Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16254

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَقَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ عَبَّادٍ قَالَلَمَّا قَدِمَ عَلَيْنَا مُعَاوِيَةُ حَاجًّا قَدِمْنَا مَعَهُ مَكَّةَ قَالَ فَصَلَّى بِنَا الظُّهْرَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَى دَارِ النَّدْوَةِ قَالَ وَكَانَ عُثْمَانُ حِينَ أَتَمَّ الصَّلَاةَ إِذَا قَدِمَ مَكَّةَ صَلَّى بِهَا الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ وَالْعِشَاءَ الْآخِرَةَ أَرْبَعًا أَرْبَعًا فَإِذَا خَرَجَ إِلَى مِنًى وَعَرَفَاتٍ قَصَرَ الصَّلَاةَ فَإِذَا فَرَغَ مِنْ الْحَجِّ وَأَقَامَ بِمِنًى أَتَمَّ الصَّلَاةَ حَتَّى يَخْرُجَ مِنْ مَكَّةَ فَلَمَّا صَلَّى بِنَا الظُّهْرَ رَكْعَتَيْنِ نَهَضَ إِلَيْهِ مَرْوَانُ بْنُ الْحَكَمِ وَعَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ فَقَالَا لَهُ مَا عَابَ أَحَدٌ ابْنَ عَمِّكَ بِأَقْبَحِ مَا عِبْتَهُ بِهِ فَقَالَ لَهُمَا وَمَا ذَاكَ قَالَ فَقَالَا لَهُ أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّهُ أَتَمَّ الصَّلَاةَ بِمَكَّةَ قَالَ فَقَالَ لَهُمَا وَيْحَكُمَا وَهَلْ كَانَ غَيْرُ مَا صَنَعْتُ قَدْ صَلَّيْتُهُمَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمَا قَالَا فَإِنَّ ابْنَ عَمِّكَ قَدْ كَانَ أَتَمَّهَا وَإِنَّ خِلَافَكَ إِيَّاهُ لَهُ عَيْبٌ قَالَ فَخَرَجَ مُعَاوِيَةُ إِلَى الْعَصْرِ فَصَلَّاهَا بِنَا أَرْبَعًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin ‘Abbad bin Abdullah bin Az Zubair} dari {Bapaknya, Abbad} berkata tatkala {Mu’awiyah} mendatangi kami untuk berhaji, kami mendatangi Makah bersamanya. Lalu dia melaksanakan shalat zhuhur bersama kami dua rekaat lalu dia menuju Darun Nadwah, dan ‘Usman pada waktu itu menyempurnakan shalat, dia shalat zhuhur, ‘ashar dan isyak pada akhir malam waktu isyak secara empat-empat. Jika dia keluar ke Mina atau ke Arafah maka dia baru meringkas shalat. Jika selesai haji, maka dia (‘Usman Radhiyallahu’anhu) tinggal di Mina lalu dan menyempurnakan shalatnya sampai dia keluar dari Makkah. Tatkala dia shalat zhuhur dua rakaat bersama kami, Marwan bin Al Hakam dan ‘Amr bin ‘Usman bangkit menemuinya dan berkata “Tidak ada seorang pun yang mencela anak pamanmu dengan suatu hal yang lebih jelek daripada celaanmu dengannya”. Lalu dia berkata kepada keduanya: “Apakah itu?” keduanya berkata “Tidakkah kau mengetahui, sesungguhnya dia telah menyempurnakan shalatnya di Makkah?”. (‘Abbad bin Abdullah bin Az Zubair Radhiyallahu’anhu) berkata lalu (‘Usman Radhiyallahu’anhu) berkata “Celaka kalian berdua, apakah dia shalat tidak seperti yang kulakukan? Sungguh aku pernah shalat zhuhur dan ashar bersama Rasulullah saw., Abu Bakar, dan ‘Umar Radhiyallahu’anhuma. Keduanya berkata anak pamanmu telah menyempurna zhuhur dan ashar itu, dan shalatmu yang menyelelisihnya, itu berarti abib baginya. (‘Abbad bin Abdullah bin Az Zubair Radhiyallahu’anhu) berkata lalu Mu’awiyah keluar sampai waktu asar lalu memimpin shalat kami dengan empat rekaat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16255

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ حَجَّاجٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الطُّفَيْلِ قَالَقَدِمَ مُعَاوِيَةُ وَابْنُ عَبَّاسٍ فَطَافَ ابْنُ عَبَّاسٍ فَاسْتَلَمَ الْأَرْكَانَ كُلَّهَا فَقَالَ لَهُ مُعَاوِيَةُ إِنَّمَا اسْتَلَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرُّكْنَيْنِ الْيَمَانِيَّيْنِقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَيْسَ مِنْ أَرْكَانِهِ شَيْءٌ مَهْجُورٌ قَالَ حَجَّاجٌ قَالَ شُعْبَةُ النَّاسُ يَخْتَلِفُونَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ يَقُولُونَ مُعَاوِيَةُ هُوَ الَّذِي قَالَ لَيْسَ مِنْ الْبَيْتِ شَيْءٌ مَهْجُورٌ وَلَكِنَّهُ حَفِظَهُ مِنْ قَتَادَةَ هَكَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dan {Hajjaj} berkata telah menceritakan kepadaku {Syu’bah} berkata pernah aku mendengar {Qatadah} menceritakan dari {Abu Thufail} berkata {Hajjaj} dalam hadisnya, berkata saya telah mendengar {Abu Thufail} berkata {Mu’awiyah} dan {Ibnu Abbas} datang. Lalu Ibnu Abbas melakukan thawaf, lalu mengusap semua rukun ka’bah. Lalu Mu’awiyah berkata kepadanya, “Sesungguhnya Rasulullah saw. hanya mengusap dua rukun yamani”, Ibnu Abbas berkata tidak ada satu pun rukun yang ditinggalkan (tidak diusap). {Hajjaj} berkata {Syu’bah} berkata orang-orang berselisih mengenai hadis ini, mereka mengatakan Mu’awiyah lah yang mengatakan bahwa tak satupun tiang yang tidak diusap, tapi dia menjaganya dari Qatadah demkian.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16256

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَنَّهُ سَمِعَ عَاصِمَ بْنَ بَهْدَلَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ مُعَاوِيَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا شَرِبُوا الْخَمْرَ فَاجْلِدُوهُمْ ثُمَّ إِذَا شَرِبُوا فَاجْلِدُوهُمْ ثُمَّ إِذَا شَرِبُوا فَاجْلِدُوهُمْ ثُمَّ إِذَا شَرِبُوهَا الرَّابِعَةَ فَاقْتُلُوهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} sesungguhnya telah mendengar {‘Ashim bin Bahdalah} menceritakan dari {Abu Shalih} dari {Mu’awiyah} sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Jika mereka meminum arak maka cambuklah mereka. Jika mereka meminumnya lagi maka cambuklah mereka. Jika mereka meminumnya lagi maka cambuklah mereka. Jika mereka meminumnya untuk yang keempat kalinya maka bunuhlah mereka!”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16257

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ وَيَعْلَى قَالَا حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ حَكِيمٍ وَأَبُو بَدْرٍ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَ يَعْلَى فِي حَدِيثِهِ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَلَى هَذِهِ الْأَعْوَادِ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهُّ فِي الدِّينِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} dan {Ya’la} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Utsman bin Hakim} dan {Abu Badar} dari {‘Utsman bin Hakim} dari {Muhammad bin Ka’ab Al Qarazhi} dari {Mu’awiyah} {Ya’la} berkata dalam hadisnya, saya telah mendengar {Mu’awiyah} berkata saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda dengan membiasakan membaca, “Ya Allah, tidak ada satupun yang menghalangi terhadap yang Kau beri dan tidak ada yang memberi terhadap yang Kau halangi. Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya niscaya Allah akan pahamkan terhadap agamanya”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16258

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ وَيَعْلَى قَالَا حَدَّثَنَا طَلْحَةُ يَعْنِي ابْنَ يَحْيَى عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْمُؤَذِّنِينَ أَطْوَلُ النَّاسِ أَعْنَاقًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} dan {Ya’la} berkata telah menceritakan kepada kami {Thalhah} yaitu Ibnu Yahya dari {‘Isa bin Thalhah} berkata saya telah mendengar {Mu’awiyah} berkata saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Para muadzin adalah orang yang paling panjang lehernya pada Hari Kiamat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16259

حَدَّثَنَا يَعْلَى وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَا حَدَّثَنَا مُجَمِّعُ بْنُ يَحْيَى الْأَنْصَارِيُّ قَالَكُنْتُ إِلَى جَنْبِ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلٍ وَهُوَ مُسْتَقْبِلُ الْمُؤَذِّنِ وَكَبَّرَ الْمُؤَذِّنُ اثْنَتَيْنِ فَكَبَّرَ أَبُو أُمَامَةَ اثْنَتَيْنِ وَشَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اثْنَتَيْنِ فَشَهِدَ أَبُو أُمَامَةَ اثْنَتَيْنِ وَشَهِدَ الْمُؤَذِّنُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ اثْنَتَيْنِ وَشَهِدَ أَبُو أُمَامَةَ اثْنَتَيْنِ ثُمَّ الْتَفَتَ إِلَيَّ فَقَالَ هَكَذَا حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la} dan {Yazid bin Harun} berkata telah menceritakan kepada kami {Mujamma’ bin Yahya Al Anshari} berkata saya menuju pada sisi {Abu Umamah bin Sahal} saat itu dia sedang menghadap ke arah seorang muadzin. Muadzin mengumandangkan takbir dua kali, Abu Umamah juga menirukannya dua kali, dan dia membaca kalimat, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLA ALLAH lalu Abu Umamah mengikutinya dua kali juga. Dia membaca, ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH dua kali lalu Abu Umamah juga membacanya dua kali, lalu dia menoleh kepadaku lalu berkata demikian {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} telah menceritakan kepadaku dari Rasulullah saw.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16260

حَدَّثَنَا أَبُو عَمْرٍو مَرْوَانُ بْنُ شُجَاعٍ الْجَزَرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا خُصَيْفٌ عَنْ مُجَاهِدٍ وَعَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ مُعَاوِيَةَ أخْبَرَهُأَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَصَّرَ مِنْ شَعَرِهِ بِمِشْقَصٍفَقُلْنَا لِابْنِ عَبَّاسٍ مَا بَلَغَنَا هَذَا إِلَّا عَنْ مُعَاوِيَةَ فَقَالَ مَا كَانَ مُعَاوِيَةُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَّهَمًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amr Marwan bin Syuja’ Al Jazari} telah menceritakan kepada kami {Khushaif} dari {Mujahid} dan {‘Atha`} dari {Ibnu ‘Abbas} sesungguhnya {Mu’awiyah} mengabarinya, sesungguhnya dia melihat Rasulullah saw. memendekkan rambutnya dengan gunting lalu kami bertanya kepada Ibnu ‘Abbas tidaklah hal itu sampai kepada kami kecuali dari jalur Mu’awiyah. Dia menjawab, “Tidaklah disangsikan jika Mu’awiyah meriwayatkannya dari Rasulullah saw.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16261

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي شَيْخٍ الْهُنَائِيِّأَنَّ مُعَاوِيَةَ قَالَ لِنَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ جُلُودِ النُّمُورِ أَنْ يُرْكَبَ عَلَيْهَا قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ قَالَ وَتَعْلَمُونَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ لِبَاسِ الذَّهَبِ إِلَّا مُقَطَّعًا قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ قَالَ وَتَعْلَمُونَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ الشُّرْبِ فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ قَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ قَالَ وَتَعْلَمُونَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ الْمُتْعَةِ يَعْنِي مُتْعَةَ الْحَجِّ قَالُوا اللَّهُمَّ لَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Qatadah} dari {Abu Syaikh Al Huna`i} sesungguhnya {Mu’awiyah} berkata kepada beberapa orang dari sahabat Nabi saw., “Tidaklah kalian mengetahui sesungguhnya Rasulullah saw. melarang kulit macan tutul untuk dinaikinya”. Mereka menjawab, “Demi Allah, ya.” (Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiyallahu’anhu) berkata “Dan kalian mengetahui sesungguhnya beliau melarang dari memakai emas kecuali yang telah dicampur dengan yang lainnya atau bagian yang sedikit”. Mereka menjawab, “Demi Allah, ya.” (Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiyallahu’anhu) berkata “Dan kalian mengetahui beliau melarang minum pada bejana yang terbuat dari emas dan perak”. Mereka menjawab, “Demi Allah, ya.” (Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiyallahu’anhu) berkata “Dan kalian mengetahui sesungguhnya beliau melarang mut’ah maksudnya mut’ah dalam haji”. Mereka menjawab, “Demi Allah, Tidak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16262

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُرَأَى مُعَاوِيَةَ يَخْطُبُ عَلَى الْمِنْبَرِ وَفِي يَدِهِ قُصَّةٌ مِنْ شَعَرٍ قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ أَيْنَ عُلَمَاؤُكُمْ يَا أَهْلَ الْمَدِينَةِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ مِثْلِ هَذَا وَقَالَ إِنَّمَا عُذِّبَ بَنُو إِسْرَائِيلَ حِينَ اتَّخَذَتْ هَذِهِ نِسَاؤُهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Humaid bin Abdurrahman} sesungguhnya dia telah melihat {Mu’awiyah} berkhutbah di atas mimbar dan di tangannya memegang sambungan rambut. (Humaid bin Abdurrahman Radhiyallhu’anhu) berkata saya mendengar dia mengatakan, “Dimana para ulama kalian, Wahai penduduk Madinah, saya telah mendengar Rasulullah saw. melarang hal yang seperti ini”, dan beliau bersabda: “Sesungguhnya Bani Isra`il disiksa ketika para wanita mereka mengambil hal ini.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16263

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَابْنُ بَكْرٍ قَالَا أَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عُمَرُ بْنُ عَطَاءِ بْنِ أَبِي الْخُوَارِأَنَّ نَافِعَ بْنَ جُبَيْرٍ أَرْسَلَهُ إِلَى السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ ابْنِ أُخْتِ نَمِرٍ يَسْأَلُهُ عَنْ شَيْءٍ رَآهُ مِنْهُ مُعَاوِيَةُ فِي الصَّلَاةِ فَقَالَ نَعَمْ صَلَّيْتُ مَعَهُ الْجُمُعَةَ فِي الْمَقْصُورَةِ فَلَمَّا سَلَّمَ قُمْتُ فِي مَقَامِي فَصَلَّيْتُ فَلَمَّا دَخَلَ أَرْسَلَ إِلَيَّ فَقَالَ لَا تَعُدْ لِمَا فَعَلْتَ إِذَا صَلَّيْتَ الْجُمُعَةَ فَلَا تَصِلْهَا بِصَلَاةٍ حَتَّى تَتَكَلَّمَ أَوْ تَخْرُجَ فَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِذَلِكَ لَا تُوصَلُ بِصَلَاةٍ حَتَّى تَخْرُجَ أَوْ تَتَكَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} dan {Ibnu Bakar} berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} berkata telah mengabarkan kepadaku {‘Umar bin ‘Atha` bin Abu Al Khuwar} sesungguhnya Nafi’ bin Jubair mengutusnya kepada {As-Sa`ib bin Yazid bin ‘saudara perempuan Namir’} dia bertanya (kepada As-Sa`ib) tentang sesuatu yang diperbuatnya dan dilihat oleh {Mu’awiyah} perihal shalat, lalu dia menjawab, ‘Ya saya pernah shalat Jum’at bersamanya pada tempat imam. Tatkala dia membaca salam saya langsung bangun lalu saya shalat. Tatkala dia (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) masuk, dia memanggilku dan berkata “Janganlah kamu lakukan apa yang kau lakukan tadi pada shalat jum’at, janganlah kamu menyambungnya dengan shalat lain sampai kamu berbicara atau telah keluar. Sesungguhnya Nabiyullah saw. memerintahkan hal itu, ‘Janganlah kamu menyambungnya (shalat jumat) dengan shalat yang lain sehingga kamu keluar atau kamu berbicara’.”