Tauhid
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6843
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ{ أَحْصَيْنَاهُ }حَفِظْنَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abul Yaman} Telah mengabarkan kepada kami {Syu’aib} telah menceritakan kepada kami {Abuz Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} Rasulullah saw. bersabda: “Allah mempunyai sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu, siapa yang meng-ihsha’nya, maka ia masuk surga.” Dan makna meng-ihsha’ adalah menjaga sebagaimana firman Allah: ‘Ahshainaa (Kami menjaganya) ‘ (Qs. Yasin: 12).
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6844
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ فِرَاشَهُ فَلْيَنْفُضْهُ بِصَنِفَةِ ثَوْبِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَلْيَقُلْ بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَاغْفِرْ لَهَا وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَتَابَعَهُ يَحْيَى وَبِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَزَادَ زُهَيْرٌ وَأَبُو ضَمْرَةَ وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَوَاهُ ابْنُ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Abdullah} telah menceritakan kepadaku {Malik} dari {Abu Sa’id Al Maqburi} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian mendatangi kasurnya (tidur), hendaklah ia mengibaskannya dengan ujung kainnya sebanyak tiga kali, dan hendaklah memanjatkan doa BISMIKA RABBII WAdhA’TU JANBII WABIKA ARFA’UHU, IN AMSAKTA NAFSII FAGHFIR LAHAA, WAIN ARSALTAHAA FAHFAHZH-HAA BIMAA TAHFAZHU BIHI ‘IBAADAKASHSHAALIHIINA (Dengan menyebut nama-Mu Wahai Tuhanku, aku baringkan pinggangku dan atas nama-Mu aku mengangkatnya, dan jika Engkau menahan diriku, maka berilah ampunan terhadapnya, dan jika Engkau melepaskannya, maka jagalah sebagaimana Engkau menjaga hamba-Mu yang shalih) ‘.” Hadis ini diperkuat oleh {Yahya} dan {Bisyr bin Mufadhdhal} dari {‘Ubaidullah} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., sedang {Zuhair} dan {Abu dhamrah} dan {Ismail bin Zakariya} menambahkan dari {Ubaidullah} dari {Sa’id} dari {Ayahnya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., dan juga diriwayatkan oleh {Ibnu ‘Ajlan} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6845
حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ رِبْعِيٍّ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قَالَ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ وَإِذَا أَصْبَحَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abdul Malik} dari {Rib’i} dari {Hudzaifah} berkata, “Nabi saw. jika mendatangi kasurnya, beliau memanjatkan doa: ALLAAHUMMA BISMIKA AHYAA WA AMUUTU (Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku meningga) ‘, sebaliknya jika beliau bangun di pagi hari, beliau membaca: ALHAMDU LILLAHIL LADZII AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WAILAIHIN NUSYUUR (Segala puji bagi Allah Yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya kita kembali) ‘.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6846
حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ خَرَشَةَ بْنِ الحُرِّ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ مِنْ اللَّيْلِ قَالَ بِاسْمِكَ نَمُوتُ وَنَحْيَا فَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’d bin Hafsh} telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Manshur} dari {Rib’I bin Khirasy} dari {Kharasyah bin Alhurr} dari {Abu Dzar} berkata, “Nabi saw. jika mendatangi tempat tidurnya (tidur) di malam hari, maka beliau memanjatkan doa: ‘BISMIKA NAMUUTU WA NAHYAA (Dengan nama-Mu kami mati dan hidup), dan apabila bangun beliau membaca doa: ALHAMDULILLAAHILLDAZII AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WAILAIHINNUSYUUR (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Dia mematikan kami dan kepada-Nya kita dibangkitkan).”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6847
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِيَ أَهْلَهُ فَقَالَ بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِي ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Salim} dari {Kuraib} dari {Ibn Abbas} ra.ma berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sekiranya salah seorang diantara kalian ingin mendatangi isterinya, maka panjatkanlah doa: ‘BISMIKALLAAHUMMA JANNIBNASY WAJANNIBISYSYAITHAANA MAA RAZAQTANAA (Dengan nama Allah, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan yang Engkau anugerahkan kepada kami) ‘, jika ditakdirkan memperoleh anak dari keduanya, maka setan tak bakalan membahayakannya selama-lamanya.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6848
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا فُضَيْلٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ أُرْسِلُ كِلَابِي الْمُعَلَّمَةَ قَالَ إِذَا أَرْسَلْتَ كِلَابَكَ الْمُعَلَّمَةَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ فَأَمْسَكْنَ فَكُلْ وَإِذَا رَمَيْتَ بِالْمِعْرَاضِ فَخَزَقَ فَكُلْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Maslamah} telah menceritakan kepada kami {Fudhail} dari {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Hammam} dari {Adi bin Hatim} berkata, “Aku pernah bertanya Nabi saw., aku katakan, ‘Saya biasa melepas anjingku yang terlatih! Nabi menjawab: “Jika kau lepas anjingmu yang terlatih dengan kau sebut nama Allah, lantas anjingmu menerkam mangsanya, maka makanlah dari yang diterkamnya, dan jika kamu melempar dengan batang panah namun batang panah itu melukai (melukai kulit, atau mengalirkan darah,) maka makanlah.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6849
حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ قَالَ سَمِعْتُ هِشَامَ بْنَ عُرْوَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ هَا هُنَا أَقْوَامًا حَدِيثٌ عَهْدُهُمْ بِشِرْكٍ يَأْتُونَا بِلُحْمَانٍ لَا نَدْرِي يَذْكُرُونَ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا أَمْ لَا قَالَ اذْكُرُوا أَنْتُمْ اسْمَ اللَّهِ وَكُلُواتَابَعَهُ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَالدَّرَاوَرْدِيُّ وَأُسَامَةُ بْنُ حَفْصٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yusuf bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Abu Khalid Al Ahmar} berkata, aku mendengar {Hisyam bin Urwah} menceritakan dari {Ayahnya} dari {‘Aisyah} berkata, “Wahai Rasulullah, di sini ada beberapa kaum yang baru saja meninggalkan kesyirikan (KeIslamannya baru-baru saja), mereka biasa membawakan daging untuk kami yang kami tidak tahu dengan menyebut nama Allah ataukah tidak (lantas bagaimana)? ‘ Nabi menjawab: “Sebutlah oleh kalian nama Allah, dan makanlah.” Hadis ini diperkuat oleh {Muhammad bin Abdurrahman} dan {Darawardi} dan {Usamah bin Hafsh}.
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6850
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَضَحَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ يُسَمِّي وَيُكَبِّرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hafs bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Qatadah} dari {Anas} berkata, “Nabi saw. pernah berkurban dengan dua kambing, beliau sebut nama Allah dan beliau bertakbir.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6851
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ جُنْدَبٍأَنَّهُ شَهِدَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ صَلَّى ثُمَّ خَطَبَ فَقَالَ مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَلْيَذْبَحْ مَكَانَهَا أُخْرَى وَمَنْ لَمْ يَذْبَحْ فَلْيَذْبَحْ بِاسْمِ اللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hafs bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Al Aswad bin Qais} dari {Jundab} ia pernah menyaksikan Nabi saw. di hari raya kurban (idul adha) mendirikan shalat, kemudian berkhutbah dan bersabda: “Barangsiapa menyembelih sebelum shalat, hendaklah ia menyembelih kembali dengan sembelihan lain sebagai gantinya, dan barangsiapa belum menyembelih, hendaklah menyembelih dengan menyebut nama Allah.”
Sahih Bukhari | Hadits No. : 6852
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا وَرْقَاءُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ وَمَنْ كَانَ حَالِفًا فَلْيَحْلِفْ بِاللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Warqa’} dari {‘Abdullah bin Dinar} dari {Ibn Umar} ra.ma mengatakan, “Nabi saw. bersabda: “Jangan kalian bersumpah dengan nama bapak-bapak kalian, dan barangsiapa bersumpah, hendaklah bersumpah dengan nama Allah.”