Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16244
حَدَّثَنَا عَارِمٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ مَعْبَدٍ الْقَاصِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ الرَّابِعَةَ فَاقْتُلُوهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Arim} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Al Mughirah} dari {Ma’bad Al Qash} dari {Abdurrahman bin Abd} dari {Mu’awiyah} berkata saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang meminum arak maka cambuklah. Jika dia mengulangi lagi maka cambuklah. Jika dia mengulanginya lagi maka cambuklah. Jika mengulanginya untuk yang keempat kalinya maka bunuhlah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16245
حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَوْفٍ الْجُرَشِيِّ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمُصُّ لِسَانَهُ أَوْ قَالَ شَفَتَهُ يَعْنِي الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَنْ يُعَذَّبَ لِسَانٌ أَوْ شَفَتَانِ مَصَّهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Al Qasim} telah menceritakan kepada kami {Hariz} dari {Abdurrahman bin Abu Auf Al Jarasyi} dari {Mu’awiyah} berkata saya pernah melihat Rasulullah saw. mengisap lidah atau mulut Al Hasan bin ‘Ali dan sesungguhnya tidak akan disiksa lidah atau mulut yang telah dihisap oleh Rasulullah saw.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16246
حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ الْأَصَمِّ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ ذَكَرَ حَدِيثًا رَوَاهُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ أَسْمَعْهُ رَوَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثًا غَيْرَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهُّ فِي الدِّينِ وَلَا تَزَالُ عِصَابَةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Katsir bin Hisyam} berkata telah menceritakan kepada kami {Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Al Asham} berkata saya telah mendengar {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} menyebutkan suatu hadis yang dia riwayatkan dari Nabi saw. dan saya tidak mendengarnya dia meriwayatkan dari Nabi saw. hadis lainnya. Sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan pada seseorang, Allah pahamkan dia dalam urusan agamanya. Akan tetap ada segolongan orang muslim yang mereka berperang di atas kebenaran, mereka tiada henti bisa mengalahkan atas orang yang memusuhi mereka sampai Hari Kiamat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16247
حَدَّثَنَا شُجَاعُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَ ذَكَرَ عُثْمَانُ بْنُ حَكِيمٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَلَى هَذِهِ الْأَعْوَادِ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ الْخَيْرَ يُفَقِّهُّ فِي الدِّينِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Syuja’ bin Al Walid} berkata {‘Utsman bin Hakim} menyebutkan dari {Ziyad bin Abu Ziyad} dari {Mu’awiyah} berkata saya mendengar Rasulullah saw. sering-sering memanjatkan doa dalam kebiasaannya, “Ya Allah, tidak ada yang menghalangi terhadap yang Kau beri dan tidak ada yang memberi terhadap yang Kau halangi. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya), hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan. Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan, niscaya Allah pahamkan terhadap agamanya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16248
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ قَالَخَطَبَ مُعَاوِيَةُ عَلَى مِنْبَرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ مِنْبَرِ الْمَدِينَةِ فَأَخْرَجَ كُبَّةً مِنْ شَعَرٍ قَالَ مَا كُنْتُ أَرَى أَنَّ أَحَدًا يَفْعَلُ هَذَا غَيْرَ الْيَهُودِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمَّاهُ الزُّورَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata telah mengabarkan kepadaku {‘Amr bin Murrah} berkata saya telah mendengar {Sa’id bin Musayyab} berkata {Mu’awiyah} berkhutbah di atas mimbar Nabi saw. atau mimbar Madinah lalu dia mengeluarkan rambut yang telah diplintir dengan lainnya dan berkata “Saya tidak pernah melihat seorangpun di antara kalian yang melakukannya kecuali orang Yahudi. Sesungguhnya Rasulullah saw. menamakanya sebagai hal yang batil.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16249
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ أَبِي حَمْزَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ كَانَ مُحَمَّدُ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ يُحَدِّثُأَنَّهُ بَلَغَ مُعَاوِيَةَ وَهُوَ عِنْدَهُ فِي وَفْدٍ مِنْ قُرَيْشٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَيَكُونُ مَلِكٌ مِنْ قَحْطَانَ فَغَضِبَ مُعَاوِيَةُ فَقَامَ فَأَثْنَى عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ ثُمَّ قَالَ أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّهُ بَلَغَنِي أَنَّ رِجَالًا مِنْكُمْ يُحَدِّثُونَ أَحَادِيثَ لَيْسَتْ فِي كِتَابِ اللَّهِ وَلَا تُؤْثَرُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُولَئِكَ جُهَّالُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَالْأَمَانِيَّ الَّتِي تُضِلُّ أَهْلَهَا فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ هَذَا الْأَمْرَ فِي قُرَيْشٍ لَا يُنَازِعُهُمْ أَحَدٌ إِلَّا أَكَبَّهُ اللَّهُ عَلَى وَجْهِهِ مَا أَقَامُوا الدِّينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Syuaib bin Abu Hamzah} berkata telah menceritakan kepadaku {bapakku} dari {Az Zuhri} berkata {Muhammad bin Jubair bin Muth’im} menceritakan, sesungguhnya dia menyampaikan kepada {Mu’awiyah} waktu itu sedang ada beberapa utusan dari Quraisy, sesungguhnya Abdullah bin ‘Amr bin Al Ash menceritakan, sesungguhnya akan ada raja di Qahthan lalu Mu’awiyah marah. Lalu dia berdiri dan memuji Allah Azzawajalla lalu berkata “Amma ba’d, telah sampai berita kepadaku, ada seseorang dari kalian menceritakan beberapa hadis yang tidak dalam kitabullah, juga tidak ada dalam hadis dari Rasulullah saw. Mereka adalah orang yang paling bodoh diantara kalian, hindarilah kalian angan-angan yang bisa menyesatkan pelakunya, sesungguhnya saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya urusan kepemimpinan akan tetap berada pada tangan orang Quraisy. Tidak ada seorang pun yang mencabutnya kecuali Allah Azzawajalla akan menelungkupkan wajahnya selama mereka menegakkan agama.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16250
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ رَبِّهِ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ يَقُولُ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ مَا بَقِيَ مِنْ الدُّنْيَا بَلَاءٌ وَفِتْنَةٌ وَإِنَّمَا مَثَلُ عَمَلِ أَحَدِكُمْ كَمَثَلِ الْوِعَاءِ إِذَا طَابَ أَعْلَاهُ طَابَ أَسْفَلُهُ وَإِذَا خَبُثَ أَعْلَاهُ خَبُثَ أَسْفَلُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdurrahman bin Zaid bin Jabir} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Abdi Rabbihi} berkata saya telah mendengar {Mu’awiyah} berkata di atas mimbar ini, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Dunia ini hanyalah cobaan maupun fitnah. Permisalan amalan salah seorang dari kalian seperti bejana, jika bagian atasnya baik, maka bagian bawahnya juga baik. Jika bagian bawahnya jelek maka bagian atasnya juga jelek.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16251
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ بَحْرٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِي الْأَزْهَرِ عَنْ مُعَاوِيَةَ أَنَّهُذَكَرَ لَهُمْ وُضُوءَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَّهُ مَسَحَ رَأْسَهُ بِغَرْفَةٍ مِنْ مَاءٍ حَتَّى يَقْطُرَ الْمَاءُ مِنْ رَأْسِهِ أَوْ كَادَ يَقْطُرُ وَأَنَّهُ أَرَاهُمْ وُضُوءَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا بَلَغَ مَسْحَ رَأْسِهِ وَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى مُقَدَّمِ رَأْسِهِ ثُمَّ مَرَّ بِهِمَا حَتَّى بَلَغَ الْقَفَا ثُمَّ رَدَّهُمَا حَتَّى بَلَغَ الْمَكَانَ الَّذِي بَدَأَ مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Bahr} telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al ‘Ala’} dari {Abu Al Azhar} dari {Mu’awiyah}, dia menyebutkan kepada mereka tentang wudhunya Rasulullah saw., beliau membasuh kepalanya dengan satu cidukan air sampai air itu menetes dari kepalanya atau hampir menetes. Sesungguhnya dia menunjukkan kepada mereka perihal wudhu Rasulullah saw., tatkala sampai pada membasuh kepala, dia meletakkan kedua telapak tangannya pada bagian depan kepalanya lalu mengulangi sampai pada tengkuknya, lalu dia mengulanginya dari awal lagi.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16252
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ بَحْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ يَعْنِي ابْنَ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْعَلَاءِ أَنَّهُ سَمِعَ يَزِيدَ يَعْنِي ابْنَ أَبِي مَالِكٍ وَأَبَا الْأَزْهَرِيُحَدِّثَانِ عَنْ وُضُوءِ مُعَاوِيَةَ قَالَ يُرِيهِمْ وُضُوءَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَوَضَّأَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا وَغَسَلَ رِجْلَيْهِ بِغَيْرِ عَدَدٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Bahr} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Walid} yaitu Ibnu Muslim, berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al ‘Ala`} sesungguhnya telah mendengar {Yazid} yaitu Ibnu Abu Malik dan {Abu Al Azhar} menceritakan perihal wudhunya {Mu’awiyah}. Berkata dia memperlihatkan wudhu Rasulullah saw., lalu dia berwudhu tiga kali-tiga kali dan mencuci kakinya tanpa dihitung.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16253
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ وَسَعْدٌ قَالَا حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ هُرْمُزَ الْأَعْرَجُأَنَّ الْعَبَّاسَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنْكَحَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الْحَكَمِ ابْنَتَهُ وَأَنْكَحَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ ابْنَتَهُ وَقَدْ كَانَا جَعَلَا صَدَاقًا فَكَتَبَ مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ وَهُوَ خَلِيفَةٌ إِلَى مَرْوَانَ يَأْمُرُهُ بِالتَّفْرِيقِ بَيْنَهُمَا وَقَالَ فِي كِتَابِهِ هَذَا الشِّغَارُ الَّذِي نَهَى عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} dan {Sa’d} berkata telah menceritakan kepada kami {Bapakku} dari {Muhammad bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman bin Hurmuz Al A’raj} sesungguhnya Al ‘Abbas bin Abdullah bin ‘Abbas pernah menikahkan Abdurrahman bin Al Hakam dengan anak perempuannya, sebaliknya pada saat yang sama Abdurrahman menikahkan Abbas bin Abdullah bin Abbas dengan putrinya, dan itu dijadikan sebagai maharnya, lalu {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} menetapkan, pada saat itu dia adalah menjabat sebagai seorang khalifah kepada Marwan untuk memisahkan keduanya dan dia menyebutkan dalam kitabnya ini adalah nikah syigar yang Rasulullah saw. telah melarangnya.