Jihad
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2350
حَدَّثَنَا مَحْبُوبُ بْنُ مُوسَى أَبُو صَالِحٍ أَخْبَرَنَا أَبُو إِسْحَقَ الْفَزَارِيُّ عَنْ كُلَيْبِ بْنِ وَائِلٍ عَنْ هَانِئِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ يَعْنِي يَوْمَ بَدْرٍ فَقَالَ إِنَّ عُثْمَانَ انْطَلَقَ فِي حَاجَةِ اللَّهِ وَحَاجَةِ رَسُولِ اللَّهِ وَإِنِّي أُبَايِعُ لَهُ فَضَرَبَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَهْمٍ وَلَمْ يَضْرِبْ لِأَحَدٍ غَابَ غَيْرَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mahbub bin Musa Abu Shalih}, telah mengabarkan kepada kami {Abu Ishaq Al Fazari}, dari {Kulaib bin Wail} dari {Hani` bin Qais} dari {Habib bin Abu Mulaikah} dari {Ibnu Umar}, ia berkata sesungguhnya Rasulullah saw. berdiri pada saat perang Khaibar kemudian berkata: “Sesungguhnya Utsman pergi untuk keperluan Allah dan RasulNya, dan aku membai’at untuknya.” Kemudian Rasulullah saw. memberikannya saham dan tidak memberikan kepada seorangpun yang tidak hadir selainnya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2351
حَدَّثَنَا مَحْبُوبُ بْنُ مُوسَى أَبُو صَالِحٍ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ الْفَزَارِيُّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ الْمُخْتَارِ بْنِ صَيْفِيٍّ عَنْ يَزِيدَ بْنِ هُرْمُزَ قَالَ كَتَبَ نَجْدَةُإِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ يَسْأَلُهُ عَنْ كَذَا وَكَذَا وَذَكَرَ أَشْيَاءَ وَعَنْ الْمَمْلُوكِ أَلَهُ فِي الْفَيْءِ شَيْءٌ وَعَنْ النِّسَاءِ هَلْ كُنَّ يَخْرُجْنَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهَلْ لَهُنَّ نَصِيبٌ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَوْلَا أَنْ يَأْتِيَ أُحْمُوقَةً مَا كَتَبْتُ إِلَيْهِ أَمَّا الْمَمْلُوكُ فَكَانَ يُحْذَى وَأَمَّا النِّسَاءُ فَقَدْ كُنَّ يُدَاوِينَ الْجَرْحَى وَيَسْقِينَ الْمَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mahbub bin Musa Abu Shalih}, telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq Al Fazari}, dari {Zaidah} dari {Al A’masy} dari {Al Mukhtar bin Shaifi}, dari {Yazid bin Hurmuz}, ia berkata Najdah menulis surat kepada {Ibnu Abbas} ia bertanya mengenai ini dan ini -Yazid menyebutkan beberapa hal- dan mengenai budak, apakah ia mendapatkan fai`? Dan mengenai wanita, apakah mereka keluar bersama Rasulullah saw.? Dan apakah mereka mendapatkan bagian? Kemudian Ibnu Umar berkata seandainya ia tidak melakukan perbuatan orang-orang yang bodoh maka aku tidak akan mengirim surat kepadanya. Adapun budak maka ia diberi pemberian, dan adapun para wanita maka mereka mengobati dan memberi minum.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2352
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ يَعْنِي الْوَهْبِيَّ حَدَّثَنَا ابْنُ إِسْحَقَ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ وَالزُّهْرِيِّ عَنْ يَزِيدَ بْنِ هُرْمُزَ قَالَ كَتَبَ نَجْدَةُ الْحَرُورِيُّإِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ يَسْأَلُهُ عَنْ النِّسَاءِ هَلْ كُنَّ يَشْهَدْنَ الْحَرْبَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهَلْ كَانَ يَضْرِبُ لَهُنَّ بِسَهْمٍ قَالَ فَأَنَا كَتَبْتُ كِتَابَ ابْنِ عَبَّاسٍ إِلَى نَجْدَةَ قَدْ كُنَّ يَحْضُرْنَ الْحَرْبَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَّا أَنْ يُضْرَبَ لَهُنَّ بِسَهْمٍ فَلَا وَقَدْ كَانَ يُرْضَخُ لَهُنَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Faris}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Khalid Al Wahbi}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Ishaq} dari {Abu Ja’far} dan {Az Zuhri} dari {Yazid bin Hurmuz}, ia berkata {Najdah Al Haruri} menulis surat kepada {Ibnu Abbas}, ia bertanya kepadanya mengenai para wanita, apakah mereka menghadiri peperangan bersama Rasulullah saw.? Dan apakah mereka diberi saham? Yazid berkata aku yang menulis surat Ibnu Abbas kepada Najdah. Sungguh mereka telah menghadiri peperangan bersama Rasulullah saw. Adapun mereka tidak diberi saham (bagian), dan terkadang diberi pemberian.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2353
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ وَغَيْرُهُ قَالَا أَخْبَرَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ قَالَ حَدَّثَنَا رَافِعُ بْنُ سَلَمَةَ بْنِ زِيَادٍ حَدَّثَنِي حَشْرَجُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ جَدَّتِهِ أُمِّ أَبِيهِأَنَّهَا خَرَجَتْ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ خَيْبَرَ سَادِسَ سِتِّ نِسْوَةٍ فَبَلَغَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَعَثَ إِلَيْنَا فَجِئْنَا فَرَأَيْنَا فِيهِ الْغَضَبَ فَقَالَ مَعَ مَنْ خَرَجْتُنَّ وَبِإِذْنِ مَنْ خَرَجْتُنَّ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ خَرَجْنَا نَغْزِلُ الشَّعَرَ وَنُعِينُ بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَعَنَا دَوَاءُ الْجَرْحَى وَنُنَاوِلُ السِّهَامَ وَنَسْقِي السَّوِيقَ فَقَالَ قُمْنَ حَتَّى إِذَا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ خَيْبَرَ أَسْهَمَ لَنَا كَمَا أَسْهَمَ لِلرِّجَالِ قَالَ قُلْتُ لَهَا يَا جَدَّةُ وَمَا كَانَ ذَلِكَ قَالَتْ تَمْرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Sa’id}, dan selainnya, mereka berkata telah mengabarkan kepada kami {Zaid bin Al Hubab}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Rafi’ bin Salamah bin Ziyad}, telah menceritakan kepadaku {Hasyraj bin Ziyad}, dari {neneknya yaitu ibu ayahnya}, bahwa ia pernah keluar bersama Rasulullah saw. pada waktu perang Khaibar, ia adalah wanita yang ketujuh. Kemudian hal tersebut sampai kepada Rasulullah saw., lalu beliau mengirim utusan kepada kami. Kami melihat pada diri beliau terdapat kemarahan, beliau mengatakan bersama siapakah kalian keluar? Dan dengan izin siapakah kalian keluar? Lalu kami katakan wahai Rasulullah, kami keluar untuk melantunkan syair, dan dengannya kami membantu di jalan Allah, dan kami membawa obat untuk orang yang terluka, kami mengambilkan anak panah, serta memberi minum. Kemudian beliau berkata: “Bangkitlah kalian.” Hingga setelah Allah menaklukkan Khaibar beliau memberi kami bagian sebagaimana memberi bagian kepada para lelaki. Ia berkata aku katakan kepadanya wahai nenek. Apakah bagian tersebut? Ia berkata kurma.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2354
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُفَضَّلِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي عُمَيْرٌ مَوْلَى آبِي اللَّحْمِ قَالَشَهِدْتُ خَيْبَرَ مَعَ سَادَتِي فَكَلَّمُوا فِيَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ بِي فَقُلِّدْتُ سَيْفًا فَإِذَا أَنَا أَجُرُّهُ فَأُخْبِرَ أَنِّي مَمْلُوكٌ فَأَمَرَ لِي بِشَيْءٍ مِنْ خُرْثِيِّ الْمَتَاعِقَالَ أَبُو دَاوُد مَعْنَاهُ أَنَّهُ لَمْ يُسْهِمْ لَهُ قَالَ أَبُو دَاوُد وَقَالَ أَبُو عُبَيْدٍ كَانَ حَرَّمَ اللَّحْمَ عَلَى نَفْسِهِ فَسُمِّيَ آبِي اللَّحْمِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Al Mufadhdhal}, dari {Muhammad bin Zaid}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Umair} mantan budak Abu Al Lahm, ia berkata aku pernah menghadiri perang Khaibar bersama para majikanku. Kemudian mereka berbica kepada Rasulullah saw. mengenai diriku, kemudian beliau memerintahkanku agar diberi pedang, tatkala aku menyeretnya aku memberitahukan kepadanya bahwa aku adalah seorang budak. Kemudian beliau memerintahkan agar aku diberi perabotan rumah. Abu Daud berkata artinya bahwa beliau tidak memberikan saham kepadanya. Abu Daud berkata dan Abu ‘Ubaid berkata ia pernah mengharamkan daging atas dirinya maka ia dinamai Abu Al Lahm.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2355
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَكُنْتُ أَمِيحُ أَصْحَابِي الْمَاءَ يَوْمَ بَدْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Manshur?}, telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dari {Al A’masy} dari {Abu Sufyan} dari {Jabir}, ia berkata aku pernah memberi minum para sahabatku pada saat perang Badr.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2356
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ وَيَحْيَى بْنُ مَعِينٍ قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ مَالِكٍ عَنْ الْفُضَيْلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نِيَارٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَ يَحْيَىإِنَّ رَجُلًا مِنْ الْمُشْرِكِينَ لَحِقَ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُقَاتِلَ مَعَهُ فَقَالَ ارْجِعْ ثُمَّ اتَّفَقَا فَقَالَ إِنَّا لَا نَسْتَعِينُ بِمُشْرِكٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} dan {Yahya bin Ma’in}, mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Malik} dari {Al Fudhail} dari {Abdullah bin Niyar}, dari {‘Urwah} dari {Aisyah}, Yahya berkata sesungguhnya terdapat seorang musyrik yang mengikuti Rasulullah saw. untuk berperang bersama beliau. Kemudian beliau berkata kembalilah! -kemudian mereka berdua sama lafazhnya: kemudian beliau berkata: “Sesungguhnya kami tidak meminta bantuan kepada orang musyrik.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2357
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْهَمَ لِرَجُلٍ وَلِفَرَسِهِ ثَلَاثَةَ أَسْهُمٍ سَهْمًا لَهُ وَسَهْمَيْنِ لِفَرَسِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} bahwa Rasulullah saw. memberikan tiga saham kepada seseorang dan kudanya, satu saham untuknya dan dua saham untuk kudanya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2358
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنِي الْمَسْعُودِيُّ حَدَّثَنِي أَبُو عَمْرَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَةَ نَفَرٍ وَمَعَنَا فَرَسٌ فَأَعْطَى كُلَّ إِنْسَانٍ مِنَّا سَهْمًا وَأَعْطَى لِلْفَرَسِ سَهْمَيْنِحَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أُمَيَّةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ رَجُلٍ مِنْ آلِ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ أَبِي عَمْرَةَ بِمَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ ثَلَاثَةُ نَفَرٍ زَادَ فَكَانَ لِلْفَارِسِ ثَلَاثَةُ أَسْهُمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal}, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid}, telah menceritakan kepadaku {Al Mas’udi}, telah menceritakan kepadaku {Abu ‘Amrah} dari {ayahnya}, ia berkata kami telah datang kepada Rasulullah saw. berjumlah empat orang, dan kami membawa kuda. Kemudian beliau memberi setiap dari kami satu saham dan untuk kuda dua saham. Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Umayyah bin Khalid}, telah menceritakan kepada kami {Al Mas’udi}, dari {seorang laki-laki dari keluarga Abu ‘Amrah}, dari {Abu ‘Amrah} seperti makna hadits tersebut hanya saja ia berkata tiga orang. Ia menambahkan untuk kuda tiga saham.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 2359
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا مُجَمِّعُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ مُجَمِّعِ بْنِ يَزِيدَ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَعْقُوبَ بْنِ مُجَمِّعٍ يَذْكُرُ عَنْ عَمِّهِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ عَمِّهِ مُجَمِّعِ بْنِ جَارِيَةَ الْأَنْصَارِيِّ وَكَانَ أَحَدَ الْقُرَّاءِ الَّذِينَ قَرَءُوا الْقُرْآنَ قَالَ شَهِدْنَا الْحُدَيْبِيَةَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا انْصَرَفْنَا عَنْهَا إِذَا النَّاسُ يَهُزُّونَ الْأَبَاعِرَ فَقَالَ بَعْضُ النَّاسِ لِبَعْضٍ مَا لِلنَّاسِ قَالُوا أُوحِيَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجْنَا مَعَ النَّاسِ نُوجِفُ فَوَجَدْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاقِفًا عَلَى رَاحِلَتِهِ عِنْدَ كُرَاعِ الْغَمِيمِ فَلَمَّا اجْتَمَعَ عَلَيْهِ النَّاسُ قَرَأَ عَلَيْهِمْ إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَتْحٌ هُوَ قَالَ نَعَمْ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنَّهُ لَفَتْحٌ فَقُسِّمَتْ خَيْبَرُ عَلَى أَهْلِ الْحُدَيْبِيَةِ فَقَسَّمَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى ثَمَانِيَةَ عَشَرَ سَهْمًا وَكَانَ الْجَيْشُ أَلْفًا وَخَمْسَ مِائَةٍ فِيهِمْ ثَلَاثُ مِائَةِ فَارِسٍ فَأَعْطَى الْفَارِسَ سَهْمَيْنِ وَأَعْطَى الرَّاجِلَ سَهْمًا قَالَ أَبُو دَاوُد حَدِيثُ أَبِي مُعَاوِيَةَ أَصَحُّ وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ وَأَرَى الْوَهْمَ فِي حَدِيثِ مُجَمِّعٍ أَنَّهُ قَالَ ثَلَاثَ مِائَةِ فَارِسٍ وَكَانُوا مِائَتَيْ فَارِسٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Isa}, telah menceritakan kepada kami {Mujammi’ bin Ya’qub bin Yazid Al Anshari}, ia berkata saya mendengar ayahku {Ya’qub bin Mujammi’} ia menyebutkan dari {pamannya yaitu Abdurrahman bin Yazid Al Anshari}, dari {pamannya yaitu Mujammi’ bin Jariyah Al Anshari}, dan ia adalah salah seorang ahli Al Qur’an. Ia berkata kami pernah menghadiri perdamaian Hudaibiyah bersama Rasulullah saw. Kemudian tatkala kami telah pergi dari Hudaibiyah, ternyata terdapat orang-orang yang menggerakkan beberapa unta. Kemudian sebagian orang berkata kepada sebagian yang lain ada apa dengan orang-orang? Mereka berkata Rasulullah saw. telah diberi wahyu. Kemudian kami keluar bersama orang-orang, kami mempercepat kendaraan kami, kemudian kami dapati Nabi saw. berdiri di atas kendaraannya di Kura’ Al Ghamim. Kemudian tatkala orang-orang telah berkumpul beliau membacakan kepada mereka ayat: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata.” Kemudian terdapat seseorang yang berkata apakah ini adalah sebuah penaklukan? Beliau berkata: “Ya, demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangannya, sesungguhnya itu adalah sebuah penaklukan.” Kemudian Khaibar dibagikan kepada orang-orang yang menghadiri perdamaian Hudaibiyah. Rasulullah saw. membaginya menjadi delapan belas saham. Dan jumlah pasukan adalah seribu lima ratus, diantara mereka terdapat tiga ratus penunggang kuda. Beliau memberi dua saham kepada penunggang kuda dan satu saham kepada orang yang berjalan kaki. Abu Daud berkata hadits Abu Mu’awiyah lebih shahih, dan menjadi dasar untuk beramal. Dan aku melihat kesalahan ada dalam hadits Mujammi’, bahwa ia berkata tiga ratus penunggang kuda, padahal mereka berjumlah dua ratus penunggang kuda.