Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16224
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْقُدُّوسِ أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ يَعْنِي ابْنَ عُثْمَانَ الرَّحَبِيَّ قَالَ حَدَّثَنَا رَاشِدُ بْنُ سَعْدٍ الْمَقْرَائِيُّ عَنْ أَبِي حَيٍّ عَنْ ذِي مِخْمَرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ هَذَا الْأَمْرُ فِي حِمْيَرَ فَنَزَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْهُمْ فَجَعَلَهُ فِي قُرَيْشٍوَ سَ يَ عُ و دُ إِ لَ يْ هِ مْ وَكَذَا كَانَ فِي كِتَابِ أَبِي مُقَطَّعًا وَحَيْثُ حَدَّثَنَا بِهِ تَكَلَّمَ عَلَى الِاسْتِوَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Qudus Abu Al Mughirah} berkata telah menceritakan kepada kami {Hariz} yaitu Ibnu ‘Utsman Ar Rahabi, berkata telah menceritakan kepada kami {Rasyid bin Sa’d bin Al Maqra`i} dari {Abu Hay} dari {Dzi Mihmar} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: ” Urusan kepemimpinan ini akan berada di Himyar, lantas Allah Azzawajalla mencabutnya dari mereka, lalu memindahkannya kepada orang Quraisy: WA SA YA ‘U DU `I LAI HIM (selanjutnya akan kembali kepada mereka) ” demikian yang tertulis dalam kitab bapakku, redaksi s e l a n j u t n y a dalam keadaan terputus-putus, sebagaimana dia telah menceritakan kepada kami, sama ketika dia membacanya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16225
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ قَالَ أَبِي وَأَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ قَالَ أَبُو عَامِرٍ فِي حَدِيثِهِ قَالَ حَدَّثَنِي عِيسَى بْنُ طَلْحَةَ قَالَدَخَلْنَا عَلَى مُعَاوِيَةَ فَنَادَى الْمُنَادِي بِالصَّلَاةِ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ مُعَاوِيَةُ وَأَنَا أَشْهَدُ قَالَ أَبُو عَامِرٍ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ مُعَاوِيَةُ وَأَنَا أَشْهَدُ قَالَ أَبُو عَامِرٍ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ يَحْيَى فَحَدَّثَنَا رَجُلٌ أَنَّهُ لَمَّا قَالَ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ قَالَ مُعَاوِيَةُ هَكَذَا سَمِعْتُ نَبِيَّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Hisyam Ad-Dastuwa`i} bapakku berkata dan {Abu ‘Amir Al ‘Aqadi} berkata berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Muhammad bin Ibrahim} dari {‘Isa bin Thalhah} Abu ‘Amr berkata dalam hadisnya. berkata telah menceritakan kepadaku ‘Isa bin Thalhah berkata kami menemui {Mu’awiyah} lalu ada seorang yang memanggil untuk shalat lalu membaca: ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar), ALLAHU AKBAR, lalu Mu’awiyah berkata ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR, lalu orang itu membaca, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLA ALLAH, Mu’awiyah membaca: WA ANA ASYHADU, Abu ‘Amir berkata AN LAA ILAAHA ILLA ALLAH. Orang itu membaca, ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH. Mu’awiyah membaca: WA ANA ASYHADU, Abu ‘Amir berkata ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH. Yahya berkata lalu ada seorang laki-laki yang menceritakan kepada kami, bahwa tatkala orang itu membaca, HAYYA ‘ALAS SHALAAH, (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) membaca, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLLAAH. Mu’awiyah berkata demikian saya mendengar Nabi kalian membacanya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16226
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَقَدِمَ مُعَاوِيَةُ الْمَدِينَةَ فَخَطَبَنَا وَأَخْرَجَ كُبَّةً مِنْ شَعَرٍ فَقَالَ مَا كُنْتُ أَرَى أَنَّ أَحَدًا يَفْعَلُهُ إِلَّا الْيَهُودَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلَغَهُ فَسَمَّاهُ الزُّورَ أَوْ الزِّيرَ شَكَّ مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amr bin Murrah} dari {Sa’id bin Musayyab} berkata {Mu’awiyah} datang ke Madinah lalu dia berkhutbah dan mengeluarkan seikat rambut lalu berkata saya tidak pernah melihat seorangpun yang melakukannya kecuali orang Yahudi. Sesungguhnya Rasulullah saw., sampai kepada beliau lalu beliau memberi nama dengan kebohongan dan kebatilan, Muhammad bin Ja’far ragu.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16227
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا مِجْلَزٍ قَالَدَخَلَ مُعَاوِيَةُ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ وَابْنِ عَامِرٍ قَالَ فَقَامَ ابْنُ عَامِرٍ وَلَمْ يَقُمْ ابْنُ الزُّبَيْرِ قَالَ وَكَانَ الشَّيْخُ أَوْزَنَهُمَا قَالَ قَالَ مَهْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَمْثُلَ لَهُ عِبَادُ اللَّهِ قِيَامًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Habib bin Asy Syahid} berkata saya telah mendengar {Abu Mijlaz} berkata {Mu’awiyah} menemui Abdullah bin Az Zubair dan Abu ‘Amir. Dia berkata lalu Abu ‘Amir berdiri dan Abu Az Zubair tidak melakukannya dan dia adalah seorang syaikh yang paling bijak. Dia berkata “Tahan”. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang suka jika hamba Allah berdiri baginya, bersiap-siaplah ia menempati neraka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16228
قَالَ عَبْد اللَّهِ وَجَدْتُ هَذَا الْحَدِيثَ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّ يَدِهِ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ وَهُوَ البُرْسَانِيُّ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ يَحْيَى أَنَّ عِيسَى بْنَ عُمَرَ أَخْبَرَهُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَلْقَمَةَ بْنِ وَقَّاصٍ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَقَّاصٍ قَالَإِنِّي لَعِنْدَ مُعَاوِيَةَ إِذْ أَذَّنَ مُؤَذِّنُهُ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ كَمَا قَالَ الْمُؤَذِّنُ حَتَّى إِذَا قَالَ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ فَلَمَّا قَالَ حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ وَقَالَ بَعْدَ ذَلِكَ مَا قَالَ الْمُؤَذِّنُ ثُمَّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَلِكَ
Terjemahan: Abdullah berkata saya mendapatkan hadis ini pada kitab bapak saya dengan tulisan tangan dia sendiri, berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bakr} yaitu Al Bursani, berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} berkata telah menceritakan kepadaku {‘Amr bin Yahya} sesungguhnya {Isa bin ‘Umar} mengabarinya, dari {Abdullah bin ‘Alqamah bin Waqash} dari {‘Alqamah bin Waqash} berkata saya berada pada {Mu’awiyah} ketika ada seorang penyeru yang mengumandangkan lalu Mu’awiyah membaca sebagaimana yang dibaca muadzin sampai pada perkataan,: HAYYA ‘ALAS SHALAAH (marilah menegakkan shalat), (Mu’awiyah Radhiyallahy’anhu) membaca, LA HAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLLAAH. Tatkala dia membaca, HAYYA ‘ALAL FALAAH, (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) berkata LA HAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLLAH. Dan setelah itu membaca sebagaimana yang diucapkan muadzin lalu berkata saya telah mendengar Nabi kalian membaca demikian.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16229
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ أَنَّ مُعَاوِيَةَدَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ فَقَالَتْ لَهُ أَمَا خِفْتَ أَنْ أُقْعِدَ لَكَ رَجُلًا فَيَقْتُلَكَ فَقَالَ مَا كُنْتِ لِتَفْعَلِيهِ وَأَنَا فِي بَيْتِ أَمَانٍ وَقَدْ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَعْنِي الْإِيمَانُ قَيْدُ الْفَتْكِ كَيْفَ أَنَا فِي الَّذِي بَيْنِي وَبَيْنَكِ وَفِي حَوَائِجِكِ قَالَتْ صَالِحٌ قَالَ فَدَعِينَا وَإِيَّاهُمْ حَتَّى نَلْقَى رَبَّنَا عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} berkata telah mengabarkan kepada kami {‘Ali bin Zaid} dari {Sa’id bin Musayyab} sesungguhnya {Mu’awiyah} menemui ‘Aisyah, lalu dia berkata kepada (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu), Tidakkah engkau khawatir jika saya menempatkan seorang laki-laki kepadamu lalu membunuhmu?. Mu’awiyah menjawab, ‘Kamu tidak akan melakukannya bahkan saya berada di rumah dalam keadaan aman, sebab saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Iman adalah menahan diri dari melakukan pembunuhan, bagaimanapun saya sedemikian dekat antara diriku dan dirimu dan yang mengurusi permintaan-permintaanmu.” (‘Aisyah Radhiyallahu’anha) berkata “Ini benAr benar baik.” Lalu (Mu’awiyah Radhiyallahu’anha) berkata “Biarkanlah kami dan mereka sampai kami bertemu Rabb kami AzzaWaJalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16230
حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي شَيْخٍ الْهُنَائِيِّ قَالَكُنْتُ فِي مَلَإٍ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ مُعَاوِيَةَ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ أَنْشُدُكُمْ اللَّهَ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ قَالَ وَأَنَا أَشْهَدُ قَالَ أَنْشُدُكُمْ اللَّهَ تَعَالَى أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ لُبْسِ الذَّهَبِ إِلَّا مُقَطَّعًا قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ قَالَ وَأَنَا أَشْهَدُ قَالَ أَنْشُدُكُمْ اللَّهَ تَعَالَى أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ رُكُوبِ النُّمُورِ قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ قَالَ وَأَنَا أَشْهَدُ قَالَ أَنْشُدُكُمْ اللَّهَ تَعَالَى أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الشُّرْبِ فِي آنِيَةِ الْفِضَّةِ قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ قَالَ وَأَنَا أَشْهَدُ قَالَ أَنْشُدُكُمْ اللَّهَ تَعَالَى أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ جَمْعٍ بَيْنَ حَجٍّ وَعُمْرَةٍ قَالُوا أَمَّا هَذَا فَلَا قَالَ أَمَا إِنَّهَا مَعَهُنَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} berkata telah menceritakan kepada kami {Hammam} berkata telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Abu Syaikh Al Huna`i} berkata saya berada pada salah satu tokoh sahabat Rasulullah saw. yaitu {Mu’awiyah}. Lalu dia berkata “Demi Allah, Saya bertanya kepada kalian, tidakkah kalian mengetahui bahwa Rasulullah saw. melarang memakai sutra?.” Mereka berkata “Ya Allah, ya.” Dia berkata “Dan saya menyaksikannya.” “Demi Allah, saya menasehatkan kepada kalian, tidaklah kalian tahu, bahwa Rasulullah saw. melarang memakai emas kecuali emas itu harus di putus-putus?” mereka menjawab, “Demi Allah, Ya.” Dia berkata “Saya menyaksikannya.” (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) berkata “Demi Allah, saya menasehatkan kepada kalian, tidaklah kalian tahu, sesungguhnya Rasulullah saw. melarang menaiki macan tutul?” mereka menjawab, “Demi Allah, Ya.” Dia berkata “Saya menyaksikannya.” (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) berkata “Demi Allah, saya menasehatkan kepada kalian, tidaklah kalian tahu, sesungguhnya Rasulullah saw. melarang meminum pada bejana yang terbuat dari perak?” mereka menjawab, “Demi Allah, Ya.” Dia berkata “Saya menyaksikannya.” (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) berkata “Demi Allah, saya menasehatkan kepada kalian, tidaklah kalian tahu, sesungguhnya Rasulullah saw. melarang menyatukan antara haji dan umrah”? mereka menjawab, “Hal itu tidak beliau larang” Dia berkata “Sesungguhnya hal itu termasuk yang dilarang.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16231
حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا جَبَلَةُ بْنُ عَطِيَّةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَيْرِيزٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا فَقَّهَهُ فِي الدِّينِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} yaitu Ibnu Salamah berkata telah mengabarkan kepada kami {Jabalah bin ‘Athiyyah} dari {Abdullah bin Muhairiz} dari {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Jika Allah menghendaki seorang hamba untuk menjadi baik, niscaya Allah menjadikan dia faqih terhadap agamanya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16232
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ بَحْرٍ قَالَ حَدَّثَنِي مَرْحُومُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو نَعَامَةَ السَّعْدِيُّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَخَرَجَ مُعَاوِيَةُ عَلَى حَلْقَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَقَالَ مَا أَجْلَسَكُمْ قَالُوا جَلَسْنَا نَذْكُرُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ آللَّهِ مَا أَجْلَسَكُمْ إِلَّا ذَاكَ قَالُوا آللَّهِ مَا أَجْلَسَنَا إِلَّا ذَاكَ قَالَ أَمَا إِنِّي لَمْ أَسْتَحْلِفْكُمْ تُهْمَةً لَكُمْ وَمَا كَانَ أَحَدٌ بِمَنْزِلَتِي مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقَلَّ عَنْهُ حَدِيثًا مِنِّي وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ عَلَى حَلْقَةٍ مِنْ أَصْحَابِهِ فَقَالَ مَا أَجْلَسَكُمْ قَالُوا جَلَسْنَا نَذْكُرُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَنَحْمَدُهُ عَلَى مَا هَدَانَا لِلْإِسْلَامِ وَمَنَّ عَلَيْنَا بِكَ قَالَ آللَّهِ مَا أَجْلَسَكُمْ إِلَّا ذَلِكَ قَالُوا آللَّهِ مَا أَجْلَسَنَا إِلَّا ذَلِكَ قَالَ أَمَا إِنِّي لَمْ أَسْتَحْلِفْكُمْ تُهْمَةً لَكُمْ وَإِنَّهُ أَتَانِي جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام فَأَخْبَرَنِي أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُبَاهِي بِكُمْ الْمَلَائِكَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Bahr} berkata telah menceritakan kepadaku {Marhum bin Abdul Aziz} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Na’amah As-Sa’di} dari {Abu ‘Utsman An-Nahdi} dari {Abu Sa’id Al Hudri} berkata {Mu’awiyah} keluar dari sebuah halaqah di dalam masjid, lalu bertanya, “Apakah yang membuat kalian duduk?.” Mereka menjawab, “Demi Allah, Kami duduk untuk mengingat Allah Azzawajalla.” Dia bertanya, “Apakah hanya itu sebab kalian duduk?” Mereka menjawab, “Ya.” Mu’awiyah berkata “Maaf, saya meminta kalian bersumpah bukan karena saya ragu terhadap kalian, dan bukan pula karena kedudukanku disisi Rasulullah saw. lantas selainku lebih sedikit hadisnya daripadaku. Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah saw. pernah mendatangi sebuah halaqah sahabatnya, Lalu bertanya, “Apakah yang membuat kalian duduk?” mereka menjawab, “Kami duduk untuk berdzikir kepada Allah Azzawajalla dan kami memuji-Nya karena petunjuk-Nya kepada Islam dan Dia telah mengaruniai kami dengan engkau.” Beliau bersabda: Demi Allah, tidakkah kalian duduk selain karena dorongan itu?” Mereka menjawab, “Demi Allah, kami tidak melakukannya kecuali karena hal itu.” Beliau bersabda: “Ketahuilah bahwasanya saya meminta sumpah kalian bukan karena saya ragu terhadap kalian hanya Jibril Alaihissalam pernah datang kepadaku, lalu mengabariku sesungguhnya Allah Azzawajalla membanggakan kalian di hadapan para Malaikat karena perkumpulan kalian.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16233
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا قَيْسٌ عَنْ عَطَاءٍ أَنَّ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ بْنِ حَرْبٍأَخَذَ مِنْ أَطْرَافِ يَعْنِي شَعَرَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَيَّامِ الْعَشْرِ بِمِشْقَصٍ مَعِي وَهُوَ مُحْرِمٌ وَالنَّاسُ يُنْكِرُونَ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad} yaitu Ibnu Salamah, telah mengabarkan kepada kami {Qais} dari {‘Atha`} sesungguhnya {Mu’awiyah bin Abu Sufyan bin Harb} pernah memotong beberapa ujung rambut Nabi saw. dengan gunting pada kesepuluh hari bulan Dzul Hijjah bersamaku, beliau dalam keadaan ihram dan orang-orang mengingkari hal itu.