Berpegang Teguh Terhadap Kitab dan Sunnah
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6781
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْتِي قُبَاءً مَاشِيًا وَرَاكِبًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abdullah bin Dinar} dari {Ibn Umar} ra.a, bahwa Nabi saw. pernah mendatangi Quba dengan berjalan kaki dan berkendaraan.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6782
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْلِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ ادْفِنِّي مَعَ صَوَاحِبِي وَلَا تَدْفِنِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْبَيْتِ فَإِنِّي أَكْرَهُ أَنْ أُزَكَّى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaid bin Ismail} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Hisyam} dari {ayahnya} dari {‘Aisyah} berkata kepada Abdullah bin Zubair, “Kuburkanlah aku bersama-sama sahabatku, dan jangan kuburkan aku bersama nabi saw. di rumah, sebab aku tidak suka dikeramatkan.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6783
وَعَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ عُمَرَ أَرْسَلَ إِلَى عَائِشَةَ ائْذَنِي لِي أَنْ أُدْفَنَ مَعَ صَاحِبَيَّ فَقَالَتْ إِي وَاللَّهِ قَالَ وَكَانَ الرَّجُلُ إِذَا أَرْسَلَ إِلَيْهَا مِنْ الصَّحَابَةِ قَالَتْ لَا وَاللَّهِ لَا أُوثِرُهُمْ بِأَحَدٍ أَبَدًا
Terjemahan: Dan (masih dari jalur periwayatan yang sama dengan hadits sebelumnya) dari {Hisyam} dari {Ayahnya}, bahwa Umar pernah mengutus utusan kepada {‘Aisyah} yang isinya, “Maaf, berilah aku ijin agar aku dikuburkan bersama dua sahabatku (Nabi dan Abu Bakar), padahal hari-hari sebelumnya jika ada sahabat laki-laki yang mengutus utusan kepada Aisyah (agar dikuburkan bersama nabi atau Abu bakar), ‘Aisyah selalu menjawab “TIDAK, demi Allah, selamanya aku sama sekali tidak akan memberi kesempatan kepada seorangpun.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6784
حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بِلَالٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ فَيَأْتِي الْعَوَالِيَ وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌوَزَادَ اللَّيْثُ عَنْ يُونُسَ وَبُعْدُ الْعَوَالِيَ أَرْبَعَةُ أَمْيَالٍ أَوْ ثَلَاثَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ayyub bin Sulaiman} telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Uwais} dari {Sulaiman bin Bilal} dari {Shalih bin Kisan}, {Ibn Syihab} berkata, {Anas bin Malik} mengabarkan kepadaku, bahwasanya Rasulullah saw. shalat ‘ashar, (selesai shalat) beliau mendatangi ‘Awali sementara matahari masih meninggi.” Dan {Al Laits} menambahkan dari {Yunus} ‘dan jarak ‘Awali empat atau tiga mil.’
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6785
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ الْجُعَيْدِ سَمِعْتُ السَّائِبَ بْنَ يَزِيدَ يَقُولُكَانَ الصَّاعُ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُدًّا وَثُلُثًا بِمُدِّكُمْ الْيَوْمَ وَقَدْ زِيدَ فِيهِ سَمِعَ الْقَاسِمُ بْنُ مَالِكٍ الْجُعَيْدَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Zurarah} telah menceritakan kepada kami {Alqasim bin Malik} dari {Al Ju’aid} aku mendengar {As Saib bin Yazid} berkata, “Satu sha’ di jaman Nabi saw. adalah satu mud lebih sepertiga (mud kalian) hari ini, dan bahkan terkadang ditambahi lagi.” Alqasim bin Malik mendengar dari Ju’aid.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6786
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِي مِكْيَالِهِمْ وَبَارِكْ لَهُمْ فِي صَاعِهِمْ وَمُدِّهِمْ يَعْنِي أَهْلَ الْمَدِينَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Maslamah} dari {Malik} dari {Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah} dari {Anas bin Malik}, bahwa Rasulullah saw. pernah memanjatkan doa: “Ya Allah, berilah barakah bagi mereka dalam takaran mereka, juga berkahilah mereka dalam sha’ dan mud mereka, ” maksudnya bagi penduduk Madinah.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6787
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا أَبُو ضَمْرَةَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ الْيَهُودَ جَاءُوا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَجُلٍ وَامْرَأَةٍ زَنَيَا فَأَمَرَ بِهِمَا فَرُجِمَا قَرِيبًا مِنْ حَيْثُ تُوضَعُ الْجَنَائِزُ عِنْدَ الْمَسْجِدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Al Mundzir} telah menceritakan kepada kami {Abu dhamrah} telah menceritakan kepada kami {Musa bin Uqbah} dari {Nafi’} dari {Ibn Umar}, kaum Yahudi mendatangi nabi saw. dengan membawa seorang laki-laki dan wanita yang berzina, nabi memberi instruksi (agar mereka dirajam), dan akhirnya keduanya pun dirajam dekat tempat meletakkan jenazah di masjid.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6788
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ عَمْرٍو مَوْلَى الْمُطَّلِبِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَلَعَ لَهُ أُحُدٌ فَقَالَ هَذَا جَبَلٌ يُحِبُّنَا وَنُحِبُّهُ اللَّهُمَّ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ حَرَّمَ مَكَّةَ وَإِنِّي أُحَرِّمُ مَا بَيْنَ لَابَتَيْهَاتَابَعَهُ سَهْلٌ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أُحُدٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ismail} telah menceritakan kepadaku {Malik} dari {‘Amru} mantan budak Muththalib, dari {Anas bin Malik} ra., terlihat oleh Rasulullah saw. gunung Uhud, lantas beliau bersabda: “Inilah gunung yang mencintai kami dan kami mencintainya. Ya Allah, sesungguhnya Ibrahim telah mengharamkan Makkah dan aku sekarang mengharamkan apa yang di antara kedua gunungnya (Madinah).” Hadits ini dikuatkan oleh Sahl dari Nabi saw. tentang Uhud.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6789
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ حَدَّثَنَا أَبُو غَسَّانَ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ عَنْ سَهْلٍأَنَّهُ كَانَ بَيْنَ جِدَارِ الْمَسْجِدِ مِمَّا يَلِي الْقِبْلَةَ وَبَيْنَ الْمِنْبَرِ مَمَرُّ الشَّاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibn Abu Maryam} telah menceritakan kepada kami {Abu Ghassan} telah menceritakan kepadaku {Abu Hazim} dari {Sahl}, bahwa jarak antara dinding masjid yang menghadap kiblat dan mimbar sebesar tempat kambing bisa lewat.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6790
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ خُبَيْبِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ وَمِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Ali} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Khubaib bin Abdurrahman} dari {Hafs bin ‘Ashim} dari {Abu Hurairah} mengatakan, “Rasulullah saw. bersabda: “Antara rumahku dan mimbarku ada taman dari taman-taman surga, dan mimbarku diatas telagaku.”