Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16444

قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَصَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الصُّبْحِ بِالْحُدَيْبِيَةِ عَلَى أَثَرِ سَمَاءٍ كَانَتْ مِنْ اللَّيْلِ فَلَمَّا انْصَرَفَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ قَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِي مُؤْمِنٌ بِي قَالَ إِسْحَاقُ كَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَمُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ كَافِرٌ بِي فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِي كَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا فَذَلِكَ كَافِرٌ بِي مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ
Terjemahan: (Ahmad bin Hanbal Radhiyallahu’anhu) berkata saya telah membaca di hadapan {Abdurrahman}: {Malik} bapakku berkata dan Telah menceritakan kepada kami {Ishaq} berkata Telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Shalih bin Kaisan} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Rasulullah saw. shalat subuh bersama kami di Hudaibiyah setelah turunya hujan yang terjadi pada malamnya. Tatkala telah selesai, beliau menemui orang-orang dan bersabda: “Apakah kalian mengerahui apa yang telah difirmankan Rab kalian AzzaWaJalla, ” mereka berkata “Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu.” Beliau bersabda: “(Allah Azzawajalla) berfirman, ‘Pada pagi hari diantara hamba-Ku ada yang beriman kepada-Ku’ {Ishaq} berkata “dan ia ingkar terhadap bintang-bintang, sebaliknya ada yang beriman dengan bintang-bintang dan ingkar dengan-Ku, orang yang mengatakan kami mendapatkan hujan karena karunia Allah dan rahmat-Nya, itulah orang yang beriman terhadapku dan ingkar terhadap bintang, adapun orang yang berkata ‘Kami mendapatkan hujan karena bintang ini dan itu maka orang itulah orang yang ingkar terhadapku dan beriman dengan bintang-bintang.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16445

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ الشَّهَادَةِ مَنْ شَهِدَ بِهَا صَاحِبُهَا قَبْلَ أَنْ يُسْأَلَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} berkata Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Ishaq} dari {Muhammad bin Abu Bakar bin Hazm} dari {Bapaknya} dari {Abdurrahman bin ‘Amr bin ‘Utsman} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik persaksian adalah yang bersaksi sebelum diminta untuk untuk bersaksi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16446

حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ رَجَاءٍ قَالَ سَمِعْتُ أَوْسَ بْنَ ضَمْعَجٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيَّ الْبَدْرِيَّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ تَعَالَى وَأَقْدَمُهُمْ قِرَاءَةً فَإِنْ كَانَتْ قِرَاءَتُهُمْ سَوَاءً فَلْيَؤُمَّهُمْ أَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً فَإِنْ كَانَ هِجْرَتُهُمْ سَوَاءً فَلْيَؤُمَّهُمْ أَكْبَرُهُمْ سِنًّا وَلَا يُؤَمُّ الرَّجُلُ فِي أَهْلِهِ وَلَا فِي سُلْطَانِهِ وَلَا يُجْلَسُ عَلَى تَكْرِمَتِهِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا أَنْ يَأْذَنَ لَكَ أَوْ إِلَّا بِإِذْنِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} berkata Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata telah mengabarkan kepadaku {Isma’il bin Raja’} berkata saya telah mendengar {Aus bin Dlam’aj} berkata saya telah mendengar {Abu Mas’ud Al Anshari Al Badari} dari Nabi saw. bersabda: “Orang yang menjadi imam suatu kaum adalah orang yang menguasai dalam membaca kitab Allah Ta’ala, dan orang yang lebih mula-mula membacanya. Jika bacaannya sama, maka setelahnya adalah yang lebih dulu hijrah. Jika hijrahnya bersamaan adalah lebih tua. Janganlah seorang laki-laki menjadi imam dalam keluarga orang lain atau di wilayah yang menjadi wewenangnya dan janganlah duduk pada tikar di suatu rumah kecuali jika diijinkan, ” atau “kecuali dengan seijinnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16447

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو مَالِكٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ حُذَيْفَةَأَنَّ رَجُلًا أَتَى اللَّهُ بِهِ عَزَّ وَجَلَّ فَقَالَ مَاذَا عَمِلْتَ فِي الدُّنْيَا فَقَالَ لَهُ الرَّجُلُ مَا عَمِلْتُ مِنْ مِثْقَالِ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ أَرْجُوكَ بِهَا فَقَالَهَا لَهُ ثَلَاثًا وَقَالَ فِي الثَّالِثَةِ أَيْ رَبِّ كُنْتَ أَعْطَيْتَنِي فَضْلًا مِنْ مَالٍ فِي الدُّنْيَا فَكُنْتُ أُبَايِعُ النَّاسَ وَكَانَ مِنْ خُلُقِي أَتَجَاوُزُ عَنْهُ وَكُنْتُ أُيَسِّرُ عَلَى الْمُوسِرِ وَأُنْظِرُ الْمُعْسِرَ فَقَالَ عَزَّ وَجَلَّ نَحْنُ أَوْلَى بِذَلِكَ مِنْكَ تَجَاوَزُوا عَنْ عَبْدِي فَغُفِرَ لَهُ فَقَالَ أَبُو مَسْعُودٍ هَكَذَا سَمِعْتُ مِنْ فِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَوَرَجُلٌ آخَرُ أَمَرَ أَهْلَهُ إِذَا مَاتَ أَنْ يُحَرِّقُوهُ ثُمَّ يَطْحَنُوهُ ثُمَّ يُذَرُّونَهُ فِي يَوْمِ رِيحٍ عَاصِفٍ فَفَعَلُوا ذَلِكَ بِهِ فَجُمِعَ إِلَى رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَقَالَ لَهُ مَا حَمَلَكَ عَلَى هَذَا قَالَ يَا رَبِّ لَمْ يَكُنْ عَبْدٌ أَعْصَى لَكَ مِنِّي فَرَجَوْتُ أَنْ أَنْجُوَ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ تَجَاوَزُوا عَنْ عَبْدِي فَغُفِرَ لَهُ قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ هَكَذَا سَمِعْتُهُ مِنْ فِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} berkata Telah menceritakan kepada kami {Abu Malik} dari {Rib’i bin Hirasy} dari {Hudzaifah} sesungguhnya ada seorang laki-laki yang didatangkan Allah Azzawajalla lalu berfirman, “Apa yang kamu lakukan di dunia?” lalu laki-laki itu berkata “Saya hanya melakukan seberat atom kebaikan yang saya berharap kepada Engkau, ” lalu dia berkata kepada Allah Azzawajalla tiga kali. lalu berkata pada ketiga kalinya, “Wahai Rabku, Engkau telah memberiku kelebihan dari harta di dunia lalu saya melakukan aktivitas transaksi jual beli sesama manusia, dan diantarai akhlakku, saya toleran terhadap hutang-hutang mereka, saya mempermudah orang yang kesusahan dan saya menangguhkan orang yang sedang kesulitan. Lalu Azza Wa Jalla baerfirman, “Kami lebih berhak memaafkan itu semua dari pada kamu, maafkanlah hamba-Ku.” Lalu dia diampuni. {Abu Mas’ud} berkata “Demikian saya mendengar dari mulut Rasulullah saw.” Lalu ada seorang laki-laki yang lain memerintahkan keluarganya, agar jika dia mati, mereka membakarnya lalu menggilingnya lalu membubuhkan debunya pada saat angin bertiup kencang. Mereka pun melakukan hal itu, lalu dia dikumpulkan kepada Rabnya AzzaWaJalla. Lalu (Rabnya) bertanya kepadanya, “Apa yang menyebabkan hal itu?.” Dia berkata “Wahai Rabku, tidak ada seorang hamba yang lebih bermaksiat kepada Engkau dari padaku, lalu saya berharap agar saya dapat selamat.” Allah Azzawajalla berfirman, “Ampunilah hambaku.” Lalu dia diampuni. Abu Mas’ud berkata demikian saya mendengarnya dari mulut Rasulullah saw.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16448

حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَتَأَخَّرُ فِي صَلَاةِ الْغَدَاةِ مَخَافَةَ فُلَانٍ يَعْنِي إِمَامَهُمْ قَالَ فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشَدَّ غَضَبًا فِي مَوْعِظَةٍ مِنْهُ يَوْمَئِذٍ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ مِنْكُمْ مُنَفِّرِينَ فَأَيُّكُمْ مَا صَلَّى بِالنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ فَإِنَّ فِيهِمْ الضَّعِيفَ وَالْكَبِيرَ وَذَا الْحَاجَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Abu Khalid} dari {Qais bin Abu Hazim} dari {Abu Mas’ud} berkata telah datang seorang laki-laki kepada Rasulullah saw. lalu berkata “Wahai Rasulullah, demi Allah, sesungguhnya saya akan memperlambat shalat subuh karena saya khawatir kepada seseorang, ” yaitu imam mereka (yang biasanya shalat terlalu panjang). (Abu Mas’ud Radhiyallahu’anhu) berkata ” Dan saya tidak pernah melihat Rasulullah saw. lebih marah saat memberi nasehatnya daripada ketika itu.” Lalu bersabda: “Wahai manusia, sesungguhnya diantara kalian ada orang yang membuat orang kabur. Siapa saja diantara kalian yang memimpin shalat orang-orang maka ringankanlah, karena di dalamnya ada orang yang lemah, orang yang telah tua dan orang yang punya keperluan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16449

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَأَشَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ نَحْوَ الْيَمَنِ فَقَالَ الْإِيمَانُ هَاهُنَا قَالَ أَلَا وَإِنَّ الْقَسْوَةَ وَغِلَظَ الْقُلُوبِ فِي الْفَدَّادِينَ أَصْحَابِ الْإِبِلِ حَيْثُ يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ فِي رَبِيعَةَ وَمُضَرَ قَالَ مُحَمَّدٌ عِنْدَ أُصُولِ أَذْنَابِ الْإِبِلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Abu Khalid} dan {Muhammad bin ‘Ubaid} Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Qais bin Abu Hazim} dari {Abu Mas’ud Al Anshari} berkata Rasulullah saw. memberi isyarat dengan tangannnya ke arah Yaman lalu bersabda: “Iman itu di sini, ketahuilah sesungguhnya kefasikan dan kekerasan hati terjadi di orang-orang yang keras suarannya pemilik unta-unta, yaitu ditempat tanduk setan muncul, di Rabi’ah dan Mudlar.” Muhammad berkata “Di pangkal ekor unta-unta.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16450

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ نُعَيْمٍ الْمُجْمِرِ عَنْ مُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ نُصَلِّي عَلَيْكَ فَقَالَ قُولُوا اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌوَقَرَأْتُ هَذَا الْحَدِيثَ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Utsman bin ‘Umar} telah mengabarkan kepada kami {Malik} dari {Nua’im Al Mujmir} dari {Muhammad} yaitu Ibnu Abdullah dari {Abu Mas’ud} berkata ditanyakan, “Wahai Rasulullah, bagaimana kami bershalawat atas anda. Lalu beliau bersabda: “Katakanlah: ALLAHUMMA SHALLI ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA ALI MUHAMMAD. WA BARIK ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA ALI MUHAMMAD KAMA BARAKTA ‘ALA IBRAHIM FIL ‘ALAMIN INNAKA HAMIDUN MAJID (ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad dan keluarganya. Dan berilah berkah kepada Muhammad dan kepada keluarganya sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim. Sesungguhnya engkau Maha Terpuji dan Maha Agung), saya membaca hadits ini di hadapan {Abdurrahman}: {Malik} dari {Abu Nu’aim bin Abdullah} sesungguhnya {Muhammad bin Abdullah bin Zaid} mengabarinya dari {Abu Mas’ud}

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16451

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَاصِمٍ عَنِ الْمُسَيَّبِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ الْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ الْبَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} Telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {‘Ashim} dari {Musayyab bin Rafi’} dari {‘Alqomah} dari {Abu Mas’ud} dari Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa yang membaca dua ayat dari akhir surat Al Baqarah pada waktu malam maka itu telah cukup (untuk melindunginya dari kejahatan yang dibenci).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16452

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حَبِيبٍ يَعْنِي ابْنَ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ الْقَاسِمِ أَوْ الْقَاسِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَخَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ هَذَا الْأَمْرَ فِيكُمْ وَإِنَّكُمْ وُلَاتُهُ وَلَنْ يَزَالَ فِيكُمْ حَتَّى تُحْدِثُوا أَعْمَالًا فَإِذَا فَعَلْتُمْ ذَلِكَ بَعَثَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ شَرَّ خَلْقِهِ فَيَلْتَحِيكُمْ كَمَا يُلْتَحَى الْقَضِيبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Habib} yaitu Ibnu Abu Dzi`b dari {‘Ubaidullah bin Al Qasim} atau Al Qasim bin ‘Ubaidullah bin Utbah dari {Abu Mas’ud} berkata Rasulullah saw. berkhutbah lalu bersabda: “Sesungguhnya urusan ini berada pada kalian dan kalian adalah walinya. Dan akan tetap berada pada kalian sehingga kalian melakukan amalan yang baru. Jika kalian melakukan hal itu, niscaya Allah Azzawajalla mengutus mahluq-Nya yang paling jelek, lalu dia menguliti kalian sebagaimana kayu yang dikuliti.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16453

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ أَنَّ أَبَا بَكْرِ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بْنَ عَمْرٍو قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَمَهْرِ الْبَغِيِّ وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Al Qasim} berkata Telah menceritakan kepada kami {Laits} yaitu Ibnu Sa’ad berkata Telah menceritakan kepadaku {Ibnu Syihab} sesungguhnya {Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam} mengabarinya sesungguhnya telah mendengar {Abu Mas’ud, Uqbah bin ‘Amr} berkata Rasulullah saw. melarang hasil penjualan anjing, penghasilan orang yang berzina dan upah dukun.