Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16604

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ قَالَ سَمِعْتُ عُمَارَةَ بْنَ خُزَيْمَةَ يُحَدِّثُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حُنَيْفٍأَنَّ رَجُلًا ضَرِيرَ الْبَصَرِ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَنِي قَالَ إِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ لَكَ وَإِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ ذَاكَ فَهُوَ خَيْرٌ فَقَالَ ادْعُهُ فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَيُحْسِنَ وُضُوءَهُ فَيُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ وَيَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ فَتَقْضِي لِي اللَّهُمَّ شَفِّعْهُ فِيَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Utsman bin ‘Umar} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ja’far} berkata saya telah mendengar {‘Umarah bin Huzaimah} menceritakan dari {‘Utsman bin Hunaif}, ada seorang buta mendatangi Nabi saw. lalu berkata “Berdo’alah kepada Allah agar menyembuhkanku.” Beliau bersabda: “Jika kamu mau, saya akan mendo’akan untukmu dan jika kamu mau saya akan menangguhkan doaku dan itu lebih baik bagimu.” Lalu orang itu berkata “Berdo’alah, ” lalu beliau menyuruh agar orang itu berwudhu dengan baik lalu shalat dua rekaat. Lalu berdo’a dengan do’a: “Ya Allah, sesungguhnya saya meminta kepada-Mu, saya menghadapkan kepada-Mu dengan nabi-Mu, Muhammad, nabi Yang Maha Penyayang, Wahai Muhammad, sesungguhnya saya bertawajjuh dengan perantaraanmu kepada Rabku pada kebutuhanku ini, maka putuskanlah kepadaku. Ya Allah, sembuhkanlah bagiku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16605

حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ الْمَدِينِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عُمَارَةَ بْنَ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ يُحَدِّثُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حُنَيْفٍأَنَّ رَجُلًا ضَرِيرًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَنِي فَقَالَ إِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ ذَلِكَ فَهُوَ أَفْضَلُ لِآخِرَتِكَ وَإِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ لَكَ قَالَ لَا بَلْ ادْعُ اللَّهَ لِي فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ وَأَنْ يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ وَأَنْ يَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي أَتَوَجَّهُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ فَتَقْضِي وَتُشَفِّعُنِي فِيهِ وَتُشَفِّعُهُ فِيَّ قَالَ فَكَانَ يَقُولُ هَذَا مِرَارًا ثُمَّ قَالَ بَعْدُ أَحْسِبُ أَنَّ فِيهَا أَنْ تُشَفِّعَنِي فِيهِ قَالَ فَفَعَلَ الرَّجُلُ فَبَرَأَحَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو جَعْفَرٍ الْخَطْمِيُّ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حُنَيْفٍ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ ذَهَبَ بَصَرُهُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rouh} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ja’far Al Madini} berkata saya mendengar {‘Umarah bin Huzaimah bin Tsabit} menceritakan dari {‘Utsman bin Hunaif}, Ada seorang buta mendatangi Nabi saw. lalu berkata “Wahai Nabiyullah, berdo’alah kepada Allah agar menyembuhkanku.” Beliau bersabda: “Jika kamu berkenan, saya akan menangguhkan doaku dan itu lebih utama bagi akhiratmu. Dan jika kamu berkenan, saya akan mendoakan untukmu” Lalu orang itu berkata “Tidak, tapi do’alah untukku, ” lalu beliau menyuruh agar orang itu berwudhu lalu shalat dua rekaat. Lalu berdo’a dengan do’a: “Ya Allah, sesungguhnya saya meminta kepada-Mu, saya bertawajjuh kepada-Mu dengan perantaraan nabi-Mu, Muhammad saw., nabi Yang Maha Penyayang, Wahai Muhammad, sesungguhnya saya telah mengarahkan denganmu kepada Rabku pada kebutuhanku ini, dan kamu meminatkan kesembuhan untukku.” (‘Utsman bin Hunaif Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu orang itu membaca itu terus, ” Di kemudian hari orang itu mengatakan, “Seingatku ketika itu ada kalimat ‘dengan harapan engkau bisa menolongku melalui doamu’, ” (‘Utsman bin Hunaif Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu laki-laki itu melakukannya dan sembuh.” Telah menceritakan kepada kami {Mu`ammal} berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} yaitu Ibnu Salamah berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Ja’far Al khathmi} dari {‘Umarah bin Huzaimah bin Tsabit} dari {‘Utsman bin Hunaif}, ada seorang laki-laki mendatangi Nabi saw., dia seorang buta. Lalu menyebutkan hadits secara lengkap.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16606

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ يَزِيدَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عُثْمَانَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ هَانِئِ بْنِ مُعَاوِيَةَ الصَّدَفِيِّ حَدَّثَهُ قَالَحَجَجْتُ زَمَانَ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ فَجَلَسْتُ فِي مَسْجِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا رَجُلٌ يُحَدِّثُهُمْ قَالَ كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا فَأَقْبَلَ رَجُلٌ فَصَلَّى فِي هَذَا الْعَمُودِ فَعَجَّلَ قَبْلَ أَنْ يُتِمَّ صَلَاتَهُ ثُمَّ خَرَجَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ هَذَا لَوْ مَاتَ لَمَاتَ وَلَيْسَ مِنْ الدِّينِ عَلَى شَيْءٍ إِنَّ الرَّجُلَ لَيُخَفِّفُ صَلَاتَهُ وَيُتِمُّهَا قَالَ فَسَأَلْتُ عَنْ الرَّجُلِ مَنْ هُوَ فَقِيلَ عُثْمَانُ بْنُ حُنَيْفٍ الْأَنْصَارِيُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Al Harits bin Yazid} dari {Bara` bin Utsman Al Anshari} dari {Hani` bin Mu’awiyah Ash Shadafi} bahwa ia menceritakan kepadanya, dia berkata, “Saya pernah menunaikan haji pada zaman Utsman bin Affan, lalu saya duduk di Masjid Nabi saw., lalu ada seorang laki-laki sedang menceritakan (hadits) kepada mereka. Ia berkata, “Pada suatu hari kami berada di sisi Rasulullah saw., lalu datanglah seorang laki-laki dan shalat di tiang ini dengan tergesa-gesa sebelum menyempurnakan shalatnya, lalu ia pun keluar. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh, sekiranya orang ini meninggal, maka ia tidak akan mempunyai bagian dari agama ini sedikitpun. Sesungguhnya seorang laki-laki hendaklah meringankan shalatnya dan juga menyempurnakan (pelaksanaannya).” Hani` bin Mu’awiyah berkata, “Lalu saya bertanya prihal laki-laki itu, tentang siapakah ia sebenarnya. Maka dikatakanlah bahwa dia adalah {Utsman bin Hunaif Al Anshari}.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16607

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيُّ وَعَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} dia berkata, Telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Ja’far bin Umayyah Adl Dlamrui} dan dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Ja’far bin Amru bin Umayyah} dari {bapaknya} dia berkata, “Saya pernah melihat Rasulullah saw. mengusap kedua khufnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16608

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُصْعَبٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ وَالْخِمَارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Mus’ab} dia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Ja’far bin Amruu bin Umayyah Adl Dlamrui} dari {Bapaknya} dia berkata, “Saya melihat Rasulullah saw. mengusap kedua khuf dan Khimar (sejenis imamah penutup kepala).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16609

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى وَحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّ جَعْفَرَ بْنَ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ أَخْبَرَهُ أَنَّهُرَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} dan {Husain bin Muhammad} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya} dari {Abu Salamah} bahwa {Ja’far bin Amru bin Umayyah Adl Dlamri} dia mengabarkan kepadanya, bahwa {Bapaknya} mengabarkan kepadanya, Bahwasanya ia pernah melihat Rasulullah saw. mengusap kedua khuf.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16610

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ يَعْنِي ابْنَ مُبَارَكٍ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُرَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Amir} telah menceritakan kepada kami {Ali} -yakni Ibnul Mubarak- dari {Yahya} dari {Ibnu Salamah} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Ja’far bin Amruu bin Umayyah} dari {Bapaknya} bahwasanya ia pernah melihat Rasulullah saw. mengusap kedua khuf.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16611

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُرَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ عُضْوًا ثُمَّ صَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Amir} Telah menceritakan kepada kami {Fulaih} dari {Zuhri} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Ja’far bin Amru bin Umayyah} dari {bapaknya}, bahwa dia pernah melihat Nabi saw. makan ‘Udwan kemudian shalat dengan tidak berwudhu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16612

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ أَنَّ أَبَاهُ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْتَزُّ مِنْ كَتِفِ شَاةٍ فَدُعِيَ إِلَى الصَّلَاةِ فَطَرَحَ السِّكِّينَ وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Shalih} dari {Ibnu Syihab} telah menceritakan kepadaku {Ja’far bin Amru bin Umayyah} bahwa {Bapaknya} berkata, “Saya melihat Rasulullah sedang memotong pundak kambing lalu beliau diajak untuk menunaikan shalat, maka beliau pun menanggalkan pisaunya (untuk memenuhi panggilan shalat) dengan tanpa berwudhu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16613

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ يَحْتَزُّ مِنْ كَتِفِ شَاةٍ ثُمَّ دُعِيَ إِلَى الصَّلَاةِ فَصَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} ia berkata, telah menceritakan kepada kami {bapakku}, dari {Ibnu Syihab} dari {Ja’far bin Amru bin Umayyah} dari {Bapaknya} dia berkata, “Saya pernah melihat Rasulullah saw. makan dan memotong pundak kambing, kemudian beliau diseru untuk menunaikan shalat, maka beliau pun shalat sedang beliau tidak berwudhu.”