Puasa

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 1999

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَوَادَةَ الْقُشَيْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ سَمِعْتُ سَمُرَةَ بْنَ جُنْدُبٍ يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَمْنَعَنَّ مِنْ سُحُورِكُمْ أَذَانُ بِلَالٍ وَلَا بَيَاضُ الْأُفْقِ الَّذِي هَكَذَا حَتَّى يَسْتَطِيرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid}, dari {Abdullah bin Sawadah Al Qusyairi} dari {ayahnya}, saya mendengar {Samurah bin Jundab} berkhutbah, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah Adzan Bilal dan putih di ufuk yang demikian menghalangi dari sahur kalian hingga cahayanya telah menyebar dan meluas di ufuk.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2000

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ التَّيْمِيِّ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَمْنَعَنَّ أَحَدَكُمْ أَذَانُ بِلَالٍ مِنْ سُحُورِهِ فَإِنَّهُ يُؤَذِّنُ أَوْ قَالَ يُنَادِي لِيَرْجِعَ قَائِمُكُمْ وَيَنْتَبِهَ نَائِمُكُمْ وَلَيْسَ الْفَجْرُ أَنْ يَقُولَ هَكَذَاقَالَ مُسَدَّدٌ وَجَمَعَ يَحْيَى كَفَّيْهِ حَتَّى يَقُولَ هَكَذَا وَمَدَّ يَحْيَى بِأُصْبُعَيْهِ السَّبَّابَتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {At Taimi}, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Yunus}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Sulaiman At Taimi} dari {Abu Utsman} dari {Abdullah bin Mas’ud}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah Adzan Bilal menghalangi salah seorang dari kalian dari makan sahurnya, karena ia mengumandangkan adzan -atau beliau mengatakan menyeru- agar orang yang melakukan shalat kembali dan orang yang tidur terjaga. Fajar tidaklah seperti ini.” Musaddad berkata Yahya menggabungkan kedua telapak tangannya hingga berkata seperti ini. Dan Yahya membentangkan kedua jari telunjuknya.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2001

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا مُلَازِمُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ النُّعْمَانِ حَدَّثَنِي قَيْسُ بْنُ طَلْقٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا يَهِيدَنَّكُمْ السَّاطِعُ الْمُصْعِدُ فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَعْتَرِضَ لَكُمْ الْأَحْمَرُقَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا مِمَّا تَفَرَّدَ بِهِ أَهْلُ الْيَمَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Isa}, telah menceritakan kepada kami {Mulazim bin ‘Amr} dari {Abdullah bin An Nu’man}, telah menceritakan kepadaku {Qais bin Thalq} dari {ayahnya}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Makan dan minumlah dan janganlah menghalangi kalian sinar yang tinggi (yakni, terangnya fajar kadzib). Makan dan minumlah hingga nampak bagi kalian warna merah.” Abu Daud berkata ini adalah diantara yang hanya diriwayatkan oleh penduduk Al Yamamah.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2002

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حُصَيْنُ بْنُ نُمَيْرٍ ح و حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ الْمَعْنَى عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَلَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ{ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمْ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنْ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ }قَالَ أَخَذْتُ عِقَالًا أَبْيَضَ وَعِقَالًا أَسْوَدَ فَوَضَعْتُهُمَا تَحْتَ وِسَادَتِي فَنَظَرْتُ فَلَمْ أَتَبَيَّنْ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَحِكَ فَقَالَ إِنَّ وِسَادَكَ لَعَرِيضٌ طَوِيلٌ إِنَّمَا هُوَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُو قَالَ عُثْمَانُ إِنَّمَا هُوَ سَوَادُ اللَّيْلِ وَبَيَاضُ النَّهَارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Hushain bin Numair}, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Idris} secara makna, dari {Hushain} dari {Asy Sya’bi} dari {Adi bin Hatim}, ia berkata tatkala turun ayat ini: “Hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam.” Maka aku mengambil tali putih dan tali hitam dan aku letakkan keduanya di bawah bantalku, lalu aku lihat dan belum juga nampak. Lalu aku ceritakan hal tersebut kepada Rasulullah saw., maka beliau tertawa dan berkata sesungguhnya bantalmu lebar dan panjang. Sesungguhnya yang dimaksud benang hitam dan putih tersebut adalah malam dan siang. Utsman berkata sesungguhnya hal tersebut adalah gelapnya malam dan putihnya siang.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2003

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَمِعَ أَحَدُكُمْ النِّدَاءَ وَالْإِنَاءُ عَلَى يَدِهِ فَلَا يَضَعْهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَاجَتَهُ مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la bin Hammad}, telah menceritakan kepada kami {Hammad} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amr} dari {Abu Salamah}, dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian mendengar adzan, sedangkan bejana (makanan) masih ada di tangannya, maka janganlah ia meletakkannya hingga ia menyelesaikan hajatnya (sahurnya).”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2004

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامٌ ح و حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ عَنْ هِشَامٍ الْمَعْنَى قَالَ هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَاءَ اللَّيْلُ مِنْ هَا هُنَا وَذَهَبَ النَّهَارُ مِنْ هَا هُنَا زَادَ مُسَدَّدٌ وَغَابَتْ الشَّمْسُ فَقَدْ أَفْطَرَ الصَّائِمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {Waki’}, telah menceritakan kepada kami {Hisyam}, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Daud} dari {Hisyam} secara makna, Hisyam bin ‘Urwah berkata dari {ayahnya}, dari {‘Ashim bin Umar}, dari {ayahnya}, ia berkata Nabi saw. bersabda: “Apabila Malam telah datang dari sini dan siang telah pergi -Musaddad menambahkan dan matahari telah tenggelam- maka sungguh orang yang berpuasa telah berbuka.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2005

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ الشَّيْبَانِيُّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى يَقُولُسِرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ صَائِمٌ فَلَمَّا غَرَبَتْ الشَّمْسُ قَالَ يَا بِلَالُ انْزِلْ فَاجْدَحْ لَنَا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ أَمْسَيْتَ قَالَ انْزِلْ فَاجْدَحْ لَنَا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ عَلَيْكَ نَهَارًا قَالَ انْزِلْ فَاجْدَحْ لَنَا فَنَزَلَ فَجَدَحَ فَشَرِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ إِذَا رَأَيْتُمْ اللَّيْلَ قَدْ أَقْبَلَ مِنْ هَا هُنَا فَقَدْ أَفْطَرَ الصَّائِمُ وَأَشَارَ بِأُصْبُعِهِ قِبَلَ الْمَشْرِقِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahid}, telah menceritakan kepada kami {Sulaiman Asy Syaibni}, ia berkata saya mendengar {Abdullah bin Abu Aufa} berkata kami berjalan bersama Rasulullah saw. sementara beliau sedang berpuasa, kemudian tatkala matahari telah tenggelam beliau berkata wahai Bilal, turun dan aduklah untuk kami. Ia berkata wahai Rasulullah, seandainya anda menunggu hingga masuk sore hari dengan sempurna! Beliau berkata: “Turun dan aduklah untuk kami!” Ia berkata wahai Rasulullah, sesungguhnya anda masih berada pada siang hari. Beliau berkata: “Turun dan aduklah untuk kami!” Kemudian ia turun dan mengaduk. Lalu Rasulullah saw. minum kemudian bersabda: “Apabila kalian melihat malam telah datang dari sini, maka orang yang berpuasa telah berbuka.” Beliau menunjuk dengan jarinya ke arah timur.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2006

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ عَنْ خَالِدٍ عَنْ مُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَزَالُ الدِّينُ ظَاهِرًا مَا عَجَّلَ النَّاسُ الْفِطْرَ لِأَنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى يُؤَخِّرُونَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Wahb bin Baqiyyah} dari {Khalid} dari {Muhammad bin ‘Amr} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. beliau berkata: “Agama ini akan senantiasa nampak selama orang-orang (kaum muslimin) menyegerakan berbuka, karena orang-orang yahudi dan nashrani menundanya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2007

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ أَبِي عَطِيَّةَ قَالَدَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَا وَمَسْرُوقٌ فَقُلْنَا يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ رَجُلَانِ مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَدُهُمَا يُعَجِّلُ الْإِفْطَارَ وَيُعَجِّلُ الصَّلَاةَ وَالْآخَرُ يُؤَخِّرُ الْإِفْطَارَ وَيُؤَخِّرُ الصَّلَاةَ قَالَتْ أَيُّهُمَا يُعَجِّلُ الْإِفْطَارَ وَيُعَجِّلُ الصَّلَاةَ قُلْنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَتْ كَذَلِكَ كَانَ يَصْنَعُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah}, dari {Al A’masy}, dari {‘Umarah bin ‘Umair} dari {Abu ‘Athiyyah}, ia berkata aku menemui {Aisyah} radliallahu ‘anhu bersama dengan Masruq, lalu kami katakana wahai Ummul mukminin, ada dua orang sahabat Muhammad saw., salah seorang diantara mereka menyegerakan berbuka dan menyegerakan shalat, sedangkan yang lain menunda berbuka dan menunda shalat. Aisyah berkata siapakah diantara mereka berdua yang menyegerakan berbuka dan menyegerakan shalat? Kami katakan Abdullah. Ia berkata demikianlah dahulu Rasulullah saw. melakukan.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2008

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ عَنْ الرَّبَابِ عَنْ سَلْمَانَ بْنِ عَامِرٍ عَمِّهَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ صَائِمًا فَلْيُفْطِرْ عَلَى التَّمْرِ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ التَّمْرَ فَعَلَى الْمَاءِ فَإِنَّ الْمَاءَ طَهُورٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahid bin Ziyad} dari {‘Ashim Al Ahwal}, dari {Hafshah binti Sirin} dari {Ar Rabab} dari {Salman bin ‘Amir yang merupakan pamannya}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian sedang berpuasa, maka hendaknya ia berbuka dengan kurma, apabila ia tidak mendapatkan kurma hendaknya dengan air, karena sesungguhnya air dapat membersihkan (zhahir dan batin, atau menghilangkan rasa haus).”