Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16459
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ قَالَ حَدَّثَنَا سَالِمٌ الْبَرَّادُ قَالَ وَكَانَ عِنْدِي أَوْثَقَ مِنْ نَفْسِي قَالَقَالَ لَنَا أَبُو مَسْعُودٍ الْبَدْرِيُّ أَلَا أُصَلِّي لَكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَكَبَّرَ فَرَكَعَ فَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَفُصِلَتْ أَصَابِعُهُ عَلَى سَاقَيْهِ وَجَافَى عَنْ إِبْطَيْهِ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَاسْتَوَى قَائِمًا حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ كَبَّرَ وَسَجَدَ وَجَافَى عَنْ إِبْطَيْهِ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَاسْتَوَى جَالِسًا حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ سَجَدَ الثَّانِيَةَ فَصَلَّى بِنَا أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ هَكَذَا ثُمَّ قَالَ هَكَذَا كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} Telah menceritakan kepada kami {Hammam} Telah menceritakan kepada kami {‘Atha` bin As-Sa`ib} berkata Telah menceritakan kepada kami {Salim Al Barad} berkata dan menurutku dia adalah lebih tsiqah dari padaku, berkata {Abu Mas’ud Al Badari} berkata kepada kami, “Maukah saya berikan contoh shalat Rasulullah saw. kepada kalian?” (Salim Al Barad Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu dia bertakbir, rukuk, meletakkan kedua telapak tanganya pada lututnya dengan memisah jarinya pada betisnya dan merenggangkan kedua ketiaknya sampai semua telah menetap lalu membaca, ‘SAMI’A ‘ALLAHU LIMAN HAMIDAH’, lalu beliau berdiri dengan lurus sampai semuanya telah menetap pada tempatnya lalu bertakbir dan bersujud dengan merenggangkan kedua ketiaknya sampai semuanya tetap pada tempatnya, lalu mengangkat kepalanya sehingga duduk dengan tetap pada tempatnya, lalu sujud untuk kedua kalinya, lalu dia shalat bersama kami empat rekaat, demikian lalu berkata demikianlah shalat Rasulullah saw.” atau berkata “demikianlah yang telah saya lihat Rasulullah saw. shalat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16460
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ أَنَّهُ سَمِعَ قَيْسَ بْنَ أَبِي حَازِمٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍأَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ فُلَانًا يُطِيلُ بِنَا الصَّلَاةَ حَتَّى إِنِّي لَأَتَأَخَّرُ فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَضَبًا مَا رَأَيْتُهُ غَضِبَ فِي مَوْعِظَةٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فِيكُمْ مُنَفِّرِينَ فَمَنْ أَمَّ قَوْمًا فَلْيُخَفِّفْ بِهِمْ الصَّلَاةَ فَإِنَّ وَرَاءَهُ الْكَبِيرَ وَالْمَرِيضَ وَذَا الْحَاجَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} dari {Syu’bah} dari {Isma’il} sesungguhnya telah mendengar {Qais bin Abu Hazim} menceritakan dari {Abu Mas’ud} sesungguhnya ada seorang laki-laki yang mendatangi Nabi saw. lalu berkata “Wahai Rasulullah, ada seorang imam memanjangkan shalatnya sampai saya sengaja menerlambatkan diri!” lalu Rasulullah saw. marah dengan kemarahan yang belum pernah saya melihatnya dalam memberi nasehat, Rasulullah saw. bersabda: “Diantara kalian ada orang yang membuat orang lain kabur. Siapa saja diantara kalian yang memimpin shalat orang-orang, maka ringankanlah, karena di belakangnya ada orang yang telah tua, orang yang sakit dan orang yang punya keperluan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16461
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ عَامِرٍ قَالَانْطَلَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ الْعَبَّاسُ عَمُّهُ إِلَى السَّبْعِينَ مِنْ الْأَنْصَارِ عِنْدَ الْعَقَبَةِ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَقَالَ لِيَتَكَلَّمْ مُتَكَلِّمُكُمْ وَلَا يُطِيلُ الْخُطْبَةَ فَإِنَّ عَلَيْكُمْ مِنْ الْمُشْرِكِينَ عَيْنًا وَإِنْ يَعْلَمُوا بِكُمْ يَفْضَحُوكُمْ فَقَالَ قَائِلُهُمْ وَهُوَ أَبُو أُمَامَةَ سَلْ يَا مُحَمَّدُ لِرَبِّكَ مَا شِئْتَ ثُمَّ سَلْ لِنَفْسِكَ وَلِأَصْحَابِكَ مَا شِئْتَ ثُمَّ أَخْبِرْنَا مَا لَنَا مِنْ الثَّوَابِ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَلَيْكُمْ إِذَا فَعَلْنَا ذَلِكَ قَالَ فَقَالَ أَسْأَلُكُمْ لِرَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَأَسْأَلُكُمْ لِنَفْسِي وَلِأَصْحَابِي أَنْ تُؤْوُونَا وَتَنْصُرُونَا وَتَمْنَعُونَا مِمَّا مَنَعْتُمْ مِنْهُ أَنْفُسَكُمْ قَالُوا فَمَا لَنَا إِذَا فَعَلْنَا ذَلِكَ قَالَ لَكُمْ الْجَنَّةُ قَالُوا فَلَكَ ذَلِكَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا قَالَ حَدَّثَنَا مُجَالِدٌ عَنْ عَامِرٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ نَحْوَ هَذَا قَالَ وَكَانَ أَبُو مَسْعُودٍ أَصْغَرَهُمْ سِنًّا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ الشَّعْبِيَّ يَقُولُ مَا سَمِعَ الشِّيبُ وَلَا الشُّبَّانُ خُطْبَةً مِثْلَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zakariya bin Abu Za`idah} Telah menceritakan kepadaku {bapakku} dari {‘Amir} berkata Nabi saw. berangkat bersama ‘Abbas, pamannya, ke tujuh puluh orang dari Al Anshar di sisi Aqabah di bawah pohon, lalu bersabda: “Hendaklah juru bicara kalian berbicara dengan tidak memperpanjang percakapaannya. Sesungguhnya di antara kalian ada orang musyrik sebagai mata-mata, jika mereka mengetahui kalian, niscaya mereka akan menjelek-jelekkan kalian.” Juru bicara mereka berkata yaitu Abu Umamah, “Mintalah, Wahai Muhammad, kepada Rabmu sebagaimana yang kamu mau, lalu mintalah pada dirimu dan para sahabatmu terserah kamu, lalu kabarkanlah kepada kami apa yang menjadi hak kami atas Allah Azzawajalla dan kewajiban anda jika melakukan hal itu.” (‘Amir bin Syurahbil Radhiyallahu’anhu) berkata beliau bersabda: “Saya meminta kalian kepada Rabku AzzaWaJalla agar kalian menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun. Saya meminta untuk diri saya dan untuk para sahabatku, agar kalian memberi kami tempat tinggal, menolong kami, menghalangi (dari musuh) sebagaimana jika kalian menghalangi untuk diri kalian.” Mereka berkata “Apakah hak kami, jika kamu melakukan hal itu?” Beliau bersabda: “Bagi kalian adalah surga.” Mereka berkata “Bagi anda juga demikian.” Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Zakariya} berkata Telah menceritakan kepada kami {Mujalid bin ‘Amir} dari {Abu Mas’ud Al Anshari} semisal itu, berkata dan Abu Mas’ud adalah orang yan paling muda, Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Zakariya Telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Abu Khalid berkata saya telah mendengar Al Sya’bi berkata tidaklah mendengarkan seorang pemuda atau beberapa pemuda yang bagus khutbahnya semisalnya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16462
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ سَالِمٍ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ عُقْبَةُ بْنُ عَمْرٍو أَلَا أُرِيكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَامَ وَكَبَّرَ ثُمَّ رَكَعَ وَجَافَى يَدَيْهِ وَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَفَرَّجَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ مِنْ وَرَاءِ رُكْبَتَيْهِ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَامَ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ ثُمَّ سَجَدَ فَجَافَى حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ قَالَ فَصَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ قَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي أَوْ هَكَذَا كَانَ يُصَلِّي بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Ali} dari {Za`idah} dari {‘Atha` bin As-Sa`ib} dari {Salim, Abu Abdullah} berkata {Uqbah bin ‘Amr} berkata “Maukah saya berikan contoh shalat Rasulullah saw. kepada kalian?” (Uqbah bin ‘Amr Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu dia bertakbir, rukuk, meletakkan kedua telapak tangannya pada lututnya dengan membuka jarinya dari belakang lututnya sehingga semua telah menetap pada tempatnya, lalu mengangkat kepalanya dan berdiri sampai semua kembali pada persendiannya lalu bersujud dengan merenggangkan (kedua tangannya dari sampingnya) sampai semuanya tetap pada tempatnya. (Uqbah bin ‘Amr Radhiyallahu’anhu) shalat empat rekaat lalu berkata lalu berkata “Demikianlah saya melihat Rasulullah saw. shalat” atau, “Demikianlah Rasulullah saw. shalat bersama kami.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16463
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قُلْتُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا أَنْفَقَ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً وَهُوَ يَحْتَسِبُهَا كَانَتْ لَهُ صَدَقَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} {‘Adi bin Tsabit} berkata telah mengabarkan kepadaku, berkata saya telah mendengar {Abdullah bin Yazid} menceritakan dari {Abu Mas’ud}, saya berkata dari Nabi saw., berkata dari Nabi saw. bersabda: “Seorang muslim jika menginfakkan kepada keluarganya dengan mengharap pahala dan balasan dari Allah Ta’ala, maka itu menjadi zakat baginya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16464
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُوسِبَ رَجُلٌ مِمَّنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَلَمْ يُوجَدْ لَهُ مِنْ الْخَيْرِ شَيْءٌ إِلَّا أَنَّهُ كَانَ رَجُلًا مُوسِرًا وَكَانَ يُخَالِطُ النَّاسَ فَكَانَ يَقُولُ لِغِلْمَانِهِ تَجَاوَزُوا عَنْ الْمُعْسِرِ قَالَ فَقَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِمَلَائِكَتِهِ نَحْنُ أَحَقُّ بِذَلِكَ مِنْهُ تَجَاوَزُوا عَنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} Telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Abu Mas’ud} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Akan dihisab seorang laki-laki dari umat sebelum kalian, lalu tidak ditemukan padanya sedikitpun kebaikan selain dia adalah seorang yang memberi kelonggran terhadap orang yang berhutang, dan dia suka berinteraksi social sesama manusia lalu dia berkata kepada para pelayannya, “Maafkanlah orang-orang yang sedang kesulitan itu.” Lalu (Abu Mas’ud Radhiyallahu’anhu) berkata “Allah Azzawajalla berfirman kepada para Malaikat-Nya, ‘kami lebih berhak pada hal itu daripadanya, maafkanlah dia’.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16465
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ وَيَعْلَى وَمُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَيْ عُبَيْدٍ قَالُوا أَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ فَقَالَ إِنِّي أُبْدِعَ بِي فَاحْمِلْنِي قَالَ مَا عِنْدِي مَا أَحْمِلُكَ عَلَيْهِ وَلَكِنْ ائْتِ فُلَانًا فَأَتَاهُ فَحَمَلَهُ فَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ قَالَ مُحَمَّدٌ فَإِنَّهُ قَدْ بُدِعَ بِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} {Ya’la} dan {Muhammad} yaitu anak ‘Ubaid, mereka berkata telah memberitakan kepada kami {Al A’masy} dari {Abu ‘Amr Asy Syaibani} dari {Abu Mas’ud Al Anshari} berkata ada seorang laki-laki bertemu Nabi saw. lalu berkata “Saya orang yang kehabisan bekal, maka bawalah aku.” Beliau bersabda: “Saya tidak memiliki bekal yang cukup untuk membawamu tapi datanglah kepada fulan.” lalu dia mendatangi fulan dan dia pun membawanya lalu datang kepada Rasulullah saw. dan mengabarinya. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya.” Muhammad berkata “Sesungguhnya saya menjadi orang yang tertinggal.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16466
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عَنْ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ يُكَنَّى أَبَا شُعَيْبٍ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَرَفْتُ فِي وَجْهِهِ الْجُوعَ فَأَتَيْتُ غُلَامًا لِي قَصَّابًا فَأَمَرْتُهُ أَنْ يَجْعَلَ لَنَا طَعَامًا لِخَمْسَةِ رِجَالٍ قَالَ ثُمَّ دَعَوْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَامِسَ خَمْسَةٍ وَتَبِعَهُمْ رَجُلٌ فَلَمَّا بَلَغَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَابَ قَالَ هَذَا قَدْ تَبِعَنَا إِنْ شِئْتَ أَنْ تَأْذَنَ لَهُ وَإِلَّا رَجَعَ فَأَذِنَ لَهُحَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي أُبْدِعَ بِي أَيْ انْقَطَعَ بِي فَاحْمِلْنِي فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} Telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Abu Mas’ud} dari {seorang laki-laki dari Al Anshari} yang diberi kuniyah Abu Syua’ib berkata saya mendatangi Rasulullah saw. lalu saya mengetahui pada wajah beliau, beliau sedang lapar. Saya pun mendatangi pelayanku seorang pemotong (daging) lalu saya memerintahkan agar membuatkan kami makanan untuk lima orang. (Abu Syua’ib Radhiyallahu’anhu) berkata lalu saya memanggil Rasulullah saw. sebagai orang yang kelima, yang selanjutnya ada seorang yang mengikutinya. Tatkala Rasulullah saw. sampai pada pintu, beliau bersabda: “Orang ini telah mengikutiku, jika kamu mau kamu bisa mengijinkannya dan jikalah tidak, maka dia akan pulang, ” lalu dia mengijinkannya. Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari Al A’masy dari Abu ‘Amr Asy Syaibani dari Abu Mas’ud berkata telah datang seorang laki-laki kepada Nabi saw. lalu berkata “Sesungguhnya saya tertinggal maksudnya adalah ketinggalan dari rombongan para sahabat, maka bawalah aku, ” lalu menyebutkan hadis secara lengkap.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16467
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَبَيْنَا أَنَا أَضْرِبُ غُلَامًا لِي إِذْ سَمِعْتُ صَوْتًا مِنْ وَرَائِي اعْلَمْ أَبَا مَسْعُودٍ ثَلَاثًا فَالْتَفَتُّ فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وَاللَّهِ لَلَّهُ أَقْدَرُ عَلَيْكَ مِنْكَ عَلَى هَذَا قَالَ فَحَلَفْتُ أَنْ لَا أَضْرِبَ مَمْلُوكًا أَبَدًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} berkata Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Ibrahim At-Taimi} dari {Bapaknya} dari {Abu Mas’ud Al Anshari} berkata tatkala saya sedang memukul pelayanku, tiba-tiba saya mendengar suatu suara dari belakangku, “Ketahuilah Wahai Abu Mas’ud, ” tiga kali, “lalu saya menoleh ternyata dia adalah Rasulullah saw. lalu bersabda: ‘Demi Allah, Allah lebih layak darimu atas orang ini”. (Abu Mas’ud Al Anshari Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu saya bersumpah untuk tidak memukul budak selamanya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16468
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَعَنْ مَهْرِ الْبَغِيِّ وَعَنْ حُلْوَانِ الْكَاهِنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam} dari {Abu Mas’ud} berkata Rasulullah saw. melarang hasil penjualan anjing, penghasilan orang yang berzina dan upah dukun.