Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16424
حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ الْأَشَجِّ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَقَدْ غَزَا وَمَنْ خَلَفَهُ فَقَدْ غَزَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin ‘Amr} berkata Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {‘Amr bin Al Harits} dari {Bukair bin Al Asysaj} dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} dari Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa memberi bekal kepada orang yang hendak berperang di jalan Allah Azzawajalla maka dia telah berperang, dan barangsiapa membiarkan seseorang untuk berangkat perang, dan ia menggantikan posisinya untuk menuntaskan keperluan rumahtangganya berarti dia telah berperang.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16425
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى أَنْبَأَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ عَنْ أَبِي عَمْرَةَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ إِنْ شَاءَ اللَّهُ قَالَ إِسْحَاقُ قَالَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ الشُّهَدَاءِ الَّذِي يَأْتِي بِالشَّهَادَةِ قَبْلَ أَنْ يُسْأَلَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Isa} telah memberitakan kepada kami {Malik} dari {Abdullah bin Abu Bakar} dari {Bapaknya} dari {Abdullah bin ‘Amr bin ‘Utsman} dari {Abu Amrah Al Anshari} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} jika Allah menghendaki, Ishaq berkata sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Maukah saya kabarkan tentang sebaik-baik saksi?. Yaitu orang yang memberikan kesaksian sebelum diminta untuk untuk bersaksi.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16426
حَدَّثَنَا ابْنُ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ أَبِي عَنْ سُفْيَانَ عَنْ صَالِحٍ مَوْلَى التَّوْأَمَةِ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَكُنْتُ أُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ أَخْرُجُ إِلَى السُّوقِ فَلَوْ أَرْمِي لَأَبْصَرْتُ مَوَاقِعَ نَبْلِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Al Asyja’i} {bapakku} berkata dari {Sufyan} dari {Shalih} budak At-Tau`amah, berkata saya telah mendengar {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata “Saya shalat maghrib bersama Rasulullah saw. lalu saya keluar ke pasar, kalau saja saya melemparkan panah, saya niscaya saya dapat melihat tempat jatuhnya panahku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16427
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ وَزَيْدَ بْنَ خَالِدٍ الْجُهَنِيَّ وَشَبْلًا قَالَ سُفْيَانُ قَالَ بَعْضُ النَّاسِ ابْنَ مَعْبَدٍ وَالَّذِي حَفِظْتُ شِبْلًا قَالُواكُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ أَنْشُدُكَ اللَّهَ إِلَّا قَضَيْتَ بَيْنَنَا بِكِتَابِ اللَّهِ فَقَامَ خَصْمُهُ وَكَانَ أَفْقَهَ مِنْهُ فَقَالَ صَدَقَ اقْضِ بَيْنَنَا بِكِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَأْذَنْ لِي فَأَتَكَلَّمَ قَالَ قُلْ قَالَ إِنَّ ابْنِي كَانَ عَسِيفًا عَلَى هَذَا وَإِنَّهُ زَنَى بِامْرَأَتِهِ فَافْتَدَيْتُ مِنْهُ بِمِائَةِ شَاةٍ وَخَادِمٍ ثُمَّ سَأَلْتُ رِجَالًا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ فَأَخْبَرُونِي أَنَّ عَلَى ابْنِي جَلْدَ مِائَةٍ وَتَغْرِيبَ عَامٍ وَعَلَى امْرَأَةِ هَذَا الرَّجْمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَأَقْضِيَنَّ بَيْنَكُمَا بِكِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ الْمِائَةُ شَاةٍ وَالْخَادِمُ رَدٌّ عَلَيْكَ وَعَلَى ابْنِكَ جَلْدُ مِائَةٍ وَتَغْرِيبُ عَامٍ وَاغْدُ يَا أُنَيْسُ رَجُلٌ مِنْ أَسْلَمَ عَلَى امْرَأَةِ هَذَا فَإِنْ اعْتَرَفَتْ فَارْجُمْهَا فَغَدَا عَلَيْهَا فَاعْتَرَفَتْ فَرَجَمَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} berkata telah mengabarkan kepadaku {‘Ubaidullah bin Abdullah} sesungguhnya telah mendengar dari {Abu Hurairah} {Zaid bin Khalid Al Juhani} dan {Syabl} Sufyan berkata sebagian manusia berkata Ibnu Ma’bad, dan yang saya hafal adalah Syibl, mereka berkata “Kami sedang bersama Rasulullah saw. lalu ada seorang laki-laki yang berdiri lalu berkata ‘demi Allah saya meminta anda untuk memutuskan kepada kami dengan kitab Allah’.” Lalu lawannya berdiri dan dia lebih faqih darinya, lalu berkata “Benar. Putuskanlah kepada kami dengan kitab Allah Azzawajalla dan ijinkanlah untuk saya ungkapkan.” Beliau bersabda: “Katakanlah!” (Zaid bin Khalid Al Juhani Radhiyallahu’anhu) berkata “Anak saya sedang disewa orang ini, lalu anakku berzina dengan istrinya, lalu aku pun menebusnya dengan seratus kambing dan seorang pelayan, lalu saya bertanya beberapa orang dari kalangan ahli ilmu, mengabarkan kepadaku bahwa anak saya harus dicambuk seratus kali dan diasingkan selama satu tahun dan wanita tersebut dirajam, ” lalu Rasulullah saw. bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh saya akan memutuskan kepada kalian berdua dengan kitab Allah Azzawajalla. Seratus kambing dan pelayan itu akan dikembalikan kepadamu. Anakmu akan dicambuk seratus kali dan diasingkan selama satu tahun. Pergilah Wahai Unais, -seorang laki-laki dari Aslam-dan tanyalah wanita itu, jika dia mengakuinya maka rajamlah.” Lalu dia menemuinya lalu wanita itu mengakuinya lalu (Unais RA) merajamnya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16428
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَزَيْدِ بْنِ خَالِدٍ وَشَبْلٍ قَالُواسُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْأَمَةِ تَزْنِي قَبْلَ أَنْ تُحْصَنَ قَالَ اجْلِدُوهَا فَإِنْ عَادَتْ فَاجْلِدُوهَا فَإِنْ عَادَتْ فَاجْلِدُوهَا فَإِنْ عَادَتْ فَبِيعُوهَا وَلَوْ بِضَفِيرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Abu Hurairah} {Zaid bin Khalid} dan {Syabl} mereka bersabda: ” Nabi saw. ditanya tentang seorang budak wanita yang berzina sebelum haid. Beliau bersabda: “Cambukklah dia, jika dia mengulanginya, cambuklah. Jika dia mengulanginya, maka cambukalah. jika dia mengulanginya maka juallah walau dengan rambut yang dianyam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16429
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَتَّخِذُوا بُيُوتَكُمْ قُبُورًا صَلُّوا فِيهَا وَمَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الصَّائِمِ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ وَمَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ خَلَفَهُ فِي أَهْلِهِ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الْغَازِي فِي أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الْغَازِي شَيْءٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yusuf} telah mengabarkan kepada kami {Abdul Malik} dari {‘Atha`} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Shalatlah kalian di dalamnya. Barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka akan ditulis baginya sebagaimana pahala orang yang berpuasa, tidak mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun. Barangsiapa yang memberi bekal orang yang berperang di jalan Allah atau meninggakan wakil yang mengurus pada keluarganya, niscaya akan ditulis baginya sebagaimana pahala orang yang berperang dengan tidak mengurangi pahala orang yang berperang sedikitpun.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16430
حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَدْ غَزَا وَمَنْ خَلَفَ غَازِيًا فِي أَهْلِهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata Telah menceritakan kepada kami {Husain Al Mu’allim} berkata Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa yang memberi bekal orang yang berperang di jalan Allah maka dia telah berperang. Barangsiapa yang meninggalkan pada orang yang berperang dengan kebaikan pada keluarganya, maka dia telah berperang.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16431
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَسُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ اللُّقَطَةِ فَقَالَ عَرِّفْهَا سَنَةً فَإِنْ اعْتُرِفَتْ فَأَدِّهَا وَإِلَّا فَاعْرِفْ عِفَاصَهَا وَوِكَاءَهَا وَعَدَدَهَا وَإِلَّا فَكُلْهَا فَإِنْ اعْتُرِفَتْ فَأَدِّهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar Al Hanafi} berkata Telah menceritakan kepada kami {Al Dhahak bin ‘Utsman} dari {Abu Nadlr} dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Nabi saw. ditanya tentang barang temuan. Beliau bersabda: “Umumkanlah selama satu tahun! Jika ada yang mengakuinya maka serahkanlah jika tidak ada maka umumkanlah kantongnya, tutupnya dan jumlahnya. Jika tetap tidak ada maka makanlah, jika ada yang mengakuinya maka serahkanlah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16432
حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ الشَّهَادَةِ الَّذِينَ يَبْدَءُونَ بِشَهَادَتِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُسْأَلُوا عَنْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Shafwan bin Isa} berkata telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Umarah} dari {Ibnu Bakar bin Muhammad} dari {Abdullah bin ‘Amr} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Maukah saya kabarkan kepada kalian tentang sebaik-baik persaksian. Yaitu orang-orang yang memberikan kesaksian sebelum diminta untuk untuk bersaksi.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16433
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا حَرْبٌ يَعْنِي ابْنَ شَدَّادٍ عَنْ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ و حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍقَالَ فَكَانَ زَيْدُ بْنُ خَالِدٍ يَضَعُ السِّوَاكَ مِنْهُ مَوْضِعَ الْقَلَمِ مِنْ أُذُنِ الْكَاتِبِ كُلَّمَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ اسْتَاكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad} berkata Telah menceritakan kepada kami {Harb} yaitu Ibnu Syadad dari {Yahya} Telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dan Telah menceritakan kepada kami {bapakku} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Muhammad bin Ibrahim} dari {Abu Salamah} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya tidak memberatkan pada umatku, niscaya saya akan memerintahkan mereka untuk bersiwak setiap shalat.” (Abu Salamah Radhiyallahu’anhu) berkata Zaid bin Khalid meletakkan siwaknya pada tempat penanya sebagaimana seorang penulis meletakkan penanya ditelinganya. Ia bersiwak jika hendak shalat.