Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16754
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ نَشِيطٍ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ كَعْبِ بْنِ عَلْقَمَةَ عَنْ أَبِي الْهَيْثَمِ عَنْ دُخَيْنٍ كَاتِبِ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقُلْتُ لِعُقْبَةَ إِنَّ لَنَا جِيرَانًا يَشْرَبُونَ الْخَمْرَ وَأَنَا دَاعٍ لَهُمْ الشُّرَطَ فَيَأْخُذُوهُمْ فَقَالَ لَا تَفْعَلْ وَلَكِنْ عِظْهُمْ وَتَهَدَّدْهُمْ قَالَ فَفَعَلَ فَلَمْ يَنْتَهُوا قَالَ فَجَاءَهُ دُخَيْنٌ فَقَالَ إِنِّي نَهَيْتُهُمْ فَلَمْ يَنْتَهُوا وَأَنَا دَاعٍ لَهُمْ الشُّرَطَ فَقَالَ عُقْبَةُ وَيْحَكَ لَا تَفْعَلْ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَتَرَ عَوْرَةَ مُؤْمِنٍ فَكَأَنَّمَا اسْتَحْيَا مَوْءُودَةً مِنْ قَبْرِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim} Telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Ibrahim bin Nasyith Al Khaulani} dari {Ka’b bin Alqamah} dari {Abul Haitsam} dari {Dukhaim} sekretaris Uqbah bin Amir, ia berkata saya berkata kepada {Uqbah}, “Sesungguhnya kami memiliki tetangga yang minum khamer dan saya hendak memanggilkan polisi untuk mereka!” Uqbah pun berkata, “Jangan kamu lakukan itu, namun nasehati dan ancamlah mereka.” Abul Haitsam berkata, “Lalu Dukhaim pun melakukannya, tetapi mereka tetap saja tidak mau berhenti.” Akhirnya Dukhaim mendatangi mereka dan berkata, “Sesungguhnya saya telah melarang mereka namun mereka belum juga berhenti (meminum khamer), maka saya akan memanggil polisi untuk mereka.” Uqbah kemudian berkata lagi, “Jangan kamu lakukan, karena saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menutup aurat seorang mukmin maka seolah-olah ia menghidupkan kembali Mau`udah dari kuburnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16755
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ قَالَ الْحَمْوُ الْمَوْتُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim} Telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair Martsad bin Abdullah Al Yazani} dari {Uqbah bin Amir}, bahwa Rasulullah saw. bersabda “Jauhilah kalian dari berbaur dengan perempuan.” Lalu seorang laki-laki Anshar bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana menurut tuan mengenai Al Hamwa (ipar)?” beliau menjawab: “Al Hamwu adalah maut.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16756
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يَوْمًا فَصَلَّى عَلَى أَهْلِ أُحُدٍ صَلَاتَهُ عَلَى الْمَيِّتِ ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الْمِنْبَرِ فَقَالَ إِنِّي فَرَطٌ لَكُمْ وَأَنَا شَهِيدٌ عَلَيْكُمْ وَإِنِّي وَاللَّهِ لَأَنْظُرُ إِلَى حَوْضِي الْآنَ وَإِنِّي قَدْ أُعْطِيتُ مَفَاتِيحَ خَزَائِنِ الْأَرْضِ وَإِنِّي وَاللَّهِ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تُشْرِكُوا بَعْدِي وَلَكِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تَنَافَسُوا فِيهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim} Telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} bahwa suatu hari Rasulullah saw. keluar menshalati (para korban perang) Uhud sebagaimana shalatnya untuk mayit, stelah itu beliau beranjak menuju mimbar dan bersabda: “Sesungguhnya aku adalah pendahulu kalian dan saksi atas kalian. Demi Allah! Sungguh aku bisa melihat telagaku. Dan sungguh, saya pun telah diberi kunci-kunci perbendarahaan langit dan bumi. Demi Allah, aku tidak khawatir kalian akan bebuat syirik sepeninggalku. Akan tetapi, aku khawatir kalian akan berebut di dalamnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16757
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ سَلَّامٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ الْأَزْرَقِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيْرَتَانِ إِحْدَاهُمَا يُحِبُّهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَالْأُخْرَى يُبْغِضُهَا اللَّهُ وَمَخِيلَتَانِ إِحْدَاهُمَا يُحِبُّهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَالْأُخْرَى يُبْغِضُهَا اللَّهُ الْغَيْرَةُ فِي الرَّمْيَةِ يُحِبُّهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَالْغَيْرَةُ فِي غَيْرِهِ يُبْغِضُهَا اللَّهُ وَالْمَخِيلَةُ إِذَا تَصَدَّقَ الرَّجُلُ يُحِبُّهَا اللَّهُ وَالْمَخِيلَةُ فِي الْكِبْرِ يُبْغِضُهَا اللَّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Yahya bin Abi Katsir} dari {Zaid bin Aslam} dari {Abdullah bin Zaid Al Azraq} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Ada dua ghairah (kegemaran) yang salah satu dari keduanya dicintai oleh Allah ‘azza wajalla, dan yang keduanya dibenci oleh Allah. Dan ada dua Makhilah (kemewahan dan kebanggan) yang salah satunya dicintai Allah ‘azza wajalla, dan yang keduanya dibenci oleh Allah ‘azza wajalla. Kegemaran dalam memanah itu dicintai Allah ‘azza wajalla sedangkan kegemaran pada selainnya dibenci Allah. Kemudian Makhilah, jika seseorang bersedekah maka Allah mencintainya, sedangkan Makhilah dalam kesombongan dibenci Allah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16758
وَقَالَ ثَلَاثٌ مُسْتَجَابٌ لَهُمْ دَعْوَتُهُمْ الْمُسَافِرُ وَالْوَالِدُ وَالْمَظْلُومُ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Uqbah bin Amir} dan Rasulullah bersabda: “Ada tiga golongan yang do’a mereka pasti dikabulkan seorang musafir, orang tua dan orang yang terzhalimi.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16759
وَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ الْجَنَّةَ ثَلَاثَةً صَانِعَهُ وَالْمُمِدَّ بِهِ وَالرَّامِيَ بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Uqbah bin Amir} Dan beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah orang yang membuatnya, orang yang menyiapkannya dan orang yang melemparkan dari busurnya di jalan Allah ‘azza wajalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16760
حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْفَرَجُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرٍ الْأَسْلَمِيُّ عَنْ أَبِي عَلِيٍّ الْمِصْرِيِّ قَالَسَافَرْنَا مَعَ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ فَحَضَرَتْنَا الصَّلَاةُ فَأَرَدْنَا أَنْ يَتَقَدَّمَنَا قَالَ قُلْنَا أَنْتَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا تَتَقَدَّمُنَا قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَمَّ قَوْمًا فَإِنْ أَتَمَّ فَلَهُ التَّمَامُ وَلَهُمْ التَّمَامُ وَإِنْ لَمْ يُتِمَّ فَلَهُمْ التَّمَامُ وَعَلَيْهِ الْإِثْمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nadlr} Telah menceritakan kepada kami {Al Faraj} Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Amir Al Aslami} dari {Abu Ali Al Mishri} ia berkata, “Kami melakukan safar bersama {Uqbah bin Amir Al Juhani}, saat waktu shalat tiba maka kami ingin jika Uqbah yang mengimami kami. Kami lalu berkata, “Anda adalah salah seorang dari sahabat Rasulullah saw., namun engkau enggan untuk maju ke depan (menjadi Imam)!” Uqbah lantas berkata, “Sesungguhnya saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Siapa yang mengimami suatu kaum lalu ia menyempurnakan (shalatnya), maka baginya adalah kesempurnaan dan juga bagi mereka (para makmum). Namun, jika ia tidak menyempurnakannya, maka kesempurnaan itu tetap bagi mereka (para makmum) sementara dosa akan dipikulkan ke atasnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16761
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَى قَتْلَى أُحُدٍ بَعْدَ ثَمَانِ سِنِينَ كَالْمُوَدِّعِ لِلْأَحْيَاءِ وَالْأَمْوَاتِ ثُمَّ طَلَعَ الْمِنْبَرَ فَقَالَ إِنِّي فَرَطُكُمْ وَأَنَا عَلَيْكُمْ شَهِيدٌ وَإِنَّ مَوْعِدَكُمْ الْحَوْضُ وَإِنِّي لَأَنْظُرُ إِلَيْهِ وَلَسْتُ أَخْشَى عَلَيْكُمْ أَنْ تُشْرِكُوا أَوْ قَالَ تَكْفُرُوا وَلَكِنْ الدُّنْيَا أَنْ تَنَافَسُوا فِيهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Mubarak} dari {Haiwah bin Syuraih} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir}, bahwa Rasulullah saw. menshalati para korban perang Uhud setelah delapan tahun, seakan-akan perpisahan antara orang yang hidup dengan orang yang telah mati. Kemudian beliau naik mimbar seraya bersabda: “Sesungguhnya saya adalah pendahulu kalian dan saya adalah saksi atas kalian. Sungguh, yang dijanjikan bagi kalian adalah telagaku, dan saya benar-benar telah melihatnya. Saya tidaklah khawatir kalian akan berbuat syirik (sepeninggalku) atau kalian akan kufur, akan tetapi yang saya khawatirkan adalah dunia yang akan kalian jadikan sebagai bahan rebutan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16762
حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ عِمْرَانَ حَدَّثَنِي أَبُو عُشَّانَةَ الْمَعَافِرِيُّ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ الْجُهَنِيَّ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ كَانَتْ وَقَالَ مَرَّةً مَنْ كَانَ لَهُ ثَلَاثُ بَنَاتٍ فَصَبَرَ عَلَيْهِنَّ فَأَطْعَمَهُنَّ وَسَقَاهُنَّ وَكَسَاهُنَّ مِنْ جِدَّتِهِ كُنَّ لَهُ حِجَابًا مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Abdurrahman Abdullah bin Yazid Al Muqri} Telah menceritakan kepada kami {Harmalah bin Imran} telah menceritakan kepadaku {Abu Usyanah Al Ma’afiri} ia berkata, saya mendengar {Uqbah bin Amir Al Juhani} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa -dan sekali waktu beliau mengatakan- barangsiapa memiliki tiga orang putri lalu ia sabar atas mereka, memberi mereka makan dan minum, atau memberi mereka pakaian dari hasil keringatnya sendiri, niscaya ketiga putrinya itu akan menjadi hijab baginya dari api neraka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16763
حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ مِشْرَحَ بْنَ هَاعَانَ يَقُولُ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ تَعَلَّقَ تَمِيمَةً فَلَا أَتَمَّ اللَّهُ لَهُ وَمَنْ تَعَلَّقَ وَدَعَةً فَلَا وَدَعَ اللَّهُ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Abdirrahman} telah mengabarkan kepada kami {Haiwah} telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Ubaid} dia berkata, saya mendengar {Misyrah bin Ha’an} berkata, saya mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengantungkan Tamimah (jimat) niscaya Allah tidak akan menyempurnakannya untuknya. Dan barangsiapa mengantungkan Wada’ah (sejenis rumah kerang/siput) maka Allah akan menelantarkan baginya.”