Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16594
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ مَرَّتَيْنِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزَّعْرَاءِ عَمْرُو بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَمِّهِ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَعَّدَ فِيَّ النَّظَرَ وَصَوَّبَ وَقَالَ أَرَبُّ إِبِلٍ أَنْتَ أَوْ رَبُّ غَنَمٍ قَالَ مِنْ كُلٍّ قَدْ آتَانِي اللَّهُ فَأَكْثَرَ وَأَطْيَبَ قَالَ فَتُنْتِجُهَا وَافِيَةً أَعْيُنُهَا وَآذَانُهَا فَتَجْدَعُ هَذِهِ فَتَقُولُ صَرْمَاءَ ثُمَّ تَكَلَّمَ سُفْيَانُ بِكَلِمَةٍ لَمْ أَفْهَمْهَا وَتَقُولُ بَحِيرَةَ اللَّهِ فَسَاعِدُ اللَّهِ أَشَدُّ وَمُوسَاهُ أَحَدُّ وَلَوْ شَاءَ أَنْ يَأْتِيَكَ بِهَا صَرْمَاءَ أَتَاكَ قُلْتُ إِلَى مَا تَدْعُو قَالَ إِلَى اللَّهِ وَإِلَى الرَّحِمِ قُلْتُ يَأْتِينِي الرَّجُلُ مِنْ بَنِي عَمِّي فَأَحْلِفُ أَنْ لَا أُعْطِيَهُ ثُمَّ أُعْطِيهِ قَالَ فَكَفِّرْ عَنْ يَمِينِكَ وَأْتِ الَّذِي هُوَ خَيْرٌ أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ لَكَ عَبْدَانِ أَحَدُهُمَا يُطِيعُكَ وَلَا يَخُونُكَ وَلَا يَكْذِبُكَ وَالْآخَرُ يَخُونُكَ وَيَكْذِبُكَ قَالَ قُلْتُ لَا بَلْ الَّذِي لَا يَخُونُنِي وَلَا يَكْذِبُنِي وَيَصْدُقُنِي الْحَدِيثَ أَحَبُّ إِلَيَّ قَالَ كَذَاكُمْ أَنْتُمْ عِنْدَ رَبِّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dua kali berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Za’ra`, ‘Amr bin ‘Amr} dari {pamannya, Abu Al Ahwash} dari {Bapaknya} berkata saya mendatangi Nabi saw. lalu beliau mempertajam penglihatannya dan membenarkannya dan bersabda: “Betulkah kamu si pemilik unta, atau si pemilik kambing?.” Dia menjawab, “Dari kedua hal itu, Allah telah memberiku dengan jumlah yang banyak dan bagus.” Beliau bersabda: “Bukankah kambing itu menghasilkan keturunan atau anak dengan mata dan telinga yang sempurna (lengkap) lantas engkau memotong telinganya dan kamu mengatakan telinga itu putus sendiri?, Lalu Sufyan mengucapkan suatu ucapan yang tidak bisa saya pahami dan berkata “Duhai malang telinga yang dipotong, padahal hasta Allah dan gunting Allah adalah lebih tajam. Seandainya Allah berkehendak, niscaya Dia akan mendatangkan kepada kalian dalam keadaan terpotong telinganya.” Saya (Ayah Abul ahwash Radhiyallahu’anhu) berkata “Kepada siapa anda menyeru?.” Beliau menjawab, “Kepada Allah dan menyambung silaturrahim, ” saya berkata “Telah datang seorang dari Bani pamanku lalu saya bersumpah untuk tidak memberikan kepadanya lalu saya memberikannya, ” Beliau bersabda: “Bayarlah kafarat sumpahmu dan lakukan mana yang baik. Bagaimana pendapatmu, jika kamu memiliki dua budak yang satunya menaatimu, tidak berkhianat, tidak mendustakan, sedangkan yang lainnya berkhianat dan berdusta kepadamu?.” (Ayah Abul ahwash Radhiyallahu’anhu) berkata “Tentu yang tidak berkhianat dan tidak berdusta denganku itu lebih saya sukai.” Beliau bersabda: “Demikiah juga kalian di sisi Rab Azzawajalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16595
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيَّ شَمْلَةٌ أَوْ شَمْلَتَانِ فَقَالَ لِي هَلْ لَكَ مِنْ مَالٍ قُلْتُ نَعَمْ قَدْ آتَانِي اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ كُلِّ مَالِهِ مِنْ خَيْلِهِ وَإِبِلِهِ وَغَنَمِهِ وَرَقِيقِهِ فَقَالَ فَإِذَا آتَاكَ اللَّهُ مَالًا فَلْيَرَ عَلَيْكَ نِعْمَتَهُ فَرُحْتُ إِلَيْهِ فِي حُلَّةٍحَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ فَذَكَرَهُ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ قَالَ فَغَدَوْتُ إِلَيْهِ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Syarik bin Abdullah} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Al Ahwash} dari {Bapaknya} berkata saya menemui Rasulullah saw. dan saya membawa satu pakaian atau dua pakaian, lalu beliau bersabda: “Apakah kamu memiliki harta?, ” maka saya menjawab, “Ya, Sesungguhnya Allah Azzawajalla telah memberikan semua harta-Nya, dari kuda-Nya, unta-Nya, kambing-Nya dan budak-Nya” Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin ‘Amir} telah menceritakan kepada kami {Syarik} lalu dia menyebutkan dengan sanadnya secara maknanya. (Aswad bin Amir Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu saya berangkat pada waktu pagi dengan berpakaian warna merah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16596
حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ مَالِكٍ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ الرَّجُلُ أَمُرُّ بِهِ فَلَا يُضَيِّفُنِي وَلَا يَقْرِينِي فَيَمُرُّ بِي فَأَجْزِيهِ قَالَ لَا بَلْ اقْرِهِ قَالَ فَرَآنِي رَثَّ الْهَيْئَةِ فَقَالَ هَلْ لَكَ مِنْ مَالٍ فَقُلْتُ قَدْ أَعْطَانِي اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ كُلِّ الْمَالِ مِنْ الْإِبِلِ وَالْغَنَمِ قَالَ فَلْيُرَ أَثَرُ نِعْمَةِ اللَّهِ عَلَيْكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad} berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Al Ahwash} dari {Bapaknya, Malik} berkata saya berkata “Wahai Rasulullah, ada seorang laki-laki yang saya melewatinya namun mereka tidak menyambutku, dan mereka tidak menghormatiku, dan tidak menghormatiku namun saya menghormatinya.” Beliau bersabda: “Sambutlah dan hormatilah, ” (Malik bin Nadlah Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu beliau melihatku dalam penampilanku yang jelek, beliau bertanya, ‘Apakah kamu memiliki harta? ‘ lalu saya menjawab, ‘Sungguh Allah Azzawajalla telah memberikan harta dari harta unta dan kambing.” Beliau bersabda: “Maka pertontonkanlah bekas nikmat Allah yang dikurniakan kepada kamu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16597
حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو الزَّعْرَاءِ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ مَالِكِ بْنِ نَضْلَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَيْدِي ثَلَاثَةٌ فَيَدُ اللَّهِ الْعُلْيَا وَيَدُ الْمُعْطِي الَّتِي تَلِيهَا وَيَدُ السَّائِلِ السُّفْلَى فَأَعْطِيَنَّ الْفَضْلَ وَلَا تَعْجَزْ عَنْ نَفْسِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidah} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Az-Za’ra`} dari {Abu Al Ahwash} dari {Bapaknya, Malik bin Nadllah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tanngan itu ada tiga: tangan Allah, yang paling tinggi, tangan orang yang memberi, yaitu setelahnya dan tangan orang yang meminta, yang paling rendah. Maka berikanlah kelebihan dan janganlah merasa lemah dari diri kamu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16598
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو يَعْنِي ابْنَ دِينَارٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ شَيْبَانَ قَالَأَتَانَا ابْنُ مِرْبَعٍ الْأَنْصَارِيُّ وَنَحْنُ فِي مَكَانٍ مِنْ الْمَوْقِفِ بَعِيدٍ فَقَالَ إِنِّي رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ إِلَيْكُمْ يَقُولُ كُونُوا عَلَى مَشَاعِرِكُمْ هَذِهِ فَإِنَّكُمْ عَلَى إِرْثٍ مِنْ إِرْثِ إِبْرَاهِيمَ لِمَكَانٍ تَبَاعَدَهُ عَمْرٌو
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amr} yaitu Ibnu Dinar, dari {‘Amr bin Abdullah bin Shafwan} dari {Yazid bin Syaiban} berkata {Ibnu Mirba’ Al Anshari} datang kepada kami dan saat itu kami sedang berada pada tempat yang jauh, lalu berkata “Saya adalah utusan Rasulullah saw. kepada kalian (beliau bersabda) “Tetaplah kalian pada tata cara ibadah kalian ini, sesungguhnya kalian berada pada salah satu warisan dari warisan Ibrahim pada suatu tempat yang dijauhi oleh ‘Amru.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16599
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ الْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَمْرَو بْنَ عَوْفٍ وَهُوَ حَلِيفُ بَنِي عَامِرِ بْنِ لُؤَيٍّ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ أَبَا عُبَيْدَةَ بْنَ الْجَرَّاحِ إِلَى الْبَحْرَيْنِ يَأْتِي بِجِزْيَتِهَا وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ صَالَحَ أَهْلَ الْبَحْرَيْنِ وَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ الْعَلَاءَ بْنَ الْحَضْرَمِيِّ فَقَدِمَ أَبُو عُبَيْدَةَ بِمَالٍ مِنْ الْبَحْرَيْنِ فَسَمِعَتْ الْأَنْصَارُ بِقُدُومِهِ فَوَافَتْ صَلَاةَ الْفَجْرِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الْفَجْرِ انْصَرَفَ فَتَعَرَّضُوا لَهُ فَتَبَسَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ رَآهُمْ فَقَالَ أَظُنُّكُمْ قَدْ سَمِعْتُمْ أَنَّ أَبَا عُبَيْدَةَ قَدْ جَاءَ وَجَاءَ بِشَيْءٍ قَالُوا أَجَلْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَأَبْشِرُوا وَأَمِّلُوا مَا يَسُرُّكُمْ فَوَاللَّهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ الدُّنْيَا عَلَيْكُمْ كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُلْهِيكُمْ كَمَا أَلْهَتْهُمْحَدَّثَنَا سَعْدٌ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ صَالِحٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ الْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَمْرَو بْنَ عَوْفٍ وَهُوَ حَلِيفُ بَنِي عَامِرِ بْنِ لُؤَيٍّ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ أَبَا عُبَيْدَةَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} berkata telah menceritakan kepada kami {Bapakku} dari {Shalih} {Ibnu Syihab} berkata telah mengabarkan kepadaku {Urwah bin Az-Zubair} sesungguhnya {Al Miswar bin Makhramah} mengabarinya, sesungguhnya {‘Amr bin Auf} yaitu wakil Bani ‘Amir bin Luhay, dia ikut dalam Perang Badar bersama Rasulullah saw. mengabarinya, Rasulullah saw. mengutus Abu ‘Ubaidah bin Al Jarah ke Bahrain untuk membawa jizyahnya. Rasulullah saw. mengadakan perjanjian damai dengan penduduk Bahrain dan yang menjadi pemimpin mereka ada Al ‘Ala` bin Al Hadhrami. Lantas Abu ‘Ubaidah datang dengan membawa harta dari Bahrain. Orang-orang Anshar mendengar kedatangannya, waktu itu bertepatan dengan waktu shalat fajar Rasulullah saw. Tatkala Rasulullah saw. selesai dari shalat subuh, mereka bubar dan menemuinya, lalu Rasulullah saw. tersenyum. Lalu beliau bersabda: “Saya yakin kalian telah mendengar Abu ‘Ubaidah datang dengan membawa sesuatu.” Mereka berkata “Ya Wahai Rasulullah, ” Beliau bersabda: “Bergembiralah, dan bersenang-senanglah dengan apa yang menyenangkan kalian. Demi Allah, tidaklah kemiskinan yang saya takutkan pada kalian, tapi saya takut jika dibentangkan pada kalian dunia sebagaimana telah dibentangkan pada orang sebelum kalian. Mereka kalian saling berlomba-lomba sebagaimana mereka berlomba-lomba. Kalian lalai, sebagaimana mereka lalai.” Telah menceritakan kepada kami {Sa’ad} telah menceritakan kepadaku {bapakku} dari {Shalih} dari {Ibnu Syihab} berkata telah mengabarkan kepadaku {‘Urwah bin Az-Zubair} Sesungguhnya {Al Miswar bin Makhramah} mengabarinya, sesungguhnya {‘Amr bin Auf} yaitu wakil Bani ‘Amir bin Lu`y, dia ikut Perang Badar bersama Rasulullah saw. mengabarinya sesungguhnya Rasulullah saw. mengutus Abu ‘Ubaidah, lalu menyebutkan hadits saya dengan yang di atas.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16600
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو الْمِنْهَالِ سَمِعَ إِيَاسَ بْنَ عَبْدٍ الْمُزَنِيَّ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَلَا تَبِيعُوا الْمَاءَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الْمَاءِ لَا يَدْرِي عَمْرٌو أَيَّ مَاءٍ هُوَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amr} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Al Minhal} telah mendengar {Iyas bin Abd Al Muzani} salah seorang sahabat Nabi saw. berkata “Janganlah kalian menjual air, karena saya mendengar Rasulullah saw. melarang menjual air.” ‘Amru tidak tahu maksudnya air apakah itu.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16601
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَجُلٍ مِنْ مُزَيْنَةَ أَنَّهُقَالَتْ لَهُ أُمُّهُ أَلَا تَنْطَلِقُ فَتَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا يَسْأَلُهُ النَّاسُ فَانْطَلَقْتُ أَسْأَلُهُ فَوَجَدْتُهُ قَائِمًا يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ مَنْ اسْتَعَفَّ أَعَفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ اسْتَغْنَى أَغْنَاهُ اللَّهُ وَمَنْ سَأَلَ النَّاسَ وَلَهُ عِدْلُ خَمْسِ أَوَاقٍ فَقَدْ سَأَلَ إِلْحَافًا فَقُلْتُ بَيْنِي وَبَيْنَ نَفْسِي لَنَاقَةٌ لَهُ هِيَ خَيْرٌ مِنْ خَمْسِ أَوَاقٍ وَلِغُلَامِهِ نَاقَةٌ أُخْرَى هِيَ خَيْرٌ مِنْ خَمْسِ أَوَاقٍ فَرَجَعْتُ وَلَمْ أَسْأَلْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar Al Hanafi} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul Hamid} dari {Bapaknya} dari {seorang laki-laki dari Muzainah} sesungguhnya ibunya berkata kepadanya “Maukah kamu pergi menuju Rasulullah saw. dan meminta kepada beliau sebagaimana orang-orang meminta beliau?, ” Saya pun pergi meminta sesuatu kepada beliau. Saya dapatkan beliau sedang berdiri berkhutbah dengan bersabda: “Barangsiapa yang menahan dari berbuat yang haram dan meminta kepada manusia, niscaya Allah akan menjaganya. Barangsiapa yang merasa cukup, niscaya Allah akan mencukupkannya. Barangsiapa yang meminta pada manusia dan dia memiliki harta setara dengan lima uqiyah (empat puluh dirham perak) maka dia telah meminta dengan mendesak, ” lalu saya berkata “Saya mempunyai satu unta yang lebih baik daripada lima uqiyah, dan pelayanku juga mempunyai unta yang lain yang lebih baik daripada lima uqiyah, lalu saya pulang dan tidak meminta sesuatupun.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16602
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زَمْعَةُ بْنُ صَالِحٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ شِهَابٍ يُحَدِّثُ أَنَّ أَبَا أُمَامَةَ بْنَ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَسْعَدَ بْنِ زُرَارَةَ وَكَانَ أَحَدَ النُّقَبَاءِ يَوْمَ الْعَقَبَةِأَنَّهُ أَخَذَتْهُ الشَّوْكَةُ فَجَاءَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُهُ فَقَالَ بِئْسَ الْمَيِّتُ لَيَهُودُ مَرَّتَيْنِ سَيَقُولُونَ لَوْلَا دَفَعَ عَنْ صَاحِبِهِ وَلَا أَمْلِكُ لَهُ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَأَتَمَحَّلَنَّ لَهُ فَأَمَرَ بِهِ وَكُوِيَ بِخَطَّيْنِ فَوْقَ رَأْسِهِ فَمَاتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah menceritakan kepada kami {Zam’ah bin Shalih} berkata saya telah mendengar {Ibnu Syihab} menceritakan sesungguhnya {Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif} mengabarinya, dari {Abu Umamah, As’ad bin Zurarah} dia adalah salah seorang pemimpin suku pada peristiwa Aqabah. Dia terluka oleh suatu senjata, Rasulullah saw. pun datang menjenguknya. Beliau bersabda: “Sejelek-jelek mayat adalah orang Yahudi, ” beliau mengucapkan ucapannya dua kali, dan sungguh mereka akan memberi komentar, ‘Duhai mengapa dia tidak membela sahabatnya, padahal saya tidak bisa mendatangkan bahaya dan manfaat padanya’, Sungguh saya akan berusaha untuk menyembuhkannya”. Lalu beliau menyuruh untuk diobati dengan kay (metode pengobatan dengan sundutan besi panas) pada dua bagian atas kepalanya, hanya dia lantas meninggal.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16603
حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمُقْرِئُ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عَمْرَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ أَرْبَعَةُ نَفَرٍ وَمَعَنَا فَرَسٌ فَأَعْطَى كُلَّ إِنْسَانٍ مِنَّا سَهْمًا وَأَعْطَى الْفَرَسَ سَهْمَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Abdurrahman bin Al Muqri`} telah menceritakan kepada kami {Al Mas’udi} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu ‘Amrah} dari {Bapaknya} berkata “Kami mendatangi Rasulullah saw., jumlah kami saat itu empat orang pejalan kaki dan seorang prajurit penunggang kuda, maka beliau memberi masing-masing dari kami satu bagian untuk pejlan kaki dan untuk prajurit penunggang kuda dengan dua bagian.”