Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16794

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا مِشْرَحُ بْنُ هَاعَانَ أَنَّهُ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ مَاتَ مُرَابِطًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أُجْرِيَ عَلَيْهِ أَجْرُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Misyrah bin Ha’an} bahwa ia berkata, saya mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangisapa meninggal dunia saat ribath di jalan Allah Azza Wa Jalla, niscaya pahala amalnya akan selalu mengalir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16795

حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَأَبُو سَعِيدٍ وَيَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالُوا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا مِشْرَحُ بْنُ هَاعَانَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّ مَيِّتٍ يُخْتَمُ عَلَى عَمَلِهِ إِلَّا الْمُرَابِطَ قَالَ يَحْيَى فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَإِنَّهُ يُجْرَى عَلَيْهِ أَجْرُ عَمَلِهِ حَتَّى يَبْعَثَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} dan {Abu Sa’id} dan {Yahya bin Ishaq} mereka berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Misyrah bin Ha’an} dari {Uqbah bin Amir} dan {Yahya bin Ishaq} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Setiap mayit akan ditutup dengan amalannya kecuali Al Murabith (mereka yang berjaga-jaga di daerah perbatasan).” Yahya berkata, “Maksudnya adalah di jalan Allah, sesungguhnya ganjaran pahalanya akan selalu mengalir hingga Allah ‘azza wajalla membangkitkannya kelak pada hari kiamat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16796

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى وَمُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ غُلَامًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ مُوسَى فِي حَدِيثِهِ سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَتَرَكَتْ حُلِيًّا أَفَأَتَصَدَّقُ بِهِ عَنْهَا قَالَ أُمُّكَ أَمَرَتْكَ بِذَلِكَ قَالَ لَا قَالَ فَأَمْسِكْ عَلَيْكَ حُلِيَّ أُمِّكَحَدَّثَنَاه أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ يَعْنِي الْمُقْرِئَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Isa} dan {Musa bin Dawud} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir}, bahwa ada seorang anak kecil mendatangi Nabi saw., Musa menyebutkan dalam hadits, “Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw., laki-laki itu mengatakan, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah mati dengan meninggalkan perhiasan, apakah saya boleh mensedekahkannya atas namnya?” beliau balik bertanya: “Apakah ibumu menyuruhmu untuk melakukannya?” Laki-laki itu menjawab, “Tidak.” Beliau lalu bersabda: “Simpanlah perhiasan ibumu.” {Abu Abdurahman, yakni Al Muqri`} telah menceritakannya kepada kami.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16797

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ وَالْحَسَنُ بْنُ ثَوْبَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَسَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَتَصَدَّقَ بِحُلِيٍّ كَانَ لِأُمِّهِ عَنْ أُمِّهِ بَعْدَ مَوْتِهَا فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَتْكَ بِذَلِكَ قَالَ لَا قَالَ فَلَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghailan} Telah menceritakan kepada kami {Risydin} telah menceritakan kepadaku {Amru bin Harits} dan {Al Hasan bin Tsauban} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul khair} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw., Apakah ia boleh bersededah dengan perhiasan miliki ibunya yang telah meninggal atas nama ibunya. Lalu Rasulullah saw. bersabda kepadanya: “Apakah ibumu memerintahkanmu untuk melakukan hal itu?” Laki-laki itu menjawab, “Tidak.” Beliau pun bersabda: “Kalau begitu, jangan engkau lakukan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16798

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عُشَّانَةَ حَيُّ بْنُ يُؤْمِنَ الْمَعَافِرِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تَدْنُو الشَّمْسُ مِنْ الْأَرْضِ فَيَعْرَقُ النَّاسُ فَمِنْ النَّاسِ مَنْ يَبْلُغُ عَرَقُهُ عَقِبَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَبْلُغُ إِلَى نِصْفِ السَّاقِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَبْلُغُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَبْلُغُ الْعَجُزَ وَمِنْهُمْ مَنْ يَبْلُغُ الْخَاصِرَةَ وَمِنْهُمْ مَنْ يَبْلُغُ مَنْكِبَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَبْلُغُ عُنُقَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَبْلُغُ وَسَطَ فِيهِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ فَأَلْجَمَهَا فَاهُ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُشِيرُ هَكَذَا وَمِنْهُمْ مَنْ يُغَطِّيهِ عَرَقُهُ وَضَرَبَ بِيَدِهِ إِشَارَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Usyanah Hayyun bin Yu`min Al Ma’afiri} bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Matahari akan mendekat ke bumi, lalu manusia pun berguyuran keringat. Di antara mereka ada yang keringatnya menyentuh kedua tumitnya, ada juga yang sampai menyentuh setengah betisnya, dan ada juga yang sampai menyentuh kedua lututnya, ada juga yang sampai menyentuh lambungnya, dan ada yang sampai menyentuh kedua bahunya, ada yang sampai menyentuh leher, serta ada juga yang sampai menyentuh setengah bibirnya.” Beliau pun memberi isyarat dengan tangannya dan menutup mulutnya. Dan saya melihat Rasulullah saw. memberi isyarat seperti ini.”Dan di antara mereka ada yang tenggelam dalam keringatnya.” Beliapun memberi isyarat dengan tangannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16799

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عُشَّانَةَ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يُحَدِّثُعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِذَا تَطَهَّرَ الرَّجُلُ ثُمَّ أَتَى الْمَسْجِدَ يَرْعَى الصَّلَاةَ كَتَبَ لَهُ كَاتِبَاهُ أَوْ كَاتِبُهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا إِلَى الْمَسْجِدِ عَشْرَ حَسَنَاتٍ وَالْقَاعِدُ يَرْعَى الصَّلَاةَ كَالْقَانِتِ وَيُكْتَبُ مِنْ الْمُصَلِّينَ مِنْ حِينِ يَخْرُجُ مِنْ بَيْتِهِ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Usysyanah} bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir} menceritakan dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Jika seseorang bersuci lalu mendatangi Masjid untuk menunaikan shalat, maka maliakat pencatatnya akan mencatat baginya, untuk setiap langkah yang ia langkahkan menuju masjid sepuluh kebaikan. Dan orang yang duduk menunggu shalat laksana seorang yang melazimi kekhusyuan dan ketataan, dan akan dicacat sebagai orang yang sedang menunaikan shalat sejak ia keluar dari rumahnya hingga ia pulang ke rumahnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16800

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَمْرٍو الْمَعَافِرِيُّ عَمَّنْ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُبَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَاعِيًا فَاسْتَأْذَنْتُهُ أَنْ آكُلَ مِنْ الصَّدَقَةِ فَأَذِنَ لِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Amru Al Ma’afiri} dari {seseorang} yang mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Rasulullah saw. mengutusku sebagai amil zakat, lalu aku minta izin kepada beliau agar bisa makan dari harta zakat, maka beliau pun mengizinkanku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16801

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عُشَّانَةَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَعْجَبُ رَبُّكَ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ رَاعِي غَنَمٍ فِي رَأْسِ الشَّظِيَّةِ لِلْجَبَلِ يُؤَذِّنُ بِالصَّلَاةِ وَيُصَلِّي فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي هَذَا يُؤَذِّنُ وَيُقِيمُ يَخَافُ شَيْئًا قَدْ غَفَرْتُ لَهُ وَأَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَحَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ أَنَّ أَبَا عُشَّانَةَ الْمَعَافِرِيَّ حَدَّثَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَعْجَبُ رَبُّكَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ يَخَافُ مِنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُ فَأَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Usysyanah} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Rabb kalian Azza Wa Jalla akan ta’ajub dari seorang pengembala kambing di puncak bukit, ia kumandnagkan adzan lalu melaksanakan shalat. Allah ‘azza wajalla berfirman: “Lihatlah kepada hamba-Ku ini, ia kumandangkan adzan lalu shalat karena takut akan sesuatu. Sungguh Aku telah mengampuninya dan akan memasukkanya ke dalam surga.” Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Ma’ruf} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahab} dari {Amru bin Harits} bahwa {Abu Usysyanah Al Ma’afiri} menceritakan kepadanya, dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Rabbmu ta’ajub…lalu ia menyebutkan makna hadits tersebut. Hanya saja ia sebutkan, “Hamba-Ku takut kepada-Ku, padahal Aku telah mengampuninya dan memasukkannya ke dalam surga.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16802

حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجَاهِرُ بِالْقُرْآنِ كَالْجَاهِرِ بِالصَّدَقَةِ وَالْمُسِرُّ بِالْقُرْآنِ كَالْمُسِرِّ بِالصَّدَقَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Khalid} Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Shalih} dari {Bahir bin Sa’d} dari {Khalid bin Ma’dan} dari {Katsir bin Murrah} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang mengeraskan suara saat membaca Al-Quran seperti orang yang terang-terangan dalam bersedekah. Dan orang yang memelankan suaranya saat membaca Al-Quran seperti orang bersedekah secara diam-diam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16803

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَلَى الْمِنْبَرِ اقْرَءُوا هَاتَيْنِ الْآيَتَيْنِ اللَّتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَعْطَاهُنَّ أَوْ أَعْطَانِيهِنَّ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda di atas mimbar: “Bacalalah oleh kalian dua ayat ini, yakni yang terdapat di akhir surat Al Baqarah. Karena sesungguhnya Rabb-ku Azza wa Jalla telah mewahyukannya kepadaku dari bawah naungan ‘Arsy.”