Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16504

قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِرَجُلٍ يَحْتَجِمُ فِي رَمَضَانَ فَقَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Ashim Al Ahwal} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats} dari {Syaddad bin Aus} sesungguhnya Rasulullah saw. melewati seorang laki-laki yang sedang berbekam pada bukan Ramadlan, lalu beliau bersabda: “Orang yang membekam dan dibekam telah batal puasanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16505

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dari {‘Ashim Al Ahwal} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} dari {Abu Asma` Ar-Rahabi} dari {Syaddad bin Aus} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang membekam dan dibekam telah batal puasanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16506

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا خَالِدٌ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذِّبْحَةَ وَلْيُحِدَّنَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah mengabarkan kepada kami {Khalid} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} dari {Syaddad bin Aus} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah Azzawajalla menetapkan kebaikan atas setiap sesuatu, jika kalian membunuh maka perbaguslah cara membunuhnya dan jika kalian menyembelih maka perbaguslah cara menyembelihnya, tajamkanlah pisaunya dan gembirakanlah sembelihannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16507

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ وَهُوَ أَبُو قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَمَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيَّ وَأَنَا أَحْتَجِمُ فِي ثَمَانِ عَشْرَةَ خَلَوْنَ مِنْ رَمَضَانَ فَقَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {Daud bin Abu Hind} dari {Abdullah bin Zaid} yaitu Abu Qilabah dari {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} dari {Abu Asma` Ar-Rahabi} dari {Syaddad bin Aus} berkata Rasulullah saw. melewati saya dan pada saat itu saya sedang berbekam pada tanggal delapan belas berlalu dalam bulan Ramadlan lalu bersabda: “Orang yang membekam dan dibekam telah batal puasanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16508

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ قَالَ مَنْ قَالَهَا بَعْدَمَا يُصْبِحُ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا بَعْدَمَا يُمْسِي مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ لَيْلَتِهِ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِحَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ قَالَ حَدَّثَنِي بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ الْعَدَوِيُّ أَنَّ شَدَّادَ بْنَ أَوْسٍ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abu ‘Adi} telah menceritakan kepada kami {Husain} yaitu Al Mu’allim dari {Abdullah bin Buraidah} dari {Busyair bin Ka’ab} dari {Syaddad bin Aus} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sayidul istighfar yaitu: Ya Allah engkau adalah Rabku, tidak ada ilah kecuali Engkau. Engkau telah menciptakanku dan saya adalah hamba-Mu. Saya berada pada perjanjian-Mu dan ancaman-Mu semaksimal kemampuan saya. Saya berlindung kalian-MU dari kejelekan yang telah saya perbuat, saya kembali kepada-Mu dengan nikmat-Mu kepadaku. Saya mengadu kepada-Mu dengan dosaku. Ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. (Rasulullah saw.) bersabda: “Barangsiapa yang mengatakannya pada waktu pagi hari dalam keadaan beriman dengannya, lalu dia mati pada hari itu, maka dia termasuk dari penduduk surga. Barangsiapa yang telah membacanya pada waktu sore dalam keadaan beriman dengannya lalu dia mati pada malamnya, maka dia termasuk dari penduduk surga.” Telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad} berkata telah menceritakan kepada kami {bapakku} telah menceritakan kepada kami {Husain} dari {Abu Buraidah} berkata telah menceritakan kepadaku {Busyair bin ka’ab Al ‘Adawi} sesungguhnya {Syaddad bin Aus} menceritakannya, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Sayyidul istighfar” lalu menyebutkan hadis secara lengkap.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16509

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا أَبُو مَسْعُودٍ الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنِ الْحَنْظَلِيِّ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ رَجُلٍ يَأْوِي إِلَى فِرَاشِهِ فَيَقْرَأُ سُورَةً مِنْ كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا بَعَثَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِ مَلَكًا يَحْفَظُهُ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيهِ حَتَّى يَهُبَّ مَتَى هَبَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah menceritakan kepada kami {Abu Mas’ud Al Jurairi} dari {Abu Al ‘Ala`bin Asy-Syikhir} dari {Al Handlali} dari {Syaddad bin Aus} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang laki-laki yang menuju ke tempat tidurnya, lalu membaca satu surat dari kitab Allah Azzawajalla kecuali Allah Azzawajalla akan mengutus Malaikat kepadanya dan menjaganya dari sesuatu yang mengganggunya sampai dia bangun.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16510

قَالَوَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا كَلِمَاتٍ نَدْعُو بِهِنَّ فِي صَلَاتِنَا أَوْ قَالَ فِي دُبُرِ صَلَاتِنَا اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ وَأَسْأَلُكَ عَزِيمَةَ الرُّشْدِ وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا وَلِسَانًا صَادِقًا وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Syaddad bin Aus} (Syaddad bin Aus Radhiyallahu’anhu) berkata Rasulullah saw. mengajari kami dengan beberapa kalimat yang kami gunakan untuk berdo’a pada shalat kami, atau berkata pada waktu setelah shalat kami: Ya Allah, saya meminta ketetapan dalam perintah dan saya meminta niat yang kuat atas petunjuk. Saya meminta kepada-Mu untuk bersyukur kepada nikmatmu. Saya meminta kebagusan ibadah kepada-Mu. Saya meminta kepada-Mu hati yang bersih dan lidah yang benar. Saya meminta ampun kepada-Mu atas apa yang Engkau tahu. Saya meminta kepada-Mu kebaikan yang Engkau ketahui, dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang Engkau tahu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16511

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا قَزَعَةُ بْنُ سُوَيْدٍ الْبَاهِلِيُّ عَنْ عَاصِمِ بْنِ مَخْلَدٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ قَالَ أَبِي حَدَّثَنَا الْأَشْيَبُ فَقَالَ عَنْ أَبِي عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَضَ بَيْتَ شِعْرٍ بَعْدَ الْعِشَاءِ الْآخِرَةِ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ تِلْكَ اللَّيْلَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah menceritakan kepada kami {Quza’ah bin Suwaid Al Bahili} dari {‘Ashim bin Mukhalid} dari {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} bapakku berkata telah mengabarkan kepada kami {Al Asyyab} lalu dia berkata dari {Abu ‘Ashim Al Ahwal} dari {Abu Al Asy’ats} dari {Syaddad bin Aus} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa membaca bait syair setelah isya akhir malam maka shalatnya malam tidak diterima.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16512

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ يَعْنِي ابْنَ بَهْرَامَ قَالَ حَدَّثَنَا شَهْرٌ يَعْنِي ابْنَ حَوْشَبٍ حَدَّثَنِي ابْنُ غَنْمٍ أَنَّ شَدَّادَ بْنَ أَوْسٍ حَدَّثَهُعَنْ حَدِيثِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَحْمِلَنَّ شِرَارُ هَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى سَنَنِ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِهِمْ أَهْلِ الْكِتَابِ حَذْوَ الْقُذَّةِ بِالْقُذَّةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdul Hamid} yaitu Ibnu Bahran berkata telah menceritakan kepada kami {Syahr} yaitu Ibnu Hausyab, telah menceritakan kepadaku {Ibnu Ghanam} sesungguhnya {Syaddad bin Aus} menceritakannya dari hadits Rasulullah saw., “Sungguh orang-orang jahat dari umat ini akan mengajak kepada kebiasaan umat-umat yang terdahulu sebelum kalian yaitu Ahli Kitab, secara angsur-angsur sejengkal demi sejengkal (seukuran bulu anak panah demi bulu anak panah).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16513

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا قَزَعَةُ قَالَ حَدَّثَنِي حُمَيْدٌ الْأَعْرَجُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيدٍ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَضَرْتُمْ مَوْتَاكُمْ فَأَغْمِضُوا الْبَصَرَ فَإِنَّ الْبَصَرَ يَتْبَعُ الرُّوحَ وَقُولُوا خَيْرًا فَإِنَّهُ يُؤَمَّنُ عَلَى مَا قَالَ أَهْلُ الْمَيِّتِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} berkata telah menceritakan kepada kami {Qaza’ah} berkata telah menceritakan kepadaku {Humaid Al A’raj} dari {Az-Zuhri} dari {Mahmud bin Labid} dari {Syaddad bin Aus} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian mendatangi orang yang telah meninggal di antara kalian, maka tutuplah matanya. Sesungguhnya penglihatan itu mengikuti ruh dan katakanlah perkataan yang baik-baik, sebab perkataan yang diucapkan keluarga mayat itu akan diamini oleh malaikat.”