Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16314
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ قَالَ مِثْلَ مَا يَقُولُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {‘Ashim bin Bahdalah} dari {Abu Shalih} dari {Mu’awiyah bin Abu Sufyan}, saya mendengar Nabi saw. jika ada muadzin yang sedang beradzan, beliau menirukan bacaan sebagaimana yang dibacanya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16315
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيٍّ أَخْبَرَنِي أَبِي أَنَّهُسَمِعَ مُعَاوِيَةَ يَخْطُبُ فِي ظِلِّ الْكَعْبَةِ وَهُوَ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ حُلِيِّ الذَّهَبِ وَلُبْسِ الْحَرِيرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Az Zubair} telah menceritakan kepada kami {‘Umar bin Sa’id} berkata telah Mengabarkan kepadaku {‘Ali bin Abdullah bin ‘Ali} telah Mengabarkan kepadaku {bapakku} sesungguhnya ia mendengar {Mu’awiyah} berkhutbah pada samping Ka’bah, dia berkata Rasulullah saw. melarang perhiasan dari emas dan memakai sutra.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16316
حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَمِعَ الْمُؤَذِّنَ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ قَالَ مِثْلَ قَوْلِهِ وَإِذَا قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ مِثْلَ قَوْلِهِ وَإِذَا قَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ مِثْلَ قَوْلِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus} telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {‘Ashim bin Bahdalah} dari {Abu Shalih} dari {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} sesungguhnya Rasulullah saw. jika mendengarkan seorang muadzin membaca, ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar), ALLAHU AKBAR, beliau membaca sebagaimana yang dibacanya. Jika muadzin membaca, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLA ALLAH, beliau membaca sebagaimana yang dibacanya. Jika muadzin membaca, ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH, beliau membaca sebagaimana yang dia baca.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16317
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ يُحَدِّثُ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ الْبَجَلِيِّ عَنْ جَرِيرٍ أَنَّهُسَمِعَ مُعَاوِيَةَ يَخْطُبُ يَقُولُ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ وَأَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ وَعُمَرُ وَهُوَ ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَوَأَنَا ابْنُ ثَلَاثٍ وَسِتِّينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata saya mendengar {Abu Ishaq} menceritakan dari {‘Amir bin Sa’d Al Bajali} dari {Jarir} sesungguhnya ia mendengar {Mu’awiyah} berkata dan dia saat itu sedang berkhutbah, “Rasulullah saw. wafat pada umur enam puluh tiga tahun. Abu Bakar Radhiyallahu’anhu meninggal pada umur enam puluh tahun, demikian juga ‘Umar. Saya sekarang berumur enam puluh tiga juga.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16318
حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا شَرِبَ الْخَمْرَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فَاقْتُلُوهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Al Qasim} berkata telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {‘Ashim} dari {Abu Shalih} dari {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika ada seorang yang minum arak, maka cambuklah. Jika dia mengulangi lagi, maka cambuklah. Jika dia mengulanginya lagi, maka cambuklah. Jika masih mengulanginya lagi, maka bunuhlah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16319
قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُبَشِّرٍ مَوْلَى أُمِّ حَبِيبَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي عَتَّابٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَيُّمَا امْرَأَةٍ أَدْخَلَتْ فِي شَعَرِهَا مِنْ شَعَرِ غَيْرِهَا فَإِنَّمَا تُدْخِلُهُ زُورًا
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallahu’anhu) berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Nua’im} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Mubasyir} budak Umu Habibah, dari {Zaid bin Abu ‘Attab} dari {Mu’awiyah} berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Wanita mana saja yang memasukkan (menyambung) rambut orang lain pada rambutnya, maka dia telah memasukkkan hal yang batil pada rambutnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16320
قَالَوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي هَذَا الْأَمْرِ خِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْإِسْلَامِ إِذَا فَقِهُوا وَاللَّهِ لَوْلَا أَنْ تَبْطَرَ قُرَيْشٌ لَأَخْبَرْتُهَا مَا لِخِيَارِهَا عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Mu’awiyah} (Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiyallahu’anhu) berkata Rasulullah saw. bersabda: “Manusia itu mengikuti orang Quraisy pada urusan ini. Orang yang paling baik pada masa Jahiliyyah maka akan menjadi orang yang terbaik pada masa Islam jika mereka menjadi orang yang faqih. Demi Allah, kalau bukan karena akan menjadi takabbur (kesombongan) orang Quraisy, akan saya kabarkan kepada mereka kebaikan-kebaikan mereka di sisi Allah Azzawajalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16321
قَالَوَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهُّ فِي الدِّينِ وَخَيْرُ نِسْوَةٍ رَكِبْنَ الْإِبِلَ صَالِحُ نِسَاءِ قُرَيْشٍ أَرْعَاهُ عَلَى زَوْجٍ فِي ذَاتِ يَدِهِ وَأَحْنَاهُ عَلَى وَلَدٍ فِي صِغَرِهِ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Mu’awiyah} (Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiyallahu’anhu) berkata dan saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Ya Allah, tidak ada yang bisa menghalangi apa yang Kau berikan dan tidak ada yang memberi terhadap yang Kau halangi. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya) hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan. Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, niscaya Allah menjadikannya paham terhadap urusan agamanya. Sebaik-baik wanita adalah yang menaiki unta. Wanita yang paling shalih dari kalangan Quraisy, yaitu yang paling menjaga suaminya dan yang paling penyayang kepada anaknya pada masa kecilnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16322
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ أَنَّ عَلِيَّ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيٍّ الْعَدَوِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ أخْبَرَهُ قَالَسَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ عَلَى الْمِنْبَرِ بِمَكَّةَ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُبْسِ الذَّهَبِ وَالْحَرِيرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Harits} berkata telah bercerita kepadaku {‘Umar bin Sa’id bin Abu Husain} sesungguhnya {‘Ali bin Abdullah bin ‘Ali Al ‘Adawi} mengabarinya sesungguhnya {Bapaknya} mengabarinya, berkata saya mendengar {Mu’awiyah} di atas mimbar di Makkah berkata “Rasulullah saw. melarang memakai emas dan sutra.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16323
حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ الْخُزَاعِيُّ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْهَادِ عَنْ عَبْدِ الْوَهَّابِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهُّ فِي الدِّينِ وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الْأُمَّةُ أُمَّةً قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ ظَاهِرُونَ عَلَى النَّاسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah Al Khuza’i} telah Mengabarkan kepada kami {Laits} yaitu Ibnu Sa’d, dari {Yazid bin Al Had} dari {Abdullah Wahhab bin Abu Bakar} dari {Ibnu Syihab} dari {Humaid bin Abdurrahman} dari {Mu’awiyah bin Abu Sufyan} berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, niscaya Allah menjadikannya paham terhadap urusan agamanya. Akan tetap ada pada umat ini segolongan umat yang menegakkan perintah Allah, tidak membahayakan mereka orang yang menyelisihi mereka sampai datang keputusan Allah, mereka akan selalu menang menghadapi manusia.”