Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17314

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ هِلَالَ بْنَ يِسَافٍ يُحَدِّثُ عَنْ عَمْرِو بْنِ رَاشِدٍ عَنْ وَابِصَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا صَلَّى وَحْدَهُ خَلْفَ الصَّفِّ فَأَمَرَهُ أَنْ يُعِيدَ صَلَاتَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Amru bin Murrah} ia berkata, saya mendengar {Hilal bin Yisaf} menceritakan dari {Amru bin Rasyid} dari {Wabishah}, bahwa Rasulullah saw. melihat seorang laki-laki shalat sendirian di belakan shaf, maka beliau pun menyuruhnya untuk mengulangi shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17315

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنِ الزُّبَيْرِ أَبِي عَبْدِ السَّلَامِ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مِكْرَزٍ عَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أُرِيدُ أَنْ لَا أَدَعَ شَيْئًا مِنْ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ إِلَّا سَأَلْتُهُ عَنْهُ وَإِذَا عِنْدَهُ جَمْعٌ فَذَهَبْتُ أَتَخَطَّى النَّاسَ فَقَالُوا إِلَيْكَ يَا وَابِصَةُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْكَ يَا وَابِصَةُ فَقُلْتُ أَنَا وَابِصَةُ دَعُونِي أَدْنُو مِنْهُ فَإِنَّهُ مِنْ أَحَبِّ النَّاسِ إِلَيَّ أَنْ أَدْنُوَ مِنْهُ فَقَالَ لِي ادْنُ يَا وَابِصَةُ ادْنُ يَا وَابِصَةُ فَدَنَوْتُ مِنْهُ حَتَّى مَسَّتْ رُكْبَتِي رُكْبَتَهُ فَقَالَ يَا وَابِصَةُ أُخْبِرُكَ مَا جِئْتَ تَسْأَلُنِي عَنْهُ أَوْ تَسْأَلُنِي فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَأَخْبِرْنِي قَالَ جِئْتَ تَسْأَلُنِي عَنْ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ قُلْتُ نَعَمْ فَجَمَعَ أَصَابِعَهُ الثَّلَاثَ فَجَعَلَ يَنْكُتُ بِهَا فِي صَدْرِي وَيَقُولُ يَا وَابِصَةُ اسْتَفْتِ نَفْسَكَ الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ وَاطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي الْقَلْبِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ قَالَ سُفْيَانُ وَأَفْتَوْكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Zubair Abu Abdus Salam} dari {Ayyub bin Abdullah bin Mikraz} dari {Wabishah bin Ma’bad} ia berkata, “Saya datang kepada Rasulullah saw., dan saya ingin agar tidak ada sesuatu baik berupa kebaikan atau keburukan kecuali aku telah menanyakannya pada beliau. Saat itu di sisi beliau terdapat sekelompok sahabat, maka saya pun melangkahi mereka hingga mereka berkata, “Wahai Wabishah, menjauhlah dari Rasulullah saw., menjauhlah wahai Wabishah!” Saya berkata, “Saya adalah Wabishah, biarkan aku mendekat padanya, karena ia adalah orang yang paling aku cintai untuk berdekatan dengannya.” Maka beliau pun bersabda: “Mendekatlah wahai Wabishah, mendekatlah wahai Wabishah.” Saya mendekat ke arahnya sehingga lututku menyentuh lutut beliau, kemudian beliau bersabda: “Wahai Wabishah, aku akan memberitahukan (jawaban) kepadamu sesuatu yang menjadikanmu datang kemari.” Saya berkata, “Wahai Rasulullah, beritahukanlah padaku.” Maka beliau pun bersabda: “Kamu datang untuk bertanya mengenai kebaikan dan keburukan (dosa).” Saya berkata, “Benar.” Beliau lalu menyatukan ketiga jarinya dan menepukkannya ke dadaku seraya bersabda: “Wahai Wabishah, mintalah petunjuk dari jiwamu. Kebaikan itu adalah sesuatu yang dapat menenangkan dan menentramkan hati dan jiwa. Sedangkan keburukan itu adalah sesuatu yang meresahkan hati dan menyesakkan dada, meskipun manusia membenarkanmu.” {Sufyan} menyebutkan, “Dan manusia memberimu fatwa (membenarkan).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17316

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يِسَافٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ قَالَ أَقَامَنِي عَلَى وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍ فَقَالَ حَدَّثَنِي هَذَاأَنَّ رَجُلًا صَلَّى خَلْفَ الصَّفِّ وَحْدَهُ فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُعِيدَ صَلَاتَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Hushain} dari {Hilal bin Yisaf} dari {Ziyad bin Abu Al Ja’d} ia berkata, “Hilal menghadapkan aku kepada {Wabishah bin Ma’bad} seraya berkata, “Orang ini (Wabishah) telah menceritakan kepadaku, bahwa ada seorang laki-laki shalat sendirian di belakang shaf, maka Rasulullah saw. memerintahkan untuk mengulangi shalatnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17317

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ زِيَادِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ عَمِّهِ عُبَيْدِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ زِيَادِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍأَنَّ رَجُلًا صَلَّى خَلْفَ الصُّفُوفِ وَحْدَهُ فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُعِيدَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Ziyad bin Abul Ja’d} dari pamannya {Ubaid bin Abul Ja’d} dari {Ziyad bin Abul Ja’d} dari {Wabishah bin Ma’bad}, bahwa seorang laki-laki shalat di belakang shaf sendirian, maka Nabi saw. memerintahkan untuk mengulangi shalatnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17318

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شِمْرِ بْنِ عَطِيَّةَ عَنْ هِلَالِ بْنِ يِسَافٍ عَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍ قَالَسُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ رَجُلٍ صَلَّى خَلْفَ الصُّفُوفِ وَحْدَهُ فَقَالَ يُعِيدُ الصَّلَاةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Syimr bin Athiyyah} dari {Hilal bin Yisyaf} dari {Wabishah bin Ma’bad} ia berkata, “Rasulullah saw. pernah ditanya mengenai seorang laki-laki yang shalat di belakang shaf sendirian. Maka beliau bersabda: “Ia harus mengulangi shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17319

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنْ هِلَالِ بْنِ يِسَافٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ رَاشِدٍ عَنْ وَابِصَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يُصَلِّي فِي الصَّفِّ وَحْدَهُ فَأَمَرَهُ أَنْ يُعِيدَ الصَّلَاةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Syu’bah} telah menceritakan kepada kami {Amru bin Murrah} dari {Hilal bin Yisaf} dari {Amru bin Rasyid} dari {Wabishah}, bahwa Nabi saw. pernah melihat seorang laki-laki shalat sendirian di belakang shaf, maka beliau memerintahkannya untuk mengulangi shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17320

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا الزُّبَيْرُ أَبُو عَبْدِ السَّلَامِ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مِكْرَزٍ وَلَمْ يَسْمَعْهُ مِنْهُ قَالَ حَدَّثَنِي جُلَسَاؤُهُ وَقَدْ رَأَيْتُهُ عَنْ وَابِصَةَ الْأَسَدِيِّ قَالَ عَفَّانُ حَدَّثَنِي غَيْرَ مَرَّةٍ وَلَمْ يَقُلْ حَدَّثَنِي جُلَسَاؤُهُ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أُرِيدُ أَنْ لَا أَدَعَ شَيْئًا مِنْ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ إِلَّا سَأَلْتُهُ عَنْهُ وَحَوْلَهُ عِصَابَةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يَسْتَفْتُونَهُ فَجَعَلْتُ أَتَخَطَّاهُمْ قَالُوا إِلَيْكَ يَا وَابِصَةُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ دَعُونِي فَأَدْنُوَ مِنْهُ فَإِنَّهُ أَحَبُّ النَّاسِ إِلَيَّ أَنْ أَدْنُوَ مِنْهُ قَالَ دَعُوا وَابِصَةَ ادْنُ يَا وَابِصَةُ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا قَالَ فَدَنَوْتُ مِنْهُ حَتَّى قَعَدْتُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَقَالَ يَا وَابِصَةُ أُخْبِرُكَ أَوْ تَسْأَلُنِي قُلْتُ لَا بَلْ أَخْبِرْنِي فَقَالَ جِئْتَ تَسْأَلُنِي عَنْ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ فَقَالَ نَعَمْ فَجَمَعَ أَنَامِلَهُ فَجَعَلَ يَنْكُتُ بِهِنَّ فِي صَدْرِي وَيَقُولُ يَا وَابِصَةُ اسْتَفْتِ قَلْبَكَ وَاسْتَفْتِ نَفْسَكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} telah mengabarkan kepada kami {Az Zubair Abu Abdus Salam} dari {Ayyub bin Abdullah bin Mikraz} -namun ia tidak mendengar hadits itu darinya- ia berkata, telah menceritakan kepadaku orang-orang yang duduk bersamanya dan saya melihatnya dari {Wabishah Al Asadi} -Affan berkata ia telah menceritakan kepadaku beberapa kali, namun ia belum pernah mengatakan, ‘Telah menceritakan kepadaku orang-orang yang bermajelis dengannya’-, Ia berkata, ” Saya datang kepada Rasulullah saw., dan saya ingin agar tidak ada sesuatu baik berupa kebaikan atau keburukan kecuali aku telah menanyakannya pada beliau. Dan pada saat itu di sekeliling beliau banyak terdapat kaum muslimin yang sedang meminta nasehat kepadanya beliau. Maka aku pun nekar melangkahi mereka hingga orang-orang itu berkata, “Wahai Wabishah, menjauhlah dari Rasulullah saw., menjauhlah wahai Wabishah!” Saya berkata, “Biarkan saya mendekat kepada beliau. Karena beliau adalah orang yang paling saya cintai dan sukai untuk saya dekati.” Maka beliau pun berkata, “Biarkan Wabisah mendekat. Mendekatlah wahai Wabishah.” Beliau mengatakannya dua atau tiga kali. Wabishah berkata, “Saya pun mendekat kepada beliau hingga saya duduk di hadapannya. Kemudian beliau bertanya: “Wahai Wabisah, aku beritahukan kepadamu atau kamu yang akan bertanya padaku?” saya menjawab, “Tidak, akan tetapi beritahukanlah padaku.” Beliau lantas bersabda: “Kamu datang untuk bertanya mengenai kebaikan dan keburukan (dosa)?” Saya menjawab.”Benar.” Beliau kemudian menyatukan ketiga jarinya seraya menepukkannya ke dadaku. Setelah itu beliau bersabda: “Wahai Wabishah, mintalah petunjuk pada hati dan jiwamu -beliau mengulanginya tiga kali-. Kebaikan itu adalah sesuatu yang dapat menenangkan dan menentramkan jiwa. Sedangkan keburukan itu adalah sesuatu yang meresahkan hati dan menyesakkan dada, meskipun manusia memberimu fatwa dan membenarkanmu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17321

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يِسَافٍ قَالَ أَرَانِي زِيَادُ بْنُ أَبِي الْجَعْدِ شَيْخًا بِالْجَزِيرَةِ يُقَالُ لَهُ وَابِصَةُ بْنُ مَعْبَدٍ قَالَ فَأَقَامَنِي عَلَيْهِ وَقَالَ هَذَا حَدَّثَنِيأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا صَلَّى فِي الصَّفِّ وَحْدَهُ فَأَمَرَهُ فَأَعَادَ الصَّلَاةَقَالَ وَكَانَ أَبِي يَقُولُ بِهَذَا الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Hushain} dari {Hilal bin Yisyaf} ia berkata, ” {Ziyad bin Abul Ja’d} memperlihatkan kepadaku seorang Syaikh yang bernama {Wabishah bin Ma’bad} di Jazirah.” Hilal berkata, “Ziyad kemudian menghadapkanku di depannya seraya berkata, “Orang inilah yang telah menceritakan kepadaku, bahwa Rasulullah saw. melihat seorang laki-laki shalat sendirian di belakang shaf. Maka beliau memerintahkannya untuk mengulangi shalat.” Abdullah bin Ahmad berkata, “Bapakku pernah menyebutkan hadits ini.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17322

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسٍ عَنِ الْمُسْتَوْرِدِ أَخِي بَنِي فِهْرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا كَمِثْلِ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ هَذِهِ فِي الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَا يَرْجِعُ وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Abu Khalid} dari {Qais} dari {Al Mustaurid} saudara Bani Fihr, ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Perumpamaan antara dunia dengan akhirat ibarat seorang di antara kalian mencelupkan jarinya ke dalam lautan, maka hendaklah ia melihat apa yang menempel padanya.” Lalu beliau memberi isyarat dengan jari telunjuknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17323

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ الْمُسْتَوْرِدَ أَخَا بَنِي فِهْرٍ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ هَذِهِ فِي الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَ تَرْجِعُ يَعْنِي الَّتِي تَلِي الْإِبْهَامَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dan {Yazid bin Harun} ia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Isma’il} dari {Qais} ia berkata, saya mendengar {Al Mustaurid saudara Bani Fihr} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Demi Allah, tidaklah dunia ini bila dibandingkan dengan akhirat kecuali seperti seorang dari kalian memasukkan jari telunjuknya ke dalam lautan, maka hendaklah ia melihat apa yang tersisa daripadanya.” Yakni (sisa air) pada jari telunjuk.