Musnad Penduduk Madinah
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15718
قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُسَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسُئِلَ عَنْ رَجُلٍ يَصُومُ الدَّهْرَ قَالَ لَا صَامَ وَلَا أَفْطَرَ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal) berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Mutharrif bin Abdullah bin Asy-Syikhir} dari {Bapaknya} telah mendengar Nabi saw. tentang seorang laki-laki yang berpuasa Dahr, maka beliau bersabda: “Orang itu tidak dianggap puasa juga tidak dianggap berbuka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15719
قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي نَعْلَيْهِ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal) berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Sa’id Al Jurairi} dari {Abu Al ‘Ala` bin Abdullah bin Asy-Syikhir} dari {bapaknya} berkata, Aku melihat Rasulullahi saw. shalat dengan menggunakan kedua sandalnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15720
قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي ثُمَّ يَتَنَخَّمُ تَحْتَ قَدَمِهِ ثُمَّ دَلَكَهَا بِنَعْلِهِ وَهِيَ فِي رِجْلِهِ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal) berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Sa’id Al Jurairi} dari {Abu Al ‘Ala` bin Abdullah bin Asy-Syikhir} dari {bapaknya} berkata, Aku melihat Rasulullahi saw. shalat kemudian mengelurkan dahak di bawah kakinya dan menginjaknya dengan sandalnya yang ada pada kakinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15721
قَالَ حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ عَمْرٍو وَعَبْدُ الصَّمَدِ قَالَا حَدَّثَنَا مَهْدِيٌّ حَدَّثَنَا غَيْلَانُ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ وَفَدَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَهْطٍ مِنْ بَنِي عَامِرٍ قَالَ فَأَتَيْنَاهُ فَسَلَّمْنَا عَلَيْهِ فَقُلْنَا أَنْتَ وَلِيُّنَا وَأَنْتَ سَيِّدُنَا وَأَنْتَ أَطْوَلُ عَلَيْنَا قَالَ يُونُسُ وَأَنْتَ أَطْوَلُ عَلَيْنَا طَوْلًا وَأَنْتَ أَفْضَلُنَا عَلَيْنَا فَضْلًا وَأَنْتَ الْجَفْنَةُ الْغَرَّاءُ فَقَالَ قُولُوا قَوْلَكُمْ وَلَا يَسْتَجِرَّنَّكُمْ الشَّيْطَانُ قَالَ وَرُبَّمَا قَالَ وَلَا يَسْتَهْوِيَنَّكُمْ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal) berkata, telah menceritakan kepada kami {Suwaid bin ‘Amr} dan {Abdushshamad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Ghailan} dari {Mutharrif bin Abdullah bin Asy-Syikhir} dari {bapaknya} dia menjadi seorang utusan untuk menemui Nabi saw. dalam sebuah rombongan dari Bani ‘Amir. (Abdullah bin Asy-Syikhir) berkata, lalu kami menemuinya dan kami mengucapkan salam kepada beliau, lalu kami berkata ‘Anda adalah wali kami, tuan kami dan anda adalah yang paling kaya dan paling mampu di antara kami.’ Yunus berkata, anda adalah orang yang paling mampu dan kaya di antara kami, anda adalah orang yang paling utama di antara kami, anda bagaikan piring besar yang putih wajahnya. (Rasulullahi saw.) bersabda: “Katakanlah yang wajar-wajar saja dan janganlah setan menyesatkan kalian.” (Abdullah bin Asy-Syikhir) berkata, barangkali beliau bersabda: “Janganlah sampai (setan) menjadikan kalian tersesat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15722
قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي صَدْرِهِ أَزِيزٌ كَأَزِيزِ الْمِرْجَلِ مِنْ الْبُكَاءِقَالَ عَبْد اللَّهِ لَمْ يَقُلْ مِنْ الْبُكَاءِ إِلَّا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal) berkata, telah menceritakan kepada kami {Yazid} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Tsabit Al Bunani} dari {Mutharrif bin Abdullah} dari {bapaknya} berkata, Aku melihat Rasulullah saw. yang ketika itu dalam dadanya terdengar rintihan suara tangisan sebagaimana suara air yang bergolak ketika dimasak dalam periuk karena menangis.” Abdullah berkata, tidak ada yang mengatakan dengan redaksi karena menangis kecuali Yazid bin Harun.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15723
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنِ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُصَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَنَخَّعَ فَدَلَكَهَا بِنَعْلِهِ الْيُسْرَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} dari {Al Jurairi} dari {Abu Al ‘Ala` bin Asy-Syikhir} dari {bapaknya} dia shalat bersama Rasulullahi saw., lalu beliau mengeluarkan dahak dan menginjaknya dengan sandal kirinya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15724
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ يَعْنِي الطَّوِيلَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَوَامَّ الْإِبِلِ نُصِيبُهَا قَالَ ضَالَّةُ الْمُسْلِمِ حَرَقُ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} berkata, telah menceritakan kepada kami {Humaid} yaitu Ath-Thawil, telah menceritakan kepada kami {Al Hasan} dari {Mutharrif} dari {Bapaknya} ada seorang laki-laki berkata, Wahai Rasulullah, jika ada unta yang telah tertidur, apakah kami bisa mengambilnya?. Beliau bersabda: “Barang yang hilang dari seorang muslim adalah api neraka yang membakar.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15725
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ الدَّهْرَ لَا صَامَ وَلَا أَفْطَرَ وَمَا صَامَ وَلَا أَفْطَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Mutharrif} dari {Bapaknya} berkata, Rasulullahi saw. bersabda: “Barangsiapa berpuasa sepanjang puasa, maka dia tidak dianggap puasa dan berbuka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15726
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ وَقَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ سَمِعْتُ قَتَادَةَ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَجَّاجٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا عَنْ أَبِيهِ قَالَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَنْتَ سَيِّدُ قُرَيْشٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّيِّدُ اللَّهُ فَقَالَ أَنْتَ أَفْضَلُهَا فِيهَا قَوْلًا وَأَعْظَمُهَا فِيهَا طَوْلًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَقُلْ أَحَدُكُمْ بِقَوْلِهِ وَلَا يَسْتَجِرَّنَّهُ الشَّيْطَانُ أَوْ الشَّيَاطِينُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dan {Hajjaj} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dan {Ibnu Ja’far} berkata, saya mendengar {Qatadah} dari {Mutharrif bin Abdullah} {Hajjaj} berkata, dalam hadisnya, berkata, saya mendengar {Mutharrif} dari {Bapaknya} berkata, seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. lalu berkata ‘Anda adalah tuan Quraisy.’ Lalu Nabi saw. bersabda: “Tuan itu adalah Allah”, lalu dia berkata, anda adalah orang yang paling utama dan paling kaya dan paling mampu. Lalu Rasulullahi saw. bersabda: “Hendaklah kalian berkata secara wajar dan jangan sampai setan menyesatkan kalian.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 15727
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَانْتَهَيْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُصَلِّي وَلِصَدْرِهِ أَزِيزٌ كَأَزِيزِ الْمِرْجَلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Tsabit} dari {Mutharrif} dari {Bapaknya} berkata, saya menemui Rasulullahi saw. ketika itu beliau sedang shalat dan dari dadanya terdengar suara rintihan tangisan sebagaimana suara air yang sedang mendidih.