Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16944

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ خَيْثَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ قَالَكَانَ اسْمُ أَبِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ عَزِيزًا فَسَمَّاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepadaku {Yunus bin Abi Ishaq} dari {Khaitsamah bin Abdurrahman} dari {Bapaknya} ia berkata, “Nama bapakku pada masa jahiliyah adalah Aziz, lalu Rasulullah saw. memberikannya nama Abdurrahman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16945

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ خَيْثَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِنْ خَيْرِ أَسْمَائِكُمْ عَبْدَ اللَّهِ وَعَبْدَ الرَّحْمَنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Bapakku} dari {Abu Ishaq} dari {Khaitsamah bin Abdurrahman} dari Bapaknya, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya sebai-baik nama kalian adalah Abdullah dan Abdurrahman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16946

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو وَكِيعٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ خَيْثَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَبْرَةَ أَنَّ أَبَاهُ عَبْدَ الرَّحْمَنِذَهَبَ مَعَ جَدِّهِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا اسْمُ ابْنِكَ قَالَ عَزِيزٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُسَمِّهِ عَزِيزًا وَلَكِنْ سَمِّهِ عَبْدَ الرَّحْمَنِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ خَيْرَ الْأَسْمَاءِ عَبْدُ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَالْحَارِثُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Abu Waki’} dari {Abu Ishaq} dari {Khaitsamah bin Abdurrahman bin Abu Sabrah}, bahwa bapaknya, Abdurrahman, pergi bersama kakeknya menghadap Rasulullah saw. Beliau lalu bertanya kepadanya, “Siapa nama anakmu?” ia menjawab, “Aziz.” Maka Nabi saw. bersabda: “Jangan kamu menamainya Aziz, tetapi namailah ia Abdurrahman.” Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya sebaik-baik nama adalah Abdullah, Abdurrahman dan Al Harits.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16947

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا زِيَادٌ أَوْ عَبَّادٌ عَنْ الْحَجَّاجِ عَنْ عُمَيْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ سَبْرَةَ بْنِ أَبِي سَبْرَةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا وَلَدُكَ قَالَ فُلَانُ وَفُلَانُ وَعَبْدُ الْعُزَّى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ إِنَّ أَحَقَّ أَسْمَائِكُمْ أَوْ مِنْ خَيْرِ أَسْمَائِكُمْ إِنْ سَمَّيْتُمْ عَبْدَ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَالْحَارِثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij bin Nu’man} Telah menceritakan kepada kami {Ziyad} atau {Abbad} dari {Hajjaj} dari {Umair bin Sa’id} dari {Sabrah bin Abu Sabrah} dari {Bapaknya}, bahwa ia pernah datang menemui Nabi saw., beliau lalu bertanya, “Siapa nama anakmu?” ia menjawab, “Fulan, Fulan dan Abdul Uzza.” Maka Rasulullah saw. bersabda: “Ia adalah Abdurrahman. Sesungguhnya nama yang paling berhak untuk kalian pakai, atau sebaik-baik nama untuk kalian pakai adalah Abdullah, Abdurrahman dan Al Harits.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16948

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ خَيْثَمَةَ قَالَوَلَدَ جَدِّي غُلَامًا فَسَمَّاهُ عَزِيزًا فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وُلِدَ لِي غُلَامٌ قَالَ فَمَا سَمَّيْتَهُ قَالَ قُلْتُ عَزِيزًا قَالَ لَا بَلْ هُوَ عَبْدُ الرَّحْمَنِقَالَ أَبِي فَهُوَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} Telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Abu Ishaq} dari {Haitsamah} ia berkata, “Kakekku mempunyai seorang anak, lalu ia memberikannya nama Aziz. Kemudian ia menemui Nabi saw. dan berkata, “Seorang anak telah dilahirkan untukku.” Beliau bertanya: “Dengan apa kamu menamainya?” Aku berkata, “Aziz.” Berliau bersabda: “Tidak, akan tetapi ia adalah Abdurrahman.” Bapakku berkata, “Maka itulah namanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16949

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَنْ حَنْظَلَةَ التَّمِيمِيِّ الْأُسَيْدِيِّ الْكَاتِبِ قَالَكُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْنَا الْجَنَّةَ وَالنَّارَ حَتَّى كَأَنَّا رَأْيَ عَيْنٍ فَأَتَيْتُ أَهْلِي وَوَلَدِي فَضَحِكْتُ وَلَعِبْتُ وَذَكَرْتُ الَّذِي كُنَّا فِيهِ فَخَرَجْتُ فَلَقِيتُ أَبَا بَكْرٍ فَقُلْتُ نَافَقْتُ نَافَقْتُ فَقَالَ إِنَّا لَنَفْعَلُهُ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ يَا حَنْظَلَةُ لَوْ كُنْتُمْ تَكُونُونَ كَمَا تَكُونُونَ عِنْدِي لَصَافَحَتْكُمْ الْمَلَائِكَةُ عَلَى فُرُشِكُمْ أَوْ فِي طُرُقِكُمْ أَوْ كَلِمَةً نَحْوَ هَذَا هَكَذَاقَالَ هُوَ يَعْنِي سُفْيَانَ يَا حَنْظَلَةُ سَاعَةً وَسَاعَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Sa’id Al Jurairi} dari {Abu Utsman An Nahdi} dari {Hanzhalah At Tamimi Al Usaidi Al katib} ia berkata, “Kami berada di sisi Rasulullah saw., lalu beliau menuturkan kepada kami tentang surga dan neraka hingga seolah-olah kami melihatnya dengan pandangan mata. Setelah itu aku mendatangi keluarku dan anak-anakku hingga aku pun tertawa dan bermain-main. Lantas aku teringat akan peristiwa yang kami alami (ketika bersama Rasulullah), maka aku pun keluar dan menemui dengan Abu Bakar. Aku berkata, “Aku telah berlaku munafik, aku telah berlaku munafik!” Abu Bakar berkata, “Sesungguhnya kita juga melakukannya.” Maka aku mendatangi Nabi saw., kemudian aku ceritakan hal itu kepada beliau. Beliau pun bersabda: “Wahai Hanzhalah, sekiranya keadaan kalian adalah sebagaimana keadaan kalian saat bersamaku, niscaya para malaikat akan menyalami kalian di atas tempat tidur kalian atau di perjalanan kalian.” Atau kalimat yang semisal dengan itu. Dan seperti inilah apa yang dikatakan oleh Sufyan, “Wahai Hanzhalah, sesaat dan sesaat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16950

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْمُرَقَّعِ بْنِ صَيْفِيِّ عَنْ حَنْظَلَةَ الْكَاتِبِ قَالَغَزَوْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَرَرْنَا عَلَى امْرَأَةٍ مَقْتُولَةٍ وَقَدْ اجْتَمَعَ عَلَيْهَا النَّاسُ قَالَ فَأَفْرَجُوا لَهُ فَقَالَ مَا كَانَتْ هَذِهِ تُقَاتَلُ ثُمَّ قَالَ لِرَجُلٍ انْطَلِقْ إِلَى خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ فَقُلْ لَهُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكَ أَنْ لَا تَقْتُلَ ذُرِّيَّةً وَلَا عَسِيفًاحَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَخْبَرَنِي الْمُرَقَّعُ بْنُ صَيْفِيِّ بْنِ رَبَاحٍ أَخِي حَنْظَلَةَ الْكَاتِبِ قَالَ أَخْبَرَنِي جَدِّي أَنَّهُ خَرَجَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ قَالَ أَخْبَرَنِي الْمُرَقَّعُ بْنُ صَيْفِيِّ بْنِ رَبَاحٍ أَنَّ جَدَّهُ رَبَاحَ بْنَ رَبِيعٍ أَخْبَرَهُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ziyad} dari {Muraqqa’ bin Shaifi} dari {Hanzhalah Al Katib} ia berkata, “Kami pernah berperang bersama Nabi saw. lalu kami melewati seorang wanita yang terbunuh sementara manusia telah mengerumuninya, orang-orang lalu membukakan jalan untuk beliau. Beliau kemudian bersabda: “Bukan ini yang akan kita perangi.” Kemudian beliau berkata kepada seorang laki-laki: “Pergilah kepada Khalid bin Walid dan katakan padanya, ‘Sesungguhnya Rasulullah saw. memerintahkanmu untuk tidak membunuh Dzurriyah (para wanita dan anak-anak) dan Al Asif (para pelayan).'” Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Zinad} dari {Bapaknya} ia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Al Muraqqa’ bin Shaifi bin Rabah Akhi Hanzhalah Al Katib} ia berkata, “Kakakku mengabarkan kepadaku bahwa ia pernah keluar bersama Rasulullah saw.…lalu ia menyebutkan hadits tersebut.” Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Abul Abas Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Zinad} dari {Abu Zinad} ia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Al Muraqqa’ bin Shaifi bin Rabah} bahwa kakeknya {Rabah bin Rabi’} telah mengabarkan kepadanya…lalu ia menyebutkan hadits tersebut.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16951

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ قَالَ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ فُلَانِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ لَحْمًا أَوْ عَرْقًا فَلَمْ يُمَضْمِضْ وَلَمْ يَمَسَّ مَاءً فَصَلَّى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Hisyam bin Urwah} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Az Zuhri} dari {Fulan bin Amru bin Umayyah} dari {Bapaknya} ia berkata, “Aku pernah melihat Nabi saw. makan daging kemudian beliau tidak berkumur-kumur dan tidak pula menyentuh air, setelah itu beliau shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16952

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُرَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ مِنْ كَتِفٍ يَحْتَزُّ مِنْهَا ثُمَّ دُعِيَ إِلَى الصَّلَاةِ فَصَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Sa’d} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Ja’far bin Amru bin Umayyah Adl Dlamari} dari {Bapaknya}, bahwa ia pernah melihat Nabi saw. makan bahu kambing yang beliau potong darinya, lalu beliau diseru untuk menunaikan shalat, maka beliau pun shalat tanpa berwudhu terlebih dahulu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16953

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيِّ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Amr bin Umayyah Adl Dlamri} ia berkata, “Aku melihat Rasulullah saw. mengusap khuf.”