Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16329

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنِي أَزْهَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْهَوْزَنِيُّ قَالَ أَبُو الْمُغِيرَةِ فِي مَوْضِعٍ آخَرَ الْحَرَازِيُّ عَنْ أَبِي عَامِرٍ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ لُحَيٍّ قَالَحَجَجْنَا مَعَ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ فَلَمَّا قَدِمْنَا مَكَّةَ قَامَ حِينَ صَلَّى صَلَاةَ الظُّهْرِ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَهْلَ الْكِتَابَيْنِ افْتَرَقُوا فِي دِينِهِمْ عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِينَ مِلَّةً وَإِنَّ هَذِهِ الْأُمَّةَ سَتَفْتَرِقُ عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ مِلَّةً يَعْنِي الْأَهْوَاءَ كُلُّهَا فِي النَّارِ إِلَّا وَاحِدَةً وَهِيَ الْجَمَاعَةُ وَإِنَّهُ سَيَخْرُجُ فِي أُمَّتِي أَقْوَامٌ تَجَارَى بِهِمْ تِلْكَ الْأَهْوَاءُ كَمَا يَتَجَارَى الْكَلْبُ بِصَاحِبِهِ لَا يَبْقَى مِنْهُ عِرْقٌ وَلَا مَفْصِلٌ إِلَّا دَخَلَهُ وَاللَّهِ يَا مَعْشَرَ الْعَرَبِ لَئِنْ لَمْ تَقُومُوا بِمَا جَاءَ بِهِ نَبِيُّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَغَيْرُكُمْ مِنْ النَّاسِ أَحْرَى أَنْ لَا يَقُومَ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} berkata telah menceritakan kepada kami {Shafwan} berkata telah bercerita kepadaku {Azhar bin Abdullah Al Hauzani} {Abu Al Mughirah} berkata pada tempat lain, Al Harazi dari {Abu ‘Amir Abdullah bin Luhai} berkata kami melakukan haji bersama {Mu’awiyah bin Abu Sufyan}, tatkala kami sampai di Makkah, dia berdiri setelah melakukan shalat zhuhur lalu berkata “Rasulullah saw. bersabda: ‘Dua ahli kitab sebelum kalian telah terpecah dalam agama mereka menjadi tujuh puluh dua kelompok. Dan umat ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya adalah ahli ahwa’ (pengikut hawa nafsu), semuanya akan masuk neraka kecuali satu, yaitu jama’ah. Sesungguhnya akan muncul dari kalangan umatku beberapa kaum, mereka akan terjerembab pada kesenangan-kesenangan itu sebagaimana anjing begitu menurut kepada pemiliknya, tidak tersisa sedikitpun urat maupun tulang kecuali dia memasukinya. Demi Allah, Wahai orang-orang Arab, jika kalian tidak melaksanakan apa yang dibawa oleh Nabi kalian saw. maka orang selain kalian lebih liar untuk tidak melaksanakannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16330

حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ شُجَاعٍ قَالَ حَدَّثَنِي خُصَيْفٌ عَنْ مُجَاهِدٍ وَعَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ مُعَاوِيَةَ أخْبَرَهُأَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَصَّرَ مِنْ شَعَرِهِ بِمِشْقَصٍفَقُلْتُ لِابْنِ عَبَّاسٍ مَا بَلَغَنَا هَذَا الْأَمْرُ إِلَّا عَنْ مُعَاوِيَةَ فَقَالَ مَا كَانَ مُعَاوِيَةُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَّهَمًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Marwan bin Syuja’} berkata telah bercerita kepadaku {Khushaif} dari {Mujahid} dan {‘Atha`} dari {Ibnu ‘Abbas} sesungguhnya {Mu’awiyah} mengabarinya, dia pernah melihat Rasulullah saw. memendekkan rambutnya dengan gunting, lalu saya berkata kepada Ibnu ‘Abbas, kita tidak memperoleh informasi itu kecuali dari Mu’awiyah. Maka dia berkata “Berita yang disampaikan Mu’awiyah dari Rasulullah saw., tak diragukan lagi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16331

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَشَارٍ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ وَأَبُو أَحْمَدَ أَوْ أَحَدُهُمَا عَنْ سُفْيَانَ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مُعَاوِيَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَصَّرَ بِمِشْقَصٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Abdullah bin Basyar Al Wasithi} telah menceritakan kepada kami {Mua`mmal} dan {Abu Ahmad} atau salah satunya, dari {Sufyan} dari {Ja’far bin Muhammad} dari {Bapaknya} dari {Ibnu ‘Abbas} dari {Mu’awiyah}, Nabi saw. pernah memendekkan rambutnya dengan gunting.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16332

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الدِّينَ النَّصِيحَةُ إِنَّمَا الدِّينُ النَّصِيحَةُ قَالُوا لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {‘Atha` bin Yazid Al Laitsi} dari {Tamim Ad-Dari} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Agama itu kebaktian diri, hanyasanya agama itu adalah kebaktian diri.” Mereka bertanya, “Kebaktian diri kepada siapa Rasulullah?” beliau menjawab, “Bagi Allah, kitab-Nya, rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan mereka secara umum.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16333

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ حَدَّثَنِي سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الدِّينُ النَّصِيحَةُ قِيلَ لِمَنْ قَالَ لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْحَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ فَذَكَرَ مِثْلَهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ إِنَّمَا الدِّينُ النَّصِيحَةُ ثَلَاثًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Sufyan} berkata telah bercerita kepadaku {Suhail bin Abu Shalih} dari {‘Atha` bin Yazid} dari {Tamim Ad-Dari} dari Nabi saw. bersabda: “Hanyasanya agama itu kebaktian diri.” Ada yang bertanya, “Bagi siapa?” beliau menjawab, “Bagi Allah, Rasul-Nya, kitab-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan mereka secara umum.” Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} dari {Sufyan} dari {Suhail bin Abu Shalih} lalu dia menyebutkan sama dengan yang di atas kecuali dengan redaksi, “Hanyasanya agama itu adalah kebaktian diri, ” ia ucapkan tiga kali.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16334

حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ أُسَامَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ قَالَخَرَجَ عُمَرُ عَلَى النَّاسِ يَضْرِبُهُمْ عَلَى السَّجْدَتَيْنِ بَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى مَرَّ بِتَمِيمٍ الدَّارِيِّ فَقَالَ لَا أَدَعُهُمَا صَلَّيْتُهُمَا مَعَ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَفَقَالَ عُمَرُ إِنَّ النَّاسَ لَوْ كَانُوا كَهَيْئَتِكَ لَمْ أُبَالِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} berkata telah Mengabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Bapaknya} berkata ‘Umar menemui orang-orang memukul mereka karena mereka melakukan shalat dua rakaat setelah asar sampai dia melewati {Tamim Ad-Dari} lalu dia berkata “Saya tidak akan meninggalkannya, saya telah melakukannya bersama orang yang lebih baik darimu, yaitu Rasulullah saw.” lalu ‘Umar berkata “Sesungguhnya orang-orang jika keadaannya sepertimu (maksudnya melakukan seperti yang kau lakukan), saya tidak akan mempedulikannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16335

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ الْأَزْرَقُ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَوْهَبٍ يُحَدِّثُ عُمَرَ بْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ قَالَسُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الرَّجُلِ يُسْلِمُ عَلَى يَدَيْ الرَّجُلِ فَقَالَ هُوَ أَوْلَى النَّاسِ بِمَحْيَاهُ وَمَمَاتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yusuf Al Azraq} berkata telah bercerita kepadaku {Abdul Aziz bin ‘Umar bin Abdul Aziz} berkata saya telah mendengar {Abdullah bin Mauhab} menceritakan kepada {‘Umar bin Abdul Aziz} dari {Tamim Ad-Dari} berkata Rasulullah saw. pernah ditanya tentang seorang laki-laki yang masuk Islam melalui perantaraan orang lain, beliau bersabda: “Dia lebih berhak terhadap nasib hidup dan matinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16336

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الدِّينَ النَّصِيحَةُ إِنَّ الدِّينَ النَّصِيحَةُ إِنَّ الدِّينَ النَّصِيحَةُ قَالُوا لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِنَبِيِّهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُؤْمِنِينَ وَعَامَّتِهِمْقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ قُلْتُ لِسُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ فِي حَدِيثٍ حَدَّثَنَاهُ عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِيهِ فَقَالَ سُهَيْلٌ سَمِعْتُهُ مِنْ الَّذِي سَمِعَهُ مِنْهُ أَبِي سَمِعْتُ عَطَاءَ بْنَ يَزِيدَ اللَّيْثِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ حَدِيثِ أَبِي عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {‘Atha` bin Yazid Al Laitsi} dari {Tamim Ad-Dari} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Agama itu adalah kebaktian diri, sesungguhnya agama itu adalah kebaktian diri, agama itu adalah kebaktian diri nasehat.” Mereka bertanya, “Bagi siapa, Wahai Rasulullah?” beliau menjawab, “Bagi Allah, kitab-Nya, Nabi-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan mereka secara umum.” Abu Abdurrahman berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Abbad} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} berkata saya berkata kepada {Suhail bin Abu Shalih} pada suatu hadis, yang telah {‘Amr bin Dinar} menceritakannya, dari {Al Qa’qa’ bin Hakim} dari {Bapaknya} lalu {Suhail} berkata saya telah mendengar dari orang yang bapakku juga mendengar darinya, saya mendengar {‘Atha` bin Yazid Al Laitsi} menceritakan dari {Tamim Ad-Dari} dari Nabi saw. sebagaimana hadis bapakku dari Ibnu ‘Uyainah

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16337

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدِّينُ النَّصِيحَةُ الدِّينُ النَّصِيحَةُ ثَلَاثًا قَالُوا لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {‘Atha` bin Yazid Al Laitsi} dari {Tamim Ad-Dari} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Agama adalah kebaktian diri, agama adalah kebaktian diri, ” tiga kali. Mereka bertanya, “Bagi siapa Wahai Rasulullah?” beliau menjawab, “Bagi Allah, kitab-Nya, rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan mereka secara umum.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16338

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَوْهَبٍ قَالَ سَمِعْتُ تَمِيمًا الدَّارِيَّ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا السُّنَّةُ فِي الرَّجُلِ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ يُسْلِمُ عَلَى يَدَيْ رَجُلٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ قَالَ هُوَ أَوْلَى النَّاسِ بِمَحْيَاهُ وَمَمَاتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} berkata telah bercerita kepadaku {Abdul Aziz bin ‘Umar bin Abdul Aziz} dari {Abdullah bin Mauhab} berkata saya telah mendengar {Tamim Ad-Dari} berkata “Saya berkata ‘Wahai Rasulullah, bagaimana menurut sunnah tentang seorang ahli Kitab yang masuk Islam melalui perantaraan salah seorang kaum muslimin’, ” beliau bersabda: “Dia lebih berhak menentukan nasib hidup dan kematiannya.”