ قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ مَا تَقُولُ فِي الثَّعَالِبِ إِذَا دُبِغَتْ قَالَ أَكْرَهُهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hassan} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata “Kambing Maimunah mati, maka Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya kalian memanfaatkan kulitnya.” Mereka berkata “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kambing tersebut telah menjadi bangkai?.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya yang diharamkan adalah memakannya.” Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mushaffa} telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} dari {Az Zuhri} dari {Az Zubaidi} dari {‘Ubaidullah} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw. seperti hadits di atas. Abu Muhammad ditanya “Apa pendapat anda mengenai musang apabila disamak kulitnya? Ia menjawab “Aku tidak menyukainya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1906
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ الْحَسَنِ وَعَبْدِ اللَّهِ ابْنَيْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِمَا عَنْ عَلِيٍّ أَنَّ عَلِيًّا قَالَ لِابْنِ عَبَّاسٍ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ مُتْعَةِ النِّسَاءِ يَوْمَ خَيْبَرَ وَعَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Az Zuhri} dari {Al Hasan} dan {Abdullah} keduanya adalah anak Muhammad, dari {ayah mereka} dari {Ali} bahwa Ali berkata kepada Ibnu Abbas “Rasulullah saw. telah melarang nikah mut’ah dan memakan daging keledai jinak pada saat perang Khaibar.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1907
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَامَ رَجُلٌ يَوْمَ خَيْبَرَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُكِلَتْ الْحُمُرُ أَوْ أُفْنِيَتْ الْحُمُرُ ثُمَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُفْنِيَتْ الْحُمُرُ أَوْ أُكِلَتْ الْحُمُرُ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا فَنَادَى إِنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يَنْهَيَانِكُمْ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ فَإِنَّهَا رِجْسٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dari {Sufyan} dari {Hisyam} dari {Ibnu Sirin} dari {Anas bin Malik}, ia berkata “Pada waktu perang Khaibar, seorang laki-laki berdiri dan berkata “Wahai Rasulullah, daging keledai telah dimakan, atau telah dihabisi. Kemudian dia berkata lagi “Wahai Rasulullah, daging keledai telah dihabiskan atau telah dimakan.” Lantas Rasulullah saw. memerintahkan seseorang supaya menyeru: “Sesungguhnya Allah dan Rasulul-Nya telah melarang kalian memakan daging keledai, karena sesungguhnya daging tersebut najis.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1908
حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ أَكَلْنَا لَحْمَ فَرَسٍ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَدِينَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin ‘Aun} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Fathimah binti Al Mundzir} dari {Asma` binti Abu Bakr}, ia berkata “Kami pernah memakan daging kuda pada zaman Rasulullah saw. di Madinah.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1909
أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ وَأَذِنَ فِي لُحُومِ الْخَيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu An Nu’man} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {‘Amru bin Dinar} dari {Muhammad bin Ali} dari {Jabir bin Abdullah}, ia berkata “Pada saat perang Khaibar, Rasulullah saw. melarang memakan daging keledai jinak dan mengizinkan makan daging kuda.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1910
أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ وَأَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَنْتَهِبُ نُهْبَةً ذَاتَ شَرَفٍ يَرْفَعُ الْمُؤْمِنُونَ فِيهَا أَبْصَارَهُمْ وَهُوَ حِينَ يَنْتَهِبُهَا مُؤْمِنٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} telah menceritakan kepada kami {Az Zuhri} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dan {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. berkata: “Tidaklah (beriman) orang yang mengkorupsi harta berharga dan menjadi perhatian orang-orang mukmin, ketika mengkorupsinya ia dalam keadaan beriman.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1911
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرِ بْنِ حَازِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ يَعْلَى بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي لَبِيدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النُّهْبَةِ قَالَ أَبُو مُحَمَّد هَذَا فِي الْغَزْوِ إِذَا غَنِمُوا قَبْلَ أَنْ يُقْسَمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Wahb bin Jarir bin Hazim} dari {Ayahnya} dari {Ya’la bin Hakim} dari {Abu Labid} dari {Abdurrahman bin Samurah}, ia berkata Rasulullah saw. melarang korupsi (merampas harta orang lain tanpa hak).” Abu Muhammad berkata “Ini berlaku ketika dalam peperangan, yaitu ketika mereka mendapatkan rampasan perang sebelum dibagikan.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1912
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ حَسَّانَ بْنِ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي وَاقِدٍ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا بِأَرْضٍ تَكُونُ بِهَا الْمَخْمَصَةُ فَمَا يَحِلُّ لَنَا مِنْ الْمَيْتَةِ قَالَ إِذَا لَمْ تَصْطَبِحُوا وَلَمْ تَغْتَبِقُوا وَلَمْ تَخْتَفِئُوا بَقْلًا فَشَأْنُكُمْ بِهَا قَالَ النَّاسُ يَقُولُونَ بِالْحَاءِ وَهَذَا قَالَ بِالْخَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Al Auza’i} dari {Hassan bin ‘Athiyyah} dari {Abu Waqid}, ia berkata kami bertanya “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami berada di suatu negeri yang penduduknya kelaparan, apakah bangkai menjadi halal bagi kami?” Beliau bersabda: “Jika kalian tidak dapat memasak, tidak dapat minum di penghujung siang, dan menemui sayuran apapun, maka makanlah bangkai tersebut.” Perawi berkata Para perawi yang lain mengatakan dengan huruf ha` “Tahtafu” sedangkan perawi ini mengatakan dengan kha` “Takhtafu.”