Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16284
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ حَكِيمٍ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ كَعْبٍ الْقُرَظِيَّ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا انْصَرَفَ مِنْ الصَّلَاةِ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Utsman bin Hakim} berkata saya telah mendengar {Muhammad bin Ka’ab Al Qurazhi} berkata saya telah mendengar {Mu’awiyah} berkata saya mendengar Rasulullah saw. jika selesai shalat memanjatkan doa, “Ya Allah, tidak ada yang menghalangi terhadap yang Kau beri dan tidak ada yang memberi terhadap yang Kau halangi. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya) hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16285
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ الْهَيْثَمِ أَبُو قَطَنٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَمَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ سَنَةً وَمَاتَ أَبُو بَكْرٍ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ وَمَاتَ عُمَرُ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَوَأَنَا الْيَوْمَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amr bin Al Hutsaim Abu Qathan} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {‘Amir bin Saad} dari {Jarir} dari {Mu’awiyah} berkata “Rasulullah saw. wafat pada umur enam puluh tiga tahun, Abu Bakar Radhiyallahu’anhu wafat pada umur itu dan ‘Umar juga wafat pada umur yang demikian. Dan saya pada saat ini umurnya enam puluh tiga tahun.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16286
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُعَاوِيَةَ سَمِعَ مُعَاوِيَةَ يَقُولُ بِالْمَدِينَةِ عَلَى مِنْبَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيْنَ عُلَمَاؤُكُمْ يَا أَهْلَ الْمَدِينَةِسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي هَذَا الْيَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ وَهُوَ يَقُولُ مَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَنْ يَصُومَهُ فَلْيَصُمْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Humaid bin Abdurrahman bin Mu’awiyah} telah mendengar {Mu’awiyah} berkata di Madinah di atas mimbar, “Dimana para ulama kalian Wahai penduduk Madinah, saya mendengar Rasulullah saw. seperti hari Ini yaitu hari ‘Asyura` pernah bersabda: ‘Barangsiapa di antara kalian yang hendak berpuasa, maka berpuasalah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16287
وَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ مِثْلِ هَذَا وَأَخْرَجَ قُصَّةً مِنْ شَعَرٍ مِنْ كُمِّهِ فَقَالَ إِنَّمَا هَلَكَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ حِينَ اتَّخَذَتْهَا نِسَاؤُهُمْ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti haits sebelumnya, dari {Mu’awiyah} Saya (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) mendengar Rasulullah saw. melarang hal yang seperti ini, kontan dia mengeluarkan sambungan rambut dari sakunya seraya berkata “Sesungguhnya Bani Isra`il rusak ketika kaum wanita mereka mengambil sambungan rambut seperti ini.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16288
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ عَنِ ابْنِ مُحَيْرِيزٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُبَادِرُونِي فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ فَإِنِّي قَدْ بَدَّنْتُ وَمَهْمَا أَسْبِقْكُمْ بِهِ إِذَا رَكَعْتُ تُدْرِكُونِي إِذَا رَفَعْتُ وَمَهْمَا أَسْبِقْكُمْ بِهِ إِذَا سَجَدْتُ تُدْرِكُونِي إِذَا رَفَعْتُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Ajlan} dari {Muhammad bin Yahya bin Habban} dari {Ibnu Muhairiz} dari {Mu’awiyah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jangan kalian mendahuluiku dalam rukuk dan sujud. Sesungguhnya saya telah tua. Bagaimanapun juga, segala rukuk yang kulakukan sebelum kalian, kalian bisa menyusulku ketika aku bangkit dari rukuk, begitu pula sujud yang kulakukan sebelum kalian, kalian bisa menyusulku setelah aku bangkit dari sujud.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16289
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنِ ابْنِ مُنَبِّهٍ عَنْ أَخِيهِ عَنْ مُعَاوِيَةَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُلْحِفُوا فِي الْمَسْأَلَةِ فَوَاللَّهِ لَا يَسْأَلُنِي أَحَدٌ شَيْئًا فَتَخْرُجَ لَهُ مَسْأَلَتُهُ فَيُبَارَكَ لَهُ فِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amr} dari {Ibnu Maniyyah} dari {saudara laki-lakinya} dari {Mu’awiyah} saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian terlalu mendesak dalam meminta. Demi Allah, jika seseorang meminta sesuatu dengan cara-cara pemaksaan lalu dikabulkan, maka permintaannya tidak diberkati.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16290
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ كَعْبٍ يَعْنِي الْقُرَظِيَّ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَيَخْطُبُ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ يَقُولُ تَعَلَّمُنَّ أَنَّهُ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَى وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعَ اللَّهُ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْهُ الْجَدُّ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهُّ فِي الدِّينِ سَمِعْتُ هَذِهِ الْأَحْرُفَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَذِهِ الْأَعْوَادِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Ibnu Ajlan} berkata telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Ka’Abu Bakar} yaitu Al Qarzhi, berkata saya telah mendengar {Mu’awiyah} berkhutbah di atas mimbar berkata “Ketahuilah sesungguhnya tidak ada yang bisa menghalangi apa yang Diberikan-Nya dan tidak ada yang bisa memberi apa yang dihalangi-Nya. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya) hanya dari-Nya kekayaan dan kemuliaan. Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah memahamkan urusan agamanya”. Saya mendengar kalimat-kalimat itu dari Rasulullah saw. menurut kebiasaan beliau.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16291
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ حَدَّثَنِي حَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ أخْبَرَهُ أَنَّ مُعَاوِيَةَ أخْبَرَهُقَالَ قَصَّرْتُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِشْقَصٍ أَوْ قَالَ رَأَيْتُهُ يُقَصَّرُ عَنْهُ بِمِشْقَصٍ عِنْدَ الْمَرْوَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Ibnu Juraij} berkata telah menceritakan kepadaku {Hasan bin Muslim} dari {Thawus} sesungguhnya {Ibnu ‘Abbas} mengabarinya sesungguhnya {Mu’awiyah} mengabarinya berkata “Saya pernah memendekkan rambut Rasulullah saw. dengan gunting” atau berkata “Saya pernah melihat beliau memendekkannya dengan gunting di Marwa.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16292
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي قَالَكُنَّا عِنْدَ مُعَاوِيَةَ فَقَالَ الْمُؤَذِّنُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ فَقَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ فَقَالَ حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ فَقَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ هَكَذَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَوْ نَبِيُّكُمْ إِذَا أَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Muhammad bin ‘Amr} berkata telah menceritakan kepadaku {bapakku} dengan {kakekku} berkata kami sedang bersama {Mu’awiyah} lalu ada seorang muadzin yang mengumandangkan, ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar), ALLAHU AKBAR, lalu Mu’awiyah berkata ALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR, lalu orang itu membaca, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLA ALLAAH, lalu Mu’awiyah membaca: ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLA ALLAH. Orang itu membaca, ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH. Lalu (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) membaca: ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH. Lalu orang itu membaca, HAYYA ‘ALAS SHALAAH, (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) membaca, LAA HAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLLAH. Lalu orang itu membaca, HAYYA ‘ALAL FALAH, lalu (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) membaca, LAA HAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLLAAH. Lalu orang itu membaca, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, lalu (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) berkata ALLAAHU AKBAR ALLAHU AKBAR, lalu orang itu membaca, LAA ILAAHA ILLA ALLAH, lalu (Mu’awiyah Radhiyallahu’anhu) membaca LAA ILAAHA ILLA ALLAH. lalu dia berkata “Demikianlah Rasulullah saw. membacanya, ” atau dengan redaksi ” Demikianlah Nabi kalian membacanya, jika ada seorang muadzin yang mengumandangkan adzan.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16293
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنِي قَتَادَةُ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَحَجَّ ابْنُ عَبَّاسٍ وَمُعَاوِيَةُ فَجَعَلَ ابْنُ عَبَّاسٍ يَسْتَلِمُ الْأَرْكَانَ كُلَّهَا فَقَالَ مُعَاوِيَةُ إِنَّمَا اسْتَلَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ الْيَمَانِيَّيْنِفَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَيْسَ مِنْ أَرْكَانِهِ مَهْجُورٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Syu’bah} berkata telah menceritakan kepadaku {Qatadah} dari {Abu Thufail} berkata {Ibnu ‘Abbas} dan {Mu’awiyah} melakukan haji, lalu Ibnu ‘Abbas mencium semua rukun yang ada lalu Mu’awiyah berkata setahuku Rasulullah saw. hanya mencium dua rukun yamani ini. Lalu Ibnu ‘Abbas berkata “Terlarang ada rukun yang ditinggalkan.”