Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16349

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ حَسَّانَ بْنِ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ الثَّقَفِيِّ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ غَسَّلَ وَاغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ فَدَنَا مِنْ الْإِمَامِ وَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَاحَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ حَدَّثَنِي حَسَّانُ بْنُ عَطِيَّةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ أَوْسٍ الثَّقَفِيُّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ ثُمَّ غَدَا وَابْتَكَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Mubarak} dari {Al Auza’i} dari {Hassan bin ‘Athiyyah} dari {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} dari {‘Aus bin ‘Aus Al Tsaqafi} berkata saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang berwudhu, mandi dan pergi ketika masih pagi lalu dia berjalan dan tidak berkendaraan, lalu dia duduk mendekati imam dan mendengarkannya, dia tidak mengucapkan kalimat yang tidak ada manfaatnya maka setiap langkahnya (dicatat) sebagaimana pahala satu tahun baik puasanya maupun shalatnya.” Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Mubarak} dari {Al Auza’i} telah bercerita kepadaku {Hassan bin ‘Athiyyah} telah menceritakan kepada kami {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} berkata telah bercerita kepadaku {Ibnu ‘Aus Al Tsaqafi} berkata saya telah mendengar Rasulullah saw., lalu dia menyebutkan secara makna kecuali tambahan perkataan, “Lalu dia pergi pada waktu masih pagi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16350

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا أَرْطَاةُ يَعْنِي ابْنَ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا ضَمْرَةُ بْنُ حَبِيبٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ نُفَيْلٍ السَّكُونِيُّ قَالَكُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ قَالَ لَهُ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ أُتِيتَ بِطَعَامٍ مِنْ السَّمَاءِ قَالَ نَعَمْ قَالَ وَبِمَاذَا قَالَ بِمِسْخَنَةٍ قَالُوا فَهَلْ كَانَ فِيهَا فَضْلٌ عَنْكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَمَا فُعِلَ بِهِ قَالَ رُفِعَ وَهُوَ يُوحَى إِلَيَّ أَنِّي مَكْفُوتٌ غَيْرُ لَابِثٍ فِيكُمْ وَلَسْتُمْ لَابِثِينَ بَعْدِي إِلَّا قَلِيلًا بَلْ تَلْبَثُونَ حَتَّى تَقُولُوا مَتَى وَسَتَأْتُونَ أَفْنَادًا يُفْنِي بَعْضُكُمْ بَعْضًا وَبَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ مُوتَانٌ شَدِيدٌ وَبَعْدَهُ سَنَوَاتُ الزَّلَازِلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} berkata telah menceritakan kepada kami {Arthah} yaitu Ibnu Al Mundzir, telah menceritakan kepada kami {Dlamrah bin Habib} berkata telah menceritakan kepada kami {Salamah bin Nufail As-Sakuni} berkata “Kami sedang duduk di sisi Rasulullah saw., lalu ada seorangh laki-laki yang berkata ‘Wahai Rasulullah, apakah anda diberikan makanan dari Langit?” beliau menjawab, “Ya.” dia bertanya, “Dengan apa?” beliau menjawab, “Dengan piring” mereka berkata “Apakah itu juga termasuk kelebihan bagi anda”. Beliau menjawab, “Ya”. Dia berkata “Lantas mengapa ember itu diangkat?” Beliau menjawab, “Ember itu diangkat, maknanya telah diwahyukan kepadaku bahwa suatu hari nanti saya pasti mati dan tidak bisa tinggal selamanya bersama kalian, Dan kalian juga tidak akan tinggal setelahku kecuali hanya sebentar. Bahkan kalian akan tinggal sampai kalian mengatakan sampai kapan kita, sampai kapan kita?. Kalian akan mendatangi kelompok yang terpecah-pecah yang satu sama lainnya saling memusnahkan. Sebelum terjadinya hari Kiamat akan ada banyak kematian yang dahsyat dan setelahnya akan terjadi keguncangan beberapa tahun.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16351

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُرَشِيِّ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ أَنَّ سَلَمَةَ بْنَ نُفَيْلٍ أَخْبَرَهُمْأَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي سَئِمْتُ الْخَيْلَ وَأَلْقَيْتُ السِّلَاحَ وَوَضَعَتْ الْحَرْبُ أَوْزَارَهَا قُلْتُ لَا قِتَالَ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْآنَ جَاءَ الْقِتَالُ لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى النَّاسِ يَرْفَعُ اللَّهُ قُلُوبَ أَقْوَامٍ فَيُقَاتِلُونَهُمْ وَيَرْزُقُهُمْ اللَّهُ مِنْهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَهُمْ عَلَى ذَلِكَ أَلَا إِنَّ عُقْرَ دَارِ الْمُؤْمِنِينَ الشَّامُ وَالْخَيْلُ مَعْقُودٌ فِي نَوَاصِيهَا الْخَيْرُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hakim bin Nafi’} berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Ibrahim bin Sulaiman} dari {Al Walid bin Abdurrahman Al Jurasyi} dari {Jubair bin Nufair} sesungguhnya {Salamah bin Nufail} mengabari mereka sesungguhnya dia mendatangi Nabi saw. lalu berkata “Saya telah bosan dengan kuda dan senjata telah saya buang. Peperangan telah terhenti dan saya katakan sudah tidak ada perang.” Kontan Nabi saw. bersabda kepadanya, “Sekarang telah datang peperangan, akan ada dari sekelompok orang dari umatku, mereka selalu menghadapi manusia yang menghalanginya, Allah akan mengangkat hati kaum (membutakan hatinya), lalu (kaum-kaum itu) memerangi mereka dan Allah memberi rizqi kepada mereka melalui kaum yang dibutakan hatinya itu sampai datang keputusan Allah Azzawajalla dan mereka tetap dalam keadaan seperti itu. Ketahuilah, sesungguhnya benteng pertahanan orang mukmin adalah Syam, dan kuda terdapat pada ubun-ubun mereka kebaikan sampai Hari Kiamat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16352

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ وَجَدْتُ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّ يَدِهِ قَالَ كَتَبَ إِلَيَّ أَبُو تَوْبَةَ الرَّبِيعُ بْنُ نَافِعٍ وَكَانَ فِي كِتَابِهِ حَدَّثَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَاقِدٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْأَخْنَسِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَنَافُسَ بَيْنَكُمْ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ أَعْطَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الْقُرْآنَ فَهُوَ يَقُومُ بِهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ وَيَتَّبِعُ مَا فِيهِ فَيَقُولُ رَجُلٌ لَوْ أَنَّ اللَّهَ تَعَالَى أَعْطَانِي مِثْلَ مَا أَعْطَى فُلَانًا فَأَقُومَ بِهِ كَمَا يَقُومُ بِهِ وَرَجُلٌ أَعْطَاهُ اللَّهُ مَالًا فَهُوَ يُنْفِقُ وَيَتَصَدَّقُ فَيَقُولُ رَجُلٌ لَوْ أَنَّ اللَّهَ أَعْطَانِي مِثْلَ مَا أَعْطَى فُلَانًا فَأَتَصَدَّقَ بِهِ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتُكَ النَّجْدَةَ تَكُونُ فِي الرَّجُلِ وَسَقَطَ بَاقِي الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah berkata saya telah mendapatkan kitab bapakku dengan tulisan dia sendiri, berkata {Abu Taubah Ar Rabi’ bin Nafi’} dan tertulis dalam kitabnya, telah menceritakan kepada kami {Al Hutsaim bin Humaid} dari {Zaid bin Waqid} dari {Sulaiman bin Musa} dari {Katsir bin Murrah} dari {Yazid bin Al Akhnas} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada perlombaan diantara kalian kecuali dalam dua hal: Pertama, seorang laki-laki yang Allah Azzawajalla berikan kepadanya Al-Quran lalu dia menegakkan hokum-hukumnya pada malam dan siangnya dan mengikuti isinya, lalu ada seorang laki-laki yang berkata ‘seandainya Allah Ta’ala memberiku sebagaimana yang telah diberikan kepada si ‘A’ maka akan saya lakukan sebagaimana yang dikerjakannya’. Dan kedua, seorang laki-laki yang Allah Azzawajalla berikan kepadanya harta, lalu dia menginfakkan dan menyedekahkannya, lalu ada seorang laki-laki yang berkata ‘seandainya Allah memberiku sebagaimana yang telah diberikan kepada si ‘B’, saya akan menyedekahkannya.” Lalu ada seorang laki-laki yang berkata “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat baginda tentang keberanian yang dimiliki seorang laki-laki?, ” lalu sisa hadis nya hilang.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16353

حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ سَيْفٍ عَنْ غُضَيْفِ بْنِ الْحَارِثِ أَوْ الْحَارِثِ بْنِ غُضَيْفٍِ قَالَمَا نَسِيتُ مِنْ الْأَشْيَاءِ مَا نَسِيتُ أَنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاضِعًا يَمِينَهُ عَلَى شِمَالِهِ فِي الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Shalih} dari {Yusuf bin Saif} dari {Ghudlaif Al Harits} atau Al Harits bin Ghudlaif berkata “Ada beberapa hal yang tidak pernah saya lupakan, sebagaimana kelupaan saya kepada lainnya, sesungguhnya saya melihat Rasulullah saw. meletakkan tangan kanannya pada tangan kirinya dalam shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16354

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ عَنْ يُونُسَ بْنِ سَيْفٍ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ غُضَيْفٍ أَوْ غُضَيْفِ بْنِ الْحَارِثِ قَالَمَا نَسِيتُ مِنْ الْأَشْيَاءِ لَمْ أَنْسَ أَنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاضِعًا يَمِينَهُ عَلَى شِمَالِهِ فِي الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah} dari {Yunus bin Saif} dari {Al Harits bin Ghudlaif} atau Ghudlaif Al Harits berkata “Beberapa hal yang tidak pernah saya lupakan, sungguh saya tak pernah melupakannya. Sesungguhnya saya melihat Rasulullah saw. meletakkan tangan kanannya pada tangan kirinya dalam shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16355

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنِي الْمَشْيَخَةُأَنَّهُمْ حَضَرُوا غُضَيْفَ بْنَ الْحَارِثِ الثُّمَالِيَّ حِينَ اشْتَدَّ سَوْقُهُ فَقَالَ هَلْ مِنْكُمْ أَحَدٌ يَقْرَأُ يس قَالَ فَقَرَأَهَا صَالِحُ بْنُ شُرَيْحٍ السَّكُونِيُّ فَلَمَّا بَلَغَ أَرْبَعِينَ مِنْهَا قُبِضَ قَالَ فَكَانَ الْمَشْيَخَةُ يَقُولُونَ إِذَا قُرِئَتْ عِنْدَ الْمَيِّتِ خُفِّفَ عَنْهُ بِهَاقَالَ صَفْوَانُ وَقَرَأَهَا عِيسَى بْنُ الْمُعْتَمِرِ عِنْدَ ابْنِ مَعْبَدٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah menceritakan kepada kami {Shafwan} telah bercerita kepadaku {beberapa orang syaikh}, mereka menghadiri Ghudlaif Al Harits Ats-Tsumali tatkala kekuatan fisiknya telah melemah, lalu berkata “Maukah salah seorang di antara kalian membacakan surat YASIN?” “Lalu Shalih bin Syuraih As-Sakuni membacanya, tatkala sampai pada ayat yang ke empat puluh, Ghudlaif Alharits Ats-Tsumali wafat.” (Shahwan Radhiyallahu’anhu) berkata “Beberapa syaikh tadi berkata ‘Jika hal itu dibacakan di sisi mayit, maka akan diringankannya.” Shahwan berkata ‘Isa bin Al Mu’tamir membacakan di sisi Ma’bad.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16356

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ الرَّحَبِيِّ عَنْ غُضَيْفِ بْنِ الْحَارِثِ الثُّمَالِيِّ قَالَبَعَثَ إِلَيَّ عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ مَرْوَانَ فَقَالَ يَا أَبَا أَسْمَاءَ إِنَّا قَدْ أَجْمَعْنَا النَّاسَ عَلَى أَمْرَيْنِ قَالَ وَمَا هُمَا قَالَ رَفْعُ الْأَيْدِي عَلَى الْمَنَابِرِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْقَصَصُ بَعْدَ الصُّبْحِ وَالْعَصْرِ فَقَالَ أَمَا إِنَّهُمَا أَمْثَلُ بِدْعَتِكُمْ عِنْدِي وَلَسْتُ مُجِيبَكَ إِلَى شَيْءٍ مِنْهُمَا قَالَ لِمَ قَالَ لِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا أَحْدَثَ قَوْمٌ بِدْعَةً إِلَّا رُفِعَ مِثْلُهَا مِنْ السُّنَّةِ فَتَمَسُّكٌ بِسُنَّةٍ خَيْرٌ مِنْ إِحْدَاثِ بِدْعَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij bin An-Nu’man} berkata telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} dari {Abu Bakar bin Abdullah} dari {Habib bin ‘Ubaid Ar Rahabi} dari {Ghudlaif Al Harits} berkata Abdul Malik bin Marwan mengutus kepadaku lalu berkata “Wahai Abu Asma`, sesungguhnya kami telah mengumpulkan orang-orang atas dua hal, ” (Ghudlaif Al Harits Radhiyallahu’anhu) berkata “Apa dua hal itu?” Dia menjawab, “Mengangkat tangan di atas mimbar pada Hari Jumat dan membaca kisah setelah subuh dan asar.” Maka (Ghudlaif Al Harits Radhiyallahu’anhu) berkata “Sesungguhnya keduanya adalah contoh bid’ah kalian menurutku, saya tidak melaksanakannya.” Dia bertanya, “Kenapa?” (Ghudlaif Al Harits Radhiyallahu’anhu) menjawab, “Karena Nabi saw. bersabda: ‘Tidaklah sebuah kaum melakukan sebuah bid’ah kecuali pasti akan ada sunnah yang hilang. Berpegang teguh dengan sunah adalah lebih baik daripada melakukan hal yang bid’ah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16357

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُرَحْبِيلُ ابْنُ شُفْعَةَ عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُسَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يُقَالُ لِلْوِلْدَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ قَالَ فَيَقُولُونَ يَا رَبِّ حَتَّى يَدْخُلَ آبَاؤُنَا وَأُمَّهَاتُنَا قَالَ فَيَأْتُونَ قَالَ فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مَا لِي أَرَاهُمْ مُحْبَنْطِئِينَ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ قَالَ فَيَقُولُونَ يَا رَبِّ آبَاؤُنَا وَأُمَّهَاتُنَا قَالَ فَيَقُولُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah menceritakan kepada kami {Hariz} berkata telah menceritakan kepada kami {Syurahbil Ibnu Syuf’ah} dari {beberapa sahabat Nabi saw.} sesungguhnya telah mendengar Nabi saw. bersabda: “Pada Hari Kiamat nanti anak-anak kecil memperoleh panggilan, ‘Masuklah kalian ke dalam surga’, ” beliau bersabda: “mereka berkata lagi, ‘Wahai Rabku, (kami akan berdiam disini) sampai bapak-bapak dan ibu-ibu kami memasukinya’ Bapak dan ibu mereka pun datang.” Lalu beliau bersabda: “Lantas Allah Azzawajalla berfirman, ‘Kenapa saya lihat mereka tidak juga segera memasukinya, masuklah kalian ke surga!”, beliau bersabda: “mereka berkata lagi, ‘Wahai Rabku, bapak-bapak dan ibu-ibu kami? ‘”, beliau bersabda: “Lalu (Allah Azzawajalla) berfirman, ‘masuklah kalian dan bapak-bapak kalian’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16358

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا حَرِيزُ بْنُ عُثْمَانَ الرَّحَبِيُّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَامِرٍ الْأَلْهَانِيَّ قَالَدَخَلَ الْمَسْجِدَ حَابِسُ بْنُ سَعْدٍ الطَّائِيُّ مِنْ السَّحَرِ وَقَدْ أَدْرَكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَى النَّاسَ يُصَلُّونَ فِي مُقَدَّمِ الْمَسْجِدِ فَقَالَ مُرَاءُونَ وَرَبِّ الْكَعْبَةِ أَرْعِبُوهُمْ فَمَنْ أَرْعَبَهُمْ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَتَاهُمْ النَّاسُ فَأَخْرَجُوهُمْ قَالَ فَقَالَ إِنَّ الْمَلَائِكَةَ يُصَلُّونَ مِنْ السَّحَرِ فِي مُقَدَّمِ الْمَسْجِدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah menceritakan kepada kami {Hariz bin ‘Utsman Ar Rahabi} berkata saya mendengar {Abdullah bin ‘Amir Al Hani} berkata {Habis bin Sa’d Ath-Tha`i} masuk ke masjid pada waktu sahur dan kebetulan ia temui Nabi saw. Lalu nabi melihat orang-orang shalat di serambi masjid, lalu berkata “Mereka adalah orang-orang yang riya’, demi Rabb Ka’bah, ancamlah mereka. Barangsiapa yang mengancam mereka maka dia taat kepada Allah dan Rasul-Nya.” Lalu orang-orang mendatangi mereka dan mengusir mereka. (Abdullah bin ‘Amir Al Hani Radhiyallahu’anhu) berkata lalu (Ruwaifi’ bin Tsabit Al Anshari Radhiyallahu’anhu) berkata “Sesungguhnya para Malaikat shalat pada waktu malam menjelang subuh (waktu sahur) pada bagian serambi masjid.”