Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17324

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِىِّ عَنِ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ شَدَّادٍ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَوَضَّأَ خَلَّلَ أَصَابِعَ رِجْلَيْهِ بِخِنْصَرِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} ia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Amru} dari {Abu Abdurrahman Al Hubali} dari {Al Mustaurid bin Syidad} salah seorang sahabat Nabi saw., ia berkata, “Saya melihat jika Rasulullah saw. sedang berwudhu, maka beliau menyela jari-jari kakinya dengan jari kelingkingnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17325

حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ قَالَ سُلَيْمَانُ حَدَّثَنَا وَقَّاصُ بْنُ رَبِيعَةَ أَنَّ الْمُسْتَوْرِدَ حَدَّثَهُمْأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَكَلَ بِرَجُلٍ مُسْلِمٍ أَكْلَةً وَقَالَ مَرَّةً أُكْلَةً فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُطْعِمُهُ مِثْلَهَا مِنْ جَهَنَّمَ وَمَنْ اكْتَسَى بِرَجُلٍ مُسْلِمٍ ثَوْبًا فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَكْسُوهُ مِثْلَهُ مِنْ جَهَنَّمَ وَمَنْ قَامَ بِرَجُلٍ مُسْلِمٍ مَقَامَ سُمْعَةٍ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُومُ بِهِ مَقَامَ سُمْعَةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} ia berkata, {Sulaiman} berkata, Telah menceritakan kepada kami {Waqash bin Rabi’ah} bahwa {Al Mustaurid} telah menceritakan kepada mereka, bahwa Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa mengambil sesuap makanan dari seorang Muslim (dengan zhalim), maka Allah ‘azza wajalla akan memberinya makanan yang semisal dari neraka Jahanam. Dan barangsiapa mengambil pakaian seorang Muslim (dengan zhalim) meski hanya sepotong, maka Allah ‘azza wajalla akan memakaikan pakaian yang semisal kepadanya dari pakaian neraka Jahanam. Dan barangsiapa memposisikan seorang Muslim pada posisi sum’ah (agar ia didengar orang lain), maka Allah ‘azza wajalla akan menyiksanya kelak pada hari kiamat (dan mengumumkannya bahwa ia adalah seorang pendusta).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17326

حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ الْمُسْتَوْرِدَ أَخَا بَنِي فِهْرٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ فِي الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَ تَرْجِعُ إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin Aun} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Qais} ia berkata, saya mendengar {Al Mustaurid} saudara Bani Fihr, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Demi Allah, tidaklah dunia dibandingkan akhirat, kecuali seperti salah seorang dari kalian mencelupkan jari (telunjuknya) ke dalam lautan, maka hendaklah ia melihat seberapa yang tersisa pada (jari) nya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17327

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا مُجَالِدُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنِ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ شَدَّادٍ قَالَكُنْتُ فِي رَكْبٍ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ مَرَّ بِسَخْلَةٍ مَيْتَةٍ مَنْبُوذَةٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَرَوْنَ هَذِهِ هَانَتْ عَلَى أَهْلِهَا فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنْ هَوَانِهَا أَلْقَوْهَا قَالَ فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمِّدٍ بِيَدِهِ لَلدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هَذِهِ عَلَى أَهْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Mujalid bin Sa’id} dari {Qais bin Abu Hazim} dari {Mustaurid bin Syaddad} ia berkata, “Saya pernah bersama Rasulullah saw. dalam suatu rombongan. Maka ketika melewati bangkai anak kambing yang telah dibuang, Rasulullah saw. pun bersabda: “Apakah kalian melihat bangkai ini? Begitu hinanya ia di hadapan pemiliknya.” Para sahabat menyahut, “Wahai Rasulullah, karena hina itulah hingga mereka membuangnya.” Kemudian beliau bersabda: “Maka demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh dunia lebih hina di sisi Allah, daripada hinanya kambing ini di mata pemiliknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17328

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ قَالَ سَمِعْتُ الْمُسْتَوْرِدَ أَخَا بَنِي فِهْرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ فِي الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَ تَرْجِعُ إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Isma’il} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Qais} ia berkata, saya mendengar {Al Mustaurid} saudara Bani Fihr berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Demi Allah, tidaklah dunia bila dibandingkan akhirat kecuali seperti salah seorang dari kalian memasukkan jari telunjukkan dalam lautan, maka hendaknya ia melihat seberapa yang tersisa pada (jari) nya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17329

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنِ ابْنِ هُبَيْرَةَ والْحَارِثُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ سَمِعْتُ الْمُسْتَوْرِدَ بْنَ شَدَّادٍ يَقُولُسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ وَلِيَ لَنَا عَمَلًا وَلَيْسَ لَهُ مَنْزِلٌ فَلْيَتَّخِذْ مَنْزِلًا أَوْ لَيْسَتْ لَهُ زَوْجَةٌ فَلْيَتَزَوَّجْ أَوْ لَيْسَ لَهُ خَادِمٌ فَلْيَتَّخِذْ خَادِمًا أَوْ لَيْسَتْ لَهُ دَابَّةٌ فَلْيَتَّخِذْ دَابَّةً وَمَنْ أَصَابَ شَيْئًا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ غَالٌّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Ibnu Hubairah} dan {Harits bin Yazid} dari {Abdurrahman bin Jubair} ia berkata, saya mendengar {Al Mustaurid bin Syaddad} berkata, “Saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa bekerja untuk kami dan ia belum mempunyai rumah, maka hendaklah ia mengmabil rumah. Atau, jika ia belum mempunyai isteri maka hendaklah ia mengambil isteri. Atau, jika ia tidak mempunyai seorang pembantu maka hendaklah ia mengambil seorang pembantu. Atau, jika ia tidak mempunyai kendaraan maka hendaklah ia mengambil kendaraan. Maka barangsiapa mendapatkan apa yang selain itu maka ia adalah pencuri.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17330

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى وَابْنُ دَاوُدَ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَمْرٍو وَيَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَمْرٍو الْمَعَافِرِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِىِّ عَنِ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ شَدَّادٍ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَوَضَّأَ يُخَلِّلُ أَصَابِعَ رِجْلَيْهِ بِخِنْصَرِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} dan {Ibnu Dawud} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Amru}. Dan {Yahya bin Ishaq} berkata, Telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah dari {Yazid bin Amru Al Ma’afiri} dari {Abu Abdurrahman Al Hubali} dari {Al Mustaurid bin Syaddad} salah seorang sahabat Nabi saw., ia berkata, “Saya melihat bahwa jika Rasulullah saw. sedang berwudhu, maka beliau menyela jari-jari kakinya dengan jari kelingkingnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17331

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ يَزِيدَ الْحَضْرَمِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ أَنَّهُ كَانَ فِي مَجْلِسٍ فِيهِ الْمُسْتَوْرِدُ بْنُ شَدَّادٍ وَعَمْرُو بْنُ غَيْلَانَ بْنِ سَلَمَةَ فَسَمِعَ الْمُسْتَوْرِدَ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ وَلِيَ لَنَا عَمَلًا فَلَمْ يَكُنْ لَهُ زَوْجَةً فَلْيَتَزَوَّجْ أَوْ خَادِمًا فَلْيَتَّخِذْ خَادِمًا أَوْ مَسْكَنًا فَلْيَتَّخِذْ مَسْكَنًا أَوْ دَابَّةً فَلْيَتَّخِذْ دَابَّةً فَمَنْ أَصَابَ شَيْئًا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ غَالٌّ أَوْ سَارِقٌحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ يَزِيدَ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ هُبَيْرَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ هُبَيْرَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ كُنْتُ فِي مَجْلِسٍ فِيهِ الْمُسْتَوْرِدُ بْنُ شَدَّادٍ وَعَمْرُو بْنُ غَيْلَانَ فَسَمِعْتُ الْمُسْتَوْرِدَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ وَلِيَ لَنَا عَمَلًا فَذَكَرَ مِثْلَ حَدِيثِ الْحَارِثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Al Harits bin Yazid Al Hadhrami} dari {Abdurrahman bin Jubair} -bahwa ia pernah berada dalam suatu majelis yang di situ terdapat Al Mustaurid bin Syaddad dan Amru bin Ghailan bin Salamah- ia mendengar {Al Mustaurid} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bekerja untuk kami dan ia belum mempunyai rumah, maka hendaklah ia mengmabil rumah. Atau, jika ia belum mempunyai isteri maka hendaklah ia mengambil isteri. Atau, jika ia tidak mempunyai seorang pembantu maka hendaklah ia mengambil seorang pembantu. Atau, jika ia tidak mempunyai kendaraan maka hendaklah ia mengambil kendaraan. Maka barangsiapa mendapatkan apa yang selain itu maka ia adalah pencuri.” Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Harits bin Yazid}, dan {Abdullah bin Hubairah} dari {Abdurrahman bin Jubair} lalu ia menyebutkan hadits tersebut.” Telah menceritakan kepada kami {Hasan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Hubairah} dari {Abdurrahman bin Jubair} ia berkata, “saya berada dalam suatu majelis yang di dalamnya terdapat Al Mustaurid bin Syaddad dan Amru bin Ghailan, lalu saya mendengar {Al Mustaurid} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menjadi wali (petugas) kami…lali ia menyebutkan hadits yang semisal dengan hadits Al Harits.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17332

حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا مُجَالِدٌ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنْ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ شَدَّادٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا كَرَجُلٍ وَضَعَ إِصْبَعَهُ فِي الْيَمِّ ثُمَّ رَجَعَهَا قَالَ وَإِنِّي لَفِي الرَّكْبِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَرَّ عَلَى سَخْلَةٍ مَنْبُوذَةٍ عَلَى كُنَاسٍ فَقَالَ أَتَرَوْنَ هَذِهِ هَانَتْ عَلَى أَهْلِهَا فَقَالُوا مِنْ هَوَانِهَا أَلْقَوْهَا هَاهُنَا قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَلدُّنْيَا عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَهْوَنُ مِنْ هَذِهِ عَلَى أَهْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Mujalid} dari {Qais bin Abu Hazim} dari {Al Mustaurid bin Syaddad} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah dunia dalam timbangan akhirat kecuali seperti seorang dari kalian memasukkan jarinya ke dalam lautan lalu ia menariknya kembali.” Al Mustaurid berkata, “Sungguh, aku pernah bersama Rasulullah saw. dalam suatu rombongan, kemudian beliau melewati bangkai anak kambing yang dibuang di tempat sampah. Beliau lalu bertanya: “Apakah kalian melihat bangkai ini? Begitu hinanya ia di hadapan pemiliknya.” Para sahabat berkata, “Karena hinanya itulah sehingga mereka membuangnya di tempat ini.” Beliau bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya dunia lebih hina di hadapan Allah ‘azza wajalla daripada hinanya bangkai ini di hadapan pemiliknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17333

حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ عَبَّادٍ يَعْنِي الْمُهَلَّبِيَّ حَدَّثَنَا الْمُجَالِدُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنْ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ شَدَّادٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا كَرَجُلٍ وَضَعَ إِصْبَعَهُ فِي الْيَمِّ ثُمَّ رَجَعَتْ إِلَيْهِ فَمَا أَخَذَ مِنْهُ قَالَ وَقَالَ الْمُسْتَوْرِدُ أَشْهَدُ أَنِّي كُنْتُ مَعَ الرَّكْبِ الَّذِينَ كَانُوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ مَرَّ بِمَنْزِلِ قَوْمٍ قَدْ ارْتَحَلُوا عَنْهُ فَإِذَا سَخْلَةٌ مَطْرُوحَةٌ فَقَالَ أَتَرَوْنَ هَذِهِ هَانَتْ عَلَى أَهْلِهَا حِينَ أَلْقَوْهَا قَالُوا مِنْ هَوَانِهَا عَلَيْهِمْ أَلْقَوْهَا قَالَ فَوَاللَّهِ لَلدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هَذِهِ عَلَى أَهْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Khalaf bin Walid} telah menceritakan kepada kami {Abbad bin Abbad} -yakni Al Muhallabi- Telah menceritakan kepada kami {Al Mujalid bin Sa’id} dari {Qais bin Abu Hazim} dari {Al Mustaurid bin Syaddad} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Demi Allah, tidaklah dunia dalam timbangan akhirat kecuali seperti seorang yang memasukkan tangannya ke dalam lautan lalu ia menariknya kembali, maka seberapakah yang menempel darinya?” Qais berkata, “Mustaurid berkata, “Saya bersaksi bahwa saya pernah ikut dalam suatu kafilah bersama Rasulullah saw., lalu beliau melewati bangkai anak kambing yang dibuang, maka beliau pun bertanya: “Apakah kalian melihat bangkai ini? Begitu hinanya ia di hadapan pemiliknya.” Para sahabat berkata, “Karena hinanya itulah sehingga mereka membuangnya.” Beliau bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya dunia lebih hina di hadapan Allah ‘azza wajalla daripada hinanya bangkai ini di hadapan pemiliknya.”