Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17014

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو الزَّاهِرِيَّةِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍأَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَخْطُبُ النَّاسَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ اجْلِسْ فَقَدْ آذَيْتَ وَآنَيْتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Shalih} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Abu Az Zahiriyyah} dari {Abdullah bin Busr}, bahwa seorang laki-laki mendatangi Nabi saw. yang sedang berkhutbah di hadapan manusia pada hari jum’at. Beliau lalu bersabda: “Duduklah. Sungguh, kamu telah membuat orang susah dan mengurangi kesempurnaan shalat mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17015

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَزَلَ فَذَكَرُوا وَطْبَةً وَطَعَامًا وَشَرَابًا فَكَانَ يَأْكُلُ التَّمْرَ وَيَضَعُ النَّوَى عَلَى ظَهْرِ أُصْبُعَيْهِ ثُمَّ يَرْمِي بِهِ ثُمَّ قَامَ فَرَكِبَ بَغْلَةً لَهُ بَيْضَاءَ فَأَخَذْتُ بِلِجَامِهَا فَقُلْتُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ لَنَا فَقَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيمَا رَزَقْتَهُمْ وَاغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hammad} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Yazid bin Khumair} dari {Abdullah bin Busr} dari {Bapaknya}, bahwa Rasulullah saw. pernah singgah (di suatu tempat). Maka para sahabat pun menyiapkan Wathbah (tempat air susu yang terbuat dari kulit), makanan dan minuman. Kemudian Rasulullah saw. makan kurma lalu meletakkan bijinya di atas kedua jarinya dan melemparnya. Setelah itu, beliau bangkit dan menaiki bighal miliknya yang bernama putih, aku lalu memegang tali kekangnya dan berkata, “Wahai Nabi Allah, berdo’alah untuk kami!” Maka beliau pun berdo’a: “ALLAHUMMA BAARIK LAHUM FIIMAA RAZAQTAHUM, WAGHFIR LAHUM, WARHAMHUM (Ya Allah, berkahilah rizki yang Engkau karuniakan kepada mereka, ampunilah mereka dan sayangilah mereka).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17016

حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنِ ابْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَدَّمَتْ إِلَيْهِ جَدَّتِي تَمْرًا يُقَلِّلُهُ وَطَبَخَتْ لَهُ وَسَقَيْنَاهُمْ فَنَفِدَ الْقَدَحُ فَجِئْتُ بِقَدَحٍ آخَرَ وَكُنْتُ أَنَا الْخَادِمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطِ الْقَدَحَ الَّذِي انْتَهَى إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Khalid} dari {Mu’awiyah bin Shalih} dari {Ibnu Abdullah bin Busr} dari {Bapaknya} ia berkata, “Kami mendatangi Rasulullah saw. Kemudian nenekku menyuguhkan buah kurma kepada beliau dan beliau pun menguranginya. Lalu nenekku memasak makanan untuk beliau dan kami juga menyuguhkan minuman kepada para sahabat yang lain hingga air yang di ceret habis. Saya pun datang dengan membawa ceret lain (yang berisi air). Saya saat itu adalah seorang pelayan. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Berikanlah ceret itu kepada orang yang tadi mendapat giliran terakhir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17017

حَدَّثَنَا عِصَامُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَيُّوبَ الْحَضْرَمِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُسْرٍ قَالَكَانَتْ أُخْتِي رُبَّمَا بَعَثَتْنِي بِالشَّيْءِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُطْرِفُهُ إِيَّاهُ فَيَقْبَلُهُ مِنِّي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isham bin Khalid} Telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Ayyub Al Hadhrami} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Busr} ia berkata, “Saudara perempuanku mengutusku membawa sesuatu untuk dipersembahkan kepada Nabi saw., maka beliau pun menerimanya dariku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17018

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُسْرٍ الْمَازِنِيُّ قَالَبَعَثَنِي أَبِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَدْعُوهُ إِلَى الطَّعَامِ فَجَاءَ مَعِي فَلَمَّا دَنَوْتُ مِنْ الْمَنْزِلِ أَسْرَعْتُ فَأَعْلَمْتُ أَبَوَيَّ فَخَرَجَا فَتَلَقَّيَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَحَّبَا بِهِ وَوَضَعْنَا لَهُ قَطِيفَةً كَانَتْ عِنْدَنَا زِئْبِرِيَّةً فَقَعَدَ عَلَيْهَا ثُمَّ قَالَ أَبِي لِأُمِّي هَاتِ طَعَامَكِ فَجَاءَتْ بِقَصْعَةٍ فِيهَا دَقِيقٌ قَدْ عَصَدَتْهُ بِمَاءٍ وَمِلْحٍ فَوَضَعْتُهُ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ خُذُوا بِسْمِ اللَّهِ مِنْ حَوَالَيْهَا وَذَرُوا ذُرْوَتَهَا فَإِنَّ الْبَرَكَةَ فِيهَا فَأَكَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَكَلْنَا مَعَهُ وَفَضَلَ مِنْهَا فَضْلَةٌ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِمْ وَوَسِّعْ عَلَيْهِمْ فِي أَرْزَاقِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abul Mughirah} Telah menceritakan kepada kami {Shafwan bin Amru} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Busr Al Mazini} ia berkata, “Bapakku mengutusku kepada Rasulullah saw. untuk mengundang beliau makan. Beliau kemudian datang bersamaku, ketika hampir tiba di rumah aku bergegas memberitahukan kepada kedua orang tuaku. Keduanya lantas keluar dan menemui Rasulullah saw., kami lantas menyiapkan tempat dengan menghamparkan tikar yang terbuat dari kulit domba, maka beliau pun duduk di atasnya. Kemudian bapakku berkata kepada ibuku, “Bawakanlah makananmu.” Maka ia pun datang dengan membawa mangkuk besar berisi tepung yang sudah dicampur dengan air dan garam. Aku lalu meletakkannya di hadapan Rasulullah saw. Beliau bersabda: “Ambillah dengan membaca ‘Bismillah.’ Ambillah dari sekelilingnya dan tinggalkanlah bagian atasnya. Karena sesungguhnya barakah itu terdapat di sekelilingnya.” Rasulullah saw. kemudian makan dan kami pun makan bersamanya, beliau lalu menyisakan sedikit makanan tersebut. Setelah itu Rasulullah saw. berdo’a: “ALLAHUMMAGHFIR LAHUM, WARHAMHUM, WA BAARIK LAHUM FIIMAA RAZAQTAHUM (Ya Allah, ampunilah mereka, sayangilah mereka, dan berikanlah keberkahan atas mereka serta lapangkanlah rezeki atas mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17019

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنَا أَزْهَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ قَالَلَقَدْ سَمِعْتُ حَدِيثًا مُنْذُ زَمَانٍ إِذَا كُنْتَ فِي قَوْمٍ عِشْرِينَ رَجُلًا أَوْ أَقَلَّ أَوْ أَكْثَرَ فَتَصَفَّحْتَ فِي وُجُوهِهِمْ فَلَمْ تَرَ فِيهِمْ رَجُلًا يُهَابُ فِي اللَّهِ فَاعْلَمْ أَنَّ الْأَمْرَ قَدْ رَقَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abul Mughirah} Telah menceritakan kepada kami {Shafwan} telah menceritakan kepadaku {Azhar bin Abdullah} dari {Abdullah bin Busr} berkata “Saya mendengar hadits sejak lama ‘Jika kalian berada pada suatu kaum yang berjumlah dua puluh orang, atau kurang lebih sejumlah itu, kemudian mereka saling berpandangan, namun kalian tidak melihat seorangpun diantara mereka yang berjuang untuk Allah, maka ketahuilah bahwa urusan itu sudah lemah.’

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17020

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا حَسَّانُ بْنُ نُوحٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ قَيْسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ قَالَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْرَابِيَّانِ فَقَالَ أَحَدُهُمَا مَنْ خَيْرُ الرِّجَالِ يَا مُحَمَّدُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ وَقَالَ الْآخَرُ إِنَّ شَرَائِعَ الْإِسْلَامِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيْنَا فَبَابٌ نَتَمَسَّكُ بِهِ جَامِعٌ قَالَ لَا يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ayyasy} Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Nuh} dari {Amru bin Qais} dari {Abdullah bin Busr} ia berkata, “Dua orang Arab dusun datang menemui Nabi saw. Lalu salah seorang dari mereka bertanya, “Siapakah laki-laki yang paling baik wahai Muhammad?” Nabi saw. menjawab: “Orang yang panjang umurnya dan baik amalnya.” Kemudian laki-laki yang satunya lagi berkata, “Kami telah banyak mendapatkan banyak pengajaran tentang syariat Islam, maka ajarkanlah kepada kami satu pintu yang menghimpun seluruh kebaikan yang bisa kami jadikan pedoman.” Beliau bersabda: “Hendaknya lisanmu selalu basah dengan dzikir kepada Allah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17021

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ قَالَسَأَلْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ بُسْرٍ الْمَازِنِيَّ صَاحِبَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ أَرَأَيْتَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشَيْخًا كَانَ قَالَ كَانَ فِي عَنْفَقَتِهِ شَعَرَاتٌ بِيضٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abul Mughirah} Telah menceritakan kepada kami {Hariz} ia berkata, saya bertanya {Abdullah bin Busr} salah seorang sahabat Rasulullah saw. Saya bertanya, “Apakah kamu melihat bahwa Nabi saw. telah lanjut usia?” ia menjawab: “Di bahwa bibir beliau ada beberapa bulu yang telah memutih.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17022

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا حَرِيزٌ قَالَقُلْتُ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ وَنَحْنُ غِلْمَانٌ لَا نَعْقِلُ الْعِلْمَ أَشَيْخًا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ بِعَنْفَقَتِهِ شَعَرَاتٌ بِيضٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Hariz} ia berkata, saya pernah berkata kepada {Abdullah bin Yus}, saat saat itu kami masih kecil dan belum tahu tentang ilmu, “Apakah Rasulullah saw. seorang yang telah tua?” ia menjawab, “Di bahwa bibir beliau ada beberapa bulu yang telah memutih.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17023

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ قَالَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أَبِي فَنَزَلَ عَلَيْهِ أَوْ قَالَ لَهُ أَبِي انْزِلْ عَلَيَّ قَالَ فَأَتَاهُ بِطَعَامٍ وَحَيْسَةٍ وَسَوِيقٍ فَأَكَلَهُ وَكَانَ يَأْكُلُ التَّمْرَ وَيُلْقِي النَّوَى وَصَفَ بِأُصْبُعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى بِظَهْرِهِمَا مِنْ فِيهِ ثُمَّ أَتَاهُ بِشَرَابٍ فَشَرِبَ ثُمَّ نَاوَلَهُ مَنْ عَنْ يَمِينِهِ فَقَامَ فَأَخَذَ بِلِجَامِ دَابَّتِهِ فَقَالَ ادْعُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لِي فَقَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيمَا رَزَقْتَهُمْ وَاغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Yazid bin Khumair} dari {Abdullah bin Busr} ia berkata, “Rasulullah saw. datang menemui bapakku dan beliau singgah (di rumahnya), atau bapakku berkata kepada beliau, “Singgahlah di tempatku.” Kemudian bapakku menyuguhkan beberapa makanan, haisah dan sawiq, lalu beliau pun memakannya. Kemudian beliau makan kurma dan membuang biji kurma dari dlam mulutnya dengan menggunakan dua jari tangannya, jari tengah dan jari telunjuk. Bapakku kemudian menyuguhkan minuman, dan beliau pun meminumnya. Setelah itu beliau memberikan bekas air minumnya kepada orang yang ada di sebelah kanannya. Beliau kemudian bangkit dari duduknya, lantas bapakku mengmabil tali kekang unta seraya berkata, “Berdo’alah kepada Allah ‘azza wajalla untukku.” Maka beliau pun berdo’a: “ALLAHUMMA BAARIK LAHUM FIIMAA RAZAQTAHUM, WAGHFIR LAHUM, WARHAMHUM (Ya Allah, berkahilah rizki yang Engkau karuniakan kepada mereka, ampuni dan sayangilah mereka).”