Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17344

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ أَنَّ دَيْلَمًا أَخْبَرَهُمْأَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا بِأَرْضٍ بَارِدَةٍ وَإِنَّا نَشْرَبُ شَرَابًا نَتَقَوَّى بِهِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ يُسْكِرُ قَالَ نَعَمْ قَالَ ثُمَّ أَعَادَ عَلَيْهِ الْمَسْأَلَةَ قَالَ هَلْ يُسْكِرُ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَلَا تَقْرَبُوهُ قَالَ فَإِنَّهُمْ لَنْ يَصْبِرُوا قَالَ فَمَنْ لَمْ يَصْبِرْ عَنْهُ فَاقْتُلُوهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr Al Hanafi} telah menceritakan kepada kami {Abdul Hamid bin Ja’far} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Martsad bin Abdullah Al Yazani} bahwa {Dailam} telah mengabarkan kepada mereka, bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah saw. Ia tanyakan, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami berada di tempat yang dingin, lalu kami mengambil minuman (sebagai suplemen) untuk menguatkan ketahanan tubuh.” Maka Rasulullah saw. bertanya: “Apakah minuman itu memabukkan?” Dailam menjawab, “Ya.” Kemudian Dailam mengulangi lagi pertanyaannya dan beliau pun bertanya lagi: “Apakah ia memabukkan?” Dailam menjawab, “Ya.” Beliau bersabda: “Janganlah kalian dekati ia.” Dailam berkata, “Sekali-kali mereka tidak akan sabar.” Beliau bersabda: “Barangsiapa dari mereka tidak sabar dari meminumnya, maka bunuhlah ia.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17345

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ فَيْرُوزَ الدَّيْلَمِيِّ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُمْ أَسْلَمُوا وَكَانَ فِيمَنْ أَسْلَمَ فَبَعَثُوا وَفْدَهُمْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِبَيْعَتِهِمْ وَإِسْلَامِهِمْ فَقَبِلَ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُمْ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ نَحْنُ مَنْ قَدْ عَرَفْتَ وَجِئْنَا مِنْ حَيْثُ قَدْ عَلِمْتَ وَأَسْلَمْنَا فَمَنْ وَلِيُّنَا قَالَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ قَالُوا حَسْبُنَا رَضِينَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abdu Rabbih} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {Abdullah bin Fairuz Ad Dailami} dari {Bapaknya}, bahwa mereka telah masuk Islam, dan Dailam adalah orang yang termasuk salah seorang dari mereka (yang masuk Islam). Mereka kemudian mengirim utusan menemui Rasulullah saw. untuk menyampaikan bai’at dan keIslaman mereka. Rasulullah saw. pun menerimanya, kemudian mereka berkata, “Wahai Rasulullah, anda telah tahu siapa kami, kami pun datang dari tempat yang telah anda ketahui. Kami telah memeluk Islam, maka siapakah wali kami?” Beliau menjawab: “Allah dan rasul-Nya.” Maka mereka berkata, “Cukuplah bagi kami dan kami pun ridla.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17346

حَدَّثَنَا هَيْثَمُ بْنُ خَارِجَةَ حَدَّثَنَا ضَمْرَةُ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ عَنِ ابْنِ فَيْرُوزَ الدَّيْلَمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ هَيْثَمٌ مَرَّةً عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ فَيْرُوزَ عَنْ أَبِيهِ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْكَ نَحْنُ مَنْ قَدْ عَلِمْتَ وَجِئْنَا مِنْ حَيْثُ قَدْ عَلِمْتَ فَمَنْ وَلِيُّنَا قَالَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Haitsam bin Kharijah} telah menceritakan kepada kami {Dlamrah} dari {Yahya bin Abu Amru Asy Syaibani} dari {Ibnu Fairuz Ad Dailami} dari {Bapaknya}, dan sekali waktu {Haitsam} berkata, dari {Abdullah bin Fairuz} dari {Bapaknya} ia berkata Saya berkata, “Wahai Rasulullah, semoga Allah bershalawat atasmu. Kami adalah orang yang telah anda kenal, kami juga datang dari tempat yang telah anda ketahui. Lantas, siapakah wali kami?” beliau menjawab, “Allah dan rasul-Nya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17347

حَدَّثَنَا هَيْثَمُ بْنُ خَارِجَةَ أَخْبَرَنَا ضَمْرَةُ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنِ ابْنِ فَيْرُوزَ الدَّيْلَمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُنْقَضَنَّ الْإِسْلَامُ عُرْوَةً عُرْوَةً كَمَا يُنْقَضُ الْحَبْلُ قُوَّةً قُوَّةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Haitsam bin Kharijah} telah mengabarkan kepada kami {Dlamrah} dari {Yahya bin Abu Amru} dari {Ibnu Fairuz Ad Dailami} dari {Bapaknya} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Isalam akan terurai ikatan demi ikatan, sebagaimana terurainya tali satu persatu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17348

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي وَهْبٍ الْجَيْشَانِيِّ عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ فَيْرُوزَأَنَّ أَبَاهُ فَيْرُوزًا أَدْرَكَهُ الْإِسْلَامُ وَتَحْتَهُ أُخْتَانِ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَلِّقْ أَيَّهُمَا شِئْتَو قَالَ يَحْيَى مَرَّةً حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ وَهْبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمَعَافِرِيِّ عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ فَيْرُوزَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ أَدْرَكَ الْإِسْلَامَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Abu Wahab Al Jaisyani} dari {Adl Dlahhak bin Fairuz}, bahwa {ayahnya}, Fairuz, telah masuk Islam dengan beristerikan dua orang wanita yang saling bersaudara. Maka Nabi saw. bersabda: “Ceraikanlah seorang dari mereka yang engkau kehendaki.” Dan sekali waktu Yahya menyebutkan, Telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah dari Wahab bin Abdullah Al Ma’afiri dari Adl Dhahak bin Fairuz dari Bapaknya, bahwa ia telah memeluk Islam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17349

حَدَّثَنَا مَوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي وَهْبٍ الْجَيْشَانِيِّ عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ فَيْرُوزَ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَسْلَمْتُ وَعِنْدِي امْرَأَتَانِ أُخْتَانِ فَأَمَرَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أُطَلِّقَ إِحْدَاهُمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Abu Wahb Al Jaisyani} dari {Adl Dhahak bin Fairuz} dari {Bapaknya} ia berkata, “Ketika masuk Islam aku memiliki dua orang isteri yang saling bersaudara, maka Nabi saw. memerintahkan kepadaku untuk menceraikan salah satu dari keduanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17350

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا عَيَّاشُ بْنُ عَيَّاشٍ يَعْنِي إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنِي يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيَّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الدَّيْلَمِيِّ عَنْ أَبِيهِ فَيْرُوزَ قَالَقَدِمْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا أَصْحَابُ أَعْنَابٍ وَكَرْمٍ وَقَدْ نَزَلَ تَحْرِيمُ الْخَمْرِ فَمَا نَصْنَعُ بِهَا قَالَ تَتَّخِذُونَهُ زَبِيبًا قَالَ فَنَصْنَعُ بِالزَّبِيبِ مَاذَا قَالَ تَنْقَعُونَهُ عَلَى غَدَائِكُمْ وَتَشْرَبُونَهُ عَلَى عَشَائِكُمْ وَتَنْقَعُونَهُ عَلَى عَشَائِكُمْ وَتَشْرَبُونَهُ عَلَى غَدَائِكُمْ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ نَحْنُ مَنْ قَدْ عَلِمْتَ وَنَحْنُ نُزُولٌ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ مَنْ قَدْ عَلِمْتَ فَمَنْ وَلِيُّنَا قَالَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ قَالَ قُلْتُ حَسْبِي يَا رَسُولَ اللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah menceritakan kepada kami {Ayyasy bin Ayyasy} -yakni Isma’il- berkata, telah menceritakan kepadaku {Yahya} -yakni Ibnu Abu Amru Asy Syaibani- dari {Abdullah bin Ad Dailami} dari bapaknya {Fairuz} ia berkata, “Saya mendatangi Rasulullah saw. dan berkata, “Wahai Rasulullah, kami adalah para pemilik anggur, sementara syariat pengharaman khamar telah turun, lantas apa yang mesti kami perbuat dengan anggur itu?” Beliau menjawab: “Olahlah ia menjadi zabib (kismis).” Fairuz bertanya lagi, “Lalu bagaimana kami mengolahnya menjadi zabib?” Beliau menjawab: “Kalian rendam saat siang hari lalu kalian minum pada malam hari. Kemudian kalian rendam di malam hari dan meminumnya pada pagi hari.” Fairuz berkata Saya berkata, “Wahai Rasulullah, kami adalah orang yang telah anda ketahui, dan kami tinggal di tengah-tengah orang yang telah anda ketahui, lantas siapa wali kami?” Beliau menjawab, “Allah dan rasul-Nya.” Fuiruz berkata, “Kalau begitu cukuplah bagiku wahai Rasulullah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17351

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ حَدَّثَنِي بَعْضُ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُسَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ ظِلَّ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَدَقَتُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ishaq} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Martsad bin Abdullah Al Yazani} telah menceritakan kepadaku {sebagian sahabat Rasulullah saw.}, bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya yang menjadi naungan seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17352

حَدَّثَنَا مَرْوَانُ الْفَزَارِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ فَاتِكِ بْنِ فَضَالَةَ عَنْ أَيْمَنَ بْنِ خُرَيْمٍ قَالَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطِيبًا فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عَدَلَتْ شَهَادَةُ الزُّورِ إِشْرَاكًا بِاللَّهِ ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ اجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنْ الْأَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Marwan Al Fazari} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Ziyad} dari {Fatik bin Fadlalah} dari {Aiman bin Khuraim} ia berkata, “Rasulullah saw. berdiri untuk menyampaikan khutbah, lalu beliau bersabda: “Wahai sekalian manusia, persaksian palsu dosanya seperti perbuatan syirik kepada Allah.” Beliau mengucapkannya tiga kali. Kemudian beliau melanjutkan sabdanya: “Tinggalkanlah penyembahan terhadap berhala-berhala dan perkataan dusta.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17353

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ وَابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي حَبِيبٍ وَقَالَ يَزِيدُ عَنِ ابْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي رَاكِبٌ غَدًا إِلَى يَهُودَ فَلَا تَبْدَءُوهُمْ بِالسَّلَامِ وَإِذَا سَلَّمُوا عَلَيْكُمْ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ishaq} dan {Ibnu Abu Adi} dari {Muhammad bin Ishaq} telah menceritakan kepadaku {Ibnu Abu Habib}, dan {Yazid} berkata, dari {Ibnu Abu Habib} dari {Martsad bin Abdullah Al Yazani} dari {Abu Abdurrahman Al Juhani} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda kepada kami: “Esok hari aku akan mendatangi kaum Yahudi, maka janganlah kalian mendahului dalam beruluk salam kepada mereka. Dan jika mereka mengucapkan salam kepada kalian, maka balaslah dengan ucapan, ‘WA ‘ALAIKUM (dan atas kalian).'”