Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16319
قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُبَشِّرٍ مَوْلَى أُمِّ حَبِيبَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي عَتَّابٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَيُّمَا امْرَأَةٍ أَدْخَلَتْ فِي شَعَرِهَا مِنْ شَعَرِ غَيْرِهَا فَإِنَّمَا تُدْخِلُهُ زُورًا
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallahu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Nua’im} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Mubasyir} budak Umu Habibah, dari {Zaid bin Abu ‘Attab} dari {Mu’awiyah} berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Wanita mana saja yang memasukkan (menyambung) rambut orang lain pada rambutnya, maka dia telah memasukkkan hal yang batil pada rambutnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16320
قَالَوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي هَذَا الْأَمْرِ خِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْإِسْلَامِ إِذَا فَقِهُوا وَاللَّهِ لَوْلَا أَنْ تَبْطَرَ قُرَيْشٌ لَأَخْبَرْتُهَا مَا لِخِيَارِهَا عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Mu’awiyah} (Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiyallahu’anhu) berkata Rasulullah saw. bersabda: “Manusia itu mengikuti orang Quraisy pada urusan ini. Orang yang paling baik pada masa Jahiliyyah maka akan menjadi orang yang terbaik pada masa Islam jika mereka menjadi orang yang faqih. Demi Allah, kalau bukan karena akan menjadi takabbur (kesombongan) orang Quraisy, akan saya kabarkan kepada mereka kebaikan-kebaikan mereka di sisi Allah Azzawajalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16321
قَالَوَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهُّ فِي الدِّينِ وَخَيْرُ نِسْوَةٍ رَكِبْنَ الْإِبِلَ صَالِحُ نِسَاءِ قُرَيْشٍ أَرْعَاهُ عَلَى زَوْجٍ فِي ذَاتِ يَدِهِ وَأَحْنَاهُ عَلَى وَلَدٍ فِي صِغَرِهِ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Mu’awiyah} (Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiyallahu’anhu) berkata dan saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Ya Allah, tidak ada yang bisa menghalangi apa yang Kau berikan dan tidak ada yang memberi terhadap yang Kau halangi. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya) hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan. Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, niscaya Allah menjadikannya paham terhadap urusan agamanya. Sebaik-baik wanita adalah yang menaiki unta. Wanita yang paling shalih dari kalangan Quraisy, yaitu yang paling menjaga suaminya dan yang paling penyayang kepada anaknya pada masa kecilnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16322
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ أَنَّ عَلِيَّ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيٍّ الْعَدَوِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ أخْبَرَهُ قَالَسَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ عَلَى الْمِنْبَرِ بِمَكَّةَ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُبْسِ الذَّهَبِ وَالْحَرِيرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Harits} berkata telah bercerita kepadaku {‘Umar bin Sa’id bin Abu Husain} sesungguhnya {‘Ali bin Abdullah bin ‘Ali Al ‘Adawi} mengabarinya sesungguhnya {Bapaknya} mengabarinya, berkata saya mendengar {Mu’awiyah} di atas mimbar di Makkah berkata “Rasulullah saw. melarang memakai emas dan sutra.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16323
حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ الْخُزَاعِيُّ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْهَادِ عَنْ عَبْدِ الْوَهَّابِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهُّ فِي الدِّينِ وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الْأُمَّةُ أُمَّةً قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ ظَاهِرُونَ عَلَى النَّاسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah Al Khuza’i} telah Mengabarkan kepada kami {Laits} yaitu Ibnu Sa’d, dari {Yazid bin Al Had} dari {Abdullah Wahhab bin Abu Bakar} dari {Ibnu Syihab} dari {Humaid bin Abdurrahman} dari {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, niscaya Allah menjadikannya paham terhadap urusan agamanya. Akan tetap ada pada umat ini segolongan umat yang menegakkan perintah Allah, tidak membahayakan mereka orang yang menyelisihi mereka sampai datang keputusan Allah, mereka akan selalu menang menghadapi manusia.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16324
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ أَنَّ عُمَيْرَ بْنَ هَانِئٍ حَدَّثَهُ قَالَسَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي قَائِمَةً بِأَمْرِ اللَّهِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ أَوْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَهُمْ ظَاهِرُونَ عَلَى النَّاسِفَقَامَ مَالِكُ بْنُ يَخَامِرٍ السَّكْسَكِيُّ فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ سَمِعْتُ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ يَقُولُ وَهُمْ أَهْلُ الشَّامِ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ وَرَفَعَ صَوْتَهُ هَذَا مَالِكٌ يَزْعُمُ أَنَّهُ سَمِعَ مُعَاذًا يَقُولُ وَهُمْ أَهْلُ الشَّامِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin ‘Isa} berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hamzah} dari {Abdurrahman bin Yazid bin Jabir} sesungguhnya {‘Umair bin Hani`} menceritakannya, berkata saya telah mendengar {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} di atas mimbar, berkata saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Akan tetap segolongan orang dari umatku yang menegakkan perintah Allah, tidak membahayakan mereka orang yang merendahkan mereka atau menyelisihi mereka sampai datang keputusan Allah Azzawajalla, dan mereka akan selalu menang menghadapi manusia.” Lalu Malik bin Yukhamir As-Saksaki dan berkata “Wahai Amirul Mukimin, saya mendengar Muadz bin Jabal berkata ‘mereka adalah penduduk Syam’, ” lalu Mu’awiyah berkata dengan mengangkat suaranya, “Ini, Malik, menyangka sesungguhnya dia telah mendengar Muadz mengatakan mereka adalah penduduk Syam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16325
قَالَ حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُمَيَّةَ عَمْرُو بْنُ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ سَمِعْتُ جَدِّي يُحَدِّثُأَنَّ مُعَاوِيَةَ أَخَذَ الْإِدَاوَةَ بَعْدَ أَبِي هُرَيْرَةَ يَتْبَعُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَا وَاشْتَكَى أَبُو هُرَيْرَةَ فَبَيْنَا هُوَ يُوَضِّئُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفَعَ رَأْسَهُ إِلَيْهِ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ فَقَالَ يَا مُعَاوِيَةُ إِنْ وُلِّيتَ أَمْرًا فَاتَّقِ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَاعْدِلْ قَالَ فَمَا زِلْتُ أَظُنُّ أَنِّي مُبْتَلًى بِعَمَلٍ لِقَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى ابْتُلِيتُ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallahu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Umayyah, ‘Amr bin Yahya bin Sa’id} berkata saya telah mendengar {kakekku} sesungguhnya Mu’awiyah mengambil sebuah bejana setelah Abu Hurairah mengikuti Rasulullah saw. dengan membawa bejana itu. Lalu Abu Hurairah sakit, tatkala dia sedang menyediakan wudhu Rasulullah saw., dia mengangkat kepalanya sekali atau dua kali lalu berkata “Wahai Mu’awiyah, Jika kamu diserahi suatu urusan, maka bertakwalah kepada Allah Azzawajalla dan berbuat adillah.” (Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiyallahu’anhu) berkata “Saat saya menaksir-naksir saya pasti akan dicoba dengan suatu pekerjaan karena sabda Nabi saw., hingga tibalah saya mendapatkan cobaan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16326
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ قَالَقَدِمَ مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ الْمَدِينَةَ وَكَانَتْ آخِرَ قَدْمَةٍ قَدِمَهَا فَأَخْرَجَ كُبَّةً مِنْ شَعَرٍ فَقَالَ مَا كُنْتُ أَرَى أَنَّ أَحَدًا يَصْنَعُ هَذَا غَيْرَ الْيَهُودِ وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمَّاهُ الزُّورَ قَالَ كَأَنَّهُ يَعْنِي الْوِصَالَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amr bin Murrah} berkata saya telah mendengar {Sa’id bin Musayyab} berkata {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} datang ke Madinah, dan itu merupakan kedatangannya yang terakhir, lalu mengeluarkan seikat rambut dan berkata “Menurut pendapatku, tidak seorang pun yang melakukan hal ini kecuali orang Yahudi. Sesungguhnya Rasulullah saw. menamakannya dengan Az zur (sesuatu yang batil) ” (Sa’id bin Musayyab Radhiyallahu’anhu) berkata “Sepertinya itu adalah rambut sambungan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16327
حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ يَعْنِي إِسْمَاعِيلَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ وَغَيْرِهِ عَنْ أَبِي حَرِيزٍ مَوْلَى مُعَاوِيَةَ قَالَخَطَبَ النَّاسَ مُعَاوِيَةُ بِحِمْصَ فَذَكَرَ فِي خُطْبَتِهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّمَ سَبْعَةَ أَشْيَاءَ وَإِنِّي أُبْلِغُكُمْ ذَلِكَ وَأَنْهَاكُمْ عَنْهُ مِنْهُنَّ النَّوْحُ وَالشِّعْرُ وَالتَّصَاوِيرُ وَالتَّبَرُّجُ وَجُلُودُ السِّبَاعِ وَالذَّهَبُ وَالْحَرِيرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Khalaf bin Al Walid} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Ayyasy} yaitu Isma’il, dari {Abdullah bin Dinar} dan yang lainnya dari {Abu Hariz} budak Mu’awiyah, berkata {Mu’awiyah} berkhutbah di hadapan orang-orang di Himsh, lalu dia menyebutkan dalam khutbahnya, Rasulullah saw. mengharamkan tujuh hal, dan saya akan menyampaikan hal itu kepada kalian, dan saya melarang kalian melakukannya yaitu: meratap, syair, mengambar, tabarruj (berdandan dan diperttontonkan orang banyak), kulit binatang buas, emas dan sutra.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16328
حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزَّاهِرِيَّةِ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا أَنَا مُبَلِّغٌ وَاللَّهُ يَهْدِي وَقَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي فَمَنْ بَلَغَهُ مِنِّي شَيْءٌ بِحُسْنِ رَغْبَةٍ وَحُسْنِ هُدًى فَإِنَّ ذَلِكَ الَّذِي يُبَارَكُ لَهُ فِيهِ وَمَنْ بَلَغَهُ عَنِّي شَيْءٌ بِسُوءِ رَغْبَةٍ وَسُوءِ هُدًى فَذَاكَ الَّذِي يَأْكُلُ وَلَا يَشْبَعُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} berkata telah menceritakan kepada kami {Shafwan} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Az Zahiriyyah} dari {Mu’awiyah bin Abu Sufyan}, Rasulullah saw. bersabda: “Saya hanyalah menyampaikan dan Allah lah yang memberi petunjuk, saya adalah orang yang membagi dan Allah lah yang memberi. Barangsiapa siapa yang memperoleh pemberian dariku karena niyatan baik dan dorongan yang baik, maka hal itu mendatangkan keberkatan. Sebaliknya barangsiapa yang memperoleh pemberian dariku karena keinginan yang jelek dan dorongan yang jelek, itulah orang yang makan tapi tidak bisa kenyang.”