Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16714

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِمَاسَةَ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ الْجُهَنِيَّ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَدْخُلُ صَاحِبُ مَكْسٍ الْجَنَّةَ يَعْنِي الْعَشَّارَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ishaq} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Abdurrahman bin Syimamah} dia berkata saya mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda “Tidak akan masuk surga orang yang memungut pajak dengan ilegal (secara tidak benar).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16715

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُنْزِلَ عَلَيَّ آيَاتٌ لَمْ أَرَ مِثْلَهُنَّ الْمُعَوِّذَتَيْنِ ثُمَّ قَرَأَهُمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Abu Khalid} dari {Qais bin Abi Hazim} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Telah diturunkah kepadaku beberapa ayat yang saya belum pernah melihat semisalnya. Yakni, Al Mu’awwidzatain (surat Al Falaq dan surat An Naas).” Setelah itu beliau pun membacakannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16716

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَإِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَتَصَدَّقَ عَنْهَا قَالَ أَمَرَتْكَ قَالَ لَا قَالَ فَلَا تَفْعَلْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. dan berkata, “Sesungguhnya Ibuku telah meninggal, dan aku ingin bersedekah atas namanya?” Beliau bersabda: “Apakah ibumu memerintahkanmu?” Laki-laki itu menjawab, “Tidak.” Beliau bersabda: “Kalau begitu jangan kamu lakukan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16717

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ قَيْسٍ الْجُذَامِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَعْتَقَ رَقَبَةً مُسْلِمَةً فَهِيَ فِدَاؤُهُ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Qatadah} dari {Qais Al Judzami} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} bahwa, Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa membebaskan seorang budak wanita muslimah, maka ia akan menjadi tebusannya dari api neraka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16718

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عُهْدَةُ الرَّقِيقِ أَرْبَعُ لَيَالٍقَالَ قَتَادَةُ وَأَهْلُ الْمَدِينَةِ يَقُولُونَ ثَلَاثُ لَيَالٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad} telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} dari {Hasan} dari {Uqbah bin Amir}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Garansi dalam penjualan budak itu empat malam.” Qatadah berkata, “Penduduk Madinah berpendapat selama tiga malam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16719

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا مِشْرَحٌ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّ مَيِّتٍ يُخْتَمُ عَلَى عَمَلِهِ إِلَّا الْمُرَابِطَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَإِنَّهُ يُجْرَى لَهُ أَجْرُ عَمَلِهِ حَتَّى يُبْعَثَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ فِيهِ وَيُؤَمَّنُ مِنْ فَتَّانِ الْقَبْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepada kami {Misyrah} dia berkata saya mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Setiap mayit ditutup dengan amalannya, keculai Maraabith (orang yang berjaga-jaga di daerah perbatasan) di jalan Allah, sesungguhnya buah amalannya akan senantiasa dialirkan hingga ia dibangkitkan pada hari kiamat.” Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} ia menyebutkan dalam hadits itu, “Dan ia akan dijaga dari fitnah kubur.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16720

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ أَظُنُّهُ عَنْ مِشْرَحٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نِعْمَ أَهْلُ الْبَيْتِ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ وَأُمُّ عَبْدِ اللَّهِ وَعَبْدُ اللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} -Abu Abdirrahman berkata saya kira itu dari- {Misyrah} dari {Uqbah bin Amir}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baki Ahlul Bait adalah Abu Abdullah, Ummu Abdullah dan Abdullah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16721

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا قَبَاثُ بْنُ رَزِينٍ اللَّخْمِيُّ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيَّ بْنَ رَبَاحٍ اللَّخْمِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ الْجُهَنِيَّ يَقُولُكُنَّا جُلُوسًا فِي الْمَسْجِدِ نَقْرَأُ الْقُرْآنَ فَدَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمَ عَلَيْنَا فَرَدَدْنَا عَلَيْهِ السَّلَامَ ثُمَّ قَالَ تَعَلَّمُوا كِتَابَ اللَّهِ وَاقْتَنُوهُ قَالَ وَحَسِبْتُهُ قَالَ وَتَغَنُّوا بِهِ فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَهُوَ أَشَدُّ تَفَلُّتًا مِنْ الْمَخَاضِ مِنْ الْعُقُلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Qabats bin Razin Al Lakhmi} dia berkata, saya mendengar {Ali bin Rabah Al Lakhmi} berkata, saya mendengar {Uqbah bin Amir Al Juhani} berkata, “Kami pernah duduk-duduk di Masjid membaca Al-Quran, lalu Rasulullah saw. masuk menemui kami dengan mengucapkan salam, kami pun menjawabnya. Kemudian beliau bersabda: “Pelajarilah kitabullah (Al-Quran) dan jagalah ia.” Dan saya mengira beliau bersabda: “Dan lagukanlah saat membacanya, demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh Al-Quran itu lebih cepat hilangnya daripada unta dari ikatannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16722

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ وهَاشِمٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَحَقَّ الشُّرُوطِ أَنْ تُوَفُّوا بِهِ مَا اسْتَحْلَلْتُمْ بِهِ الْفُرُوجَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dan {Hasyim} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair Martsad bin Abdullah Al Yazani} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya syarat yang paling berhak untuk kalian penuhi adalah sesuatu yang dengannya kalian menghalalkan (kemaluan).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16723

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي أَيُّوبَ حَدَّثَنِي زُهْرَةُ بْنُ مَعْبَدٍ عَنْ ابْنِ عَمٍّ لَهُ أَخِي أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ رَفَعَ نَظَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابٍ مِنْ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} dari {Sa’id bin Abu Ayyub} telah menceritakan kepadaku {Zuhrah bin Ma’bad} dari {anak pamannya} -yakni paman dari bapak-, bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa berwudhu dan membaguskan wudhunya, kemudian ia mengangkat pandangannya ke langit seraya berkata, ‘ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU WA ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUH (Saya bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah semata, tidaka ada sekutu bagi-Nya. Dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya).’ maka akan dibukakan baginya delapan pintu dari pintu-pintu surga, dan ia memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”