Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16384

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي جَعْفَرٍ الْمِصْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي مَنْ سَمِعَ حَنَشَاً الصَّنْعَانِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ رُوَيْفِعَ بْنَ ثَابِتٍ الْأَنْصَارِيَّ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يَبْتَاعَنَّ ذَهَبًا بِذَهَبٍ إِلَّا وَزْنًا بِوَزْنٍ وَلَا يَنْكِحُ ثَيِّبًا مِنْ السَّبْيِ حَتَّى تَحِيضَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} berkata telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} telah bercerita kepadaku {‘Ubaidullah bin Abu Ja’far Al Mishri} berkata telah bercerita kepadaku {seseorang} yang telah mendengar {Hanasy Ash-Shana’ani} berkata saya mendengar {Ruwaifi’ bin Tsabit Al Anshari} berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, janganlah ia menjual emas dengan emas kecuali yang ukurannya sama, jangan menikahi janda dari hasil tawanan sampai (wanita itu) haid.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16385

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنِي حَنَشٌ قَالَكُنَّا مَعَ رُوَيْفِعِ بْنِ ثَابِتٍ غَزْوَةَ جَرَبَّةَ فَقَسَمَهَا عَلَيْنَا وَقَالَ لَنَا رُوَيْفِعٌ مَنْ أَصَابَ مِنْ هَذَا السَّبْيِ فَلَا يَطَؤُهَا حَتَّى تَحِيضَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَحِلُّ لِرَجُلٍ أَنْ يَسْقِيَ مَاءَهُ وَلَدَ غَيْرِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Al Harits bin Yazid} berkata telah bercerita kepadaku {Hanasy} berkata kami sedang bersama {Ruwaifi’ bin Tsabit} pada Perang Jarabbah lalu dia membagi kepada kami, lalu dia bertanya kepada kami, “Barangsiapa yang mendapatkan tawanan, maka janganlah dia menggaulinya sampai tawanan itu haid. Sesungguhnya saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Tiada halal bagi seorang laki-laki menumpahkan airnya pada anak orang lain’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16386

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ قَالَ حَدَّثَنِي عَيَّاشُ بْنُ عَبَّاسٍ أَنَّ شِيَيْمَ بْنَ بَيْتَانَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ شَيْبَانَ الْقِتْبَانِيَّ يَقُولُاسْتَخْلَفَ مَسْلَمَةُ بْنُ مُخَلَّدٍ رُوَيْفِعَ بْنَ ثَابِتٍ الْأَنْصَارِيَّ عَلَى أَسْفَلِ الْأَرْضِ قَالَ فَسِرْنَا مَعَهُ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رُوَيْفِعُ لَعَلَّ الْحَيَاةَ سَتَطُولُ بِكَ بَعْدِي فَأَخْبِرْ النَّاسَ أَنَّهُ مَنْ عَقَدَ لِحْيَتَهُ أَوْ تَقَلَّدَ وَتَرًا أَوْ اسْتَنْجَى بِرَجِيعِ دَابَّةٍ أَوْ بِعَظْمٍ فَإِنَّ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَرِيءٌ مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghailan} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Mufadldlal} berkata telah bercerita kepadaku {‘Ayyasy bin ‘Abbas} sesungguhnya {Syiyaim bin Baitan} mengabarinya, sesungguhnya telah mendengar {Syaiban Al Qityani} berkata Maslamah bin Mukhallid mengangkat {Ruwaifi’ bin Tsabit Al Anshari} sebagai pimpinan di dataran rendah lalu dia berkata “Kami mengadakan perjalanan bersamanya.” (Ruwaifi’ bin Tsabit Al Anshari Radhiyallahu’anhu) berkata Rasulullah saw. bersabda kepadaku, “Wahai Ruwaifi’, sepertinya hidupmu akan panjang setelahku, maka tolong kabarkan kepada orang-orang, sesungguhnya barangsiapa yang memintal jenggotnya atau dia mengalungkan pada lehernya sebuah tali dengan jumlah ganjil atau dia bersuci dengan kotoran hewan tunggangan atau tulang, sesungguhnya Muhammad saw. telah berlepas diri darinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16387

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ قَالَعَرَضَ مَسْلَمَةُ بْنُ مُخَلَّدٍ وَكَانَ أَمِيرًا عَلَى مِصْرَ عَلَى رُوَيْفِعِ بْنِ ثَابِتٍ أَنْ يُوَلِّيَهُ الْعُشُورَ فَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ صَاحِبَ الْمَكْسِ فِي النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Abu Al Khair} berkata Maslamah bin Mukhallad waktu itu dia adalah seorang Amir di Mesir menawarkan kepada {Ruwaifi’ bin Tsabit Al Anshari} untuk mengurus harta Al usyur (sepersepuluh yang diwajibkan pada harta dagangan), dia berkata saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: ” Orang yang memungut cukai itu di neraka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16388

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَامِرٍ الْأَلْهَانِيَّ قَالَدَخَلَ الْمَسْجِدَ حَابِسُ بْنُ سَعْدٍ الطَّائِيُّ مِنْ السَّحَرِ وَقَدْ أَدْرَكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَى النَّاسَ يُصَلُّونَ فِي مُقَدَّمِ الْمَسْجِدِ فَقَالَ مُرَاءُونَ وَرَبِّ الْكَعْبَةِ أَرْعِبُوهُمْ فَمَنْ أَرْعَبَهُمْ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ فَأَتَاهُمْ النَّاسُ فَأَخْرَجُوهُمْ قَالَ فَقَالَ إِنَّ الْمَلَائِكَةَ تُصَلِّي مِنْ السَّحَرِ فِي مُقَدَّمِ الْمَسْجِدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} berkata telah menceritakan kepada kami {Hariz} berkata saya mendengar {Abdullah bin ‘Amir Al Hani} berkata {Habis bin Sa’d Ath-Tha`i} masuk masjid pada waktu malam sebelum subuh, dan dia telah menemukan Nabi saw. di masjid itu. Nabi melihat orang-orang shalat di bagian serambi masjid, lalu beliau bersabda: “Mereka adalah orang yang riya’, demi Rab Ka’bah, ancamlah mereka. Barangsiapa yang mengancam mereka, berarti dia mentaati Allah dan Rasul-Nya.” lalu orang-orang mendatangi mereka dan mengusir mereka. (Abdullah bin ‘Amir Al Hani Radhiyallahu’anhu) berkata lalu (Ruwaifi’ bin Tsabit Al Anshari Radhiyallahu’anhu) berkata “Sesungguhnya para Malaikat shalat pada waktu malam menjelang subuh pada bagian serambi masjid.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16389

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ لَقِيطٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَوَالَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نَجَا مِنْ ثَلَاثٍ فَقَدْ نَجَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ مَوْتِي وَالدَّجَّالِ وَقَتْلِ خَلِيفَةٍ مُصْطَبِرٍ بِالْحَقِّ مُعْطِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah Mengabarkan kepadaku {Yahya bin Ayyub} berkata telah bercerita kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Rabi’ah bin Laqith} dari {Abdullah bin Hawalah} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang selamat dari tiga hal, maka dia telah selamat tiga kali: wafatku, Dajjal dan pembunuhan seorang khalifah yang sabar mempertahankan kebenaran, sedang khalifah itu telah memasrahkan kebenaran agar dituntaskan.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16390

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنِ ابْنِ حَوَالَةَ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ جَالِسٌ فِي ظِلِّ دَوْمَةٍ وَعِنْدَهُ كَاتِبٌ لَهُ يُمْلِي عَلَيْهِ فَقَالَ أَلَا أَكْتُبُكَ يَا ابْنَ حَوَالَةَ قُلْتُ لَا أَدْرِي مَا خَارَ اللَّهُ لِي وَرَسُولُهُ فَأَعْرَضَ عَنِّي وَقَالَ إِسْمَاعِيلُ مَرَّةً فِي الْأُولَى نَكْتُبُكَ يَا ابْنَ حَوَالَةَ قُلْتُ لَا أَدْرِي فِيمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَأَعْرَضَ عَنِّي فَأَكَبَّ عَلَى كَاتِبِهِ يُمْلِي عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ أَنَكْتُبُكَ يَا ابْنَ حَوَالَةَ قُلْتُ لَا أَدْرِي مَا خَارَ اللَّهُ لِي وَرَسُولُهُ فَأَعْرَضَ عَنِّي فَأَكَبَّ عَلَى كَاتِبِهِ يُمْلِي عَلَيْهِ قَالَ فَنَظَرْتُ فَإِذَا فِي الْكِتَابِ عُمَرُ فَقُلْتُ إِنَّ عُمَرَ لَا يُكْتَبُ إِلَّا فِي خَيْرٍ ثُمَّ قَالَ أَنَكْتُبُكَ يَا ابْنَ حَوَالَةَ قُلْتُ نَعَمْ فَقَالَ يَا ابْنَ حَوَالَةَ كَيْفَ تَفْعَلُ فِي فِتْنَةٍ تَخْرُجُ فِي أَطْرَافِ الْأَرْضِ كَأَنَّهَا صَيَاصِي بَقَرٍ قُلْتُ لَا أَدْرِي مَا خَارَ اللَّهُ لِي وَرَسُولُهُ قَالَ وَكَيْفَ تَفْعَلُ فِي أُخْرَى تَخْرُجُ بَعْدَهَا كَأَنَّ الْأُولَى فِيهَا انْتِفَاجَةُ أَرْنَبٍ قُلْتُ لَا أَدْرِي مَا خَارَ اللَّهُ لِي وَرَسُولُهُ قَالَ اتَّبِعُوا هَذَا قَالَ وَرَجُلٌ مُقَفٍّ حِينَئِذٍ قَالَ فَانْطَلَقْتُ فَسَعَيْتُ وَأَخَذْتُ بِمَنْكِبَيْهِ فَأَقْبَلْتُ بِوَجْهِهِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ هَذَا قَالَ نَعَمْ قَالَ وَإِذَا هُوَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Jurairi} dari {Abdullah bin Syaqiq} dari {Ibnu Hawalah} berkata saya telah mendatangi Rasulullah saw. saat itu beliau sedang duduk di bawah pohon yang besar dan disamping beliau ada seorang penulis yang membacakan di hadapan beliau. Lalu dia (penulis Rasulullah saw.) berkata “Maukah saya tulis kamu, Wahai Ibnu Hawalah?.” Saya menjawab, “Saya tidak tahu. Apa yang Allah dan Rasul-Nya pilihkan untukku?, ” lalu dia berpaling dariku. {Isma’il} berkata pertama kami, “Kami akan menulismu, Wahai Ibnu Hawalah, ” lalu saya berkata “Saya tidak tahu saya harus menulis apa, Wahai Rasulullah?, ” lalu beliau berpaling dariku, beliau merendahkan kepalanya pada penulisnya dan mendiktekannya, lalu bersabda: “Maukah saya menulismu, Wahai Ibnu Hawalah?.” Saya menjawab, “Saya tidak tahu. Apa yang Allah dan Rasul-Nya pilihkan untukku, ” lalu beliau berpaling dariku dan merendahkan kepalanya pada penulisnya dan mendiktekannya (Ibnu Hawalah Radhiyallahu’anhu) berkata lalu saya melihatnya, ternyata di dalam tulisan ada ‘Umar, lalu saya berkata “Umar tidak ditulis kecuali dalam kebaikan, ” lalu beliau bersabda: “Apakah kami menulismu, Wahai Ibnu Hawalah?.” Saya menjawab, Ya. lalu beliau bertanya, “Apa yang akan kau lakukan jika ada fitnah yang keluar dari ujung bumi seperti tanduk sapi?.” Saya menjawab, “Saya tidak tahu, Allah dan Rasul-Nya tidak memilihku.” Beliau bertanya, “Apa yang akan kau lakukan pada fitnah yang lain yang keluar setelahnya, fitnah yang pertama seolah-olah lompatan kelinci?.” Saya menjawab, “Saya tidak tahu, Allah dan Rasul-Nya tidak memilihku.” Beliau bersabda: “Ikutlah kalian ini”, waktu itu ada seorang laki-laki yang sedang meninggalkan mereka. (Ibnu Hawalah Radhiyallahu’anhu) berkata “Saya berangkat dan saya mengejarnya lalu saya memegang kedua pundaknya, lalu saya arahkan wajahnya kepada Rasulullah saw., lalu saya bertanya, ‘Apakah ini? ‘” beliau menjawab, Ya. (Ibnu Hawalah Radhiyallahu’anhu) berkata “Ternyata dia adalah ‘Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu’anhu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16391

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ وَيَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ قَالَا حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ قَالَ حَدَّثَنِي بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي قُتَيْلَةَ عَنِ ابْنِ حَوَالَةَ أَنَّهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَصِيرُ الْأَمْرُ إِلَى أَنْ تَكُونَ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ جُنْدٌ بِالشَّامِ وَجُنْدٌ بِالْيَمَنِ وَجُنْدٌ بِالْعِرَاقِ فَقَالَ ابْنُ حَوَالَةَ خِرْ لِي يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ أَدْرَكْتُ ذَاكَ قَالَ عَلَيْكَ بِالشَّامِ فَإِنَّهُ خِيرَةُ اللَّهِ مِنْ أَرْضِهِ يَجْتَبِي إِلَيْهِ خِيرَتَهُ مِنْ عِبَادِهِ فَإِنْ أَبَيْتُمْ فَعَلَيْكُمْ بِيَمَنِكُمْ وَاسْقُوا مِنْ غُدُرِكُمْ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ تَوَكَّلَ لِي بِالشَّامِ وَأَهْلِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Haiwah bin Syuraih} dan {Yazid bin Abdurabbihi} berkata telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} berkata telah bercerita kepadaku {Bahir bin Sa’ad} dari {Khalid bin Ma’dan} dari {Abu Qutailah} dari {Ibnu Hawalah} sesungguhnya dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Saat itu akan terjadi tentara-tentara yang berkelompok-kelompok. Tentara yang berada di Syam, Tentara yang berada di Yaman, dan Tentara yang berada di Iraq.” Ibnu Hawalah berkata “Pilihkan untukku, Wahai Rasulullah, jika saya menjumpai hal itu!.” Beliau bersabda: “Bergabunglah di Syam, karena di sana ada hamba-hamba Allah yang terpilih. Jika kalian tidak bisa, maka pergilah ke Yaman. Berilah air dari kolam kalian, sesungguhnya Allah Azzawajalla telah menyerahkan Syam dan penduduknya kepadaku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16392

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ لَقِيطٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَوَالَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نَجَا مِنْ ثَلَاثٍ فَقَدْ نَجَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ مَوْتِي وَالدَّجَّالِ وَقَتْلِ خَلِيفَةٍ مُصْطَبِرٍ بِالْحَقِّ مُعْطِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah Mengabarkan kepadaku {Yahya bin Ayyub} berkata telah bercerita kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Rabi’ah bin Laqith} dari {Abdullah bin Hawalah} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa selamat dari tiga hal, dia selamat tiga kali: wafatku, Dajjal dan pembunuhan seorang khalifah yang sabar mempertahankan kebenaran dan khalifah itu telah memasrahkan kebenaran agar dituntaskan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16393

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ الْقَيْسِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنِي بَشْرُ بْنُ عَاصِمٍ اللَّيْثِيُّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ مَالِكٍ وَكَانَ مِنْ رَهْطِهِ قَالَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً فَسَلَّحْتُ رَجُلًا سَيْفًا قَالَ فَلَمَّا رَجَعَ قَالَ مَا رَأَيْتُ مِثْلَ مَا لَامَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَعَجَزْتُمْ إِذْ بَعَثْتُ رَجُلًا فَلَمْ يَمْضِ لِأَمْرِي أَنْ تَجْعَلُوا مَكَانَهُ مَنْ يَمْضِي لِأَمْرِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Al Mughirah Al Qaisi} berkata telah menceritakan kepada kami {Humaid bin Hilal} berkata telah bercerita kepadaku {Bisyr bin ‘Ashim Al Laitsi} dari {Uqbah bin Malik} dia termasuk dari rombongannnya, berkata Rasulullah saw. mengutus sebuah satuan Perang lalu saya menyerungkan satu pedang pada seorang laki-laki. (Uqbah bin Malik Radhiyallahu’anhu) berkata Tatkala dia kembali, dia berkata “Saya tidak pernah melihat sebagaimana Rasulullah saw. mencela kami, beliau bersabda: ‘Apakah kalian telah lemah jika saya mengutus seorang laki-laki dan dia belum selesai melakukannya lalu kalian mengantikan tempatnya pada orang yang akan menyelesaikan urusanku.”