Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16429

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَتَّخِذُوا بُيُوتَكُمْ قُبُورًا صَلُّوا فِيهَا وَمَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الصَّائِمِ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ وَمَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ خَلَفَهُ فِي أَهْلِهِ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الْغَازِي فِي أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الْغَازِي شَيْءٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yusuf} telah mengabarkan kepada kami {Abdul Malik} dari {‘Atha`} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Shalatlah kalian di dalamnya. Barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka akan ditulis baginya sebagaimana pahala orang yang berpuasa, tidak mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun. Barangsiapa yang memberi bekal orang yang berperang di jalan Allah atau meninggakan wakil yang mengurus pada keluarganya, niscaya akan ditulis baginya sebagaimana pahala orang yang berperang dengan tidak mengurangi pahala orang yang berperang sedikitpun.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16430

حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَدْ غَزَا وَمَنْ خَلَفَ غَازِيًا فِي أَهْلِهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata Telah menceritakan kepada kami {Husain Al Mu’allim} berkata Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa yang memberi bekal orang yang berperang di jalan Allah maka dia telah berperang. Barangsiapa yang meninggalkan pada orang yang berperang dengan kebaikan pada keluarganya, maka dia telah berperang.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16431

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَسُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ اللُّقَطَةِ فَقَالَ عَرِّفْهَا سَنَةً فَإِنْ اعْتُرِفَتْ فَأَدِّهَا وَإِلَّا فَاعْرِفْ عِفَاصَهَا وَوِكَاءَهَا وَعَدَدَهَا وَإِلَّا فَكُلْهَا فَإِنْ اعْتُرِفَتْ فَأَدِّهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar Al Hanafi} berkata Telah menceritakan kepada kami {Al Dhahak bin ‘Utsman} dari {Abu Nadlr} dari {Busr bin Sa’id} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Nabi saw. ditanya tentang barang temuan. Beliau bersabda: “Umumkanlah selama satu tahun! Jika ada yang mengakuinya maka serahkanlah jika tidak ada maka umumkanlah kantongnya, tutupnya dan jumlahnya. Jika tetap tidak ada maka makanlah, jika ada yang mengakuinya maka serahkanlah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16432

حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ الشَّهَادَةِ الَّذِينَ يَبْدَءُونَ بِشَهَادَتِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُسْأَلُوا عَنْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Shafwan bin Isa} berkata telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Umarah} dari {Ibnu Bakar bin Muhammad} dari {Abdullah bin ‘Amr} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Maukah saya kabarkan kepada kalian tentang sebaik-baik persaksian. Yaitu orang-orang yang memberikan kesaksian sebelum diminta untuk untuk bersaksi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16433

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا حَرْبٌ يَعْنِي ابْنَ شَدَّادٍ عَنْ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ و حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍقَالَ فَكَانَ زَيْدُ بْنُ خَالِدٍ يَضَعُ السِّوَاكَ مِنْهُ مَوْضِعَ الْقَلَمِ مِنْ أُذُنِ الْكَاتِبِ كُلَّمَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ اسْتَاكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad} berkata Telah menceritakan kepada kami {Harb} yaitu Ibnu Syadad dari {Yahya} Telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dan Telah menceritakan kepada kami {bapakku} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Muhammad bin Ibrahim} dari {Abu Salamah} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya tidak memberatkan pada umatku, niscaya saya akan memerintahkan mereka untuk bersiwak setiap shalat.” (Abu Salamah Radhiyallahu’anhu) berkata Zaid bin Khalid meletakkan siwaknya pada tempat penanya sebagaimana seorang penulis meletakkan penanya ditelinganya. Ia bersiwak jika hendak shalat.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16434

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّمُطِرَ النَّاسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَلَمَّا أَصْبَحُوا قَالَ أَلَمْ تَسْمَعُوا مَا قَالَ رَبُّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ اللَّيْلَةَ قَالَ مَا أَنْعَمْتُ عَلَى عِبَادِي نِعْمَةً إِلَّا أَصْبَحَ بِهَا قَوْمٌ كَافِرِينَ بِالَّذِي آمَنَ بِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} Telah menceritakan kepada kami {Shalih bin Kaisan} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} manusia mendapatkan hujan pada masa Rasulullah saw. pada suatu malam, tatkala pagi beliau bersabda: “Tidaklah kalian mendengar apa yang telah difirmankan Rab kalian ‘azza wajalla tadi malam, Dia berfirman, ‘Tidaklah AKU memberi nikmat kepada hamba-Ku kecuali pada pagi harinya mereka menkufuri terhadap orang yang beriman kepada-Ku’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16435

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ يَزِيدَ مَوْلَى الْمُنْبَعِثِ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنِي رَبِيعَةُ أَنَّهُ قَالَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ فَسَأَلْتُ رَبِيعَةَ فَقَالَ أَخْبَرَنِيهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍسُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ضَالَّةِ الْإِبِلِ فَغَضِبَ وَاحْمَرَّتْ وَجْنَتَاهُ وَقَالَ مَا لَكَ وَلَهَا مَعَهَا الْحِذَاءُ وَالسِّقَاءُ تَرِدُ الْمَاءَ وَتَأْكُلُ الشَّجَرَ حَتَّى تَجِيءَ رَبَّهَا وَسُئِلَ عَنْ ضَالَّةِ الْغَنَمِ فَقَالَ خُذْهَا فَإِنَّمَا هِيَ لَكَ أَوْ لِأَخِيكَ أَوْ لِلذِّئْبِ وَسُئِلَ عَنْ اللُّقَطَةِ فَقَالَ اعْرِفْ عِفَاصَهَا وَوِكَاءَهَا ثُمَّ عَرِّفْهَا سَنَةً فَإِنْ اعْتُرِفَتْ وَإِلَّا فَاخْلِطْهَا بِمَالِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Yazid} budak Al Munba’its, {Yahya} berkata telah mengabarkan kepadaku {Rabi’ah} sesungguhnya dia berkata dari {Zaid bin Khalid}, lalu saya (Rabi’ah Radhiyallahu’anhu) bertanya kepada Rabi’ah dia berkata dia telah mengabarinya dari Zaid bin Khalid Nabi saw. ditanya tentang unta yang hilang, lalu beliau marah, memerah dan meninggi pipinya dan bersabda: “Biarkanlah dia, apa urusanmu dengan unta yang hilang? Toh unta itu juga punya sepatu dan tempat air minum, ia bisa menuju tempat air itu sendirian, dan bisa memakan pepohonan hingga bisa kembali kepada pemiliknya.” Lantas beliau ditanya telah barang temuan kambing, dan beliau bersabda: “Ambilah, karena itu akan menjadi milikmu, atau saudaramu atau untuk serigala, ” dan beliau ditanya tentang harta temuan, maka beliau bersabda: “Umumkanlah bungkusnya dan tutupnya, lalu umumkanlah selama setahun. Jika ada yang mengakuinya maka serahkanlah. Jika tidak ada, maka gabungkanlah dengan hartamu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16436

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَالِمٍ أَبِي النَّضْرِ مَوْلَى عُمَرَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْمَرٍ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ قَالَأَرْسَلَنِي أَبُو جُهَيْمٍ ابْنُ أُخْتِ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ إِلَى زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ أَسْأَلُهُ مَا سَمِعَ فِي الْمَارِّ بَيْنَ يَدَيْ الْمُصَلِّي قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَأَنْ يَقُومَ أَرْبَعِينَ لَا أَدْرِي مِنْ يَوْمٍ أَوْ شَهْرٍ أَوْ سَنَةٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمُرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Salim, Abu Nadlr} budak ‘Umar bin ‘Ubaidullah bin Ma’mar dari {Busr bin Sa’id} berkata Abu Juhaim, anak laki-laki saudara perempuan Ubay bin kaa’b mengutusku kepada {Zaid bin Khalid Al Juhani} untuk menanyakan tentang orang yang lewat di hadapan orang yang shalat. (Zaid bin Khalid Al Juhani Radhiyallahu’anhu) berkata “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Berdiri selama empat puluh, ‘ saya tidak tahu apakah hari, bulan, atau tahun.’ lebih baik dari melewati di depannya’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16437

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي مَوْلَى الْجُهَيْنَةِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُسَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النُّهْبَةِ وَالْخُلْسَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Al Qasim} dari {Ibnu Abu Dzi’b} berkata Telah menceritakan kepadaku budak {Al Juhainah} dari {Abdurrahman bin Zaid bin Khalid Al Juhani} menceritakan dari {Bapaknya} sesungguhnya telah mendengar Nabi saw. melarang dari nihbah (harta rampokan) dan Al khulsah (mengambil harta dengan rahasia dengan cara yang tidak benar).

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16438

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ صَالِحٍ مَوْلَى التَّوْأَمَةِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَكُنَّا نُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ نَنْصَرِفُ إِلَى السُّوقِ وَلَوْ رُمِيَ بِنَبْلٍ لَأَبْصَرْتُ مَوَاقِعَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nadlr} berkata Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Shalih} budak At-Tau`amah, dari {Zaid bin Khalid Al Juhani} berkata kami shalat maghrib bersama Nabi saw., lalu kami menuju ke pasar, dan kalau saja dilepaskan anak panah, niscaya saya dapat melihat tempat jatuhnya.”