Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16894

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِي رَدْعٌ مِنْ زَعْفَرَانٍ قَالَ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ قَالَ فَغَسَلْتُهُ ثُمَّ لَمْ أَعُدْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Affan} Telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Atha bin Sa`ib} dari {Hafsh bin Abdullah} dari {Ya’la bin Murrah} ia berkata, “Saya mendatangi Nabi saw. sedangkan pada tubuhku terdapat sisa Za’faran, maka beliau bersabda: “Cucilah ia, cucilah ia, cucilah ia dan jangan engkau ulangi.” Ya’la berkata, “Maka saya mencucinya dan tidak memakainya lagi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16895

حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيَّ صُفْرَةٌ مِنْ زَعْفَرَانٍ فَقَالَ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ قَالَ فَغَسَلْتُهُ ثُمَّ لَمْ أَعُدْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} Telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Atha bin As Sa`ib} dari {Hafsh bin Abdullah} dari {Ya’la bin Murrah} ia berkata, “Saya mendatangi Nabi saw. sedangkan pada tubuhku terdapat sisa Za’faran, beliau pun bersabda: “Cucilah ia, cucilah ia dan jangan engkau ulangi.” Ya’la berkata, “Maka saya mencucinya dan tidak memakainya lagi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16896

حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيَّ صُفْرَةٌ مِنْ زَعْفَرَانٍ فَقَالَ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ قَالَ فَغَسَلْتُهُ ثُمَّ لَمْ أَعُدْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} Telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Atha bin Sa’ib} dari {Hafsh bin Abdullah} dari {Ya’la bin Murrah} ia berkata, “Saya mendatangi Nabi saw. sedangkan pada tubuhku masih ada sisa Za’faran, beliau pun bersabda: “Cucilah ia, cucilah ia dan jangan engkau ulangi.” Ya’la berkata, “Maka saya mencucinya dan tidak memakainya lagi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16897

حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ قَالَاغْتَسَلْتُ وَتَخَلَّقْتُ بِخَلُوقٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ وُجُوهَنَا فَلَمَّا دَنَا مِنِّي جَعَلَ يُجَافِي يَدَهُ عَنْ الْخَلُوقِ فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ يَا يَعْلَى مَا حَمَلَكَ عَلَى الْخَلُوقِ أَتَزَوَّجْتَ قُلْتُ لَا قَالَ لِي اذْهَبْ فَاغْسِلْهُ قَالَ فَمَرَرْتُ عَلَى رَكِيَّةٍ فَجَعَلْتُ أَقَعُ فِيهَا ثُمَّ جَعَلْتُ أَتَدَلَّكُ بِالتُّرَابِ حَتَّى ذَهَبَ قَالَ ثُمَّ جِئْتُ إِلَيْهِ فَلَمَّا رَآنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَادَ بِخَيْرِ دِينِهِ الْعُلَا تَابَ وَاسْتَهَلَّتْ السَّمَاءُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ubaidah bin Humaid} telah menceritakan kepadaku {Umar bin Abdullah bin Ya’la bin Murrah} dari {Bapaknya} dari kakeknya {Ya’la bin Murrah} ia berkata, “Saya mandi dan memakai parfum dari Khaluuq (sejenis minyak wangi berwarna kuning). Rasulullah saw. kemudian membasuh wajah-wajah kami, dan saat beliau mendekat padaku, tiba-tiba beliau menarik dan menjauhkan tangannya dari Khaluuq (yang aku gunakan). Setelah itu beliau berkata: “Wahai Ya’la, apa yang menyebabkanmu memakai Khaluuq? Apakah kamu sudah menikah?” saya menjawab, “Tidak.” Beliau berkata kepadaku: “Pergi dan cucilah ia.” Ya’la melanjutkan ceritanya, “Lalu saya melewati sebuah sumur dan menyeburkan diri ke dalamnya, aku lalu menggosok-gosok badanku dengan lumpur hingga Khaluuq itu hilang. Kemudian aku mendatangi beliau. Saat Nabi saw. melihatku, beliau pun bersabda: “Ia telah kembali dengan kebaikan agamanya yang mulia, ia telah bertaubat dan langit pun berseri-seri.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16898

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي اللَّيْثِ حَدَّثَنَا الْأَشْجَعِيُّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ الثَّقَفِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ عَلَيْهِ خَاتَمٌ مِنْ الذَّهَبِ عَظِيمٌ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتُزَكِّي هَذَا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَمَا زَكَاةُ هَذَا فَلَمَّا أَدْبَرَ الرَّجُلُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمْرَةٌ عَظِيمَةٌ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Laits} Telah menceritakan kepada kami {Al Asyja’i} dari {Sufyan} dari {Amru bin Utsman Ya’la bin Murrah Ats Tsaqafi} dari {Bapaknya} dari {kakeknya} ia berkata, “Seorang laki-laki mendatangi Nabi saw. sementara ia memakai cincin besar yang terbuat dari emas, Nabi saw. lalu bertanya kepdanya: “Apakah kamu telah menunaikan zakat cincin ini?” laki-laki itu menjawab: “Wahai Rasulullah, lalu apa zakatnya cincin ini?” Ketika laki-laki itu berpaling, Rasulullah saw. bersabda: “Bara api besar (yang akan dipikulkan) kepadanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16899

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَفْصٍ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ أَنَّهُكَانَ عِنْدَ زِيَادٍ جَالِسَا فَأُتِيَ بِرَجُلٍ شَهِدَ فَغَيَّرَ شَهَادَتَهُ فَقَالَ لَأَقْطَعَنَّ لِسَانَكَ فَقَالَ لَهُ يَعْلَى أَلَا أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَا تُمَثِّلُوا بِعِبَادِي قَالَ فَتَرَكَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Muhammad}, Abdullah berkata aku mendengarnya dari {Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {‘Atha bin As Sa`ib} dari {Abdullah bin Hafsh} dari {Ya’la bin Murrah}, bahwa ia pernah duduk di sisi Ziyad, lalu dihadapkanlah kepadanya seorang laki-laki yang bersaksi tetapi merubah kesaksiannya. Maka Ziyad pun berkata, “Saya benar-benar akan memotong lisanmu.” Kemudian Ya’la berkata kepadanya, “Maukah kamu aku ceritakan hadits yang aku dengar dari Rasulullah saw.? Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Allah ‘azza wajalla berfirman: ‘Janganlah kalian menakut-nakuti hamba-Ku (dengan hukuman berat).'” Maka Ziyad pun meninggalkannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16900

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَهُوَ أَبُو إِبْرَاهِيمَ الْمُعَقِّبُ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ يَعْنِي الْفَزَارِيَّ حَدَّثَنَا أَبُو يَعْفُورٍ عَنْ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ يَعْلَى بْنَ مُرَّةَ الثَّقَفِيَّ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَخَذَ أَرْضًا بِغَيْرِ حَقِّهَا كُلِّفَ أَنْ يَحْمِلَ تُرَابَهَا إِلَى الْمَحْشَرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Muhammad} -ia adalah Abu Ibrahim Al Mu’aqqib- Telah menceritakan kepada kami {Marwan} -yakni Al Fazari- Telah menceritakan kepada kami {Abu Ya’fur} dari {Abu Tsabit} ia berkata saya mendengar {Ya’la bin Murrah Ats Tsaqafi} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Baransiapa mengambil tanah (milik orang lain) tanpak hak, maka akan dibebankan kepadanya untuk membawa tanah tersebut di padang Mahsyar.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16901

حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ الْخُزَاعِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي جُبَيْرَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ سِيَابَةَ قَالَكُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسِيرٍ لَهُ فَأَرَادَ أَنْ يَقْضِيَ حَاجَةً فَأَمَرَ وَدْيَتَيْنِ فَانْضَمَّتْ إِحْدَاهُمَا إِلَى الْأُخْرَى ثُمَّ أَمَرَهُمَا فَرَجَعَتَا إِلَى مَنَابِتِهِمَا وَجَاءَ بَعِيرٌ فَضَرَبَ بِجِرَانِهِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ جَرْجَرَ حَتَّى ابْتَلَّ مَا حَوْلَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَدْرُونَ مَا يَقُولُ الْبَعِيرُ إِنَّهُ يَزْعُمُ أَنَّ صَاحِبَهُ يُرِيدُ نَحْرَهُ فَبَعَثَ إِلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَوَاهِبُهُ أَنْتَ لِي فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لِي مَالٌ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْهُ قَالَ اسْتَوْصِ بِهِ مَعْرُوفًا فَقَالَ لَا جَرَمَ لَا أُكْرِمُ مَالًا لِي كَرَامَتُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَتَى عَلَى قَبْرٍ يُعَذَّبُ صَاحِبُهُ فَقَالَ إِنَّهُ يُعَذَّبُ فِي غَيْرِ كَبِيرٍ فَأَمَرَ بِجَرِيدَةٍ فَوُضِعَتْ عَلَى قَبْرِهِ فَقَالَ عَسَى أَنْ يُخَفَّفَ عَنْهُ مَا دَامَتْ رَطْبَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah Al Khaza’i} Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Ashim bin Bahdalah} dari {Habib bin Abu Jubairah} dari {Ya’la bin Syaibah} ia berkata, “Aku bersama Nabi saw. dalam sebuah perjalanan yang dilakukannya. Kemudian beliau ingin buang hajat, maka beliau memerintahkan kepada dua batang pohon kurma yang masih kecil (untuk bergabung menjadi satu), sehingga salah satu dari kedua pohon itu pun merapat kepada pohon yang lainnya. (Selesai dari buang hajat) beliau memerintahkan kedua pohon tersebut untuk kembali ke tempatnya semula, maka pohon itu pun kembali ke tempat semula. Setelah itu datanglah seekor unta dan beliau memukul batang leher unta itu hingga terjerembab ke tanah. Kemudian unta tersebut meraung-raung hingga tanah yang ada di sekitarnya menajdi basah (dengan air liurnya). Nabi saw. kemudian bersabda: “Apakah kalian tahu apa yang dikatakan oleh unta itu? sesungguhnya unta tersebut mengaku bahwa pemiliknya ingin menyembelihnya.” Maka Nabi saw. mengantarkan unta kepada pemiliknya dan berkata: “Apakah kamu mau menghibahkannya untukku?” pemilik unta itu menjawab, “Wahai Rasulullah, tidak ada hartaku yang lebih aku sukai daripada unta itu!” beliau bersabda: “Berwasiatlah dengannya dengan wasiat yang ma’ruf.” Ia menjawab, “Sudah pasti, aku tidak pernah memperlakukan hartaku sebaik apa yang aku lakukn pada unta itu, wahai Rasulullah.” Lalu beliau mendatangi sebuah kubur yang penghuninya sedang disiksa, maka beliau bersabda: “Sesungguhnya ia disiksa bukan karena dosa besar.” Beliau lantas menyuruh agar diambilkan pelepah kurma, beliau kemudian meletakkan pelepah tersebut di atas kuburnya seraya bersabda: “Mudah-mudahan siksaannya diringankan selama pelepah kurma itu masih basah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16902

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي جُبَيْرَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ سِيَابَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِقَبْرٍ فَقَالَ إِنَّ صَاحِبَ هَذَا الْقَبْرِ يُعَذَّبُ فِي غَيْرِ كَبِيرٍ ثُمَّ دَعَا بِجَرِيدَةٍ فَوَضَعَهَا عَلَى قَبْرِهِ فَقَالَ لَعَلَّهُ أَنْ يُخَفَّفَ عَنْهُ مَا دَامَتْ رَطْبَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Harb} Telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ashim bin Bahdalah} dari {Habib bin Abu Jubairah} dari {Ya’la bin Siyabah}, bahwa Nabi saw. pernah melewati kuburan, lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya penghuni kubur ini sedang disiksa bukan karena dosa besar.” Beliau kemudian minta agar diambilkan pelepah kurma, setelah itu beliau pelepah itu beliau letakkan di atas kuburan tersebut. Beliau bersabda: “Mudah-mudahan siksaannya diringankan selama pelepah kurma itu masih basah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16903

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي رَاشِدٍ عَنْ يَعْلَى الْعَامِرِيِّ أَنَّهُخَرَجَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى طَعَامٍ دُعُوا لَهُ قَالَ فَاسْتَمْثَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَفَّانُ قَالَ وُهَيْبٌ فَاسْتَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَامَ الْقَوْمِ وَحُسَيْنٌ مَعَ غِلْمَانٍ يَلْعَبُ فَأَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَأْخُذَهُ قَالَ فَطَفِقَ الصَّبِيُّ هَاهُنَا مَرَّةً وَهَاهُنَا مَرَّةً فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُضَاحِكُهُ حَتَّى أَخَذَهُ قَالَ فَوَضَعَ إِحْدَى يَدَيْهِ تَحْتَ قَفَاهُ وَالْأُخْرَى تَحْتَ ذَقْنِهِ فَوَضَعَ فَاهُ عَلَى فِيهِ فَقَبَّلَهُ وَقَالَ حُسَيْنٌ مِنِّي وَأَنَا مِنْ حُسَيْنٍ أَحَبَّ اللَّهُ مَنْ أَحَبَّ حُسَيْنًا حُسَيْنٌ سِبْطٌ مِنْ الْأَسْبَاطِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Affan} Telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Utsman bin Khutsaim} dari {Sa’id bin Abu Rasyid} dari {Ya’la Al Amiri}, bahwa ia pernah keluar bersama Rasulullah saw. untuk memenuhi undangan makan-makan. Rasulullah saw. memenuhi undangan tersebut. Affan berkata, “Wuhaib berkata, “Rasulullah saw. mendatangi orang-orang sementara Husain sedang bermain bersama beberapa orang anak, saat Rasulullah saw. ingin mengambilnya, anak itu pun lari kesana kemari hingga Rasulullah saw. mentertawakannya hingga akhirnya beliau ambil.” Ya’la berkata, “Kemudian beliau meletakkan salah satu tangannya di bawah tengkuk anak itu dan tangan yang lain di bawah dagunya. Lalu Rasulullah saw. meletakkan bibirnya pada bibir anak itu seraya menciumnya, kemudian beliau bersabda: “Husain bagian dari diriku dan aku bagian darinya, Allah akan mencintai siapa yang mencintai Husain. Dan Husain merupakan umat dari umat-umat yang baik.”