Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16454
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ الدَّسْتُوَائِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ الْجَدَلِيِّ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو الْأَنْصَارِيِّ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ أَوَّلَ اللَّيْلِ وَأَوْسَطَهُ وَآخِرَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Al Mutsanna} berkata Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Abu Abdullah Ad-Dastuwa’i} berkata Telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ibrahim} dari {Abu Abdullah Al Jadali} dari {Abu Mas’ud, Uqbah bin ‘Amr Al Anshari} berkata Rasulullah saw. melakukan witir pada awal malam, pertengahan dan akhir malam.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16455
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ وَحَدَّثَنِي فِي الصَّلَاةِ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا الْمَرْءُ الْمُسْلِمُ صَلَّى عَلَيْهِ فِي صَلَاتِهِ مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ التَّيْمِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ رَبِّهِ الْأَنْصَارِيِّ أَخِي بَلْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو قَالَأَقْبَلَ رَجُلٌ حَتَّى جَلَسَ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ عِنْدَهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَمَّا السَّلَامُ عَلَيْكَ فَقَدْ عَرَفْنَاهُ فَكَيْفَ نُصَلِّي عَلَيْكَ إِذَا نَحْنُ صَلَّيْنَا فِي صَلَاتِنَا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْكَ قَالَ فَصَمَتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَحْبَبْنَا أَنَّ الرَّجُلَ لَمْ يَسْأَلْهُ فَقَالَ إِذَا أَنْتُمْ صَلَّيْتُمْ عَلَيَّ فَقُولُوا اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} Telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} berkata dan Telah menceritakan kepadaku tentang shalawat atas Rasulullah saw. jika ada seorag muslim bershalawat tatkala dalam shalatnya, {Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits At-Taimi} dari {Muhammad bin Abdullah bin Zaid bin Abdu Rabbihi Al Anshari} saudara Balharits bin Al Khajraj, dari {Abu Mas’ud, Uqbah bin ‘Amr Al Anshari} berkata ada seorang laki-laki yang datang sehingga dia duduk di depan Rasulullah saw., dan kami pada saat sedang berada di samping beliau. Lalu orang itu berkata “Wahai Rasulullah, berkenaan ucapan salam terhadap anda kami telah mengetahuinya, lalu bagaimana kami harus mengucapkan shalawat atas anda saat kami shalat?.” (Abu Mas’ud, Uqbah bin ‘Amr Al Anshari Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu Rasulullah saw. diam sampai kami berandai-andai jika si laki-laki tadi tidak menanyakannya.” Lalu beliau bersabda: “Jika kalian hendak mengucapkan salawat atasku, maka bacalah: ALLAHUMMA SHALLI ‘ALA MUHAMMAD AN-NABIYIL UMI WA ‘ALA ALI MUHAMMAD. KAMA SHALLAITA ‘ALA IBRAHIM DAN KELUARGA IBRAHIM. WA BARIK ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA ALI MUHAMMAD AN-NABIYIL UMI KAMA BARAKTA ‘ALA IBRAHIM WA ‘ALA ALI IBRAHIM FIL ‘ALAMIN INNAKA HAMIDUN MAJID (ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad, Nabi yang tidak bisa membaca dan menulis dan keluarganya. Dan berilah berkah kepada Muhammad Nabi yang tidak bisa membaca dan menulis, sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya engkau Maha Terpuji dan Maha Agung),
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16456
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ عُمَارَةَ بْنَ عُمَيْرٍ التَّيْمِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ الْأَزْدِيِّ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُجْزِئُ صَلَاةٌ لِرَجُلٍ أَوْ لِأَحَدٍ لَا يُقِيمُ ظَهْرَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} berkata saya telah mendengar {Umarah bin Umair At-Taimi} menceritakan dari {Abu Ma’mar Al Azdi} dari {Abu Mas’ud} dari Nabi saw. bersabda: “Tidak sah shalat seorang laki-laki yang tidak meluruskan punggungnya dalam rukuk maupun sujud.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16457
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ قَالَ قَالَ الزُّهْرِيُّ إِنَّ أَبَا بَكْرِ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامِ بْنِ الْمُغِيرَةِ حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيَّ صَاحِبَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَا بَنِي الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ وَهُوَ جَدُّ زَيْدِ بْنِ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَبُو أُمِّهِ حَدَّثَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَاهُمْ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَمَهْرِ الْبَغِيِّ وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Abu Al ‘Abbas} Telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} berkata {Az Zuhri} berkata sesungguhnya {Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam bin Al Mughirah} menceritakannya, sesungguhnya {Abu Mas’ud, Al Anshari} seorang sahabat Rasulullah saw. dari Bani Al Harits bin Al khujraj dia adalah kakek Zaid Al Hasan bin Ali Abu Tahlib, bapak dari ibunya menceritakannya sesungguhnya Rasulullah saw. melarang mereka penjualan anjing, penghasilan orang yang berzina dan upah dukun.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16458
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَقِيلَ لَهُ مَا سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي زَعَمُوا قَالَ بِئْسَ مَطِيَّةُ الرَّجُلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} Telah menceritakan kepada kami {Abdullah} yaitu Ibnu Mubarak berkata Telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Mas’ud Al Anshari} berkata ada yang bertanya kepadanya, “Apa yang telah kau dengar dari Rasulullah saw. tentang perkataan ‘ZA’AMU’. Beliau bersabda: “Sejelek-jelek cara bagi seseorang.” (maksudnya adalah yaitu orang yang banyak meriwayatkan hadits yang dia tidak tahu kesahihannya sehingga tidak aman dari kedustaan, atau kebiasaan yang paling jelek dari seseorang adalah menggunakan kalimat ZA’AMU, sebagai sarana untuk menyampaikan maksudnya lalu dia menyampaikan sebagai taklid saja Za’amu maknanya adalah mereka beranggapan)
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16459
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ قَالَ حَدَّثَنَا سَالِمٌ الْبَرَّادُ قَالَ وَكَانَ عِنْدِي أَوْثَقَ مِنْ نَفْسِي قَالَقَالَ لَنَا أَبُو مَسْعُودٍ الْبَدْرِيُّ أَلَا أُصَلِّي لَكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَكَبَّرَ فَرَكَعَ فَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَفُصِلَتْ أَصَابِعُهُ عَلَى سَاقَيْهِ وَجَافَى عَنْ إِبْطَيْهِ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَاسْتَوَى قَائِمًا حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ كَبَّرَ وَسَجَدَ وَجَافَى عَنْ إِبْطَيْهِ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَاسْتَوَى جَالِسًا حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ سَجَدَ الثَّانِيَةَ فَصَلَّى بِنَا أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ هَكَذَا ثُمَّ قَالَ هَكَذَا كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} Telah menceritakan kepada kami {Hammam} Telah menceritakan kepada kami {‘Atha` bin As-Sa`ib} berkata Telah menceritakan kepada kami {Salim Al Barad} berkata dan menurutku dia adalah lebih tsiqah dari padaku, berkata {Abu Mas’ud Al Badari} berkata kepada kami, “Maukah saya berikan contoh shalat Rasulullah saw. kepada kalian?” (Salim Al Barad Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu dia bertakbir, rukuk, meletakkan kedua telapak tanganya pada lututnya dengan memisah jarinya pada betisnya dan merenggangkan kedua ketiaknya sampai semua telah menetap lalu membaca, ‘SAMI’A ‘ALLAHU LIMAN HAMIDAH’, lalu beliau berdiri dengan lurus sampai semuanya telah menetap pada tempatnya lalu bertakbir dan bersujud dengan merenggangkan kedua ketiaknya sampai semuanya tetap pada tempatnya, lalu mengangkat kepalanya sehingga duduk dengan tetap pada tempatnya, lalu sujud untuk kedua kalinya, lalu dia shalat bersama kami empat rekaat, demikian lalu berkata demikianlah shalat Rasulullah saw.” atau berkata “demikianlah yang telah saya lihat Rasulullah saw. shalat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16460
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ أَنَّهُ سَمِعَ قَيْسَ بْنَ أَبِي حَازِمٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍأَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ فُلَانًا يُطِيلُ بِنَا الصَّلَاةَ حَتَّى إِنِّي لَأَتَأَخَّرُ فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَضَبًا مَا رَأَيْتُهُ غَضِبَ فِي مَوْعِظَةٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فِيكُمْ مُنَفِّرِينَ فَمَنْ أَمَّ قَوْمًا فَلْيُخَفِّفْ بِهِمْ الصَّلَاةَ فَإِنَّ وَرَاءَهُ الْكَبِيرَ وَالْمَرِيضَ وَذَا الْحَاجَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} dari {Syu’bah} dari {Isma’il} sesungguhnya telah mendengar {Qais bin Abu Hazim} menceritakan dari {Abu Mas’ud} sesungguhnya ada seorang laki-laki yang mendatangi Nabi saw. lalu berkata “Wahai Rasulullah, ada seorang imam memanjangkan shalatnya sampai saya sengaja menerlambatkan diri!” lalu Rasulullah saw. marah dengan kemarahan yang belum pernah saya melihatnya dalam memberi nasehat, Rasulullah saw. bersabda: “Diantara kalian ada orang yang membuat orang lain kabur. Siapa saja diantara kalian yang memimpin shalat orang-orang, maka ringankanlah, karena di belakangnya ada orang yang telah tua, orang yang sakit dan orang yang punya keperluan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16461
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ عَامِرٍ قَالَانْطَلَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ الْعَبَّاسُ عَمُّهُ إِلَى السَّبْعِينَ مِنْ الْأَنْصَارِ عِنْدَ الْعَقَبَةِ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَقَالَ لِيَتَكَلَّمْ مُتَكَلِّمُكُمْ وَلَا يُطِيلُ الْخُطْبَةَ فَإِنَّ عَلَيْكُمْ مِنْ الْمُشْرِكِينَ عَيْنًا وَإِنْ يَعْلَمُوا بِكُمْ يَفْضَحُوكُمْ فَقَالَ قَائِلُهُمْ وَهُوَ أَبُو أُمَامَةَ سَلْ يَا مُحَمَّدُ لِرَبِّكَ مَا شِئْتَ ثُمَّ سَلْ لِنَفْسِكَ وَلِأَصْحَابِكَ مَا شِئْتَ ثُمَّ أَخْبِرْنَا مَا لَنَا مِنْ الثَّوَابِ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَلَيْكُمْ إِذَا فَعَلْنَا ذَلِكَ قَالَ فَقَالَ أَسْأَلُكُمْ لِرَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَأَسْأَلُكُمْ لِنَفْسِي وَلِأَصْحَابِي أَنْ تُؤْوُونَا وَتَنْصُرُونَا وَتَمْنَعُونَا مِمَّا مَنَعْتُمْ مِنْهُ أَنْفُسَكُمْ قَالُوا فَمَا لَنَا إِذَا فَعَلْنَا ذَلِكَ قَالَ لَكُمْ الْجَنَّةُ قَالُوا فَلَكَ ذَلِكَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا قَالَ حَدَّثَنَا مُجَالِدٌ عَنْ عَامِرٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ نَحْوَ هَذَا قَالَ وَكَانَ أَبُو مَسْعُودٍ أَصْغَرَهُمْ سِنًّا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ الشَّعْبِيَّ يَقُولُ مَا سَمِعَ الشِّيبُ وَلَا الشُّبَّانُ خُطْبَةً مِثْلَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zakariya bin Abu Za`idah} Telah menceritakan kepadaku {bapakku} dari {‘Amir} berkata Nabi saw. berangkat bersama ‘Abbas, pamannya, ke tujuh puluh orang dari Al Anshar di sisi Aqabah di bawah pohon, lalu bersabda: “Hendaklah juru bicara kalian berbicara dengan tidak memperpanjang percakapaannya. Sesungguhnya di antara kalian ada orang musyrik sebagai mata-mata, jika mereka mengetahui kalian, niscaya mereka akan menjelek-jelekkan kalian.” Juru bicara mereka berkata yaitu Abu Umamah, “Mintalah, Wahai Muhammad, kepada Rabmu sebagaimana yang kamu mau, lalu mintalah pada dirimu dan para sahabatmu terserah kamu, lalu kabarkanlah kepada kami apa yang menjadi hak kami atas Allah Azzawajalla dan kewajiban anda jika melakukan hal itu.” (‘Amir bin Syurahbil Radhiyallahu’anhu) berkata beliau bersabda: “Saya meminta kalian kepada Rabku AzzaWaJalla agar kalian menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun. Saya meminta untuk diri saya dan untuk para sahabatku, agar kalian memberi kami tempat tinggal, menolong kami, menghalangi (dari musuh) sebagaimana jika kalian menghalangi untuk diri kalian.” Mereka berkata “Apakah hak kami, jika kamu melakukan hal itu?” Beliau bersabda: “Bagi kalian adalah surga.” Mereka berkata “Bagi anda juga demikian.” Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Zakariya} berkata Telah menceritakan kepada kami {Mujalid bin ‘Amir} dari {Abu Mas’ud Al Anshari} semisal itu, berkata dan Abu Mas’ud adalah orang yan paling muda, Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Zakariya Telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Abu Khalid berkata saya telah mendengar Al Sya’bi berkata tidaklah mendengarkan seorang pemuda atau beberapa pemuda yang bagus khutbahnya semisalnya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16462
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ سَالِمٍ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ عُقْبَةُ بْنُ عَمْرٍو أَلَا أُرِيكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَامَ وَكَبَّرَ ثُمَّ رَكَعَ وَجَافَى يَدَيْهِ وَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَفَرَّجَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ مِنْ وَرَاءِ رُكْبَتَيْهِ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَامَ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ سَجَدَ فَجَافَى حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ قَالَ فَصَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ قَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي أَوْ هَكَذَا كَانَ يُصَلِّي بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Ali} dari {Za`idah} dari {‘Atha` bin As-Sa`ib} dari {Salim, Abu Abdullah} berkata {Uqbah bin ‘Amr} berkata “Maukah saya berikan contoh shalat Rasulullah saw. kepada kalian?” (Uqbah bin ‘Amr Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu dia bertakbir, rukuk, meletakkan kedua telapak tangannya pada lututnya dengan membuka jarinya dari belakang lututnya sehingga semua telah menetap pada tempatnya, lalu mengangkat kepalanya dan berdiri sampai semua kembali pada persendiannya lalu bersujud dengan merenggangkan (kedua tangannya dari sampingnya) sampai semuanya tetap pada tempatnya. (Uqbah bin ‘Amr Radhiyallahu’anhu) shalat empat rekaat lalu berkata lalu berkata “Demikianlah saya melihat Rasulullah saw. shalat” atau, “Demikianlah Rasulullah saw. shalat bersama kami.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16463
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قُلْتُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا أَنْفَقَ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً وَهُوَ يَحْتَسِبُهَا كَانَتْ لَهُ صَدَقَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} {‘Adi bin Tsabit} berkata telah mengabarkan kepadaku, berkata saya telah mendengar {Abdullah bin Yazid} menceritakan dari {Abu Mas’ud}, saya berkata dari Nabi saw., berkata dari Nabi saw. bersabda: “Seorang muslim jika menginfakkan kepada keluarganya dengan mengharap pahala dan balasan dari Allah Ta’ala, maka itu menjadi zakat baginya.