Jihad
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2210
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ نَافِعِ بْنِ أَبِي نَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا سَبَقَ إِلَّا فِي خُفٍّ أَوْ فِي حَافِرٍ أَوْ نَصْلٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Yunus}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Nafi’} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada perlombaan kecuali dalam hewan yang bertapak kaki, yang berkuku serta memanah.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2211
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي قَدْ ضُمِّرَتْ مِنْ الْحَفْيَاءِ وَكَانَ أَمَدُهَا ثَنِيَّةَ الْوَدَاعِ وَسَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي لَمْ تُضَمَّرْ مِنْ الثَّنِيَّةِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ وَإِنَّ عَبْدَ اللَّهِ كَانَ مِمَّنْ سَابَقَ بِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Maslamah}, dari {Malik}, dari {Nafi’}, dari {Abdullah bin Umar}, bahwa Rasulullah saw. memperlombakan antara kuda yang telah dipersiapkan untuk berlomba dari Al Hafya`, dan berakhir di Tsaniyah Al Qada`. Dan beliau melombakan kuda yang tidak dipersiapkan untuk berlomba dari Tsaniyah hingga masjid Bani Zuraiq, dan Abdullah adalah temasuk orang yang melombakannya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2212
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُضَمِّرُ الْخَيْلَ يُسَابِقُ بِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir} dari {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, bahwa Nabi saw. mempersiapkan kuda untuk berlomba.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2213
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا عُقْبَةُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبَّقَ بَيْنَ الْخَيْلِ وَفَضَّلَ الْقُرَّحَ فِي الْغَايَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {‘Uqbah bin Khalid}, dari {‘Ubaidullah} dari {Nafi’}, dari {Ibnu Umar}, bahwa Nabi saw. melombakan antar kuda. Dan beliau lebih memilih kuda yang masuk pada umur lima tahun.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2214
حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ الْأَنْطَاكِيُّ مَحْبُوبُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا أَبُو إِسْحَقَ يَعْنِي الْفَزَارِيَّ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ وَعَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاأَنَّهَا كَانَتْ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ قَالَتْ فَسَابَقْتُهُ فَسَبَقْتُهُ عَلَى رِجْلَيَّ فَلَمَّا حَمَلْتُ اللَّحْمَ سَابَقْتُهُ فَسَبَقَنِي فَقَالَ هَذِهِ بِتِلْكَ السَّبْقَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Shalih Al Anthoki Mahbub bin Musa}, telah mengabarkan kepada kami {Al Fazari}, dari {Hisyam bin ‘Urwah}, dari {ayahnya}, dan dari {Abu Salamah}, dari {Aisyah}, radliallahu ‘anha, bahwa ia pernah bersama Nabi saw. dalam suatu perjalanan, ia berkata kemudian aku berlomba dengan beliau, lalu aku mendahului beliau dengan berjalan kaki. Kemudian setelah gemuk aku berlomba dengan beliau kemudian beliau mendahuluiku. Beliau berkata: “Ini menggantikan kekalahan pada perlombaan terdahulu.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2215
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حُصَيْنُ بْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ حُسَيْنٍ ح و حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ الْعَوَّامِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ حُسَيْنٍ الْمَعْنَى عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَدْخَلَ فَرَسًا بَيْنَ فَرَسَيْنِ يَعْنِي وَهُوَ لَا يُؤْمَنُ أَنْ يَسْبِقَ فَلَيْسَ بِقِمَارٍ وَمَنْ أَدْخَلَ فَرَسًا بَيْنَ فَرَسَيْنِ وَقَدْ أُمِنَ أَنْ يَسْبِقَ فَهُوَ قِمَارٌحَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ بَشِيرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ بِإِسْنَادِ عَبَّادٍ وَمَعْنَاهُ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ مَعْمَرٌ وَشُعَيْبٌ وَعَقِيلٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ رِجَالٍ مِنْ أَهْلِ الْعَلْمِ وَهَذَا أَصَحُّ عِنْدَنَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Hushain bin Numair}, telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Husain}, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muslim}, telah menceritakan kepada kami {‘Abbad bin Al ‘Awwam}, telah mengabarkan kepada kami {Sufyan bin Husain} secara makna, dari {Az Zuhri}, dari {Sa’id bin Al Musayyab}, dari {Abu Hurairah}, dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa yang memasukkan kuda diantara dua kuda sementara tidak diyakini kuda tersebut akan menang, maka hal tersebut bukanlah judi, dan barangsiapa yang memasukkan kuda diantara dua kuda dan telah diyakini kuda tersebut akan menang maka hal tersebut adalah judi.” Telah menceritakan kepada kami {Mahmud bin Khalid}, telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim}, dari {Sa’id bin Basyir}, dari {Az Zuhri}, dengan sanad ‘Abbad dan maknanya. Abu Daud berkata hadits tersebut telah diriwayatkan oleh {Ma’mar} serta {Syu’aib}, dan {‘Uqail} dari {Az Zuhri}, dari {beberapa ahli ilmu}. Dan ini lebih shahih menurut kami.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2216
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ خَلَفٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ حَدَّثَنَا عَنْبَسَةُ ح و حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ جَمِيعًا عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ زَادَ يَحْيَى فِي حَدِيثِهِ فِي الرِّهَانِ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ الْجَلَبُ وَالْجَنَبُ فِي الرِّهَانِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Khalaf}, telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab bin Abdul Majid}, telah menceritakan kepada kami {‘Anbasah}, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad}, telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Al Mufadhdhal}, dari {Humaid Ath Thawil}, seluruhnya dari {Al Hasan} dari {Imran bin Hushain} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak ada jalab (seseorang meminta orang lain mengikuti kudanya untuk menghardiknya supaya berlari cepat), janab (mengiringkan kuda lain di samping kuda yang digunakan untuk lomba kemudian apabila telah lelah maka ia berpindah kepada kuda yang lain).” Yahya menambahkan dalam haditsnya dalam pacuan.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2217
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَتْ قَبِيعَةُ سَيْفِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِضَّةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim}, telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim}, telah menceritakan kepada kami {Qatadah}, dari {Anas}, ia berkata gagang pedang Rasulullah saw. adalah perak.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2218
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي الْحَسَنِ قَالَ كَانَتْ قَبِيعَةُ سَيْفِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِضَّةً قَالَ قَتَادَةُ وَمَا عَلِمْتُ أَحَدًا تَابَعَهُ عَلَى ذَلِكَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ كَثِيرٍ أَبُو غَسَّانَ الْعَنْبَرِيُّ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَتْ فَذَكَرَ مِثْلَهُ قَالَ أَبُو دَاوُد أَقْوَى هَذِهِ الْأَحَادِيثِ حَدِيثُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي الْحَسَنِ وَالْبَاقِيَةُ ضِعَافٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna}, telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Hisyam}, telah menceritakan kepadaku {ayahku}, dari {Qatadah}, dari {Sa’id bin Abu Al Hasan}, ia berkata gagang pedang Rasulullah saw. adalah perak. Qatadah berkata aku tidak mengetahui seorangpun yang mengoreksinya dalam hal tersebut. Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar}, telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Katsir Abu Ghassan Al ‘Anbari}, dari {Utsman bin Sa’d} dari {Anas bin Malik}, ia berkata …… kemudian ia menyebutkan seperti itu. Abu Daud berkata hadits yang terkuat diantara hadits tersebut adalah hadits Sa’id bin Abu Al Hasan. Dan hadits yang lain adalah lemah.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2219
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ أَمَرَ رَجُلًا كَانَ يَتَصَدَّقُ بِالنَّبْلِ فِي الْمَسْجِدِ أَنْ لَا يَمُرَّ بِهَا إِلَّا وَهُوَ آخِذٌ بِنُصُولِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id}, telah menceritakan kepada kami {Al Laits}, dari {Abu Az Zubair}, dari {Jabir}, dari Rasulullah saw. bahwa beliau telah memerintahkan seorang laki-laki yang telah bersedekah dengan anak panah di Masjid, agar tidak melewatinya kecuali ia memegang mata panahnya.