Puasa
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1763
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَنْبَأَنَا يُونُسُ أَنَّ نَافِعًا حَدَّثَهُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَقَالَ نَافِعٌ وَقَدْ أَرَانِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْمَكَانَ الَّذِي كَانَ يَعْتَكِفُ فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Amru bin As Sarh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Wahb} berkata, telah memberitakan kepada kami {Yunus} bahwa {Nafi’} menceritakan kepadanya dari {Abdullah bin Umar} berkata, “Rasulullah saw. beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan ramadlan. ” Nafi’ berkata, “Abdullah bin Umar memperlihatkan kepadaku tempat yang pernah digunakan oleh Rasulullah saw. untuk beri’tikaf. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1764
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ عِيسَى بْنِ عُمَرَ بْنِ مُوسَى عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا اعْتَكَفَ طُرِحَ لَهُ فِرَاشُهُ أَوْ يُوضَعُ لَهُ سَرِيرُهُ وَرَاءَ أُسْطُوَانَةِ التَّوْبَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya} berkata, telah menceritakan kepada kami {Nu’aim bin Hammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnul Mubarak} dari {Isa bin Umar bin Musa} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw., bahwa Nabi saw. apabila melakukan i’tikaf kasurnya dibentangkan, atau tempat tidurnya diletakkan di belakang tiang At taubah. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1765
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّنْعَانِيُّ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنِي عُمَارَةُ بْنُ غَزِيَّةَ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَكَفَ فِي قُبَّةٍ تُرْكِيَّةٍ عَلَى سُدَّتِهَا قِطْعَةُ حَصِيرٍ قَالَ فَأَخَذَ الْحَصِيرَ بِيَدِهِ فَنَحَّاهَا فِي نَاحِيَةِ الْقُبَّةِ ثُمَّ أَطْلَعَ رَأْسَهُ فَكَلَّمَ النَّاسَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la Ash Shan’ani} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Mu’tamir bin Sulaiman} berkata, telah menceritakan kepadaku {Umarah bin Ghaziyyah} ia berkata aku mendengar {Muhammad bin Ibrahim} dari {Abu Salamah} dari {Abu Sa’id Al Khudlri} berkata, “Rasulullah saw. melakukan i’tikaf di kubbah Turki yang di atas pintunya terdapat sepotong tikar. ” Abu Sa’id Al Khudri berkata, “Beliau mengambil tikar dengan tangannya seraya mengarahkan ke arah kubbah, kemudian mengeluarkan kepalanya dan mengajak bicara para sahabatnya. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1766
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ وَعَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْإِنْ كُنْتُ لَأَدْخُلُ الْبَيْتَ لِلْحَاجَةِ وَالْمَرِيضُ فِيهِ فَمَا أَسْأَلُ عَنْهُ إِلَّا وَأَنَا مَارَّةٌ قَالَتْ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدْخُلُ الْبَيْتَ إِلَّا لِحَاجَةٍ إِذَا كَانُوا مُعْتَكِفِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} berkata, telah memberitakan kepada kami {Al Laits bin Sa’d} dari {Ibnu Syihab} dari {Urwah Ibnu Az Zubair} dan {Amrah binti ‘Abdurrahman} bahwa {Aisyah} berkata, “Aku tidak masuk ke dalam rumah selain untuk suatu kebutuhan, di dalam ada orang yang sakit, dan aku hanya berlalu tanpa bertanya apapun. Rasulullah saw. jika mereka sedang beri’tikaf, beliau tidak masuk ke dalam rumah kecuali jika ada keperluan. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1767
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا الْهَيَّاجُ الْخُرَاسَانِيُّ حَدَّثَنَا عَنْبَسَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَبْدِ الْخَالِقِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُعْتَكِفُ يَتْبَعُ الْجِنَازَةَ وَيَعُودُ الْمَرِيضَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Manshur Abu Bakr} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Hayyaj Al Khurasani} berkata, telah menceritakan kepada kami {‘Anbasah bin ‘Abdurrahman} dari {Abdul Khaliq} dari {Anas bin Malik} ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang beri’tikaf boleh mengantar mayat dan mengunjungi orang sakit. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1768
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُدْنِي إِلَيَّ رَأْسَهُ وَهُوَ مُجَاوِرٌ فَأَغْسِلُهُ وَأُرَجِّلُهُ وَأَنَا فِي حُجْرَتِي وَأَنَا حَائِضٌ وَهُوَ فِي الْمَسْجِدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Hisyam bin Urwah} dari {Bapaknya} dari {Aisyah} ia berkata, “Rasulullah saw. mendekatkan kepalanya kepadaku, sementara beliau i’tikaf. Aku dalam keadaan haid, dari kamarku, aku membasuh dan menyisir rambut Rasulullah yang berada di masjid. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1769
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ الْحِزَامِيُّ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ عُمَرَ بْنِ مُوسَى بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْمَرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَيٍّ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَأَنَّهَا جَاءَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَزُورُهُ وَهُوَ مُعْتَكِفٌ فِي الْمَسْجِدِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ فَتَحَدَّثَتْ عِنْدَهُ سَاعَةً مِنْ الْعِشَاءِ ثُمَّ قَامَتْ تَنْقَلِبُ فَقَامَ مَعَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْلِبُهَا حَتَّى إِذَا بَلَغَتْ بَابَ الْمَسْجِدِ الَّذِي كَانَ عِنْدَ مَسْكَنِ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَرَّ بِهِمَا رَجُلَانِ مِنْ الْأَنْصَارِ فَسَلَّمَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ نَفَذَا فَقَالَ لَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رِسْلِكُمَا إِنَّهَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَيٍّ قَالَا سُبْحَانَ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَبُرَ عَلَيْهِمَا ذَلِكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنْ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ وَإِنِّي خَشِيتُ أَنْ يَقْذِفَ فِي قُلُوبِكُمَا شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim Ibnul Mundzir Al Hizami} berkata, telah menceritakan kepada kami {Umar bin Utsman bin Umar bin Musa bin Ubaidullah bin Ma’mar} dari {Bapaknya} dari {Ibnu Syihab} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Ali Ibnul Husain} dari {Shafiah binti Huyai} -isteri Nabi saw.- bahwasanya ia pernah datang menemui Rasulullah saw. Ia mengunjungi beliau di masjid yang sedang beri’tikaf pada sepuluh akhir dari bulan ramadlan. Lalu Ia bercakap-cakap dengan beliau sesaat setelah isya, setelah itu bangkit dan berlalu. Rasulullah saw. kemudian ikut bangkit dan pergi bersamanya. Hingga ketika beliau sampai di pintu masjid dekat tempat (tenda) Ummu Salamah -Isteri Nabi saw.-, dua orang sahabat Anshar melintasi beliau berdua, mereka memberi salam kepada Rasulullah saw. seraya berlalu pergi. Lalu Rasulullah saw. bersabda kepada keduanya: “Tetaplah kalian di tempat kalian, sesungguhnya ia adalah Shafiah binti Huyai. ” Maka keduanya pun berkata, “Maha Suci Allah ya Rasulullah! ” hingga keduanya merasa tidak nyaman dengan keadaan itu. Rasulullah saw. pun bersabda: “Sesungguhnya setan masuk pada anak Adam seperti mengalirnya darah dalam tubuh, aku takut ia membubuhi sesuatu dalam hati kalian berdua. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1770
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّبَّاحُ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ عِكْرِمَةَ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُاعْتَكَفَتْ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْرَأَةٌ مِنْ نِسَائِهِ فَكَانَتْ تَرَى الْحُمْرَةَ وَالصُّفْرَةَ فَرُبَّمَا وَضَعَتْ تَحْتَهَا الطَّسْتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Muhammad bin Ash Shabbah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Affan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} dari {Khalid Al Hadzdza} dari {Ikrimah} ia berkata {‘Aisyah} berkata, “Salah seorang isteri Rasulullah saw. ikut beri’tikaf, ia melihat ada warna merah dan kuning (warna darah istihadlah). Lalu ia meletakkan bejana di bawahnya. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1771
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْكَرِيمِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أُمَيَّةَ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ مُوسَى الْبُخَارِيُّ عَنْ عُبَيْدَةَ الْعَمِّيِّ عَنْ فَرْقَدٍ السَّبَخِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْمُعْتَكِفِ هُوَ يَعْكِفُ الذُّنُوبَ وَيُجْرَى لَهُ مِنْ الْحَسَنَاتِ كَعَامِلِ الْحَسَنَاتِ كُلِّهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Abdul Karim} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Umayyah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Isa bin Musa Al Bukhari} dari {Ubaidah Al ‘Ami} dari {Farqad As Sabakhi} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. berkaitan dengan orang yang beri’tikaf: “Ia berdiam diri dari dosa-dosa dan dialirkan baginya kebaikan seperti orang yang melakukan semua kebaikan. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 1772
حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الْمَرَّارُ بْنُ حَمُّويَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ عَنْ ثَوْرِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي أُمَامَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ لَيْلَتَيْ الْعِيدَيْنِ مُحْتَسِبًا لِلَّهِ لَمْ يَمُتْ قَلْبُهُ يَوْمَ تَمُوتُ الْقُلُوبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad Al Marrar bin Hammuyah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mushaffa} berkata, telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah bin Al Walid} dari {Tsaur bin Yazid} dari {Khalid bin Ma’dan} dari {Abu Umamah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa menghidupkan (dengan ibadah) pada malam dua hari raya karena mengharap pahala Allah, maka hatinya tidak akan mati di hari semua hati mati. ”