Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16744

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عُهْدَةُ الرَّقِيقِ ثَلَاثٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Hasan} dari {Uqbah bin Amir} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Garansi pembelian seorang budak adalah tiga hari.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16745

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عُهْدَةُ الرَّقِيقِ ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Hasan} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Garansi pembelian seeorang budak adalah selama tiga hari.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16746

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَابْنُ بَكْرٍ قَالَا أَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ أَنَّ يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَبِيبٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا الْخَيْرِ حَدَّثَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّهُ قَالَإِنَّ أُخْتِي نَذَرَتْ أَنْ تَمْشِيَ إِلَى بَيْتِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَأَمَرَتْنِي أَنْ أَسْتَفْتِيَ لَهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَفْتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِتَمْشِ وَلْتَرْكَبْقَالَ وَكَانَ أَبُو الْخَيْرِ لَا يُفَارِقُ عُقْبَةَ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ أَنَّ يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَبِيبٍ أَخْبَرَهُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} dan {Ibnu Bakr} keduanya berkata, telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Sa’id bin Abu Ayyub} bahwa {Yazid bin Abu Habib} mengabarkan kepadanya, bahwa {Abul Khair} menceritakan kepadanya, dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} bahwa ia berkata, “Sesungguhnya saudara perempuanku bernadzar untuk berjalan kaki ke Baitullah (Ka’bah), ia lalu memintaku untuk memintakan fatwa kepada Rasulullah saw. Maka saya pun meminta fatwa kepada Nabi saw., belaiu bersabda: “Hendaknya ia berjalan kaki dan berkendaraan.” Yazid berkata, “Abul Khair tidak berpisah dengan Uqbah.” Telah menceritakan kepada kami {Rauh} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ayyub} bahwa {Yazid bin Abu Habib} telah mengabarkan kepadanya, lalu ia menyebutkan sebagaimana hadits tersebut.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16747

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُهَنِيِّ قَالَبَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ طَلَعَ رَاكِبَانِ فَلَمَّا رَآهُمَا قَالَ كِنْدِيَّانِ مَذْحِجِيَّانِ حَتَّى أَتَيَاهُ فَإِذَا رِجَالٌ مِنْ مَذْحِجٍ قَالَ فَدَنَا إِلَيْهِ أَحَدُهُمَا لِيُبَايِعَهُ قَالَ فَلَمَّا أَخَذَ بِيَدِهِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ مَنْ رَآكَ فَآمَنَ بِكَ وَصَدَّقَكَ وَاتَّبَعَكَ مَاذَا لَهُ قَالَ طُوبَى لَهُ قَالَ فَمَسَحَ عَلَى يَدِهِ فَانْصَرَفَ ثُمَّ أَقْبَلَ الْآخَرُ حَتَّى أَخَذَ بِيَدِهِ لِيُبَايِعَهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ مَنْ آمَنْ بِكَ وَصَدَّقَكَ وَاتَّبَعَكَ وَلَمْ يَرَكَ قَالَ طُوبَى لَهُ ثُمَّ طُوبَى لَهُ ثُمَّ طُوبَى لَهُ قَالَ فَمَسَحَ عَلَى يَدِهِ فَانْصَرَفَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} -yakni Ibnu Ishaq- telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Martsad bin Abdullah Al Yazani} dari {Abu Abdurrahman Al Juhani} dia berkata, “Kami berada di sisi Rasulullah saw., tiba-tiba datanglah dua orang yang berkendaraan. Ketika melihat keduanya, beliau berkata: “Dua orang dari kindi atau dari Madzhaj.” Hingga ketika mereka mendatangi beliau, ternyata mereka adalah laki-laki dari Madzraj.” Abu Abdurrahman berkata, “Kemudian salah seorang dari keduanya mendekati Rasulullah untuk membaiatnya.” Abu ‘Abdurrahman melanjutkan, “Ketika laki-laki tersebut menjabat tangan Rasulullah, ia berkata, “Wahai Rasulullah, barangsiapa melihatmu lalu beriman kepadamu, membenarkanmu dan mengikuti (jejakmu), maka ganjaran apakah yang akan ia peroleh?” beliau menjawab: “Baginya keberuntungan.” Lalu ia pun melepaskan tangannya dan beranjak pergi. Kemudian datanglah laki-laki yang kedua dan menjabat tangan Rasulullah saw. untuk membaiatnya, kemudian ia bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana dengan seorang yang beriman kepadamu, membenarkanmu dan mengikuti (jejakmu), namun ia belum pernah melihatmu?” beliau menjawab: “Baginya keberuntungan, baginya keberuntungan, baginya keberuntungan.” Abu Abdurrahman berkata, “Laki-laki itu kemudian melepas tangannya dan beranjak pergi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16748

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ أَنَّ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ أَخْبَرَهُ أَنَّ ابْنَ عَابِسٍ الْجُهَنِيَّ أَخْبَرَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا ابْنَ عَابِسٍ أَلَا أُخْبِرُكَ بِأَفْضَلِ مَا تَعَوَّذَ بِهِ الْمُتَعَوِّذُونَ قَالَ قُلْتُ بَلَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ وَأَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ هَاتَيْنِ السُّورَتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya} dari {Muhammad bin Ibrahim} bahwa {Abu Abdillah} mengabarkan kepadanya, bahwa {Ibnu Abis Al Juhani} mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda kepadanya: “Wahai Ibnu Abis, maukah kamu aku kabarkan sesuatu yang lebih utama dari apa yang biasa dibaca oleh Al Muta’awwidzun (orang-orang yang meminta perlindungan)?” Ibnu Abis berkata Saya lalu menjawab, “Tentu.” Maka Rasulullah saw. kemudian membaca: ‘QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS’ (Surat An Naas), dan A’UUDZU BIRABBIL FALAQ’ (surat Al Falaq) ‘. Kedua surat inilah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16749

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ الْعَطَّارُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ نُعَيْمِ بْنِ هَمَّارٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ يَا ابْنَ آدَمَ اكْفِنِي أَوَّلَ النَّهَارِ بِأَرْبَعِ رَكَعَاتٍ أَكْفِكَ بِهِنَّ آخِرَ يَوْمِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} Telah menceritakan kepada kami {Aban bin Yazid Al Athar} dari {Qatadah} dari {Nu’aim bin Hammar} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla berfirman: ‘Wahai anak Adam, cukupkanlah kepada-Ku pada awal hari dengan (shalat) empat rakaat, niscaya Aku akan mencukupimu dengannya di akhir harimu.'”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16750

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا سَعْدٍ الْأَعْمَى يُحَدِّثُ عَطَاءً قَالَرَحَلَ أَبُو أَيُّوبَ إِلَى عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ فَأَتَى مَسْلَمَةَ بْنَ مَخْلَدٍ فَخَرَجَ إِلَيْهِ قَالَ دُلُّونِي فَأَتَى عُقْبَةَ فَقَالَ حَدِّثْنَا مَا سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَبْقَ أَحَدٌ سَمِعَهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَتَرَ عَلَى مُؤْمِنٍ فِي الدُّنْيَا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَتَى رَاحِلَتَهُ فَرَكِبَ وَرَجَعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Juraij} ia berkata, saya mendengar {Abu Sa’d Al A’ma} menceritakan kepada ‘Atha ia berkata, “Abu Ayyub pergi mengunjungi {Uqbah bin Amir}, (namun) ia justru mendatangi Maslamah bin Makhlad, hingga Maslamah keluar menemuinya. Abu Ayyub lalu berkata, “Tunjukkanlah padaku (rumah Uqbah).” Abu Ayyub kemudian mendatangi Uqbah seraya berkata kepadanya, “Ceritakanlah kepada kami apa yang telah kamu dengar dari Rasulullah saw., yang (pada saat ini) tidak tersisa lagi seorang sahabat pun yang mendengarnya.” Uqbah berkata Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menutupi aib seorang mukmin di dunia maka Allah akan menutupi aibnya kelak pada hari kiamat.” Kemudian Abu Ayyub mendatangi kendaraannya lalu menaikinya dan pulang.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16751

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ مُعَاوِيَةَ يَعْنِي ابْنَ صَالِحٍ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ مَوْلَى مُعَاوِيَةَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَكُنْتُ أَقُودُ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَاحِلَتَهُ فِي السَّفَرِ فَقَالَ يَا عُقْبَةُ أَلَا أُعَلِّمُكَ خَيْرَ سُورَتَيْنِ قُرِئَتَا قُلْتُ بَلَى قَالَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ فَلَمَّا نَزَلَ صَلَّى بِهِمَا صَلَاةَ الْغَدَاةِ قَالَ كَيْفَ تَرَى يَا عُقْبَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Mu’awiyah} yakni Ibnu Shalih dari {Ala’ bin Harits} dari {Qasim} budaknya Mu’awiyah, dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya menuntun kendaraan Rasulullah saw. dalam sebuah perjalanan, beliau lalu bersabda: “Wahai Uqbah, maukah kamu aku ajarkan kebaikan dua surat yang dibaca?” saya menjawab, “Tentu.” Beliau lantas membaca: ‘QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ’ (surat Al Falaq), dan QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS’ (surat An Naas).” Maka ketika beliau singgah di suatu tempat, beliau shalat subuh dengan (membaca) kedua surat tersebut. Setelah itu beliau bersabda: “Bagaimanakah menurutmu wahai Uqbah?”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16752

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ يَعْنِي ابْنَ صَالِحٍ عَنْ رَبِيعَةَ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ وحَدَّثَهُ أَبُو عُثْمَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَكَانَتْ عَلَيْنَا رِعَايَةُ الْإِبِلِ فَجَاءَتْ نَوْبَتِي فَرَوَّحْتُهَا بِعَشِيٍّ فَأَدْرَكْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَائِمًا يُحَدِّثُ النَّاسَ فَأَدْرَكْتُ مِنْ قَوْلِهِ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ مُقْبِلًا عَلَيْهِمَا بِقَلْبِهِ وَوَجْهِهِ إِلَّا وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُفَقُلْتُ مَا أَجْوَدَ هَذِهِ فَإِذَا قَائِلٌ بَيْنَ يَدَيَّ يَقُولُ الَّتِي قَبْلَهَا أَجْوَدُ مِنْهَا فَنَظَرْتُ فَإِذَا عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ قَالَ إِنِّي قَدْ رَأَيْتُكَ جِئْتَ آنِفًا قَالَ مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُسْبِغُ الْوُضُوءَ ثُمَّ يَقُولُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah} -yakni Ibnu Shalih- dari {Rabi’ah} dari {Abu Idris Al Khaulani} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, dan telah menceritakan kepadanya {Abu Utsman} dari {Jubair bin Nufair} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Kami mendapat tugas mengembalakan kambing, maka saat tiba giliranku untuk mengembalakan kambingt, aku pun mengandangkannya pada sore hari. Kemudian aku mendapati Rasulullah saw. sedang berdiri menyampaikan hadits di hadapan para sahabat. Dan di antara kata-kata beliau yang sempat aku tangkap adalah: “Tidaklah seorang mukmin berwudhu kemudian menyempurnakan wudhunya lalu berdiri menunaikan shalat dua rakaat dengan menghadirkan hati dan wajahnya, kecuali wajib baginya surga.” Lalu aku pun bergumam, “Alangkah indahnya (sabda beliau) ini?” Namun tiba-tiba seorang yang berada di depanku berkata, “Sabda beliau yang sebelumnya lebih bagus lagi.” Kemudian aku menoleh, dan ternyata itu adalah {Umar bin Khathab}, ia berkata, “Sesungguhnya, saya melihatmu saat kamu datang. Tadi beliau bersabda: “Tidaklah salah seorang dari kalian wudhu lalu ia menyempurnakan wudhunya dan berkata, ‘ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUH (aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan -yang berhak disembah- selain Allah. Dan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya).’ Kecuali akan dibukakan baginya delapan pintu surga, dan ia boleh masuk dari pintu mana saja yang ia kehendai.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16753

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنَا قَبَاثُ بْنُ رَزِينٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَخَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ نَتَدَارَسُ الْقُرْآنَ قَالَ تَعَلَّمُوا الْقُرْآنَ وَاقْتَنُوهُ قَالَ قَبَاثٌ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا قَالَ وَتَغَنُّوا بِهِ فَإِنَّهُ أَشَدُّ تَفَلُّتًا مِنْ الْمَخَاضِ فِي عُقُلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Qasim} Telah menceritakan kepada kami {Laits} Telah menceritakan kepada kami {Qabbats bin Razin} dari {Ali bin Rabah} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} ia berkata, “Rasulullah saw. keluar menemui kami sementara kami sedang mempelajari Al-Quran. Beliau lalu bersabda: “Pelajarilah oleh kalian Al-Quran dan jagalah ia.” Qabas berkata, “Dan saya tidak mengetahui kecuali beliau bersabda: “Karena sesungguhnya ia lebih cepat hilangnya daripada seekor unta yang terikat.”