Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16434

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّمُطِرَ النَّاسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَلَمَّا أَصْبَحُوا قَالَ أَلَمْ تَسْمَعُوا مَا قَالَ رَبُّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ اللَّيْلَةَ قَالَ مَا أَنْعَمْتُ عَلَى عِبَادِي نِعْمَةً إِلَّا أَصْبَحَ بِهَا قَوْمٌ كَافِرِينَ بِالَّذِي آمَنَ بِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} Telah menceritakan kepada kami {Shalih bin Kaisan} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} manusia mendapatkan hujan pada masa Rasulullah saw. pada suatu malam, tatkala pagi beliau bersabda: “Tidaklah kalian mendengar apa yang telah difirmankan Rab kalian ‘azza wajalla tadi malam, Dia berfirman, ‘Tidaklah AKU memberi nikmat kepada hamba-Ku kecuali pada pagi harinya mereka menkufuri terhadap orang yang beriman kepada-Ku’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16435

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ يَزِيدَ مَوْلَى الْمُنْبَعِثِ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنِي رَبِيعَةُ أَنَّهُ قَالَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ فَسَأَلْتُ رَبِيعَةَ فَقَالَ أَخْبَرَنِيهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍسُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ضَالَّةِ الْإِبِلِ فَغَضِبَ وَاحْمَرَّتْ وَجْنَتَاهُ وَقَالَ مَا لَكَ وَلَهَا مَعَهَا الْحِذَاءُ وَالسِّقَاءُ تَرِدُ الْمَاءَ وَتَأْكُلُ الشَّجَرَ حَتَّى تَجِيءَ رَبَّهَا وَسُئِلَ عَنْ ضَالَّةِ الْغَنَمِ فَقَالَ خُذْهَا فَإِنَّمَا هِيَ لَكَ أَوْ لِأَخِيكَ أَوْ لِلذِّئْبِ وَسُئِلَ عَنْ اللُّقَطَةِ فَقَالَ اعْرِفْ عِفَاصَهَا وَوِكَاءَهَا ثُمَّ عَرِّفْهَا سَنَةً فَإِنْ اعْتُرِفَتْ وَإِلَّا فَاخْلِطْهَا بِمَالِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Yazid} budak Al Munba’its, {Yahya} berkata telah mengabarkan kepadaku {Rabi’ah} sesungguhnya dia berkata dari {Zaid bin Khalid}, lalu saya (Rabi’ah Radhiyallahu’anhu) bertanya kepada Rabi’ah dia berkata dia telah mengabarinya dari Zaid bin Khalid Nabi saw. ditanya tentang unta yang hilang, lalu beliau marah, memerah dan meninggi pipinya dan bersabda: “Biarkanlah dia, apa urusanmu dengan unta yang hilang? Toh unta itu juga punya sepatu dan tempat air minum, ia bisa menuju tempat air itu sendirian, dan bisa memakan pepohonan hingga bisa kembali kepada pemiliknya.” Lantas beliau ditanya telah barang temuan kambing, dan beliau bersabda: “Ambilah, karena itu akan menjadi milikmu, atau saudaramu atau untuk serigala, ” dan beliau ditanya tentang harta temuan, maka beliau bersabda: “Umumkanlah bungkusnya dan tutupnya, lalu umumkanlah selama setahun. Jika ada yang mengakuinya maka serahkanlah. Jika tidak ada, maka gabungkanlah dengan hartamu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16436

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَالِمٍ أَبِي النَّضْرِ مَوْلَى عُمَرَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْمَرٍ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ قَالَأَرْسَلَنِي أَبُو جُهَيْمٍ ابْنُ أُخْتِ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ إِلَى زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ أَسْأَلُهُ مَا سَمِعَ فِي الْمَارِّ بَيْنَ يَدَيْ الْمُصَلِّي قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَأَنْ يَقُومَ أَرْبَعِينَ لَا أَدْرِي مِنْ يَوْمٍ أَوْ شَهْرٍ أَوْ سَنَةٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمُرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Salim, Abu Nadlr} budak ‘Umar bin ‘Ubaidullah bin Ma’mar dari {Busr bin Sa’id} berkata Abu Juhaim, anak laki-laki saudara perempuan Ubay bin kaa’b mengutusku kepada {Zaid bin Khalid Al Juhani} untuk menanyakan tentang orang yang lewat di hadapan orang yang shalat. (Zaid bin Khalid Al Juhani Radhiyallahu’anhu) berkata “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Berdiri selama empat puluh, ‘ saya tidak tahu apakah hari, bulan, atau tahun.’ lebih baik dari melewati di depannya’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16437

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي مَوْلَى الْجُهَيْنَةِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُسَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النُّهْبَةِ وَالْخُلْسَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Al Qasim} dari {Ibnu Abu Dzi’b} berkata Telah menceritakan kepadaku budak {Al Juhainah} dari {Abdurrahman bin Zaid bin Khalid Al Juhani} menceritakan dari {Bapaknya} sesungguhnya telah mendengar Nabi saw. melarang dari nihbah (harta rampokan) dan Al khulsah (mengambil harta dengan rahasia dengan cara yang tidak benar).

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16438

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ صَالِحٍ مَوْلَى التَّوْأَمَةِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَكُنَّا نُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ نَنْصَرِفُ إِلَى السُّوقِ وَلَوْ رُمِيَ بِنَبْلٍ لَأَبْصَرْتُ مَوَاقِعَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nadlr} berkata Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Shalih} budak At-Tau`amah, dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata kami shalat maghrib bersama Nabi saw., lalu kami menuju ke pasar, dan kalau saja dilepaskan anak panah, niscaya saya dapat melihat tempat jatuhnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16439

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ عَنْ زَيْدٍ يَعْنِي ابْنَ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَا يَسْهُو فِيهِمَا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir} Telah menceritakan kepada kami {Hisyam} yaitu Ibnu Sa’ad dari {Zaid} yaitu Ibnu Aslam dari {‘Atha` bin Yasar} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa yang berwudhu lalu memperbagus wudhunya lalu shalat dua rekaat dan tidak ada yang dilupakan, niscaya Allah akan mengampuni dosa yang dilakukannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16440

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَنْبَأَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ بَكْرِ بْنِ سَوَادَةَ و حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ هُوَ ابْنُ النُّعْمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ بَكْرِ بْنِ سَوَادَةَ عَنْ أَبِي سَالِمٍ الْجَيْشَانِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ آوَى ضَالَّةً فَهُوَ ضَالٌّ مَا لَمْ يُعَرِّفْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah memberitakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Bakr bin Sawadah} dan Telah menceritakan kepada kami {Suraij} yaitu Ibnu An-Na’man berkata Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahab} dari {‘Amr bin Al Harits} dari {Bakr bin Sawadah} dari {Abu Salim Al Jaisyani} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang mengambil unta temuan maka dia adalah orang yang sesat selama dia tidak mengumumkannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16441

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُبَارَكٍ الْهُنَائِيُّ بَصْرِيٌّ ثِقَةٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فَقَدْ غَزَا وَمَنْ خَلَفَهُ فِي أَهْلِهِ فَقَدْ غَزَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} berkata Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Mubarak Al Hunani} dari Bashrah, orang tsiqah, dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} dari Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa memberi bekal orang yang berperang sungguh dia telah berperang, dan barangsiapa membiarkan seseorang berangkat berperang, lantas ia menggantikannya menuntaskan segala kebutuhan keluarganya, maka dia telah berperang.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16442

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ وَأَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الْأَمَةِ تَزْنِي وَلَمْ تُحْصَنْ قَالَ اجْلِدْهَا فَإِنْ زَنَتْ فَاجْلِدْهَا فَقَالَ فِي الثَّالِثَةِ أَوْ فِي الرَّابِعَةِ فَإِنْ زَنَتْ فَبِعْهَا وَلَوْ بِضَفِيرٍ وَالضَّفِيرُ الْحَبْلُحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ الْمَعْنَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ وَأَبِي هُرَيْرَةَ قَالَا سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْأَمَةِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ وَقَالَ فِي الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ الزُّهْرِيُّ شَكَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} berkata Telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} dan {Abu Hurairah} sesungguhnya Rasulullah saw. ditanya tentang budak yang berzina dan dia belum menikah. Beliau bersabda: “Deralah, Jika dia berzina maka deralah” dan bersabda pada yang ketiga kalinya atau ke empatnya, “Jika dia masih berzina, maka juallah walau hanya dengan tali.” Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} berkata Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah bin ‘Utbah} secara makna, Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah bin ‘Utbah} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} dan {Abu Hurairah} berkata Nabi saw. ditanya tentang budak wanita, lalu menyebutkan hadis secara lengkap, dan bersabda pada ketiga kalinya atau ke empatnya, Az Zuhri ragu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16443

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ مَوْلَى الْمُنْبَعِثِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلُقَطَةٍ فَقَالَ عَرِّفْهَا سَنَةً ثُمَّ اعْرِفْ عِفَاصَهَا وَوِكَاءَهَا فَإِنْ جَاءَ أَحَدٌ يُخْبِرُكَ بِهَا وَإِلَّا فَاسْتَنْفِقْهَا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَضَالَّةُ الْغَنَمِ قَالَ لَكَ أَوْ لِأَخِيكَ أَوْ لِلذِّئْبِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ضَالَّةُ الْإِبِلِ قَالَ فَتَغَيَّرَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ مَا لَكَ وَلَهَا مَعَهَا حِذَاؤُهَا وَسِقَاؤُهَا تَرِدُ الْمَاءَ وَتَأْكُلُ الشَّجَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Rabi’ah bin Abu Abdurrahman} berkata Telah menceritakan kepadaku {Yazid} budal Al Munba’its dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata telah datang seorang badui kepada Nabi saw. dengan membawa barang temuan lalu beliau bersabda: “Umumkanlah selama satu tahun, lalu umumkanlah kantungnya dan tutupnya. Jika ada seorang yang datang dan mengabarimu maka serahkanlah, jika tidak maka infakkanlah”. (orang badui) berkata “Wahai Rasulullah, bagaimana temuan kambing.” Beliau bersabda: “Itu menjadi milikmu, saudaramu atau untuk serigala.” (orang badui) berkata “Temuan berupa unta.” Lalu berubahlah wajah Rasulullah saw. bersabda: “Biarkanlah dia, ada apa urusanmu dengan unta itu, dia kan mempunyai sepatu dan tempat minumnya, ia bisa pergi menuju tempat minumnya sendiri, dan memakan pepohonan.”